Kebiasaan Yang Berpotensi Mengundang Hama

Yuk Simak 6 Kebiasaan Yang Berpotensi Mengundang Hama Masuk Ke Dalam Rumah

Seperti yang anda tahu, hama atau serangga tak mungkin datang ke rumah jika kondisi rumah bersih, sehat, dan memiliki lingkungan yang baik. Berbagai kebiasaan buruk juga dapat mengundang serangga untuk masuk ke dalam rumah. Lantas, apa saja kebiasaan buruk yang dapat mengundang hama masuk ke dalam rumah? Yuk simak disini!

Kebiasaan Buruk Ini Dapat Membuat Hama Atau Serangga Masuk Rumah

1. Membiarkan Rumah Berantakan

Lingkungan yang buruk tidak selalu soal makanan yang berserakkan, melainkan tempat yang tidak tertata dan banyak barang barang yang bertumpuk pada satu sisi rumah. Tahukah anda, membiarkan rumah berantakan dapat mengundang hama atau serangga masuk ke rumah? Ini dikarenakan hama paling menyukai lingkungan tertutup dan berserakan.

Entah itu setumpuk koran, beberapa kotak yang tergeletak, hingga perabot rumah tangga yang sudah tidak digunakan lagi. Kondisi rumah yang demikian menjadi tempat favorit bagi serangga untuk melangsungkan kehidupannya. Bahkah, hewan pengerat seperti tikus akan membangun sarang di ruangan yang gelap dan juga berantakan.

Sementara hama kecil seperti laba laba atau kecoa akan sering berlindung dalam lingkungan yang tertutup seperti tumpukan koran dan perabot rumah tangga yang tak digunakan. Cara mencegah hama masuk ke dalam rumah adalah rajin membersihkan dan membereskan rumah yang berantakan. Lakukan pembersihan secara berkala agar hunian tetap bersih dan sehat.

2. Tidak Segera Menutup Lubang Dan Celah Dalam Rumah

Lubang atau celah dapat menjadi akses terbaik bagi para hama untuk dapat masuk ke rumah. Beberapa tempat seperti dinding tempat kabel, pipa bocor, dan saluran air yang berlubang dapat menjadi kesempatan emas bagi para serangga dan hama untuk masuk rumah. Agar hal ini tidak terjadi, maka segeralah menutup lubang dalam rumah.

3. Tidak Membuat Sampah Secara Reguler

Seperti yang anda tahu, hama menyukai makanan bekas dan limbah rumah tangga dalam rumah. Limbah sampah yang tidak segera dibuang akan menjadi alasan mengapa hama datang ke rumah. Selain membuang sampah secara teratur, penting bagi anda untuk memastikan bahwa tempat sampah dalam kondisi bersih.

4. Tidak Memperbaiki Kebocoran

Terlepas dari lubang, kebocoran juga menarik hama masuk ke dalam rumah dan membuat seisi rumah merasa tidak nyaman. Perlu anda tahu, beberapa jenis hama sangat menyukai tempat lembab untuk dapat berkembang biak. Maka dari itu, jangan tunda untuk memperbaiki kebocoran dalam rumah.

5. Tidak Segera Memperbaiki Jendela Atau Ventilasi

Selain lubang dan celah, hama juga bisa masuk lewat jendela dan ventilasi. Bahkan, beberapa lubang kecil pun akan menjadi kesempatan bagi serangga untuk bisa masuk ke rumah. Sebagai saran, alangkah baiknya untuk sesegera mungkin memperbaiki jendela rusak. Tutupilah ventilasi dengan kasa atau kawat untuk mencegah hewan masuk.

6. Malas Bersihkan Alat Dapur

Alat dapur yang digunakan untuk memasak akan meninggalkan noda yang disukai serangga seperti tikus dan kecoa. Penciumannya yang tajam akan berusaha mencari dimana aroma bekas masakan berasal. Untuk menghindari serangga datang, jangan lupa selalu membersihkan peralatan dapur setelah digunakan agar terhindar dari hama masuk ke dalam rumah.

Rumah yang bersih, sehat, dan jauh dari gangguan hama merupakan dambaan setiap rumah. Namun apa daya kebiasaan buruk penghuni rumah-lah yang dapat mengundang hama masuk. Guna menyiasati hal tersebut, anda dapat bekerja sama dengan jasa FUMIDA untuk membasmi segala jenis hama yang datang ke rumah.

Jenis Hama Masuk Rumah Membahayakan Kesehatan

Patut Waspada! 6 Jenis Hama Masuk Rumah Ini Dapat Membahayakan Kesehatan Anda

Anda tentu setuju bahwa hama adalah tamu tak diundang yang wujudnya teramat mengganggu dan menimbulkan keresahan bagi penghuni rumah. Bahkan, beberapa jenis hama tergolong sangat berbahaya karena dapat membahayakan kesehatan penghuni rumah. Berikut akan dijelaskan jenis hama masuk rumah yang berbahaya bagi kesehatan.

Jenis Hama Yang Berbahaya Bagi Kesehatan Para Penghuni Rumah

1. Kecoa

Hampir setiap umat manusia merasa jengkel jika rumahnya dihuni koloni kecoa yang sangat menjijikan ini. Kecoa sering kali ditemukan merayap di beberapa titik kotor dalam rumah, seperti tempat sampah atau tumpukan cucian piring. Tahukah anda, serangga ini juga membawa pengaruh buruk bagi kesehatan penghuni rumah?

Kecoa sendiri membawa virus dan berbagai penyakit menular yang dapat membahayakan kesehatan manusia. Mereka membawa bakteri Salmonella yang disebarkan sepanjang jalan yang dilintasinya. Jika terkontaminasi pada makanan yang dikonsumsi manusia, maka akan mengganggu sistem pencernaan dan organ tubuh lainnya.

Perlu anda waspadai, kecoa juga sangat menyukai berbagai jenis makanan yang anda masak. Setiap noda yang terciprat dari proses memasak juga dapat menarik serangga ini untuk datang ke rumah. Maka dari itu, selalu pastikan hunian dalam keadaan bersih dan terbebas dari hama masuk rumah yang akan mengganggu kesehatan penghuni rumah.

2. Cicak

Pada dasarnya, cicak merupakan hewan pengendali hama organik yang datang ke rumah anda. Cicak gemar mengonsumsi berbagai serangga terbang seperti nyamuk dan lalat. Secara tidak langsung, hama lalat dan nyamuk dalam rumah anda akan berkurang karena kehadiran cicak pemakan hama tersebut.

Meski terkesan tidak berbahaya, cicak sebenarnya juga dapat mempengaruhi kesehatan pemilik rumah. Hal ini dikarenakan sifat cicak yang gemar membuang kotoran sembarangan yang dapat menimbulkan sarang penyakit. Selain itu, suara yang ditimbulkannya setiap malam juga akan sangat mengganggu waktu istirahat penghuni rumah.

3. Kutu Busuk

Bagi anda yang belum tahu, kutu busuk memiliki ukuran tubuh yang kecil dan cenderung pipih. Namun siapa sangka dengan tubuhnya yang begitu kecil, kutu busuk mampu membuat kesehatan manusia terganggu. Keberadaan serangga yang sulit dideteksi mata manusia, membuat manusia kesulitan membasmi hama masuk rumah ini.

Biasanya, kutu busuk akan menggigit kulit manusia saat sedang terlelap di malam hari. Inilah alasan mengapa gigitannya tidak begitu terasa dan tidak menimbulkan rasa sakit. Namun menjelang esok hari ketika terbangun dari tidur, kulit yang terkena gigitan serangga kecil ini akan menimbulkan rasa sakit dan gatal.

Hidup dengan rumah yang penuh kutu busuk akan membuat kesehatan anda benar benar terganggu. Tak hanya rasa sakit dan gatal, akibat dari gigitan kutu busuk secara terus menerus juga akan berdampak pada kulit tubuh manusia. Maka dari itu, kendalikan kehadiran kutu busuk dalam rumah dengan semprotan pembunuh serangga.

4. Nyamuk

Nyamuk adalah salah satu hama dalam rumah yang paling sering ditemui. Anda tentu tahu bahwa nyamuk juga dapat membuat kesehatan manusia terganggu. Bahkan, salah satu jenis nyamuk yang menggigit permukaan kulit akan membuat orang yang digigit mengalami masalah kesehatan berupa Demam Berdarah karena hama masuk rumah ini.

Semua pemilik rumah tentu akan sangat terganggu dengan kehadiran hama yang menjijikan dan mengganggu kesehatan. Untuk mengatasi hal tersebut, anda membutuhkan bantuan jasa pembasmi serangga yakni jasa FUMIDA yang akan menumpas hama dalam rumah hingga ke akar. Dengan begitu, rumah anda akan terbebas dari serangan hama yang berbahaya.

Jenis Hama Tanaman

Lindungi Taman Dari 6 Jenis Hama Tanaman Berikut Beserta Cara Pengendalianya

Bagi anda peminat tanaman hias yang biasa ditanam di pekarangan rumah, serangan hama bisa menjadi makhluk menakutkan yang wajib dibasmi. Pasalnya, kehadiran hama tak hanya mengganggu tanaman, melainkan juga mengganggu kesehatan pemilik rumah. Untuk itu, simak beberapa jenis hama tanaman beserta cara membasminya di ulasan berikut.

Beberapa Macam Hama Tanaman Beserta Cara Membasminya

1. Ulat Hama

Salah satu hama tanaman umum yang paling sering ditemui adalah jenis ulat hama. Jenis hama yang satu ini sering kali dihadapi oleh pencinta tanaman. Teruntuk tanaman hias, anda harus waspada terhadap dua jenis ulat hama yakni Spodoptera sp. dan Noctuidae. Spodoptera sp. biasanya menyerang daun tanaman, sedangkan Noctuidae menyerang batang tanaman.

Pertanda bahwa tanamanmu telah diserang hama tanaman ini bisa terlihat dari daun yang berubah warna. Anda juga bisa melihat kondisi batang yang menjadi yang mulai rentan dan mudah patah. Adapun cara terbaik untuk mengatasi ulat hama ini adalah menggunakan pestisida baik alami maupun insektisida dengan sistem pemberian seminggu sekali.

2. Tungau Laba Laba

Sebagai informasi, hama ini cukup berbahaya karena menyerang bagian daun dan menyerap cairan dan unsur hara. Jenis hama tanaman ini akan membuat tumbuhan kekurangan nutrisi dan zat hara yang akan menyebabkannya layu dan mati. Serangan laba laba biasanya juga berlangsung dengan cepat dan berskala besar yang akan berpengaruh pada tanaman.

Tak elak, serangan tungau laba laba ini akan membuat tanaman mati dalam waktu yang sangat singkat. Tungau laba laba lebih kebal terhadap insektisida, jadi disarankan untuk menggunakan senyawa kimia beracun yang dipercaya ampuh membunuh hama seperti tungau, caplak, hingga laba laba.

3. Kutu Tanaman

Terdapat beberapa jenis kutu tanaman yang sangat berbahaya, yakni kutu putih dan kutu perisai. Kutu putih merupakan hama tanaman yang sering menyerang tanaman hias dataran rendah. Sesuai dengan namanya, hama tanaman ini berwarna putih dan biasanya hidup bergerombol pada beberapa bagian tanaman seperti daun.

Sementara kutu perisai memiliki bagian tubuh yang hampir mirip seperti perisai. Umumnya, jenis hama tanaman ini akan menyerang bagian daun yang akan menyerap unsur hara. Untuk membasmi hama ini, anda bisa menggunakan cairan pembasmi alami yakni detergen cair untuk melunturkan zat lilin pada permukaan tanaman yang diserang kutu putih.

Setelah memberikan cairan penghilang lilin, maka lanjutkan proses pembasmian dengan pemberian insektisida sistemik. Sebagai saran, gunakan insektisida sistemik dengan bahan aktif berupa acephate. Campuran bahan tersebut akan sangat efektif membasmi kutu putih secara tuntas.

4. Belalang

Tak sedikit orang yang menganggap sepele hewan belalang yang hinggap di tumbuhan. Padahal, belalang merupakan hewan pemakan daun sama seperti ulat bulu. Untuk membasminya, anda bisa gunakan semprotan air yang dicampur dengan pestisida organik secara berkala.

5. Cacing Liang

Sebagian dari anda mungkin berpendapat bahwa cacing dapat menyuburkan tanah. Sayangnya ada beberapa jenis cacing contohnya cacing liang, yang justru merusak struktur akar tanaman. Untuk membasmi jenis hama tanaman ini, anda bisa gunakan campuran pestisida alami atau menggunakan cairan nematisida yang dikenal ampuh membunuh hama.

Setelah memahami berbagai jenis hama, maka wawasan mengenai hama dan cara pengendaliannya akan bertambah. Pada dasarnya, semua jenis hama bisa diatasi dengan jasa pembasmi FUMIDA. Selaku jasa pembasmi, layanan tersebut akan berupaya untuk mengendalikan berbagai hama tumbuhan. Mulai dari rayap, kecoak, tikus, hingga kutu akan sirna.

Tips Rumah Bebas Hama dan Hewan Pengganggu

Buat Hidup Lebih Nyaman, Berikut Tips Rumah Bebas Hama dan Hewan Pengganggu

Hunian nyaman bebas dari serangan hama dan hewan pengganggu menjadi idaman banyak orang. Adanya hama di dalam rumah seperti mimpi buruk bagi pemilik hunian. Tidak hanya mengganggu, kehadiran hama dapat merugikan penghuni tempat tinggal. Hama bisa menularkan berbagai penyakit dan dapat merusak perabotan rumah. Nah agar rumah bebas hama dan hewan pengganggu, simak tips berikut ini.

Tips Rumah Terhindar Dari Hama

1. Menjaga kebersihan rumah

Sudut rumah yang kotor dan menimbulkan bau tak sedap dapat menarik perhatian para hama. Sisa makanan yang tercecer dan lantai kotor juga dapat mengundang datangnya serangga pengganggu seperti lalat dan semut. Rumah yang berantakan dapat menjadi sarang kecoa. Sehingga pastikan Anda selalu menjaga kebersihan tempat tinggal agar hama dan serangga tidak berkunjung ke rumah.

Lakukan pembersihan rumah secara rutin dengan cara menyapu, mengepel, mengelap perabotan yang berdebu, dan menghisap debu di area lantai. Pastikan juga selalu membersihkan benda-benda dan sisa-sisa sampah di rumah. Selalu tutup makanan Anda atau masukkan kedalam tudung saji agar hama tidak hinggap di makanan.

2. Menyemprotkan Cairan Penangkal Hama Perabotan Berbahan Kayu

Rumah bebas hama seperti rayap tidak dapat dilakukan hanya dengan membersihkan rumah. Walaupun kusen, atap, dan perabotan rumah dari bahan kayu telah dibersihkan, namun tetap berpotensi untuk dimakan rayap dan membuat koloninya. Perlu adanya cara menangkal serangan rayap secara ampuh.

Anda dapat mengaplikasikan cairan penangkal rayap seperti tiner, minyak tanah, kapur sirih, atau insektisida. Masukkan cairan penangkal ke dalam botol spray. Setelah itu langsung semprotkan cairan penangkal rayap secara rutin pada atap rumah, kusen-kusen, dan perabotan rumah dari bahan kayu. Dengan demikian, peralatan rumah berbahan kayu tidak akan menjadi habitat rayap.

3. Simpan Sayuran dan Buah Segar Dengan Baik

Makanan yang terbuka dan dihinggapi hama mengandung bakteri yang berpotensi mengganggu gangguan pencernaan jika dimakan. Apalagi makanan jenis buah dan sayur-sayuran segar adalah bahan makanan yang baik untuk kesehatan tubuh. Jika disimpan terlalu lama di dapur, buah dan sayur juga dapat mengundang hama dan serangga. Sehingga rumah bebas hama sulit diwujudkan.

Sebaiknya, simpan buah dan sayur segar di tempat yang aman dan terhindar dari jangkauan hama. Tempat terbaik untuk menyimpannya adalah lemari es. Bisa juga disimpan dalam wadah yang ditutup rapat. Segera buang apabila buah dan sayur sudah tidak segar, agar tidak membusuk yang bisa menjadi penyebab muncul hama.

4. Pasang Tanaman Yang Memiliki Bau Wewangian Menyengat Di Dalam Rumah

Beberapa jenis hama sangat tidak menyukai aroma atau wangi-wangian menyengat. Aroma wangi menyengat dapat diperoleh dari tanaman atau bunga. Tanaman sejenis Citronella, Lavender, Basil, Geranium dan Serai Wangi dinilai ampuh mengusir hama dari rumah Anda. Anda bisa memasang tanaman tersebut pada berbagai ruangan di rumah seperti jendela, ruang tengah, dan sebagainya.

5. Hindari Menyimpan Sampah Basah

Tips rumah bebas hama yang terakhir dengan melakukan pengelolaan sampah secara baik. Jangan mencampurkan sampah basah dan sampah kering satu tempat. Usahakan tidak menyimpan sampah basah di dalam rumah. Hama seperti ulat, lalat, dan kecoa sangat menyukai tempat yang lembab seperti sampah basah.

Nah itulah tips yang dapat dilakukan agar rumah anda terbebas dari hama dan hewan pengganggu. Jika langkah di atas tidak belum berhasil mengusir hama atau anda tidak memiliki banyak waktu untuk melaksanakan tips di atas. Maksimalkan usaha membasmi hama di rumah bersama FUMIDA, penyedia jasa terpercaya pembasmi hama.

Hewan Pengganggu Rumah

Hati-Hati 5 Hewan Pengganggu Rumah Berikut Ini

Tentu merasa kesal jika rumah Anda dihuni oleh banyak hama hewan yang dapat mengganggu kenyamanan. Tidak hanya mengganggu, hama di rumah bisa merugikan penghuninya. Hama yang kotor dan memungkinkan membawa virus atau bakteri dapat menularkannya ke penghuni rumah. Kenali hewan pengganggu rumah yang sering muncul sebagai berikut.

Hewan Yang Sering Mengganggu Rumah

1. Kecoa

Kecoa yang ditemukan di area rumah menandakan tempat tinggal Anda masih kotor dan berlembab. Pasalnya kecoa gemar singgah di tempat yang kotor, berantakan dan suhu ruangan yang hangat serta berlembab. Serangga yang satu ini dianggap menjijikan dan mengganggu sebab biasa hidup di area tempat sampah yang kotor dan jorok.

Sehingga kecoa mampu membawa penyakit ke dalam rumah. Penyakit yang diderita penghuni rumah akibat kecoa seperti hepatitis, diare, tifus, dan gangguan pencernaan. Saat mengusir kecoa, hindari melakukan kontak secara langsung. Jangan diinjak tanpa alas kaki. Pasalnya tubuh kecoa mengandung larva atau bakteri yang dapat masuk lewat pori-pori telapak kaki.

2. Tikus

Jenis hewan pengganggu rumah yang satu ini sering membuat penghuni kerepotan. Pasalnya memiliki gerakan yang lincah, cepat bereproduksi dan jumlahnya banyak. Biasanya hewan ini tinggal di area loteng, kamar mandi, dan area dapur rumah. Keberadaan tikus tidak hanya mengganggu kenyamanan tapi juga merugikan.

Ia tidak hanya memakan makanan yang ada di dapur, namun kerap memakan benda-benda rumah seperti kabel dan meninggalkan bau dari kotoran yang menyengat. Hal ini bisa merugikan pemilik rumah dimana harus memperbaiki benda-benda yang dirusak oleh tikus. Selain itu, tikus dapat menyebarkan penyakit pes (plague) dan mengundang ular sebagai predatornya untuk masuk ke rumah.

3. Nyamuk

Nyamuk adalah serangga yang sering dijumpai pada malam hari. Biasanya nyamuk tertarik menyengat mangsa yang bertemperatur tinggi. Nyamuk menggigit manusia sebagai kebutuhan protein. Akibat dari gigitan hewan pengganggu rumah menyebabkan gatal dan benjolan kecil di area bekas dihisap. Beberapa jenis nyamuk menimbulkan penyakit berbahaya seperti Demam Berdarah Dengue (DBD), Malaria, dan kaki gajah.

4. Lalat

Lalat gemar hinggap di area yang kotor dan bau. Salah satu penyebab banyak lalat di sekitar Anda adalah karena terdapat beberapa ruang yang kotor dan bau. Misalnya tempat sampah di dalam rumah dapat menjadi habitat lalat untuk berkembang dan menghasilkan telur. Apalagi jika tempat sampah di dalam rumah terbuka dan menyebarkan bau.

Para lalat akan mengerubunginya. Segala sesuatu yang kotor dan berbau busuk menjadi makanan favorit lalat. Lalat bisa mentransfer bakteri dari tempat kotor ke makanan. Jika makanan masuk ke dalam perut berpotensi membahayakan pencernaan. Oleh karena itu, Anda harus selalu menjaga kebersihan rumah. Agar hama serangga seperti lalat tidak masuk ke dalam rumah.

5. Rayap

Rayap tidak hanya sebagai hewan pengganggu rumah tapi merugikan penghuni rumah. Serangga ini kerap merusakan fasilitas dan perabotan rumah dari bahan kayu. Perabotan seperti kusen, jendela, lemari, meja, kursi yang terbuat dari kayu menjadi habitat rayap. Selain suka memakan kayu, rayap juga sering makan bahan-bahan seperti karton, sabut kelapa, kertas, dan bahan-bahan tekstil.

Itulah hama hewan yang sering mengganggu kenyamanan rumah Anda. Selain mengganggu, juga merugikan penghuninya seperti merusak perabotan rumah dan menyebarkan penyakit. FUMIDA sebagai penyedia jasa pembasmi hama terbaik, bisa anda andalkan untuk menghempas semua hama di rumah. bahkan mencegah agar hama tidak balik lagi.

Cara Efektif Mengatasi Hama Yang Merugikan

Sebagai Tindakan Antisipasi, Kenali Cara Efektif Mengatasi Hama Yang Merugikan

Menjadi sesuatu yang tidak diinginkan merupakan salah satu gambaran umum hama. Hama adalah organisme yang yang menimbulkan kerusakan pada ekosistem. Memiliki beberapa macam berdasarkan golongannya, hama seringkali tidak diinginkan keberadaannya. Dengan berbagai dampak yang ditimbulkan, yuk simak cara efektif mengatasi hama.

Cara Menuntaskan Biang Keladi Kerusakan

1. Menggunakan Bahan Alami

Penggunaan bahan alami dapat dilakukan untuk membasmi beberapa hama sekaligus. Seperti halnya tikus, kecoa, rayap dan nyamuk. Namun setiap hama membutuhkan bahan alami berbeda antara satu dengan yang lainnya. Sebelum itu anda patut untuk memastikan jenis hama apakah yang mengganggu dan hendak anda basmi.

Hama dalam jenis hewan pengerat seperti tikus, maka anda dapat menggunakan daun mint, buah mengkudu, bubuk kopi hitam,bawang putih, cengkeh, merica dan daun salam. Tentunya bahan alami tersebut dapat anda temukan dengan mudah. bagaimana tidak , sebagian besarnya merupakan bumbu dapur.

Selain bahan yang harus anda perhatikan, cara penggunaannya juga harus melalui proses yang tepat. Agar tikus tak kembali dan merasa jera untuk masuk kedalam rumah maka perlu dilakukan penaburan bahan bahan alami tersebut ke tempat atau area yang seringkali menjadi tempat persembunyiannya.

Seringkali perangkap yang telah disiapkan sebagai wujud salah satu cara efektif mengatasi hama justru dapat dilalui dengan mudah. Sesuai cara ini maka anda perlu mempertimbangkan penggunaan racun. Tak hanya tikus saja yang kerap mengganggu kenyamanan anda, lalat juga menjadi salah satunya.

Hewan yang satu ini dinilai oleh para ahli lebih menjijikan dibandingkan dengan kecoa. Kali ini anda dapat melakukan cara mudah yaitu mengusirnya menggunakan plastik yang telah diisi air dengan diterangi lilin. Selain itu, anda juga dapat menggunakan daun pandan dengan potongan timun yang telah terbukti ampuh.

Hama selanjutnya adalah kecoa. Sederhana saja, hewan dengan punggung coklat ini dapat dibasmi menggunakan daun salam dan semprotan minyak. Hal ini tentu berbanding terbalik dengan membasmi rayap. Penggunaan asam borat dengan minyak dari kulit jeruk menjadi cara mudah yang terjamin.

Selain itu anda dapat melengkapi cara efektif mengatasi hama tersebut dengan menyiramnya menggunakan air sabun. Pembasmian hama dengan tubuh kecil ini dapat anda dasarkan kepada penelitian yang menyatakan bahwa minyak kayu manis mampu membunuh telur nyamuk hingga tuntas.

2. Menggunakan Perangkap Dan Penangkal Hama

Sebagai penunjang berikutnya, anda dapat menggunakan perangkap dan penangkal jika memang bahan alami dirasa kurang dapat bekerja dengan baik. Seperti perangkap yang dapat anda buat dengan bermodalkan wadah khusus yang telah diberikan glue tramp. Wadah tersebut dapat anda letakkan di tempat tempat yang sering dilalui oleh hama.

Perangkap hidup juga dapat dijadikan sebagai pilihan cerdas seperti contohnya mengumpan makanan manis yang diletakkan di dalamnya. Melalui penerapan cara efektif mengatasi hama, anda dapat melakukan penangkalan dengan cara kimiawi yaitu semprotan, penaburan bubuk racun dan pengasapan.

Di berbagai marketplace anda dapat menjumpai perangkap berbagai macam hama dengan harga terjangkau. Kualitasnya pun tak perlu diragukan karena perangkap tersebut telah didesain secara khusus. Membersihkan area yang seringkali dilalui oleh hama menjadi salah satu tindakan penangkal hama yang seringkali terlupakan.

Berdasarkan ulasan berikut, anda dapat menerapkannya dengan mudah. Namun seiring berkembangnya waktu serangan hama memang semakin meresahkan. Untuk menunjang kenyamanan, sebaiknya anda menggunakan jasa pembasmi hama agar masalah yang terjadi dapat teratasi dengan tuntas.

Dengan tenaga yang profesional dan berpengalaman, anda dapat mempercayakannya kepada jasa layanan pembasmi hama, FUMIDA. Selain menawarkan jasa tersebut, FUMIDA juga menyediakan jasa penyemprotan disinfektan guna membasmi virus,bakteri dan kuman. Bekerja dengan sepenuh hati, anda dapat menghubunginya di 0822-1123-1123.

Cara Untuk Mencegah Hama Masuk Ke Rumah

Paling Efektif! Cara Untuk Mencegah Hama Masuk Ke Rumah Berikut Wajib Anda Terapkan

Apa cara terbaik untuk mencegah hama masuk ke rumah? Mungkin pertanyaan tersebut sangat dibutuhkan para pemilik rumah, termasuk rumah yang berdekatan dengan sawah. Faktanya, cara untuk mencegah hama masuk ke rumah bisa dicegah dengan beberapa tindakan dalam ulasan berikut ini. Oleh sebab itu, yuk simak penjelasannya.

Cara Mencegah Berbagai Hama Masuk Ke Dalam Rumah

1. Membersihkan Rumah Secara Teratur

Pada dasarnya, sebagian besar hama datang ke rumah karena tertarik untuk tinggal di lingkungan yang kotor dan tidak higienis. Maka dari itu, membersihkan rumah secara teratur. Mulai dari menyapu, mengepel, membersihkan area tumpukan sampah, harus dilakukan secara teratur agar terhindar dari hama.

Setiap sisa makanan yang terjatuh di lantai, tentu akan menarik hama seperti semut atau kecoak untuk berdatangan. Jadi, usahakan untuk membersihkan tumpahan makanan atau minuman secara langsung baik di lantai, meja, maupun sisi ruang lainnya. Hal ini dilakukan untuk mencegah berbagai jenis hama berdatangan ke rumah.

2. Memperbaiki Pipa Bocor

Tahukah anda, jika pipa rumah mengalami kebocoran maka hal tersebut menjadi kesempatan besar bagi hama untuk masuk ke dalam rumah. Cara untuk mencegah hama masuk ke rumah ini bisa dicegah dengan menutup pipa bocor, yang pada dasarnya sangat disukai oleh berbagai jenis hama.

Di sisi lain, pipa yang bocor menjadi kesempatan emas bagi rayap karena ia menyukai lingkungan hidup yang lembab. Jika anda tidak menginginkan hama masuk ke dalam rumah, maka anda harus lebih aktif untuk memantau setiap sisi rumah termasuk pipa. Jika anda menemukan pipa bocor, maka segeralah perbaiki pipa bocor.

3. Menutup Semua Celah

Setiap celah, retakan, dan lubang merupakan kesempatan terbesar bagi hama untuk bisa masuk ke rumah. Bahkan, retakan sekecil apa pun dapat menciptakan akses masuk untuk berbagai jenis hama. Apalagi hama yang memiliki karakter badan fleksibel semacam tikus, semut, maupun kecoa.

Oleh sebab itu, ingatlah untuk selalu menutup semua retakan maupun lubang yang ada di dalam rumah agar tidak membuka akses masuk untuk hama. Anda bisa menggunakan dempul untuk menyegel setiap retakan sebagai cara untuk mencegah hama masuk ke rumah. Anda juga bisa menambal lubang di dinding dengan menggunakan dempul atau plester bangunan.

4. Memasang Jaring Nyamuk

Sebagai salah satu alat pengendali hama, anda bisa memanfaatkan jaring untuk mencegah hama nyamuk masuk ke rumah. Pemasangan jaring atau kasa nyamuk bertujuan untuk mencegah hama kecil semacam nyamuk masuk ke rumah. Cara ini dinilai sangat sederhana dan tidak banyak menggunakan biaya yang cukup besar.

5. Menyimpan Makanan Dengan Aman

Anda tentu tahu bahwa berbagai bahan baku makanan yang disimpan dalam rumah dapat mengundang berbagai hama berdatangan. Maka dari itu, penting bagi anda untuk menempatkan makanan dalam wadah yang aman dari hama. Jangan tinggalkan makanan apapun dalam rumah.

Pastikan anda tidak meninggalkan makanan apa pun di tempat yang berpotensi mengundang hama. Usahakan pula untuk menutup kotak makanan serapat mungkin agar tidak mengundang hama ke dalam rumah. Jangan lupa untuk selalu membersihkan kotak penyimpan makanan agar steril sebagai cara mencegah hama masuk ke rumah.

Rumah yang aman dari serangan hama tentu menjadi idaman pemilik rumah. Untuk mewujudkannya, anda perlu menerapkan beberapa tips dalam ulasan tersebut. Bila perlu, anda bisa menebarkan obat pembasmi berbagai hama dengan menggunakan jasa FUMIDA. Selaku jasa pembasmi hama, mereka akan berupaya untuk menumpas berbagai hama dalam rumah.

Cara Membasmi Ulat Pada Tanaman Bunga

Sebelum Berkebun, Cari Tahu 6 Cara Membasmi Ulat Pada Tanaman Bunga

Adanya taman kecil yang berisi tanaman bunga membuat rumah tampak lebih indah. Sekaligus berfungsi untuk memperlancar sirkulasi udara, sehingga hawa rumah terasa sejuk. Sayangnya kehadiran ulat sangat mengganggu pertumbuhan bungan dan kenyamanan penghuni rumah. Maka anda membutuhkan beberapa cara membasmi ulat agar tak kembali lagi. Simak ulasan berikut.

Jangan Biarkan Ulat Menghambat Pertumbuhan Bunga

1. Menanam Tanaman Pengusir Ulat

Ulat merupakan salah satu hama yang merugikan tumbuhan dan manusia. Pasalnya hama ini menjadi alasan terbesar mengapa daun-daun kerap berlubang. Sehingga pertumbuhan tanaman menjadi terhambat, bahkan mati secara perlahan. Untuk mengusir ulat anda bisa menggunakan tanaman yang beraroma cukup menyengat.

Cara alami seperti ini dapat mengurangi populasi ulat di pekarangan rumah anda. Selain itu tanaman bunga tetap terlihat asri dan lestari. Anda bisa menanam kemangi, lavender, atau mint yang dapat membantu mengusir ulat di tanaman rumah. Beberapa tumbuhan tersebut mempunyai aroma daun yang dibenci hewat melata ini. Letakkan pada sisi-sisi yang menjadi tempat munculnya ulat.

2. Pelihara Unggas

Cara membasmi ulat dengan memelihara unggas tergolong cukup efektif. Mengingat ulat merupakan sumber makanan dari ayam, burung, ataupun jenis unggas lainnya. Anda bisa mengatur jadwal jam berapa sekiranya unggas peliharaan berada di luar kandang. Hewan ini akan memangsa ulat-ulat yang bersembunyi di balik batang atau permukaan daun.

3. Siram Oli di Sarang Ulat

Kemunculan ulat di pekarangan rumah tentu sangat mengganggu pertumbuhan tanaman. Apabila dibiarkan begitu saja maka tanaman bunga akan perlahan-lahan mati. Untuk menghindari ancaman hama ini, anda sebaiknya menggunakan oli. Cukup lumasi oli di tempat-tempat yang menjadi sarang munculnya ulat.

Sebagai pelumas mesin, oli mempunyai aroma yang tidak disukai hewan kecil ini. Belum lagi teksturnya yang lengket sehingga mudah untuk memperlambat gerakan ulat. Cara membasmi ulat ini dapat mengurangi populasi ulat di sekitar pekarangan rumah. Namun saat pengaplikasian oli disarankan berhati-hati, agar tidak mengenai akar tanaman.

4. Lepas Semut Rangrang

Jika enggan memelihara unggas karena sulit perawatannya, anda bisa menggantinya dengan semut rangrang. Meskipun ukurannya kecil tapi ampuh untuk mengusir ulat di sekitar tanaman. Anda tidak perlu mengumpulkannya sendiri, bisa langsung dibeli di toko pakan burung. Kemudian dilepaskan di sekitar tumbuhan agar kawanan ulat tidak berani kembali lagi.

5. Gunakan Cabe Merah

Ulat menggerogoti daun hingga permukaannya berlubang, sehingga tanaman tidak dapat berbunga. Kehadirannya sangat merugikan jadi perlu diusir agar jumlahnya tidak bertambah banyak. Anda bisa menggunakan campuran cabe merah, sabun, bawang putih, dan air, lalu dimasukkan dalam botol semprot. Cara membasmi ulat seperti ini tinggal semprotkan di daun atau batang tumbuhan.

6. Manfaatkan Air Beras

Ketika anda mencuci beras sebaiknya sisa air tidak langsung dibuang. Tampung air berwarna putih keruh tersebut dalam satu wadah dan diamkan beberapa menit. Setelah itu siramkan ke tanaman bunga untuk mengusir ulat. Anda juga bisa menambahkan jamur tertentu agar ulat semakin tak betah tinggal. Walaupun cara ini terbilang lamban tetapi mampu membuat ulat enggan kembali lagi.

Sebagai hewan perusak tanaman, ulat membuat daun tanaman bunga menjadi berlubang. Oleh sebab itu harus dibasmi secepat mungkin, agar tidak mempengaruhi tanaman lainnya. Untuk mengatasi masalah ini anda bisa mengandalkan FUMIDA, selaku jasa pembasmi hama. Hebatnya bukan hanya ulat saja, tapi juga rayap, tikus, tungau, kecoa, hingga penyemprotan disinfektan.

Alasan Kenapa Kantor Penuh dengan Hama

Wajib Tahu! Berikut 5 Alasan Kenapa Kantor Penuh dengan Hama

Agar produktivitas kerja para karyawan meningkat dan dapat menghasilkan pekerjaan yang maksimal, maka suasana kantor sendiri harus ditata sedemikian rupa sehingga nyaman ditempati. Lantas bagaimana jika di kantor penuh dengan hama ? Tentu kenyamanan yang diinginkan tidak bisa didapat. Berikut beberapa alasan kantor penuh hama yang wajib untuk anda ketahui.

Penyebab Kantor Penuh dengan Hama

1. Alasan Pertama

Salah satu penyebab yang membuat kantor anda penuh dengan hama, yakni banyaknya karyawan yang meninggalkan minuman tanpa tutup di atas meja. Kasus seperti ini cukup sering ditemukan terjadi, dimana para pekerja membuat minuman di pantry lalu membawanya ke meja kerja dan meninggalkannya di sana tanpa menggunakan tutup.

Tahukah anda bahwa sisa minuman yang tidak dibuang setelah jam kerja bisa menimbulkan kelembapan, yang mampu menarik perhatian dan mengundang hama untuk datang. Terlebih jika minuman tersebut beraroma manis dan mengandung unsur gula, maka semut bisa datang bergerombol dan mengerumuni area tersebut.

2. Alasan Kedua

Alasan kantor penuh hama yang kedua yakni adanya sisa atau remahan makanan yang tertinggal di ruang kerja. Tidak bisa dipungkiri bahwa banyak karyawan yang mengonsumsi makan siangnya tepat di meja kerja mereka. Selain itu beberapa dari mereka pun sesekali mengonsumsi makanan ringan di jam istirahat, seperti keripik, biskuit, atau lain sebagainya.

Tentu kegiatan ini berpotensi meninggalkan remahan makanan yang terjatuh di meja kerja, kursi, bahkan di lantai. Dan jika dibiarkan tanpa dibersihkan terlebih dahulu, maka dapat mengundang berbagai hama untuk datang. Sebut saja seperti kecoa, tikus, semut, akan berdatangan untuk mengincar sisa makanan tersebut.

3. Alasan Ketiga

Apakah anda tahu bahwa pemeliharaan fasilitas kantor yang tidak dilakukan secara rutin, juga bisa menjadi celah yang dapat digunakan sebagai jalan masuk bagi para hama ke ruangan kantor ? Misalnya karena tidak dipelihara dengan baik, maka timbul retakan, lubang, kebocoran pipa, atau celah celah di dinding.

Kondisi prasarana yang demikian bisa menjadi alasan kantor penuh hama, karena memperbesar peluang mereka untuk masuk. Seperti tikus dan kecoa berpeluang untuk masuk melewati celah celah yang ada ini, tentu ini bisa meresahkan. Terlebih keberadaan tikus yang suka menggigiti perabotan, bisa juga menggigit kabel yang dapat menimbulkan korsleting.

4. Alasan Keempat

Apabila di kantor anda memiliki pantry, maka area ini adalah yang sangat wajib untuk dijaga kebersihannya. Pasalnya area pantry menjadi ruang paling populer untuk beristirahat, serta melakukan persiapan untuk makan siang atau sekadar membuat minuman. Tentu hal ini membuat area tersebut memiliki risiko paling tinggi untuk mengundang hama.

Di sana terdapat sumber makanan dan sumber minuman, yang bisa dimanfaatkan sebagai sumber energi oleh hama. Bayangkan jika tempat ini tidak dijaga kebersihannya, tentu bisa menjadi sarang yang tepat bagi semut, kecoa, dan tikus. Dimana mereka bisa menyebarkan penyakit melalui bahan bahan yang anda gunakan untuk membuat minuman atau lainnya.

5. Alasan Kelima

Alasan kantor penuh hama lainnya yaitu karena pengelolaan limbah yang tidak tepat. Misalnya seperti membuang sisa makanan atau minuman ke tempat sampah dekat meja. Dimana tempat sampah tersebut tidak anda kosongkan secara teratur. Tentu sampah yang menumpuk di area ini bisa mengundang hama untuk berdatangan.

Itulah berbagai alasan yang dapat menyebabkan hama berdatangan ke kantor. Karena area kantor bisa sangat luas, maka melakukan pembasmian sendiri mungkin menjadi cukup sulit. Dalam hal ini anda bisa menggunakan jasa FUMIDA, tenaga profesional pengendalian hama yang akan membasmi berbagai jenis hama secara tuntas hingga ke akarnya.

Jenis Hama yang Sering Muncul di Rumah

5 Jenis Hama yang Sering Muncul di Rumah, Mana Paling Merugikan ?

Keberadaan hama di rumah tentu menjadi masalah yang menjadi perhatian tersendiri bagi setiap rumah tangga. Pasalnya beberapa jenis hama ini tidak hanya menjijikkan serta merugikan secara ekonomis, tapi juga dapat berpotensi membahayakan kesehatan penghuni rumah. Berikut beberapa jenis hama yang ada di rumah dan penting untuk segera dibasmi.

Jenis Hama yang Muncul di Rumah

1. Semut

Semut menjadi salah satu jenis hama yang paling sering muncul di rumah. Bahkan hewan berukuran kecil satu ini disebut memiliki populasi paling banyak di dunia, sehingga tidak heran jika anda bisa menemukannya di mana mana. Keberadaan dari semut yang jumlahnya sedikit mungkin masih tidak begitu menimbulkan masalah, lantas bagaimana jika sudah ribuan ?

Tentu semut yang bersarang lalu membentuk ribuan koloni di rumah anda bisa menjadi fenomena mengerikan. Terlebih jika yang masuk ke dalam rumah anda merupakan jenis semut api, yang suka menggigit serta menimbulkan rasa panas di kulit. Oleh karena itu anda harus rajin membersihkan rumah serta menutup rapat makanan yang ada.

2. Kecoa

Hama yang ada di rumah selanjutnya yaitu kecoa. Serangga menjijikkan yang mempunyai habitat kotor ini memang terkenal pandai bersembunyi di dalam rumah. Mereka merupakan hewan nokturnal yang aktif di malam hari untuk mencari makan, sehingga anda mungkin beberapa kali mendapatinya di dapur atau sekitar kamar mandi saat petang.

Pada siang hari, kecoa biasanya akan bersembunyi dan membangun sarang mereka di tempat hangat dan lembab. Seperti belakang lemari baik lemari pakaian maupun lemari dapur, retakan dinding, gudang, atau tempat lainnya yang jarang anda gunakan. Jadi pastikan anda selalu membersihkan perabotan rumah, meski jarang dipakai.

3. Lalat

Selain kecoa, serangga menjijikkan lainnya yang termasuk hama paling sering muncul di rumah yaitu lalat. Hama yang ada di rumah satu ini bisa hinggap di mana saja misalnya pada berbagai tempat kotor seperti tempat sampah, kemudian hinggap di makanan anda. Tentu selain menjijikkan, kondisi ini bisa menjadi sarana penyebaran penyakit.

Karena pada saat itu jutaan kuman telah mengontaminasi makanan anda, yang dapat menyebabkan penyakit seperti diare, TBC, kolera, tifus, dan hepatitis. Untuk menghindari hal tersebut, sebaiknya anda selalu menyimpan makanan dengan baik dan menutupnya rapat agar tidak dihinggapi oleh lalat.

4. Rayap

Bagi anda yang memiliki banyak furniture kayu, maka hama rayap adalah momok yang cukup menakutkan. Karena serangga satu ini mampu membuat perabotan rusak, bahkan hingga barang barang di dalamnya. Karena rayap ini selain mengonsumsi selulosa kayu, juga bisa mengonsumsi selulosa dari kertas, karton, tekstil, maupun sabut kelapa.

5. Tikus

Hewan pengerat ini ternyata juga menjadi salah satu dari jenis hama yang ada di rumah paling sering ditemukan. Dan sebagai hama rumah, tikus ini terbilang sangat menjengkelkan. Karena mereka dapat menggigiti berbagai perabotan rumah hingga rusak, bahkan kabel kabel yang ada di rumah sehingga dapat menyebabkan konsleting.

Terlebih mereka berpotensi menyebarkan penyakit berbahaya, contoh yang paling umum yaitu pes. Dimana penyakit ini dapat menjangkit manusia baik melalui makanan yang terkontaminasi, maupun dari urine tikus. Di samping itu yang lebih menjengkelkan lagi dari tikus adalah sisa kotorannya yang dapat menimbulkan bau sangat tidak sedap.

Keberadaan dari berbagai jenis hama di atas memang paling sering ditemui sehari hari. Berbagai upaya pun dilakukan untuk membasminya, namun terkadang seolah tidak mempan dan hama tersebut terus kembali. Maka dari itu, anda bisa menggunakan jasa dari FUMIDA. Pembasmi hama profesional yang dapat membasmi tikus, kecoa, semut, dan lain sebagainya hingga tuntas.

FUMIDA sangat bangga dapat menjadi partner dalam menjaga kenyamanan di rumah maupun perusahaan Anda. Jangan ragu untuk memberikan kepercayaan dalam hal mengendalikan hama di tempat Anda, karena kami tidak akan pernah mengecewakan kepercayaan yang Anda berikan.

PT Fumida Pestindo Jaya

Kirimkan Kami Pesan

    [recaptcha id:1 class:g-recaptcha theme:light]

    Call Now ButtonTelp Sekarang 0822-1123-1123