Date:July 20, 2015

Termite Control – Anti Rayap

anti rayapPengendalian rayap secara terpadu, berupa :

Chemical Barrier System (CBS)

Pengendalian rayap dengan sistem injeksi & penyemprotan untuk bangunan yang belum jadi (pre-construction) dan yang sudah jadi (post-construction)

Sistem blangket diperuntukkan bila pondasi dan konstruksi bangunan sudah terbentuk, termasuk dinding tembok sudah dipasang, tetapi lantai belum dipasang ubin  (dalam kondisi tanah, pasir, atau plaster dasar).

Tahap pertama yaitu, Soil Treatment, Treatment ini bertujuan untuk membuat rintangan kimia didalam tanah/sekeliling pondasi (Barier Chemicals) agar rayap tidak dapat naik dan sekaligus memutus rayap pekerja dengan ratunya yang ada didalam tanah

  1. Treatment spraying atau injeksi merata sepanjang pondasi, termasuk 1 meter tembok di atas pondasi dengan dosis 5 liter sesuai dosis pondasi.
  2. Untuk area rawan treatment pondasi dibentuk genangan larutan sepanjang kedua sisi pondasi, dibantu dengan system inject seperti pasca, atau digali parit selebar cangkul kedalamam 10 – 20 cm keliling bangunan luar/dalam.
  3. Penyemprotan merata pada lantai kerja/permukaan tanah dengan dosis merata 5 liter per meter persegi

Tahap Berikutnya ialah Timber Treatment, yaitu melakukan penyemprotan dan penyuntikan di seluruh area perabotan rumah / kantor.

  1. Area plafond, spraying merata pada kerangka plafond, kuda-kuda, permukaan plafon dengan dosis 1 liter/m2 luas plafon.
  2. Treatment juga diarahkan pada kusen-kusen yang belum terpasang, sebaiknya sebelum dicat.
  3. Untuk kusen-kusen yang telah dilapisi meni atau sudah dicat dilakukan Penyuntikan pada kusen/kayu dengan dosis 2 liter

Termite Baiting System (TBS)

Pengendalian rayap dengan sistem pengumpanan yang dapat menuntaskan seluruh koloni rayap di bawah tanah. Sentricon mengambil keuntungan dari perilaku rayap terutama rayap pekerja yang memberi makan seluruh koloninya.  Rayap diberi umpan berupa jenis kayu atau tisue yang memiliki aroma khusus dan penarik (atractant). Bahan aktif yang terkandung pada Sentricon adalah Hexaflumuron yang bekerja sebagai chitine growth regulator atau  penghambat pertumbuhan kulit bagian luar rayap (Moulting) .  umpan dipasang pada area taman secara acak untuk menemukan lokasi/tempat yang diduga menjadi koloni rayap. Umpan ini diberikan terus menerus sampai semua rayap memakan umpan. Akibatnya kulit baru yang terbentuk tidak bisa mengeras, malah retak. Akibatnya dia gagal membentuk kulit. Dalam 2 – 3 bulan, satu koloni akan musnah.