fbpx

Mengapa Tikus Masuk Ke Dalam Rumah

 

Ditengah wabah corona, Anda lebih banyak menghabiskan waktu berkualitas di rumah. Mulai dari belajar, bekerja, berolahraga hingga bermain bersama keluarga, semuanya dilakukan dari rumah. Maka dari itu, Agar semua aktivitas itu lebih nyaman dan produktif, Anda perlu menjaga kebersihan dan kesehatan rumah. Namun terkadang meskipun sudah rutin membersihkan rumah, tikus masih saja mengusik Anda dan keluarga, bahkan bersarang di rumah Anda.

Lalu, mengapa tikus masih saja bersarang di rumah Anda, padahal Anda sudah rajin bersih-bersih. Ada berbagai alasan mengapa tikus masih masuk ke rumah Anda, meskipun rumah sudah rajin dibersihkan. Umumnya tikus masuk ke rumah karena satu tujuan, yakni memenuhi kebutuhan dasar mereka.

Rumah Anda bisa jadi merupakan tempat yang menyediakan sumber makanan bagi para tikus. Pada dasarnya, tikus memakan juga semua hal yang dimakan manusia, mulai dari daging, buah, kue, produk susu, camilan, dan lain-lain. Bahkan, menurut situs Rat Behavior, dengan menggunakan kumisnya tikus dapat melakukan sensor keberadaan makanan di rumah Anda. Maka dari itu, Anda wajib menutup makanan rapat-rapat dengan wadah tertentu dan memastikan lemari dan laci makanan terkunci rapat.

Anda juga perlu waspada ketika mengonsumsi makanan yang sudah terlihat rusak atau tidak utuh, karena bisa saja sudah terkontaminasi oleh tikus sehingga dapat menyebabkan penyakit. Selain makanan, rumah Anda juga dapat menjadi sumber air minum bagi tikus. Para tikus memanfaatkan aliran pipa air, genangan air di wastafel, hingga wadah minuman air hewan peliharaan Anda untuk digunakan sebagai air minum.

Selain itu, di rumah Anda juga tikus kerap mencari tempat berlindung yang aman, Mereka bersarang, bahkan menggunakan rumah Anda sebagai tempat berkembang biak. Biasanya, mereka membangun sarang di loteng atau atap rumah, ditumpukan perabotan rumah, atau di bilik tembok. Tempat seperti bagian bawah lemari juga kadang tak luput mereka jadikan sebagai tempat untuk mencari kehangatan, bahkan di belakang kulkas, hingga di sudut-sudut rumah yang jauh dari jangkauan Anda.

Jangan takut, Anda dapat melakukan pencegahan agar tikus yang tidak diundang datang ke rumah Anda. Wadah makanan selalu ditutup, tidak menyimpan sampah terlalu lama, membuang barang-barang bekas, dan menutup celah atau lubang yang diduga sebagai pintu masuk tikus.

Perhatikan juga kebersihan di setiap sudut-sudut rumah dengan demikian Anda bisa mencegah tikus bersarang. Tempat seperti kolong kabinet atau belakang kulkas, dan jangan biarkan barang-barang berserakan atau bertumpukan.

Mengapa keberadaan tikus perlu perhatian khusus? Sebab, tak hanya membuat lingkungan rumah kotor, tikus juga dapat menularkan penyakit yang berbahaya kepada Anda dan keluarga. Beberapa di antaranya bahkan mengancam nyawa. Setiap bagian tubuh tikus dapat jadi sumber penyakit air liur, urin, kutu, hingga kotorannya.

Penyakit yang Disebabkan oleh Tikus

Berbagai penyakit berbahaya yang ditimbulkan tikus antara lain Salmonellosis, pes, dan alergi asma. Sedangkan beberapa penyakit fatal yang mengancam nyawa, menurut PestWorld, ialah rat bite fever (RBF), Lymphocytic chorio-meningitis (LCM), hingga hantavirus pulmonary disease (HPD).

Ada beberapa alasan mengapa tikus gemar masuk ke dalam rumah di antaranya :

1. Tikus menyukai tempat yang hangat, tersembunyi, dan aman

Tikus merupakan hewan pemalu yang tidak suka diganggu. Mereka cenderung menyukai tempat yang hangat, kering, dan aman untuk membuat sarang. Mereka membuat sarang tidak semata-mata untuk berteduh, namun juga untuk berkembang biak dan membesarkan anak-anak mereka.

2. Tikus juga menyukai sumber makanan dan air

Tempat yang memmiliki banyak makanan dan sumber air menjadi tempat yang cocok untuk tikus membangun sarang. Sarang ini nantinya juga digunakan untuk mengumpulkan makanan. Setiap harinya tikus mengonsumsi kurang lebih 5 gram makanan dan 60 ml air.

3. Tikus itu penakut dan selalu berhati-hati

Dilansir dari Colonial Pest, tikus merupakan makhluk neophobic atau tidak menyukai hal baru. Hal itu yang menyebabkan mereka selalu berhati-hati dalam mencari makan. Tikus akan cenderung menghindari hal-hal baru dan baru akan terbuka jika sudah terbiasa.

4. Tikus akan banyak bersarang di atap atau loteng jika jarang Anda cek

Atap atau loteng yang gelap menjadi tempat yang ideal bagi tikus untuk bersarang. Terlebih jika Anda tidak pernah membersihkannya. Mereka bisa tinggal dalam waktu yang lama di sana tanpa terdeteksi.

5. Anda jarang membersihkan peralatan rumah tangga

Selain loteng, dapur juga jadi tempat ideal bagi tikus untuk tinggal dan berkembang biak. Jika Anda jarang membersihkan peralatan rumah tangga, mereka akan tinggal di sana. Biasanya di dekat kulkas, lemari makan, atau tempat menyimpan tabung gas. Tempat-tempat ini kadang luput dibersihkan. Itu sebabnya tikus suka bersarang di sana.

6. Tembok rumah Anda memiliki rongga

Pernah dengar ada bunyi cicit tikus, tapi tidak menemukan sumbernya? Bisa jadi mereka berada di dalam tembok! Biasanya, tembok yang terbuat dari tambahan tripleks rentan jadi tempat tikus bersarang. Selain itu, mereka pun bisa bersarang di pipa yang tidak terpakai.

7. Ada banyak kardus dan koran di rumah Anda

Biasanya, tikus akan membuat sarang di tempat-tempat yang tidak terjangkau oleh Anda. Mereka akan mengumpulkan berbagai macam potongan benda seperti koran, kardus, bahkan insulasi loteng. Itulah mengapa, Anda perlu sering mengecek dan membuang barang-barang tersebut jika tidak diperlukan lagi.

Leave Comment

FUMIDA sangat bangga dapat menjadi partner dalam menjaga kenyamanan di rumah maupun perusahaan Anda. Jangan ragu untuk memberikan kepercayaan dalam hal mengendalikan hama di tempat Anda, karena kami tidak akan pernah mengecewakan kepercayaan yang Anda berikan.

PT Fumida Pestindo Jaya

Kirimkan Kami Pesan

    [recaptcha id:1 class:g-recaptcha theme:light]

    Call Now ButtonTelp Sekarang 0822-1123-1123