- UC IPM menyebut tiga genus sebagai yang paling menjadi perhatian: Culex, Aedes, dan Anopheles — dan risikonya berbeda-beda.
- Aedes aegypti dan Aedes albopictus: mampu menularkan virus Zika, dengue, chikungunya, dan demam kuning. UC IPM juga mencatat spesies ketiga, Aedes notoscriptus.
- Culex: vektor utama virus West Nile di Amerika Serikat, dan berkaitan dengan Western equine encephalomyelitis serta St. Louis encephalitis.
- Anopheles: dapat menularkan parasit penyebab malaria.
- Cara pembasmiannya sama untuk semuanya, dan itu bagian terpentingnya: pengendalian larva dan air tergenang — semprotan untuk nyamuk dewasa hanya memberi penurunan sementara tanpa efek yang bertahan. Untuk air tergenang, UC IPM menyebut Bti, methoprene, dan spinosad.
- Indikator Indonesia: ABJ minimal 95%, radius penularan DBD sekitar 100 meter. Diagnosis dan pengobatan adalah wewenang tenaga medis.
Sebagian dari anda tentu tahu bahwa nyamuk membawa penyakit yang membahayakan kesehatan. Nyamuk sendiri dapat menimbulkan efek mulai yang paling ringan seperti gatal, hingga yang mematikan seperti DBD. Untuk mengetahui berbagai jenis nyamuk berbahaya beserta cara mengusirnya lebih dalam, simak berikut selengkapnya.
Jenis Hama Nyamuk Beserta Cara Untuk Membasminya
1. Nyamuk Jenis Aedes
Sebagian dari anda mungkin sudah pernah mendengar spesies nyamuk yang satu ini. Pasalnya nyamuk jenis ini berkembang biak dengan baik di daerah tropis seperti Indonesia. Cuaca yang cenderung hangat menjadi tempat kesukaan nyamuk untuk bertelur. Hal ini juga menjadi penyebab nyamuk suka menyerang di pagi sampai sore hari.
Karakteristik nyamuk Aedes ini bisa terlihat dari tubuhnya yang berbintik putih. Perlu diketahui, Aedes dapat menularkan berbagai penyakit seperti Demam Berdarah, penyakit Zika, Chikungunya, dan sebagainya. Untuk membasmi nyamuk Aedes, anda bisa menggunakan obat nyamuk aerosol yang banyak dijual di pasaran.
2. Spesies Nyamuk Anopheles
Nyamuk Anopheles sering disebut dengan nyamuk rawa karena banyak ditemui di perairan air tawar atau rawa. Sebagai informasi, jenis nyamuk berbahaya ini dapat bertelur di air bersih seperti kolam, bak kamar mandi, rawa, dan sawah. Untuk mengenali nyamuk Anopheles, anda bisa melihatnya dari tubuh yang berwarna pucat dengan sayap yang berwarna gelap.
Berbeda dengan Aedes, Anopheles biasanya akan menyerang manusia saat malam hari. Mereka akan mulai menggigit manusia meski di dalam maupun luar ruangan. Anopheles membawa penyakit malaria yang mampu membunuh jutaan jiwa tiap tahunnya. Basmi nyamuk anopheles dengan selalu membersihkan lingkungan dan menyemprotkan insektisida.
3. Nyamuk Jenis Culex
Culex atau yang biasa dikenal sebagai nyamuk rumah biasanya akan keluar saat malam hari. Nyamuk ini akan berkembang biak dengan baik di air kotor. Sebenarnya, culex lebih sering menggigit hewan tertentu seperti unggas. Akan tetapi, tak jarang pula nyamuk Culex menyerang manusia saat malam hari.
Perlu anda ketahui, Culex betina adalah satu dari jenis nyamuk berbahaya yang membutuhkan darah untuk memproduksi telur. Mereka biasanya memproduksi telur setiap tiga hari sekali selama sepanjang hidupnya. Culex juga menularkan penyakit bernama West Nile yang membuat penderitanya mengalami berbagai gejala.
Adapun gejala yang biasanya dialami penderita mulai dari demam, diare, pusing, muntah, dan muncul ruam. Meski tidak menular, namun anda patut waspada jika terkena gigitan nyamuk Culex ini. Dikarenakan nyamuk jenis ini suka hidup di air kotor, maka anda perlu menghilangkan air kotor di sekitar rumah.
4. Psorophora
Spesies nyamuk yang satu ini sangat mudah dikenali karena memiliki ukuran yang sangat besar jika dibandingkan jenis lainnya. Menurut sebuah penelitian, nyamuk ini membawa penyakit Arbovirus yang membuat penderitanya terserang flu berat. Gunakan cairan pembasmi nyamuk aerosol untuk menumpas nyamuk Psorophora ini.
5. Nyamuk Mansonia
Ciri utama dari nyamuk Mansonia ini adalah tubuhnya yang sangat besar dengan adanya kilauan di sayapnya. Jenis nyamuk berbahaya ini berkembang biak di sekitar tumbuhan air. Cara menumpas nyamuk Mansonia ini adalah mencegah pertumbuhan tanaman liar di sekitar perairan, seperti kolam ikan, air mancur, dan taman rumah.
Dari semua spesies nyamuk dalam ulasan tersebut, diketahui dapat membahayakan kesehatan manusia. Bahkan, salah satu dari jenis tersebut dapat membunuh manusia setiap tahunnya. Untuk menghindari bahaya nyamuk, anda dapat memanfaatkan layanan jasa FUMIDA yang dapat menumpas berbagai hama termasuk nyamuk hingga ke akarnya.
Referensi
- Walton, W. E. & Eldridge, B. F. (2020). Mosquitoes. UC IPM Pest Notes, UC ANR Publication 7451. https://ipm.ucanr.edu/PMG/PESTNOTES/pn7451.html
- Widjajanti, W. dkk. (2020). Angka bebas jentik dan indeks kontainer sebagai indikator pengendalian demam berdarah dengue. Buletin Penelitian Kesehatan, 48(2), 83–90.
- Centers for Disease Control and Prevention. Life Cycle of Aedes Mosquitoes. U.S. Department of Health & Human Services. https://www.cdc.gov/mosquitoes/about/life-cycle-of-aedes-mosquitoes.html
- Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 7 Tahun 2019 tentang Kesehatan Lingkungan Rumah Sakit, Lampiran I Bab III F.1.a.
Halaman Terkait
- Ensiklopedia Hama — daftar isi seluruh halaman rujukan
- Jenis Nyamuk dan Bahayanya
- Penyakit yang Disebabkan Nyamuk







