- Karena yang dicari rayap bukan kayu, melainkan selulosa — dan kertas adalah selulosa. NC State Extension menyatakan rayap memakan bahan berbasis selulosa secara eksklusif (Mikaelyan & Hayes, 2025).
- Kertas bahkan lebih mudah diproses daripada kayu keras: strukturnya sudah terurai, sehingga simbion usus — bakteri dan protozoa — lebih cepat memecahnya menjadi senyawa sederhana seperti glukosa.
- Usus bagian belakang rayap bekerja sebagai ruang fermentasi: selulosa diubah menjadi asam lemak rantai pendek yang diserap sebagai energi, plus metana.
- Konsekuensinya untuk rumah dan kantor: kardus, buku, dokumen, dan arsip berada dalam satu kategori risiko dengan kusen dan rangka kayu.
- Itu sebabnya tumpukan kardus yang menempel lantai atau dinding luar sering jadi titik masuk — pencarian makan rayap berjalan lewat tanah dengan deteksi bau makanan melalui tanah.
Rayap dikenal sebagai hama perusak kayu yang mampu menyebabkan kerugian besar pada rumah, kantor, gudang, hingga bangunan komersial. Namun banyak orang terkejut ketika menemukan dokumen penting, buku koleksi, arsip kantor, kardus, atau bahkan uang kertas mengalami kerusakan akibat serangan rayap. Hal ini sering memunculkan pertanyaan, mengapa rayap suka makan kertas padahal kertas bukan kayu?
Sekilas memang terlihat aneh. Kertas dan kayu tampak sebagai dua material yang berbeda. Kayu berasal dari batang pohon yang keras, sedangkan kertas merupakan produk olahan yang tipis dan ringan. Akan tetapi, bagi rayap, keduanya memiliki satu kesamaan yang sangat penting yaitu kandungan selulosa.
Faktanya, keberadaan kertas di dalam rumah sering menjadi sumber makanan tambahan yang sangat menarik bagi koloni rayap. Bahkan dalam beberapa kasus, kerusakan dokumen akibat rayap baru diketahui setelah kondisi arsip sudah tidak dapat diselamatkan lagi.
Melalui artikel ini, anda akan memahami alasan ilmiah mengapa rayap menyukai kertas, jenis kertas yang paling rentan diserang, tanda-tanda infestasi pada dokumen, serta langkah efektif untuk melindungi arsip penting dari kerusakan.
Rahasia Utama Mengapa Rayap Menyukai Kertas

Untuk memahami perilaku rayap, kita harus mengetahui sumber makanan utamanya.
Koloni rayap hidup dengan mengonsumsi selulosa, yaitu senyawa organik yang menjadi penyusun utama dinding sel tumbuhan. Selulosa dapat ditemukan pada berbagai material yang berasal dari tanaman.
Karena kayu mengandung selulosa dalam jumlah besar, rayap menjadikannya sebagai makanan utama. Namun proses pembuatan kertas juga menggunakan serat tumbuhan yang kaya akan selulosa.
Artinya, meskipun bentuknya berbeda, bagi rayap kertas tetap merupakan sumber makanan yang sangat menarik.
Apa Itu Selulosa Dan Mengapa Penting Bagi Rayap?
Selulosa merupakan komponen utama yang dibutuhkan rayap untuk bertahan hidup.
Menariknya, rayap sebenarnya tidak mampu mencerna selulosa sendirian.
Di dalam sistem pencernaannya terdapat mikroorganisme khusus yang membantu menguraikan selulosa menjadi sumber energi.
Karena alasan tersebut, hampir semua material yang mengandung selulosa berpotensi menjadi sasaran rayap.
Contohnya meliputi:
- Kayu.
- Kertas.
- Karton.
- Kardus.
- Tisu.
- Majalah.
- Buku.
- Arsip dokumen.
- Wallpaper berbahan kertas.
Baca Juga: Harga Jasa Anti Rayap 2026 | Garansi 3 Tahun | Free Survey
Mengapa Kertas Bahkan Lebih Mudah Dimakan Rayap?
Dalam beberapa kondisi, kertas justru lebih mudah diserang dibanding kayu tertentu.
Hal ini karena proses produksi kertas telah menghancurkan struktur serat kayu menjadi lebih halus.
Bagi rayap, kondisi tersebut membuat material lebih mudah dikunyah dan dicerna.
Selain itu, kertas biasanya memiliki ketebalan yang jauh lebih tipis dibandingkan kayu sehingga rayap tidak perlu mengeluarkan banyak energi untuk mengakses makanan.
Jenis Kertas Yang Paling Disukai Rayap
Tidak semua kertas memiliki tingkat kerentanan yang sama.
Beberapa jenis kertas lebih sering menjadi sasaran rayap karena karakteristik materialnya.
Kertas Arsip Dan Dokumen
Dokumen yang disimpan bertahun-tahun dalam lemari sering menjadi target utama.
Terutama jika ruang penyimpanan memiliki tingkat kelembapan tinggi.
Kardus Dan Karton
Kardus bekas merupakan salah satu material favorit rayap.
Struktur seratnya longgar dan mudah dihancurkan.
Buku Lama
Buku yang jarang dibuka sering menjadi tempat persembunyian rayap.
Apalagi jika disimpan di gudang atau rak yang lembap.
Majalah Dan Koran
Tumpukan koran lama juga sering menjadi sumber makanan tambahan bagi koloni rayap.
Tanda-Tanda Rayap Mulai Menyerang Kertas
Banyak orang baru menyadari keberadaan rayap ketika dokumen sudah rusak parah.
Padahal sebenarnya terdapat beberapa tanda yang dapat dikenali sejak awal.
- Terdapat lubang kecil pada dokumen.
- Sudut kertas terlihat tergerus.
- Muncul jalur lumpur di sekitar rak.
- Dokumen saling menempel akibat kelembapan.
- Terdapat serbuk atau sisa gigitan.
- Terlihat rayap pekerja berwarna putih.
- Muncul laron di sekitar area penyimpanan.
Apabila tanda tersebut ditemukan, kemungkinan besar aktivitas rayap sudah berlangsung cukup lama.
Mengapa Arsip Kantor Sering Menjadi Korban Rayap?
Banyak kantor dan perusahaan menyimpan dokumen dalam jumlah besar selama bertahun-tahun.
Kondisi tersebut menciptakan lingkungan yang sangat menarik bagi rayap.
Beberapa faktor penyebabnya meliputi:
- Tumpukan kertas yang banyak.
- Ruang arsip tertutup.
- Sirkulasi udara buruk.
- Kelembapan tinggi.
- Jarang dilakukan pemeriksaan.
- Rak kayu yang rentan diserang.
Kombinasi faktor tersebut menjadikan ruang arsip sebagai lokasi ideal bagi koloni rayap.
Apakah Uang Kertas Bisa Dimakan Rayap?
Pertanyaan ini cukup sering muncul.
Jawabannya adalah ya.
Karena sebagian besar uang kertas mengandung serat berbahan tumbuhan, rayap dapat merusaknya apabila menemukan akses menuju lokasi penyimpanan.
Meski tidak selalu menjadi target utama, uang yang disimpan bersama dokumen atau kardus tetap berisiko mengalami kerusakan akibat rayap.
Hubungan Antara Kelembapan Dan Serangan Rayap Pada Kertas
Kelembapan merupakan salah satu faktor terpenting yang memengaruhi aktivitas rayap.
Rayap menyukai lingkungan yang lembap karena membantu mereka bertahan hidup dan bergerak dengan lebih mudah.
Oleh karena itu, dokumen yang disimpan pada area lembap cenderung lebih cepat diserang.
Beberapa lokasi yang perlu diperhatikan antara lain:
- Gudang bawah tanah.
- Loteng yang bocor.
- Lemari dekat kamar mandi.
- Ruangan tanpa ventilasi.
- Rak yang menempel langsung ke dinding lembap.
Perbandingan Risiko Serangan Rayap Pada Berbagai Material
| Material | Kandungan Selulosa | Risiko Serangan Rayap |
|---|---|---|
| Kayu Lunak | Sangat Tinggi | Sangat Tinggi |
| Kertas Arsip | Tinggi | Tinggi |
| Kardus | Tinggi | Sangat Tinggi |
| Buku | Tinggi | Tinggi |
| Plastik | Tidak Ada | Sangat Rendah |
| Logam | Tidak Ada | Tidak Diserang |
Cara Melindungi Dokumen Dari Serangan Rayap
Karena dokumen sering memiliki nilai penting, perlindungan sejak dini sangat diperlukan.
Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan.
- Simpan arsip dalam lemari tertutup.
- Gunakan rak berbahan logam.
- Jaga kelembapan ruangan tetap rendah.
- Hindari penyimpanan langsung di lantai.
- Lakukan inspeksi secara berkala.
- Buang kardus yang tidak diperlukan.
- Gunakan perlindungan anti rayap profesional.
Kesalahan Yang Sering Membuat Rayap Menyerang Arsip
Banyak orang tanpa sadar menciptakan kondisi yang mendukung perkembangan rayap.
- Menyimpan dokumen dalam kardus bekas.
- Membiarkan ruang arsip lembap.
- Jarang membersihkan gudang.
- Menyimpan kertas terlalu lama tanpa pemeriksaan.
- Mengabaikan kemunculan laron.
- Tidak melakukan perlindungan anti rayap.
Kondisi tersebut membuat koloni rayap lebih mudah berkembang tanpa diketahui.
Kapan Harus Menghubungi Jasa Anti Rayap?
Penanganan profesional sebaiknya segera dilakukan apabila:
- Dokumen mulai rusak.
- Ditemukan jalur lumpur.
- Laron muncul berulang kali.
- Terdapat aktivitas rayap aktif.
- Area penyimpanan berukuran besar.
- Kerusakan terus bertambah.
Semakin cepat penanganan dilakukan, semakin besar peluang menyelamatkan dokumen penting dari kerusakan permanen.
FAQ Seputar Rayap Dan Kertas
Apakah rayap benar-benar memakan kertas?
Ya. Kertas mengandung selulosa yang menjadi sumber makanan utama rayap.
Mengapa rayap menyukai kardus?
Karena kardus memiliki kandungan selulosa tinggi dan struktur yang mudah dihancurkan.
Apakah buku lama rentan terhadap rayap?
Ya. Terutama jika disimpan pada area lembap dan jarang diperiksa.
Bisakah rayap merusak uang kertas?
Ya. Uang kertas dapat mengalami kerusakan apabila berada di area yang terinfestasi rayap.
Bagaimana cara melindungi arsip dari rayap?
Simpan dokumen di tempat kering, gunakan rak logam, dan lakukan inspeksi secara berkala.
Jangan Anggap Aman Tumpukan Kertas Di Rumah Dan Kantor
Rayap tidak hanya menyerang kayu, tetapi juga berbagai material berbahan dasar selulosa termasuk kertas, kardus, buku, dan arsip penting. Bagi rayap, kertas tetap merupakan sumber makanan yang bernilai tinggi karena berasal dari serat tumbuhan yang kaya selulosa.
Oleh sebab itu, dokumen penting tidak boleh disimpan sembarangan, terutama pada area yang lembap dan jarang diperiksa. Dengan pengelolaan arsip yang baik, pemeriksaan rutin, serta perlindungan anti rayap yang tepat, risiko kerusakan dokumen akibat rayap dapat diminimalkan sebelum menimbulkan kerugian yang lebih besar.
Hubungi Fumida sekarang untuk survei gratis: | www.fumida.co.id | Layanan 24 Jam, Seluruh Indonesia
Referensi
- Mikaelyan, A. & Hayes, C. (2025, 22 Januari). Biology and Behavior of Eastern Subterranean Termites. NC State Extension Publications, Wood-Damaging Pests, North Carolina State University. https://content.ces.ncsu.edu/biology-behavior-of-eastern-subterranean-termites
- Nandika, D. (2015, 21 September). Guru Besar IPB: Indonesia Surganya Rayap — orasi ilmiah Guru Besar Fakultas Kehutanan, Institut Pertanian Bogor. https://www.ipb.ac.id/news/index/2015/09/guru-besar-ipb-indonesia-surganya-rayap-6742d2544c40f964aa675d5871ce4b6f/
Halaman Terkait
- Rayap Adalah — pengertian, ciri-ciri, kasta, dan jenisnya
- Mendeteksi Sarang Rayap — tabung lumpur dan tanda lain di lapangan
- Rayap Makan Apa — selulosa, bukan kayu saja
- Mencegah Rayap Menyerang Dokumen — titik rawan penyimpanan






