fbpx
Gambar 3 - Perbedaan desinfektan dan antiseptik

Tak banyak orang yang tahu secara pasti perbedaan desinfektan dan antiseptik meskipun sering mendengar dan menggunakan istilahnya. Apalagi setelah Covid-19 mewabah di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Istilah ini makin banyak dipakai di berbagai kesempatan.

Penggunaan istilah ini bukan tanpa alasan. Keduanya dinilai penting untuk memerangi dan membunuh sejumlah mikroorganisme yang menjadi penyebab utama penyebaran virus dengan cepat.

Dengan kata lain, baik disinfektan maupun antiseptik menjadi benda yang sangat dicari karena diklaim bisa menekan angka penyebaran virus corona yang semakin meningkat setiap harinya.

Berkenaan dengan hal tersebut di atas, penting bagi kita untuk mengerti apa perbedaan keduanya. Sebagai orang awam, sudah sepatutnya pengetahuan tentang bahan-bahan anti virus ini menjadi prioritas. Agar bisa menjadi diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar.

Apa itu antiseptik?

Menurut kamus besar bahasa Indonesia, secara kimia antiseptik berarti bahan yang bersifat mencegah pelapukan dan pembusukan dengan cara merusak dan menghambat mikroorganisme.

 Apa itu Antiseptik

Sementara secara biologi, antiseptik diartikan sebagai zat yang ditemukan dalam jaringan hidup dan berguna untuk menghancurkan atau menahan pertumbuhan jasad renik.

Lantas, apa pengertian antiseptik secara umum?

Adalah zat yang memperlambat atau menghentikan pertumbuhan mikroorganisme. Bahan ini sering digunakan oleh tenaga kesehatan, seperti di rumah sakit atau di bidang medis lainnya.

Gunanya adalah untuk mengurangi risiko infeksi selama melakukan prosedur tertentu berkaitan dengan medis, salah satu contohnya adalah pada saat operasi.

Ketika Anda melihat sebuah prosedur operasi, maka biasanya ahli bedah akan menggosok tangan dan lengan mereka menggunakan sebuah zat berwarna, salah satunya oranye. Inilah yang disebut dengan antiseptik.

Ada banyak jenis antiseptik yang digunakan di dunia medis. Di antaranya adalah untuk mencuci tangan, menggosok tangan secara langsung, dan mempersiapkan kulit sebelum menerima prosedur tertentu. Sebagian jenisnya juga bisa digunakan di rumah-rumah.

Baca juga  Jasa Disinfektan Virus dan Bakteri di Jakarta

Apa itu disinfektan?

Menurut kamus besar bahasa Indonesia, disinfektan adalah bahan kimia yang fungsinya adalah untuk mencegah terjadinya infeksi atau pencemaran oleh jasad renik. Pengertian lainnya adalah obat untuk membasmi kuman-kuman penyakit.

Gambar Apa itu Disinfektan

Secara umum, cairan desinfektan diartikan sebuah chemical yang dipergunakan untuk membunuh mikroorganisme seperti virus dan bakteri yang ada pada sebuah benda.

Perbedaan desinfektan dan antiseptik

Melihat pengertian di atas, rasanya memang secara umum keduanya memiliki fungsi sama, yakni bisa digunakan untuk menghambat pertumbuhan mikroorganisme dan membunuhnya.

Perbedaan desinfektan dan antiseptik

Namun, tahukah Anda bila ada perbedaan mendasar yang cukup signifikan di antara keduanya? Agar tidak bingung, silakan simak ulasan di bawah ini.

Perbedaan antiseptik dan desinfektan secara mendasar

Perbedaan desinfektan dan antiseptik yang cukup signifikan adalah pada penggunaan. Di sini, antiseptik bisa digunakan pada organisme hidup, misalnya manusia, khususnya kulit. Cairan antiseptik digunakan secara langsung pada permukaan tubuh.

Sementara itu, cairan desinfektan digunakan pada permukaan benda mati. Sebagai contoh pagar, gagang pintu, setir sepeda, mobil, dan yang lainnya.

Sebagai perumpamaan mudah, ketika seorang ahli bedah akan melakukan tindakan operasi, maka dokter akan menggunakan antiseptik pada bagian kulit yang akan dibedah. Sementara alat-alat yang akan digunakan untuk mengoperasinya seperti meja operasi disterilkan menggunakan desinfektan.

Baik antiseptik maupun desinfektan, keduanya mengandung bahan kimia. Contohnya adalah hidrogen peroksida. Ini merupakan bahan yang umum ditemukan dalam disinfektan dan anti septik. Bedanya, anti septik memiliki konsentrasi kandungan bahan yang lebih rendah sehingga lebih aman.

Tabel beda antiseptik dan desinfektan

Untuk memahami perbedaannya secara detail, silakan simak tabel di bawah ini:

DisinfektanAntiseptik
Mampu membunuh mikroba atau mikroorganismeMembunuh dan menghambat pertumbuhan mikroorganisme
Berbahaya bila terkena kulit atau bagian dari tubuh manusia yang masih hidupTidak berbahaya saat terkena kulit atau tubuh orang yang masih hidup
Digunakan pada benda mati seperti kamar mandi, pegangan pintu, dan yang lainnyaDigunakan pada orang yang masih hidup (organisme hidup lainnya), bisa ke luka, membran mukosa, kulit yang terluka, dan permukaan tubuh lainnya
Baca juga  Inilah Perbedaan Desinfeksi dan Sterilisasi

Itulah tabel beda desinfektan dan antiseptik yang mungkin bisa mempermudah pemahaman tentang perbedaan antiseptik dan desinfektan.

Beda antiseptik dan desinfektan dalam hal penggunaan

Untuk lebih memahami tentang beda antiseptik dan desinfektan, berikut ini adalah beberapa manfaat antiseptik dan disinfektan dalam kehidupan sehari-hari.

Beda antiseptik dan desinfektan dalam hal penggunaan

Penggunaan dan manfaat antiseptik

Berikut ini adalah beberapa manfaat dari anti septik dalam kehidupan sehari-hari:

  1. Mencuci tangan
  2. Membasmi kuman di selaput lendir seperti penggunaannya sebelum pemasangan kateter untuk prosedur di area kandung kemih, uretra, dan yang lainnya.
  3. Membersihkan kulit sebelum melakukan tindakan operasi.
  4. Mengobati infeksi mulut dan tenggorokan.
  5. Mengatasi masalah infeksi pada kulit.

Penggunaan dan manfaat desinfektan

Berikut ini adalah manfaat disinfektan dalam kehidupan sehari-hari:

  1. Membersihkan pakaian, contohnya pada pemutih pakaian.
  2. Mensterilkan alat kesehatan.
  3. Membersihkan permukaan benda dari kuman, virus, dan bakteri.

Bahaya dan solusi penggunaan desinfektan untuk menekan penyebaran virus

Karena hanya bisa digunakan untuk benda mati, baiknya pada saat menggunakan disinfektan harus menggunakan pakaian lengkap untuk pengamanan diri. Bahkan, ada himbauan tersendiri mengenai hal ini karena bahayanya cukup merugikan bila disinfektan sampai terkena langsung ke kulit manusia.

Sebagai solusi terbaik, Anda bisa menghubungi jasa pembasmi virus dan bakteri. Kami, Fumida, memiliki pengalaman dalam penyemprotan disinfektan secara efektif, efisien, dan pastinya aman.

Bahan yang kami gunakan juga sudah lolos EPA. Kuman, virus, dan bakteri pasti mati.

Terlebih, pada saat penyemprotan, tim ahli kami menjaga supaya udara tetap bersih dan tak tercemar. Bekasnya juga tidak lengket jadi aman buat benda-benda yang kena semprot.

Dengan jasa dari kami, Anda tak perlu bingung lagi dengan perbedaan desinfektan dan antiseptik. Cukup hubungi kami di 0822-1123-1123 sekarang!

Leave Comment

FUMIDA sangat bangga dapat menjadi partner dalam menjaga kenyamanan di rumah maupun perusahaan Anda. Jangan ragu untuk memberikan kepercayaan dalam hal mengendalikan hama di tempat Anda, karena kami tidak akan pernah mengecewakan kepercayaan yang Anda berikan.

PT Fumida Pestindo Jaya

Kirimkan Kami Pesan

Call Now ButtonTelp Sekarang 0822-1123-1123