fbpx
Gambar 1 - 3 Cara pakai disinfektan yang tepat

Cara Pakai Disinfektan yang Tepat

Untuk perlindungan diri dan lingkungan, lakukanlah cara pakai disinfektan yang tepat agar bisa terhindar dari persebaran virus yang meningkat setiap harinya.

Langkah antisipasi ini sebenarnya sudah dilakukan oleh pemerintah pusat, daerah, hingga RT. Namun, bila Anda mau lebih aman. Silakan antisipasi persebaran virus di rumah pribadi.

Jadi, pada saat belanja dan membawa barang baru masuk ke rumah, bisa langsung disemprot menggunakan disinfektan dulu supaya lebih aman. Namun, pastikan bahwa cara penggunaannya benar.

Bila bingung, silakan baca ulasan ini sampai selesai.

3 Cara pakai disinfektan yang tepat

Bila membahas tentang penggunaan disinfektan, perlu diketahui bahwa secara umum bahan ini hanya digunakan pada benda mati saja. Bila digunakan langsung pada kulit, maka dampaknya kurang bagus.

Salah satu bahaya yang ditimbulkan adalah iritasi pada kulit yang terkena cairan desinfektan tersebut.

Maka dari itu, WHO sempat memberi anjuran agar orang Indonesia tidak menyemprotkan cairan ini langsung ke tubuh manusia karena ada tingkat bahayanya sendiri.

Silakan perhatikan bagaimana cara pakai desinfektan yang tepat seperti yang kami ulas di bawah ini:

  3 Cara pakai disinfektan yang tepat

Bahan aktif dan dosis yang dianjurkan

Sebelum masuk ke proses penyemprotan, sudah jelas Anda harus membuat cairannya terlebih dulu. Salah satu bahan yang sering digunakan adalah pemutih pakaian. Saking banyaknya yang menggunakan bahan ini, ketersediaannya di supermarket kini makin menipis.

Kandungan penting dari pemutih pakaian ini adalah sodium hipoklorit yang secara khusus ampuh untuk membunuh virus. Termasuk virus covid-19 atau yang lebih sering disebut virus corona.

Pada masing-masing pemutih pakaian, kandungan sodium hipoklorit ini berbeda, ada yang 5% dan 2,5%. Tentu saja, sebelum membuat campurannya dengan air, persentase kandungan ini harus sangat diperhatikan.

Khusus untuk pemutih pakaian yang umum digunakan, Anda bisa mencampurkah 4 sendok teh ke dalam 1 liter air. Campuran ini sangat cocok untuk penggunaan skala kecil karena pas dengan ukuran botol semprot kecil. Bila pemakaiannya di rumah, semprotan ini akan sangat berguna.

Selain sodium hipoklorit, berikut ini adalah beberapa bahan yang ampuh membasmi virus covid-19 menurut berbagai studi:

  1. Accelerated hydrogen peroxide 0,5%.
  2. Chloroxylenol 0,12%.
  3. Ethanol atau etil alkohol 62 % sampai 71%.
  4. Isopropanol 50%.
  5. Pine oil 0,23%.
  6. Sodium chlorite 0,23%.
  7. Sodium dichloroisocyanurate 0,1% sampai dengan 0,5%.
  8. Povidone iodine 1%.
  9. Iodine in iodophor 50 ppm.
  10. Benzalkonium chloride 0,05%.

Bila Anda membeli produk-produk rumah tangga yang bisa membunuh bakteri dan virus, silakan cek kandungan atau komposisinya. Siapa tahu ada nama-nama bahan di atas di jajaran komposisi tersebut.

Pemakaian rutin

Untuk menjaga semua benda di dalam rumah, pemakaian secara rutin diperlukan. Terlebih bila Anda adalah pekerja lapangan yang tidak bisa menghindar dari aktivitas di luar rumah.

Kondisi lain yang memungkinkan adalah Anda memiliki sebuah kantor yang sering didatangi orang atau berada di fasilitas umum.

Pemakaian rutin yang dimaksud di sini adalah penyemprotan dilakukan setiap hari. Dalam sehari, usahakan untuk menyemprot benda yang sering disentuh sekali saja. Hal ini dilakukan karena efek dari disinfektan hanya bertahan sebentar atau sementara saja.

Apalagi, efeknya juga tergantung pada pH, suhu, lamanya paparan, dan yang lainnya. Faktor-faktor ini bisa memperlemah kandungan disinfektan tergantung bahan apa yang Anda gunakan.

Cara pakai desinfektan pada permukaan benda elektronik

Sebagaimana diketahui, di dunia digital seperti sekarang, smartphone atau HP merupakan kebutuhan yang sangat mendasar. Setiap hari, gagdet menjadi teman yang sering disentuh dan dioperasikan. Bahkan bisa dibilang, manusia masa kini tidak bisa dipisahkan dengan gadget.

Gambar Cara pakai desinfektan pada permukaan benda elektronik

Untuk itu, pembersihan dan pemakaian disinfektan pada seluruh permukaannya amat sangat diperlukan. Caranya adalah dengan menyemprotkan secara tidak langsung, melainkan menggunakan perantara seperti kain atau tisu.

Mudahnya, Anda bisa menyemprotkan disinfektan ke kain atau tisu kemudian mengelapkannya ke seluruh permukaan smartphone. Lakukanlah secara rutin.

Penanganan virus pada manusia

Karena disinfektan tidak bisa digunakan pada manusia, maka Anda harus melakukan cara lain supaya bisa terhindar dari virus. Caranya adalah dengan:

Mencuci tangan secara rutin

Cara pertama yang bisa dilakukan adalah dengan mencuci tangan menggunakan sabun secara rutin. Bila diperhatikan, kini di semua tempat umum seperti rumah ibadah, perbankan, kantor, SPBU, dan yang lainnya sudah tersedia tempat cuci tangan dan sabunnya.

Manfaatkanlah fasilitas ini dengan sebaik-baiknya. Dengan demikian, Anda bisa mengantisipasi penularan virus covid-19.

Menggunakan hand sanitizer

Bila khawatir dengan persebaran virus dengan cepat, Anda juga bisa jaga-jaga dengan membawa hand sanitizer saat bepergian. Jadi ketika tidak ada tempat cuci tangan, Anda tetap bisa menjaga kebersihan tangan dengan sangat baik.

Selain bisa dibuat dengan bahan kimia, hand sanitizer juga bisa dibuat dari bahan alami, salah satunya adalah daun sirih.

Cara mengatasi virus dan bakteri secara efektif dan aman

Bila dengan cara pakai disinfektan yang tepat di atas Anda masih cukup khawatir dan ragu, sebaiknya segera panggil jasa pembasmi virus dan bakteri terbaik.

Cara mengatasi virus dan bakteri secara efektif dan aman

Dengan bantuan dari tim yang sudah ahli di bidangnya, virus dapat teratasi dengan baik. Selain itu, dosis dan bahan yang digunakan sudah pasti bagus dan aman.

Tim ahli dari Fumida siap membantu Anda untuk menerapkan cara pakai desinfektan yang paling aman dan efektif. Hubungi kami di nomor 0822.1132.1132 atau 0822.1177.1166. Demi keamanan, jangan tunggu lebih lama!

Gambar 3 - Cara paling aman menyemprotkan desinfektan, efektif dan efisien

Cara Menggunakan Desinfektan yang Benar

Biar ampuh, Anda harus melakukan cara menggunakan desinfektan yang benar. Bila salah, justru bisa mengakibatkan masalah kesehatan. Kok bisa? Agar lebih jelas, selamat membaca artikel ini sampai selesai.

Desinfektan merupakan bahan kimia yang bisa digunakan untuk membunuh bakteri, virus, dan kuman. Berbagai mikroorganisme yang tak terlihat itu bisa diperangi dengan menyemprotkan cairan disinfektan. Sayangnya, hasilnya hanya bertahan sementara dan efektivitasnya dipengaruhi oleh banyak faktor.

Selain itu, bila penggunaannya salah, ada sejumlah bahaya yang mengintai. Maka dari itu, ada himbauan khusus mengenai pemakaian bahan ini untuk mengusir virus.

Dalam kesempatan kali ini, kami akan membahas dengan ringkas bagaimana cara menggunakan desinfektan dengan tepat dan aman. Selain itu, efektivitasnya juga bisa lebih terjaga dan dapat dipastikan.

Cara menggunakan desinfektan yang benar dan aman

Agar bisa menggunakan disinfektan secara aman, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, di antaranya adalah:

  Cara menggunakan desinfektan yang benar dan aman

Campuran atau dosisnya

Saat ini, pemakaian disinfektan tak hanya dilakukan oleh pusat dan daerah. Melainkan juga dilakukan secara mandiri di rumah-rumah dan fasilitas umum lainnya.

Sebelum penyemprotan, hal awal yang dilakukan adalah membuat campuran cairan yang tepat. Dalam pembuatan desinfektan ini, Anda harus memperhatikan bagaimana dosis dari campuran tersebut.

Sebelum mulai mencampurkan bahan, pastikan Anda menggunakan sarung tangan dan pakaian lengkap untuk menghindari kesalahan saat proses pencampuran.

Jika sudah aman, silakan campurkan bahan pemutih pakaian sebanyak 1 sendok teh dengan 1 liter air. Dosis ini dinilai aman saat disemprotkan ke benda mati yang akan disterilkan. Selain itu, campuran ini juga tergolong tidak berbahaya asalkan tidak diminum.

Perhatikan area yang disemprot

Untuk keamanan, perhatikanlah area-area yang akan disemprot. Khusus untuk dosis campuran di atas bisa disemprotkan di segala penjuru rumah. Namun, jangan sampai terkena benda-benda yang akan dipakai untuk keperluan konsumsi / makan. Misalnya adalah bahan makanan, peralatan untuk makan dan minum, dan peralatan masak.

Sebelum menyemprotkan cairan, tutuplah semua alat masak, bahan makanan, makanan jadi, dan minuman yang ada di dalam rumah.

Agar makanan aman terhadap virus, bakteri, dan kuman, hendaknya proses memasak sampai penyimpanannya dilakukan secara higienis seperti biasa.

Dilakukan secara rutin

Cara menggunakan desinfektan yang benar selanjutnya adalah dilakukan secara rutin. Terlebih saat ada barang atau benda yang baru masuk ke dalam rumah. Maka penyemprotan tidak bisa dihindarkan lagi.

Tak hanya itu, lakukanlah penyemprotan secara berkala bila ada manusia yang masuk ke rumah. Mungkin tamu atau ada keluarga dekat yang sedang berkunjung.

Penyemprotan cairan disinfektan sebaiknya dilakukan setiap hari, satu kali saja. Treatment ini bisa dilakukan pada remot, tombol lampu, gagang pintu, pagar, kran air, westafel, permukaan meja, setir motor, setir mobil, dan yang lainnya.

Selain itu, bila Anda membeli barang secara online. Baiknya semprot menggunakan disinfektan terlebih dulu agar virusnya benar-benar mati.

Sebab penelitian terbaru mengungkapkan bahwa virus covid-19 bisa bertahan beberapa jam di permukaan benda mati, salah satunya kardus yang biasanya digunakan untuk membungkus paket.

Semprot atau lap

Selain bisa diterapkan dengan cara disemprot, Anda juga bisa menggunakan lap microfiber. Bila Anda baru menerapkan disinfektan pertama kali di rumah, baiknya lakukan pembersihan secara menyeluruh ke seluruh sudut rumah.

Mulailah dari permukaan barang yang sering disentuh atau digunakan. Khusus untuk bahan-bahan yang digunakan untuk memasak, pemakaian sabun cuci sudah lebih dari cukup.

Treatment pada barang elektronik

Smartphone dan laptop adalah contoh benda elektronik yang paling sering disentuh dan perlu diperhatikan kebersihannya. Bagaimana cara menggunakan desinfektan yang benar pada benda-benda ini?

Caranya sangat mudah, siapkan cairan desinfektan dalam botol semprot kecil. Semprotkan di tisu atau kain lap. Gunakan tisu ini untuk mengelap permukaan gagdet Anda. Selain bisa menggunakan campuran dosis di atas, Anda juga bisa menggunakan alkohol 70%.

Bahaya penyemprotan disinfektan secara langsung ke tubuh (peringatan dari WHO)

Baru-baru ini ada peringatan khusus dari WHO tentang cara menyemprotkan desinfektan yang benar. WHO mengumumkan mengenai penyemprotan disinfektan secara langsung pada tubuh manusia.

Gambar Bahaya penyemprotan disinfektan secara langsung ke tubuh (peringatan dari WHO)

Secara khusus, WHO menganjurkan kepada seluruh warga Indonesia untuk tidak menyemprotkan disinfektan langsung ke tubuh melainkan hanya ke permukaan benda mati saja.

Secara detail, WHO mengungkap bahwa menyemprot cairan yang mengandung klorin dan alkohol secara langsung ke tubuh tak akan membunuh virus yang sudah terlanjur masuk ke dalam tubuh.

Dijelaskan lebih lanjut, penyemprotan ini justru bisa berbahaya bila terkena selaput lendir seperti mulut dan mata. Juga berbahaya saat terkena pakaian.

Alkohol dan klorin memang bisa berfungsi sebagai disinfektan. Akan tetapi, semua penggunanya harus memperhatikan dengan baik cara pemakaianny. Harus benar-benar digunakan secara tepat agar tidak membahayakan.

Cara paling aman menyemprotkan desinfektan, efektif dan efisien

Agar penyemprotan disinfektan aman dan hasilnya efektif, Anda bisa memanggil jasa pembasmi virus dan bakteri. Tim ahli dari PT Fumida Pestindo Jaya sudah berpengalaman dalam penanganan virus, bakteri, dan kuman.

Cara paling aman menyemprotkan desinfektan, efektif dan efisien

Virus dan kuman mati, lingkungan tetap bersih, dan udara tidak tercemar. Karena dilakukan oleh ahli, dosis yang digunakan sudah pasti sesuai anjuran dan bahannya aman digunakan.

Tim ahli kami melakukan cara menggunakan desinfektan yang benar dan sesuai dengan anjuran WHO. Pasti bersihnya, pasti amannya. Untuk kantor dan rumah Anda, silakan hubungi kami di nomor 0822.1177.1166 atau 0822.1132.1132.

Gambar 3 - Perbedaan desinfektan dan antiseptik

Perbedaan Desinfektan dan Antiseptik

Tak banyak orang yang tahu secara pasti perbedaan desinfektan dan antiseptik meskipun sering mendengar dan menggunakan istilahnya. Apalagi setelah Covid-19 mewabah di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Istilah ini makin banyak dipakai di berbagai kesempatan.

Penggunaan istilah ini bukan tanpa alasan. Keduanya dinilai penting untuk memerangi dan membunuh sejumlah mikroorganisme yang menjadi penyebab utama penyebaran virus dengan cepat.

Dengan kata lain, baik disinfektan maupun antiseptik menjadi benda yang sangat dicari karena diklaim bisa menekan angka penyebaran virus corona yang semakin meningkat setiap harinya.

Berkenaan dengan hal tersebut di atas, penting bagi kita untuk mengerti apa perbedaan keduanya. Sebagai orang awam, sudah sepatutnya pengetahuan tentang bahan-bahan anti virus ini menjadi prioritas. Agar bisa menjadi diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar.

Apa itu antiseptik?

Menurut kamus besar bahasa Indonesia, secara kimia antiseptik berarti bahan yang bersifat mencegah pelapukan dan pembusukan dengan cara merusak dan menghambat mikroorganisme.

 Apa itu Antiseptik

Sementara secara biologi, antiseptik diartikan sebagai zat yang ditemukan dalam jaringan hidup dan berguna untuk menghancurkan atau menahan pertumbuhan jasad renik.

Lantas, apa pengertian antiseptik secara umum?

Adalah zat yang memperlambat atau menghentikan pertumbuhan mikroorganisme. Bahan ini sering digunakan oleh tenaga kesehatan, seperti di rumah sakit atau di bidang medis lainnya.

Gunanya adalah untuk mengurangi risiko infeksi selama melakukan prosedur tertentu berkaitan dengan medis, salah satu contohnya adalah pada saat operasi.

Ketika Anda melihat sebuah prosedur operasi, maka biasanya ahli bedah akan menggosok tangan dan lengan mereka menggunakan sebuah zat berwarna, salah satunya oranye. Inilah yang disebut dengan antiseptik.

Ada banyak jenis antiseptik yang digunakan di dunia medis. Di antaranya adalah untuk mencuci tangan, menggosok tangan secara langsung, dan mempersiapkan kulit sebelum menerima prosedur tertentu. Sebagian jenisnya juga bisa digunakan di rumah-rumah.

Apa itu disinfektan?

Menurut kamus besar bahasa Indonesia, disinfektan adalah bahan kimia yang fungsinya adalah untuk mencegah terjadinya infeksi atau pencemaran oleh jasad renik. Pengertian lainnya adalah obat untuk membasmi kuman-kuman penyakit.

Gambar Apa itu Disinfektan

Secara umum, cairan desinfektan diartikan sebuah chemical yang dipergunakan untuk membunuh mikroorganisme seperti virus dan bakteri yang ada pada sebuah benda.

Perbedaan desinfektan dan antiseptik

Melihat pengertian di atas, rasanya memang secara umum keduanya memiliki fungsi sama, yakni bisa digunakan untuk menghambat pertumbuhan mikroorganisme dan membunuhnya.

Perbedaan desinfektan dan antiseptik

Namun, tahukah Anda bila ada perbedaan mendasar yang cukup signifikan di antara keduanya? Agar tidak bingung, silakan simak ulasan di bawah ini.

Perbedaan antiseptik dan desinfektan secara mendasar

Perbedaan desinfektan dan antiseptik yang cukup signifikan adalah pada penggunaan. Di sini, antiseptik bisa digunakan pada organisme hidup, misalnya manusia, khususnya kulit. Cairan antiseptik digunakan secara langsung pada permukaan tubuh.

Sementara itu, cairan desinfektan digunakan pada permukaan benda mati. Sebagai contoh pagar, gagang pintu, setir sepeda, mobil, dan yang lainnya.

Sebagai perumpamaan mudah, ketika seorang ahli bedah akan melakukan tindakan operasi, maka dokter akan menggunakan antiseptik pada bagian kulit yang akan dibedah. Sementara alat-alat yang akan digunakan untuk mengoperasinya seperti meja operasi disterilkan menggunakan desinfektan.

Baik antiseptik maupun desinfektan, keduanya mengandung bahan kimia. Contohnya adalah hidrogen peroksida. Ini merupakan bahan yang umum ditemukan dalam disinfektan dan anti septik. Bedanya, anti septik memiliki konsentrasi kandungan bahan yang lebih rendah sehingga lebih aman.

Tabel beda antiseptik dan desinfektan

Untuk memahami perbedaannya secara detail, silakan simak tabel di bawah ini:

DisinfektanAntiseptik
Mampu membunuh mikroba atau mikroorganismeMembunuh dan menghambat pertumbuhan mikroorganisme
Berbahaya bila terkena kulit atau bagian dari tubuh manusia yang masih hidupTidak berbahaya saat terkena kulit atau tubuh orang yang masih hidup
Digunakan pada benda mati seperti kamar mandi, pegangan pintu, dan yang lainnyaDigunakan pada orang yang masih hidup (organisme hidup lainnya), bisa ke luka, membran mukosa, kulit yang terluka, dan permukaan tubuh lainnya

Itulah tabel beda desinfektan dan antiseptik yang mungkin bisa mempermudah pemahaman tentang perbedaan antiseptik dan desinfektan.

Beda antiseptik dan desinfektan dalam hal penggunaan

Untuk lebih memahami tentang beda antiseptik dan desinfektan, berikut ini adalah beberapa manfaat antiseptik dan disinfektan dalam kehidupan sehari-hari.

Beda antiseptik dan desinfektan dalam hal penggunaan

Penggunaan dan manfaat antiseptik

Berikut ini adalah beberapa manfaat dari anti septik dalam kehidupan sehari-hari:

  1. Mencuci tangan
  2. Membasmi kuman di selaput lendir seperti penggunaannya sebelum pemasangan kateter untuk prosedur di area kandung kemih, uretra, dan yang lainnya.
  3. Membersihkan kulit sebelum melakukan tindakan operasi.
  4. Mengobati infeksi mulut dan tenggorokan.
  5. Mengatasi masalah infeksi pada kulit.

Penggunaan dan manfaat desinfektan

Berikut ini adalah manfaat disinfektan dalam kehidupan sehari-hari:

  1. Membersihkan pakaian, contohnya pada pemutih pakaian.
  2. Mensterilkan alat kesehatan.
  3. Membersihkan permukaan benda dari kuman, virus, dan bakteri.

Bahaya dan solusi penggunaan desinfektan untuk menekan penyebaran virus

Karena hanya bisa digunakan untuk benda mati, baiknya pada saat menggunakan disinfektan harus menggunakan pakaian lengkap untuk pengamanan diri. Bahkan, ada himbauan tersendiri mengenai hal ini karena bahayanya cukup merugikan bila disinfektan sampai terkena langsung ke kulit manusia.

Sebagai solusi terbaik, Anda bisa menghubungi jasa pembasmi virus dan bakteri. Kami, Fumida, memiliki pengalaman dalam penyemprotan disinfektan secara efektif, efisien, dan pastinya aman.

Bahan yang kami gunakan juga sudah lolos EPA. Kuman, virus, dan bakteri pasti mati.

Terlebih, pada saat penyemprotan, tim ahli kami menjaga supaya udara tetap bersih dan tak tercemar. Bekasnya juga tidak lengket jadi aman buat benda-benda yang kena semprot.

Dengan jasa dari kami, Anda tak perlu bingung lagi dengan perbedaan desinfektan dan antiseptik. Cukup hubungi kami di 0822.1132.1132 sekarang!

Gambar 1 - Cara membuat disinfektan sendiri menggunakan pemutih pakaian

Cara Membuat Disinfektan Sendiri di Rumah

Ada banyak cara buat disinfektan yang bisa dicoba. Namun yang paling sering dipilih adalah cara membuat disinfektan sendiri di rumah menggunakan bahan-bahan yang sering digunakan setiap hari.

Hal ini karena bahan tersebut mudah didapatkan. Jadi tidak perlu ribet mencari ke sana kemari, cukup menggunakan bahan yang sudah tersedia setiap hari. Contoh bahannya adalah pemutih pakaian.

Agar lebih jelas, simaklah ulasan tentang pembuatan disinfektan berikut ini sampai selesai!

3 cara buat disinfektan sendiri di rumah dari bahan yang mudah didapatkan

Bahan yang biasanya digunakan untuk membuat disinfektan adalah pemutih pakaian dan pembersih lantai atau karbol. Dalam kesempatan kali ini kami akan membahasnya secara ringkas:

Cara membuat disinfektan sendiri menggunakan pemutih pakaian

Cara membuat disinfektan sendiri menggunakan pemutih pakaian

Pemutih pakaian biasanya memiliki kandungan sodium hipoklorit. Kandungan inilah yang diperlukan dalam disinfektan karena ampuh untuk menghilangkan virus dan bakteri.

Nah, sebelum Anda membuat obat disinfeksi, sebaiknya cek dulu kandungan sodium hipoklorit dalam pemutih. Hal ini berhubungan erat dengan dosis pengenceran yang diperlukan supaya obat yang dihasilkan bisa memberikan hasil maksimal.

Bila cairan pemutih yang Anda miliki memiliki 5% sodium hipoklorit, maka lakukanlah cara di bawah ini:

  1. Ambil satu bagian cairan pemutih pakaian.
  2. Siapkan 99 bagian air kran biasa.
  3. Campurkan keduanya dalam wadah semprot, tergantung yang dibutuhkan. Bila banyak, maka siapkan wadah yang cukup besar. Bila skalanya kecil, cukup siapkan semprotan kecil.
  4. Semprotkan ke area-area atau benda mati yang ingin dibebaskan dari virus dan bakteri.

Catatan: satuan ukur yang digunakan untuk masing-masing bahan harus sama agar dihasilkan ukuran dan perbandingan yang sama pula.

Membuat disinfektan sendiri menggunakan pemutih pakaian 2,5% sodium hipoklorit

Apabila pemutih pakaian yang ada di rumah Anda mengandung sodium hipoklorit yang lebih kecil, hanya 2,5%. Maka pastikan bahwa perbandingan pengencerannya lebih tepat, yakni berlipat.

Silakan ikuti langkah di bawah ini:

  1. Siapkan 2 bagian cairan pemutih pakaian.
  2. Siapkan 98 bagian air kran.
  3. Campurkan kedua bahan dalam satu wadah yang bisa disemprotkan. Bila butuh skala besar, taruh di wadah yang besar. Bila kebutuhannya hanya skala kecil, silakan simpan dalam botol kecil.
  4. Penyemprotan bisa dilakukan secara langsung ke benda mati atau area-area yang membutuhkan perlindungan.

Catatan: satuan ukur yang digunakan untuk masing-masing bahan harus sama agar dihasilkan ukuran dan perbandingan yang sama pula.

Tutorial DIY disinfektan memakai bahan karbol atau pembersih lantai

Kandungan bahan aktif pembersih lantai biasanya lebih rendah bila dibandingkan dengan pemutih pakaian. Untuk itu, bahan yang digunakan jauh lebih banyak.

Gambar Tutorial DIY disinfektan memakai bahan karbol atau pembersih lantai

Berikut adalah cara dan langkah yang bisa dilakukan apabila memang yang tersedia di rumah saat ini hanya pembersih lantai:

  1. Siapkan 10 tutup botol cairan karbol atau pembersih lantai.
  2. Siapkan air sebanyak 1 liter.
  3. Campurkan kedua bahan hingga benar-benar rata dalam sebuah wadah yang bisa disemprotkan.
  4. Jika sudah silakan gunakan untuk menyemprot.

Apabila Anda terganggu dengan wangi karbol yang menyengat, Anda bisa mengganti air dengan bahan lain untuk mengimbangi wangi karbol.

Gantilah air biasa dengan air serai. Caranya adalah dengan merebus serai hingga bau wanginya keluar. Kemudian diamkan sampai dingin lalu campurkan dengan cairan karbol yang ada di rumah.

Itulah 3 cara membuat disinfektan yang bisa diterapkan di rumah, sekolah, kantor, tempat ibadah, dan yang lainnya. Agar aman, usahakan untuk memakai alat seperti masker, sarung tangan, pakaian yang sudah usang, dan sepatu untuk pengamanan diri.

Pemakaian pakaian ini dimaksudkan agar Anda tidak segan untuk membuangnya bila terkena cipratan pemutih yang dapat merusak keindahan pakaian tersebut.

Penggunaan dan hal-hal yang perlu diperhatikan

Setelah melakukan cara buat disinfektan di atas, Anda bisa menggunakannya di benda-benda mati. Ialah benda-benda yang sering disentuh menggunakan tangan dan selalu digunakan sehari-hari. Sebagai contoh gagang pintu, setir sepeda motor, setir mobil, kursi, meja, pintu pagar, hingga ruangan-ruangan yang sering dipakai.

Perlu diketahui bahwa cara buat disinfektan di atas mampu melakukan disinfeksi dalam waktu kontak selama 10 menit sampai dengan 1 jam.

Jasa pembasmi virus dan bakteri, lebih aman dan terpercaya!

Jasa pembasmi virus dan bakteri, lebih aman dan terpercaya!

Meski pemakaian pemutih menurut WHO sudah cukup baik untuk mencegah dan membunuh virus yang menempel pada sebuah benda. Namun, akan lebih aman bila disinfektan yang digunakan memiliki dosis yang tepat dan dilakukan oleh ahlinya.

Fumida, jasa pembasmi virus dan bakteri terbaik yang bisa menangani masalah dengan hasil optimal. Bahan kimia atau chemical yang digunakan sudah terdaftar di EPA dan Kementan. Selain itu, material yang digunakan juga sudah lolos Material Safety Data Sheet.

Artinya, bahan yang digunakan penyedia jasa ini sangat aman dan efektif dalam membunuh semua jenis virus. Termasuk di antaranya adalah corona virus, salah satunya adalah Covid-19 yang kini tengah mewabah di dunia.

PT Fumida Pestindo Jaya juga memastikan bahwa bahan kimia yang digunakan bisa membasmi dalam waktu singkat dan bisa diterapkan baik dalam skala kecil maupun besar.

Tim ahli kami siap membantu menyemprotkan bahan terbaik secara aman di rumah, kantor, atau gedung-gedung dan fasilitas umum lainnya.

Oleh karena itu, bila cara buat disinfektan sendiri yang dipaparkan di atas terlalu ribet buat Anda, segera hubungi kami di nomor 0822.1177.1166 atau 0822.1132.1132. Kami siap datang dan melayani Anda dengan cepat dan tepat!

Gambar 1 - Apa itu disinfektan

Cairan Disinfektan adalah Bahan Kimia Apa Itu?

Cairan disinfektan adalah chemical atau senyawa kimia yang berfungsi sebagai bahan pembersih. Biasanya digunakan untuk membasmi virus dan bakteri.

Tidak hanya itu, bahan ini juga biasanya dipakai untuk mencegah atau menangkal terjadinya pencemaran dan infeksi yang diakibatkan oleh kuman penyakit atau jasad renik. Sifatnya yang toksik bisa dimanfaatkan untuk membunuh mikroorganisme.

Bahan kimia ini semakin populer saat virus corona mewabah di Indonesia. Mulai dari pemerintah pusat, daerah, hingga tingkat RT semuanya berbondong-bondong menyemprotkan disinfektan untuk mencegah perkembangan virus covid-19 tersebut.

Bahkan, masing-masing rumah kini sudah membuat disinfektan sendiri sebagai wujud pengamanan pribadi.

Apa itu disinfektan dan apa saja jenisnya? Ulasan lengkapnya bisa Anda baca dalam artikel ini.

Apa itu disinfektan

Sebagaimana disebutkan di atas, cairan disinfektan adalah senyawa atau bahan kimia yang fungsinya adalah sebagai pencegahan terjadinya infeksi atau pencemaran oleh jasad renik. Cairan ini juga biasa disebut sebagai obat yang digunakan untuk membasmi kuman penyakit, contohnya virus corona.

Apa itu disinfektan?

Pemakaian cairan ini tidak bisa sembarangan karena faktanya efektivitasnya dipengaruhi oleh banyak faktor. Apa saja?

Faktor yang mempengaruhi efektivitas cairan disinfektan

Berikut ini adalah beberapa faktor yang bisa mempengaruhi efektif atau tidaknya senyawa kimia untuk mengusir virus dan bakteri:

  1. Suhu.
  2. Lamanya paparan.
  3. Konsentrasi dari disinfektan.
  4. Derajat keasaman atau pH.
  5. Ada atau tidaknya bahan pengganggu di dalamnya.

Agar efektivitasnya bagus, semua faktor di atas sebaiknya diperhatikan dengan seksama.

Selain itu, perlu diketahui bahwa derajat keasaman merupakan faktor yang sangat penting dalam penentuan efektivitasnya. Dalam hal ini, bila tidak dalam angka pH yang pas, disinfeksi yang dilakukan oleh senyawa tersebut tidak akan berdampak.

Jenis-jenis cairan disinfektan

Ada banyak jenis disinfektan yang harus Anda tahu, di antaranya adalah:

Jenis-jenis cairan disinfektan

Iodin

Jika proses disinfeksi dilakukan dalam skala kecil, maka iodin sudah cukup untuk mengatasinya. Sebagai contoh, 2 tetes iodine 2% dalam larutan etanol sudah bisa digunakan untuk disinfeksi air berukuran 1 liter.

Senyawa iodine yang umumnya dipakai sebagai disinfektan adalah iodofor. Hal ini karena sifatnya sangat stabil, aktif membunuh berbagai jenis bakteri, dan umur simpannya sangat lama. Zat ini mudah terdispersi, sifatnya non korosif, dan tidak bisa digunakan untuk mematikan spora.

Pada pH netral (7), aktivitas iodofor berjalan dengan lambat. Zat ini juga tidak bisa bekerja bila digunakan pada suhu panas, yakni di atas 49 derajat celcius.

Alkohol

Alkohol merupakan jenis yang sering dipakai di rumah sakit atau di bidang kesehatan. Senyawa yang dipakai biasanya adalah isopropil dan etil alkohol. Konsentrasinya berada di kisaran 60 % sampai dengan 90 %.

Jika dipakai pada logam, maka senyawa ini tidak akan menimbulkan korosi atau karat. Sebaliknya, saat digunakan pada benda yang terbuat dari plastik atau karet, sifatnya dapat merusak. Senyawa ini juga mudah sekali menguap.

Klorin

Ada banyak jenis klorin yang bisa dipakai sebagai cairan disinfektan, salah satu yang paling aktif adalah asam hipoklorit. Kelebihan dari cairan ini adalah mudah digunakan dan jenis bakteri yang bisa dibunuh sangat banyak, termasuk bakteri gram negatif dan positif.

Sayangnya, zat ini bisa menyebabkan karat bila pH nya rendah. Padahal, pH rendah diperlukannya untuk mencapai efektivitas yang maksimum. Tidak hanya itu, kelemahan lain dari klorin adalah bila terpapar senyawa organik, mereka bisa non aktif dengan cepat.

Selain 3 bahan di atas, senyawa lain yang bisa digunakan sebagai cairan disinfektan adalah kalium permanganat, fenol, formaldehida, amonium kuartener, hidrogen peroksida, dan yang lainnya.

Semua cairan-cairan ini memiliki karakteristik yang berbeda dan harus digunakan sesuai dengan dosisnya masing-masing.

Apakah disinfektan berbahaya?

Sebagaimana disebutkan di atas bahwa ada banyak jenis senyawa yang bisa digunakan untuk membunuh bakteri dengan karakteristik masing-masing.

Apakah disinfektan berbahaya

Senyawa-senyawa ini juga punya tingkat bahaya sendiri-sendiri, dari yang tidak berbahaya bahkan bisa dimakan hingga yang sangat berbahaya karena bersifat beracun.

Contoh produk disinfektan tidak berbahaya

Jika Anda sering berada di dapur, ada beberapa bahan yang sebenarnya punya sifat seperti disinfektan, di antaranya adalah baking soda atau soda kue.

Tak hanya itu, bahan lain seperti cuka bisa dikategorikan sebagai disinfektan ringan. Dua bahan ini bisa dimasukkan dalam makanan dan aman dikonsumsi.

Sementara itu, bahan seperti hidrogen peroksida aman dipakai asalkan dosisnya sesuai dan jumlahnya kecil.

Sayangnya, efektivitas bahan-bahan di atas juga tak cukup terbukti ampuh untuk mengatasi virus dan bakteri. Jenis penanganan virusnya juga sangat kecil.

Contoh produk disinfektan yang bisa sangat berbahaya

Berikut ini adalah beberapa bahan yang penggunaannya perlu diwaspadai karena tingkat bahayanya:

  1. Pemutih klorin.
  2. Formaldehida.
  3. Alkohol.

Bahaya yang dimaksud biasanya berhubungan dengan iritasi kulit, masalah pernafasan, dan beberapa masalah kesehatan lainnya.

Solusi dan alternatif terbaik penyemprotan cairan disinfektan

Solusi dan alternatif terbaik penyemprotan cairan disinfektan

Untuk menyiasati bahaya di atas, gunakanlah masker, sarung tangan, dan pakaian lengkap. Selain itu, bila ingin lebih aman, cara terbaiknya adalah dengan memanggil jasa disinfektan virus dan bakteri.

Hal ini penting, mengingat tim profesional akan jauh lebih mengerti mengenai bahan terbaik yang bisa digunakan untuk membunuh virus dan bakteri. Selain itu, dosis yang digunakan sudah pasti tepat sasaran sesuai kebutuhan.

Kami, Fumida, penyedia jasa penyemprotan disinfektan terpercaya. Anda bisa menghubungi kami di nomor 0822.1177.1166. Virus hilang dan Anda pun tak perlu lagi khawatir soal tingkat bahaya yang menyertai cairan disinfektan tersebut.

Harga Jasa Penyemprotan Disinfektan 2020

Harga Jasa Penyemprotan Disinfektan 2020 Terupdate. Hubungi FUMIDA di 0822-1132-1132. Profesional, berpengalaman, dan menggunakan disinfektan resmi terdaftar.

HARGA JASA PENYEMPROTAN DISINFEKTAN 2020

Disinfektan adalah cairan kimia yang digunakan untuk membunuh virus dan bakteri menggunakan senyawa khusus yang dapat membunuh virus dengan waktu yang sangat singkat. Maraknya penyemprotan pada saat ini menyebabkan harga jasa penyemprotan meroket menjadi sangat mahal dan tidak wajar. Maka dari itu fumida hadir untuk melayani jasa penyemprotan disinfektan dengan harga wajar yang terjangkau tanpa mengurangi kualitas chemical disinfektan yang digunakan. Seluruh pekerjaan disinfektan yang kami kerjakan menggunakan Chemical yang terdaftar resmi di Kementrian Pertanian (KEMENTAN), EPA (UNITED STATES ENVIRONMENTAL PROTECTION AGENCY WASHINTON, DC 20460), dan Memiliki MSDS (Material Safety Data Sheet).

PT Fumida Pestindo Jaya

Alasan kenapa harus pilih Fumida :

1. Harga dijamin wajar dan terjangkau.

2. Menggunakan Chemical disinfektan resmi dan terdaftar.

3. Teknisi menggunakan APD lengkap dan aman.

4. Equipment full set dan teknologi terbaru.

 

Pastikan chemical disinfektan memenuhi syarat untuk mencapai tingkatan yang efektif membunuh virus dan bakteri, diantaranya adalah disinfektan dapat dengan mudah larut dalam air, tidak menimbulkan alergi pada kulit, lalu tidak cepat menguap dan cepat membunuh virus.

Hubungi : 0822-1177-1166 / 0822-1132-1132

Jasa Penyemprotan Disinfektan Profesional di Jakarta

Jangan biarkan penyebaran virus semakin meluas dan lindungi orang-orang tercinta dengan cara hubungi Fumida di 0822-1132-1132 Jasa Penyemprotan Disinfektan Profesional di Jakarta.

Jasa Desinfektan Rumah dan Kantor di Jakarta

Sedang Butuh Jasa Desinfektan Rumah dan Kantor Berpengalaman dan Profesional? Hubungi FUMIDA di 0822-1132-1132. Kualitas Pelayanan Desinfektan Tertinggi.

JASA DESINFEKTAN RUMAH DAN KANTOR DI JAKARTA

Desinfektan adalah jasa pembersihan ruangan dari virus dna bakteri berbahaya menggunakan chemical desinfektan yang resmi terdaftar. Disinfektan merupakan metode tepat untuk membunuh virus yang berbahaya dengan cepat dan maksimal. Chemical terdaftar resmi di EPA (UNITED STATES ENVIRONMENTAL PROTECTION AGENCY WASHINTON, DC 20460), Kementrian Pertanian (KEMENTAN), dan Memiliki MSDS (Material Safety Data Sheet).

Pastikan chemical memenuhi beberapa syarat untuk bisa digunakan secara efektif, diantaranya adalah chemical bisa dengan mudah larut dalam air kemudian tidak menimbulkan alergi pada kulit jika terkena kulit lalu tidak cepat menguap serta cepat membunuh virus dan bakteri.

PT Fumida Pestindo Jaya

Disinfektan memiliki banyak kelebihan seperti berikut :

1. Cepat membunuh virus dan bakteri dengan aman dan tidak berbahaya bagi manusia.

2. Tidak menimbulkan polusi udara di dalam ruangan karena peralatan treatment bertenaga elektrik.

3. Setelah treatment dillakukan lantai tidak lengket terkena chemical desinfektan.

 

Karena disinfektan adalah pekerjaan yang memiliki resiko yang tinggi, mulai dari paparan virus di lokasi treatment hingga chemical disinfektan itu sendiri memilki dampak bagi manusia jika terkena kulit secara langsung dan terhirup dalam jangka waktu yang panjang. Maka dari itu kami selalu menggunakan APD lengkap untuk memastikan keamanan seluruh teknisi kami yang bekerja di lapangan.

Hubungi : 0822-1177-1166 / 0822-1132-1132

Jasa Desinfektan Rumah dan Kantor di Jakarta

Segera lakukan pencegahan terhadap virus dengan cara hubungi Fumida di 0822-1132-1132 Jasa Desinfektan Rumah dan Kantor Profesional di Jakarta.

Jasa Disinfektan Virus dan Bakteri di Jakarta

Anda Butuh Jasa Disinfektan Virus dan Bakteri di Jakarta? Hubungi FUMIDA : 0822-1132-1132. Menggunakan Disinfektan Pembasmi Virus & Mikroorganisme Berbahaya.

JASA DISINFEKTAN VIRUS DAN BAKTERI

Tindakan pencegahan terhadap virus merupakan langkah tepat dan terbaik untuk menghadapi virus dan bakteri yang berbahaya. Salah satu cara untuk mencegah penyebaran virus adalah dengan melakukan disinfeksi pada ruangan dengan chemical disinfektan yang telah terdaftar di EPA (UNITED STATES ENVIRONMENTAL PROTECTION AGENCY WASHINTON, DC 20460), Kementrian Pertanian (KEMENTAN), dan Memiliki MSDS (Material Safety Data Sheet).

Ciri-ciri disifektan yang baik adalah dapat membasmi virus dan mikroorganisme dalam waktu singkat, tidak menimbulkan alergi, chemical harus larut dalam air agar efektif digunakan serta tidak mudah menguap. Perbandingan antara chemical dan air haruslah tepat agar disinfektan dapat membunuh virus secara efektif dan optimal.

PT Fumida Pestindo Jaya

Jasa Disinfektan memiliki banyak keunggulan seperti berikut :

1. Dapat membunuh virus & bakteri dalam ruangan yang melekat atau menempel pada benda.

2. Tidak menyebabkan polusi udara di dalam ruangan ketika sedang treatment.

3. Lantai dan benda yang terkena chemical tidak lengket karena bahan dasar chemical dari air

 

Disinfeksi ruangan harus menggunakan APD lengkap karena chemical juga akan berdampak kepada manusia apabila terus menerus terpapar langsung oleh chemical. Fumida Jasa Disinfektan Virus dan Bakteri di Jakarta yang selalu siap membantu disinfeksi di rumah dan kantor Anda.

Hubungi : 0822-1177-1166 / 0822-1132-1132

 

Jasa Disinfeksi Rumah dan Kantor di Jakarta

Buat ruangan Anda nyaman bebas virus berbahaya dengan cara hubungi Fumida di 0822-1132-1132 Jasa Disinfektan virus dan bakteri di Jakarta.

Jasa Disinfeksi Ruangan Rumah & Kantor di Jakarta

Anda Butuh Jasa Disinfeksi Ruangan Rumah & Kantor di Jakarta? Telp FUMIDA : 0822-1132-1132. Menggunakan Disinfektan Pembasmi Virus, dll.

DISINFEKSI adalah upaya untuk membunuh dan mencegah infeksi dari mikroorganisme yang mengganggu di rumah dengan menggunakan chemical berbahan kimia yang telah terdaftar di dinas kesehatan.

Ciri-ciri disifektan yang ideal di antaranya dapat membasmi mikroorganisme dalam waktu yang cukup singkat, tidak menyebkan alergi, iritasi, atau toksis pada kadar yang efektif, kerjanya tidak terpengaruh oleh zat-zat organik, substansi itu harus bisa larut dalam air atau pelarut lain hingga pada taraf yang dibutuhkan untuk bisa digunakan secara efektif dan stabil dan tidak mudah menguap.  Daya kerja disinfeksi sangat bergantung pada konsentrasi chemical yang diberikan, atau bisa dibilang makin pekat maka makin tinggi daya bunuhnya begitu pun sebaliknya. Faktor lain yang mempengaruhi adalah jenis kuman, waktu, ph, dan suhu. Setiap kenaikan suhu 100C akan meningkatkan kekuatan membunuh terhadap kuman menjadi 2x lipat lebih kuat.

 

Disinfeksi ruangan memiliki kelebihan seperti berikut :

1. Dapat membasmi virus & `mikro organisme jahat yang ada dalam ruangan

2. Tidak menyebabkan polusi udara di dalam ruangan

3. Lantai tidak lengket setelah treatment

 

Untuk melakukan disinfeksi, Anda memerlukan ketelitian dan kehati-hatian tinggi agar chemical yang Anda gunakan tidak membahayakan diri Anda sendiri. Oleh karena itu selalu pastikan proses disinfeksi dilakukan oleh profesional yang sudah berpengalaman dalam hal disinfeksi ruangan. Hubungi Fumida Jasa Disinfeksi Rumah dan Kantor di Jakarta yang selalu siap membantu Anda dalam proses pekerjaan disinfeksi di rumah ataupun kantor Anda.

 

Jasa Disinfeksi Rumah dan Kantor di Jakarta

Segera hubungi Fumida 0822-1132-1132 Jasa Disinfeksi Rumah dan Kantor di Jakarta dan dapatkan penawaran spesial hari ini.

FUMIDA sangat bangga dapat menjadi partner dalam menjaga kenyamanan di rumah maupun perusahaan Anda. Jangan ragu untuk memberikan kepercayaan dalam hal mengendalikan hama di tempat Anda, karena kami tidak akan pernah mengecewakan kepercayaan yang Anda berikan.

PT Fumida Pestindo Jaya

Kirimkan Kami Pesan

[recaptcha id:1 class:g-recaptcha theme:light]