Jasa Pembasmi Lalat di Jakarta

Sedang Cari Jasa Pembasmi Lalat? Hub FUMIDA : 021-29049130 / 0822-1123-1123 (Telp/WA/SMS). Kami AHLI dan PROFESSIONAL.

Jasa Pembasmi Lalat No.1


Lalat adalah serangga terbang yang sering kita jumpai beterbangan di sekitar tempat kotor, seperti tempat pembuangan sampah ataupun tempat kotor lainnya. Perlu Anda ketahui bahwa lalat membawa bakteri dan kotoran dari moncong dan kakinya. Lalat bisa menjadi ancaman serius bagi kesehatan karena mereka bisa menularkan penyakit melalui bakteri yang dibawa oleh mereka seperti Salmonella dan E.coli.

Lalat dapat menjadi berbahaya Apa bila hinggap diatas makanan, hal ini harus betul-betul diperhatikan karena makanan tersebut masih nampak baik dan layak untuk dikonsumsi tapi sangat berbahaya jika termakan oleh manusia. Maka dari itu sangat penting untuk segera membasmi lalat hingga tuntas dan menjaga kebersihan agar lalat tidak kembali ke rumah ataupun bisnis Anda.

Jangan ragu untuk menghubungi jasa pembasmi lalat profesional yang pastinya mampu memberi solusi terbaik untuk Anda. Fumida jasa pembasmi lalat profesional dan berpengalaman dalam membasmi lalat dan teknisi kami akan memberikan tips serta trik agar lalat tidak kembali menyerang rumah Anda. Hubungi 0822-1123-1123 / 021-2904-9130 untuk informasi lebih lanjut.

Kenapa Harus Memilih Fumida Untuk Jasa Pembasmi Lalat?


Terdaftar di ASPPHAMI dan PTSP

Fumida adalah perusahaan yang resmi terdaftar di Asosiasi Perusahaan Pengendalian Hama Indonesia (ASPPHAMI) dan PTSP Jakarta


Perusahan Pengendali Hama Terbaik

Sebagai perushaan pengendalian hama terbaik, kami memiliki review yang positif dari banyak klien kami pada Google


Dipercaya Artis Indonesia

Kami telah dipercaya oleh banyak artis di Indonesia


Bagaimana Cara Membasmi dan Mencegah Lalat Masuk Rumah?


Karena lalat adalah serangga jorok yang membawa banyak bakteri dan kuman yang dapat menimbulkan banyak penyakit, penting bagi kita untuk cepat tanggap dan mengambil tindakan untuk mengusir serangga ini jika kita melihatnya di dalam rumah. Lalu bagaimana cara membasmi lalat dengan metode tepat, aman, dan efektif? berikut tips dan trik cara membasmi lalat di rumah dengan cara alami dan perangkap:

  • Menggunakan Tanaman Anti Serangga – Letakkan tanaman anti serangga di sudut ruangan supaya lalat tidak masuk ke dalam rumah karena ada fakta yang menyebutkan lalat tidak suka dengan beberapa jenis tanaman. Jenis tanaman yang tidak disukai lalat diantaranya kemangi, pandan, salam, lavender, marigold, mint, tomat, dan masih banyak lagi. Tanaman tersebut bukan hanya jadi pengusir lalat, tapi juga dapat menjadi hiasan yang menambah nilai estetika ruangan.
  • Gunakan Lemon dan Cengkih – Cara alami berikutnya adalah dengan menggunakan kombinasi antara lemon dan cengkih. Kombinasi ini cukup ampuh untuk mengusir lalat karena menghasilkan aroma wangi dan menyegarkan yang dibenci oleh lalat. cara membuatnya cukup mudah, potong lemon menjadi 2 bagian lalu tancapkan cengkih pada lemon, kemudian letakkan pada ruangan yang terlihat ada lalat. Lalat tidak akan mau masuk rumah Anda lagi seperti dia yang sudah menyakiti kita 🙂
  • Gunakan Perangkap Lalat –  Cara ini adalah yang paling mudah dan cukup ampuh karen Anda cukup membeli perangkap di toko serba ada lalu pasang perangkap di tempat lalat sering berkeliaran.

Lalu bagaimana cara Fumida jasa pembasmi lalat mengatasi masalah lalat dengan metode yang tepat? Berikut ini metode yang kami gunakan untuk menuntaskan masalah lalat di rumah Anda:

  1. Menggunakan Cold Fogging – Kami menggunakan cold fogging untuk menghabisi kawanan lalat yang sedang menyerang rumah Anda. Chemical kami ramah lingkungan dan tidak menyebabkan lantai lengket setelah treatment dilakukan serta aman untuk digunakan.
  2. Fly Baiting – Selain melakukan cold fogging, kami juga menggunakan umpan yang mengandung racun khusus yang akan membuat lalat akan mati dengan cepat dan tereliminasi hingga tuntas.

Jenis-jenis Lalat yang Sering Kita Jumpai


Sangat banyak sekali jenis lalat di dunia ini, namun ada beberapa jenis lalat yang sering kita lihat di sekitar kita, berikut daftar jenis-jenis lalat yang sering kita jumpai di sekitar kita:

Gambar 2 - Calliphora vomitoria, klasifikasi lalat hijau

Lalat tersebut dapat kita temui sesuai dengan tempat tinggal mereka, namun bagaimanapun lalat adalah serangga yang jorok dan membawa berbagai bakteri serta penyakit bagi manusia. Segera tuntaskan masalah lalat Anda dengan cara menghubungi jasa pembasmi lalat profesional Fumida.

Fumida Jasa Pembasmi Lalat Profesional


Sebagai perusahaan pest control profesional, kami akan selalu memberikan pelayanan yang memuaskan bagi Anda, karena kepuasan Anda adalah kunci keberhasilan kami dalam mengendalikan hama. Jangan ragu untuk menghubungi kami untuk menyelesaikan masalah Lalat di rumah maupun bisnis Anda karena kami sudah berpengalaman dalam membasmi lalat dan hama lainnya. Untuk informasi lebih lengkap dan pemesanan, hubungi customer service kami di 0822-1123-1123 / 021-2904-9130.

Bahan Alami Memutus Penyebaran Hama

Berikut 5 Bahan Alami Memutus Penyebaran Hama Tanaman

Menjaga kesehatan dan kelangsungan hidup tanaman adalah menjadi tugas penting bagi anda yang memiliki tanaman hias. Terlebih jika pada tanaman hias sering mengalami kondisi layu atau rusak akibat serangan hama. Apabila tanaman di rumah kerap kali rusak karena hama, anda harus simak ulasan berikut yang terkait dengan bahan alami untuk basmi hama tanaman.

Jenis Bahan Alami Untuk Mencegah Penyebaran Hama Tanaman

1.Bawang Putih

Bahan masakan yang satu ini diketahui dapat menjadi bahan alami yang cukup ampuh untuk mengendalikan hama seperti semut, kutu daun, kumbang, ataupun lalat putih yang kerap kali mengganggu pertumbuhan tanaman. Ketika tanaman dihinggapi oleh beberapa hama tersebut, maka bawang putih bisa menjadi solusi untuk memutus penyebaran hama tanaman yang sedang merajalela.

Cara untuk membuat insektisida dari bawang putih ini juga cukup sederhana dan dapat dilakukan dengan mudah dirumah. Sediakan sekitar 10 hingga 12 siung bawang putih, setengah cangkir minyak sayur, serta satu sendok teh sabun cair. Setelah itu haluskan bawang putih lalu campur ke dalam air ukuran 1 liter. Kemudian biarkan semalaman hingga tekstur menjadi encer.

Jika sudah, selanjutnya anda bisa saring campuran bawang putih untuk basmi hama tanaman ini dengan mencampurkan semua bahan yang telah disebutkan menjadi satu. Setelah itu masukkan bahan ke dalam botol semprotan yang sudah anda sediakan untuk membasmi hama nakal pada tanaman.

Hal ini dikaarenakan bawang putih memiliki karakteristik antibakteri, antivirus alami serta antijamur, maka penggunaan bawang putih sebagai pestisida akan sangat baik diterapkan pada tanaman dirumah. Terlepas dari itu, bawang putih juga diketahui mengandung senyawa seperti diallyl trisulfide serta diallyl disulfide yang bisa mengganggu keberadaan serangga.

2. Minyak Mimba

Bahan alami selanjutnya yang bisa anda gunakan adalah minyak mimba atau neem oil yang diekstraksi dari biji pohon mimba atau Azadirachta indica yang berasal dari India maupun kawasan Asia Selatan lainnya. Keberadaan minyak mimba ini sudah lama dikenal sebagai salah satu produk insektisida tradisional yang kerap kali digunakan untuk basmi hama tanaman.

Membuat insektisida berbahan dasar minyak mimba ini bisa anda lakukan sendiri dirumah. Bahan yang digunakan yakni 2 sendok teh minyak mimba murni, satu sendok teh sabun cair, serta kisaran 250 mililiter air. Campurkan semua bahan tersebut lalu kocok di dalam botol dan semprotkan pada daun tanaman yang terdampak hama serangga.

Umumnya dalam penggunaan minyak mimba sebagai pestisida ini hanya membutuhkan dua atau tiga kali penyemprotan saja. karena minyak mimba berfungsi sebagai pengganggu hormon hama atau serangga. Ditambahkan lagi, bahwa minyak mimba juga mampu merusak siklus hidup serangga. Termasuk juga di dalamnya seperti telur, larva, hingga serangga dewasa.

3. Daun Tomat

Kandungan dari tanaman tomat diketahui terdapat kandungan glycoalkaloid Tomatine atau solanum lycopersicum, alkaloid alami dengan memiliki sifat insektisida, fungisida dan juga antimikroba. Dengan beberapa kandungan itulah, daun tomat dipercaya bisa menjadi pestisida nabati sebagai bahan yang efektif melawan keberadaan serangga hingga mampu basmi hama tanaman.

Cara yang bisa digunakan yakni dengan memotong beberapa daun tomat lalu masukkan ke dalam wadah. Selanjutnya tambahkan juga dua gelas air dan biarkan larutan itu hingga semalaman. Keesokan harinya anda bisa mengencerkan campuran dengan tambahkan satu cangkir air lagi, lalu taburi tanaman dengan cara menyemprotkan cairan tersebut.

Itu dia beberapa bahan alami yang bisa digunakan sebagai cara membasmi keberadaan hama pada tanaman koleksi anda yang berada di pekarangan rumah. Jika cara tersebut belum berhasil dan hama masih saja berkeliaran, anda bisa menggunakan FUMIDA sebagai jasa pembasmi hama.

Kebiasaan Yang Mengundang Nyamuk

Jarang Disadari! 5 Kebiasaan Berikut Dapat Mengundang Hama Nyamuk Masuk Rumah

Nyamuk adalah hama yang seakan sudah akrab bagi masyarakat Indonesia. Mengingat Indonesia berada di iklim tropis, keberadaan nyamuk menjadi hal yang biasa. Namun tahukah anda bahwa kehadiran nyamuk masuk rumah bisa disebabkan oleh beberapa kebiasaan yang buruk? Simak ulasan berikut untuk mengetahui apa saja kebiasaan tersebut.

Kebiasaan Yang Dapat Mengundang Nyamuk Ke Dalam Rumah

1. Suka Menumpuk Barang

Perlu anda ketahui, nyamuk gemar bersembunyi di tempat gelap dan lembab. Ia hidup di sela sela tumpukan barang atau bahkan gantungan baju. Saat sasarannya tepat mata, nyamuk akan keluar dari persembunyiannya dan mulai menggigit mangsanya. Tempat gelap juga menjadi persembunyian nyamuk yang paling disukainya.

Adapun alasan nyamuk suka bersembunyi di tumpukan barang adalah untuk melindungi dirinya jika si pemilik rumah menyemprot obat pembasmi serangga. Sebagai solusi agar nyamuk tak betah di rumah, maka anda bisa mulai membersihkan area yang tertumpuk barang di rumah. Sebisa mungkin jaga kondisi rumah agar tetap bersih dan higienis.

2. Membiarkan Lubang Di Tanah

Lubang dalam tanah dapat menimbulkan air tergenang dan menjadi sarang nyamuk masuk rumah. Terdengar cukup janggal, namun genangan air juga merupakan tempat favorit bagi nyamuk untuk bersarang. Lubang lubang yang jarang terlihat inilah yang dapat mengundang hama nyamuk ke dalam rumah.

Untuk solusinya, luangkanlah waktu memeriksa setiap sudut rumah anda. Jika anda menemukan lubang atau cekungan, maka segeralah untuk menambalnya guna mencegah nyamuk bersarang saat air tergenang. Tak hanya lubang, retakan dalam tembok atau tanah juga dapat menjadi tempat nyamuk bersarang.

3. Memelihara Tanaman Liar

Selain bersembunyi di sela sela tumpukan barang, hama nyamuk juga suka bersembunyi di daun tanaman liar. Terutama tumbuhan yang bentuknya lebar, tipis, dan memanjang. Sebagai informasi, tanaman liar adalah naluri bertahan hidup hewan nyamuk untuk melindungi dirinya dari hewan pemangsa lainnya.

Sebagai solusi, rawat taman rumah anda semaksimal mungkin. Rumput liar yang dibiarkan tumbuh akan menarik nyamuk datang. Bila perlu, letakkan tanaman berdaun lebar jauh dari ruangan untuk menghindari nyamuk masuk rumah. Lalu, perhatikan pepohonan di sekitar rumah yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.

4. Membiarkan Sirkulasi Udara Dalam Rumah Tidak Lancar

Perlu anda ketahui, nyamuk suka berada di lingkungan yang lembab dan panas. Ia akan mendatangi rumah dengan sirkulasi udara yang tidak lancar. Kebiasaan menutup pintu dan sirkulasi udara dalam rumah secara terus menerus dapat membuat suhu ruangan menjadi panas dan mengundang nyamuk datang.

5. Membiarkan Rumah Bercelah

Tahukah anda? Nyamuk adalah hewan yang pandai memanfaatkan celah dan lubang untuk bisa masuk ke dalam rumah. Selalu periksa keadaan rumah secara berkala dan lakukan pengecekan terhadap celah dalam rumah. Pasalnya, jika kebiasaan ini tidak diubah akan mengundang nyamuk masuk rumah dan bersarang di dalamnya.

Gunakan kawat kasa untuk menutup lubang jendela agar nyamuk tidak mudah masuk. Terlalu menutup rumah rapat rapat juga tidak baik bagi kesehatan penghuninya. Untuk itu, gunakan lapis kasa untuk menutupi celah atau lubang dalam rumah. Dengan begini anda tetap bisa membuka pintu dan jendela lebar.

Setiap pemilik rumah tentu ingin huniannya terhindar dari serangan nyamuk yang dapat membahayakan kesehatan manusia. Sayangnya, beberapa kebiasaan yang dilakukan penghuni rumah itu sendiri dapat mengundang nyamuk ke dalam rumah. Sebagai solusinya, anda bisa mempercayakan Jasa FUMIDA untuk membasmi hama nyamuk berbahaya di rumah.

 

 

 

 

 

Jenis Hama Penyakit Cabai

Pahami 4 Jenis Hama Penyakit Cabai Yang Beresiko Tak Kunjung Panen

Cabai tergolong tanaman buah yang bisa dijadikan sebagai bahan pelengkap masakan. Tumbuhan ini juga tidak jarang dijadikan sebagai tanaman bercocok tanam yang dilakukan pada pekarangan rumah. Namun sayangnya tidak jarang ditemui cabai yang tidak kunjung panen karena disebabkan oleh beberapa jenis hama penyakit cabai yang merugikan. Ingin tahu apa saja? Simak ulasannya berikut.

Jenis Hama Penyakit Yang Merugikan Pertumbuhan Cabai

1.Lalat Buah

Hama yang satu ini bisa menyebabkan kerusakan pada buah cabai yang masih muda maupun buah cabai yang sudah matang dan siap dipanen. Lalat buah menyebabkan buah cabai menjadi busuk dan kemudian jatuh ke tanah. Oleh karena itu, jika tanaman anda sudah memiliki buah cabai yang siap panen, sebaiknya langsung dipotong dan disimpan sebelum dihinggapi oleh lalat buah.

Umumnya, gejala awal yang dapat terlihat ketika lalat buah mengganggu perkembangan buah cabai yaitu adanya titik hitam pada bagian pangkal buah. Adanya titik ini disebabkan karena aktivitas dari lalat buah dewasa yang melakukan proses memasukkan telurnya pada bagian buah cabai.

Telur lalat buah tersebut akan menetas serta melakukan perkembang biakan di dalam buah cabai. Larva yang berada dalam buah akan menimbulkan kerusakan dari dalam, sehingga buah cabai akan menjadi berwarna kuning pucat serta layu. Dari segi kualitas, tanaman cabai yang diserang jenis hama penyakit cabai mengalami kualitas cenderung menurun dan tidak layak dikonsumsi.

2. Kutu Daun Persik

Hama selanjutnya yaitu kutu daun persik atau myzus persicae. Yang mana hama pengganggu ini berada pada bagian permukaan bawah daun dan menghisap cairan daun muda atau bagian tanaman lainnya yang masih muda. Jika daun yang diserang oleh kutu daun persik cukup parah, akan mengalami bercak bercak daun yang terlihat oleh mata.

Adanya serangan ini akan mengakibatkan daun menjadi keriting. Lalu pada bagian tanaman yang terserang akan ditemukan juga kutu yang bergerombol. Apabila serangan dari kutu daun persik dengan intensitas yang besar, maka daun akan berkerut menjadi keriput, tumbuhan juga menjadi kerdil. Untuk daun yang sudah mengeriting, akan menggulung dan kemudian layu juga mati.

3. Thrips

Jenis hama penyakit cabai selanjutnya yaitu thrips. Hama thrips ini menyerang tanaman dengan cara menghisap cairan permukaan pada bawah daun terutama pada beberapa yang masih muda. Pada daun yang diserang, akan mengalami perubahan warna menjadi coklat tembaga dan juga keriput hingga akhirnya layu.

Untuk serangan thrips yang parah, dapat menyebabkan daun, tunas ataupun pucuk menjadi menggulung ke dalam serta muncul benjolan seperti adanya tumor. Pasti dengan serangan ini, mengakibatkan pertumbuhan tanaman menjadi terhambat. Bahkan pucuk dari tanaman bisa berpotensi tidak mengalami perkembangan kemudian mati.

Pada musim kemarau, hama thrips mengalami tingkat perkembangan yang sangat cepat. Oleh karena itu populasi hama thrips lebih tinggi dimusim kemarau. Sedangkan pada musim hujan populasi hama yang satu ini akan berkurang. Sebab hama thrips akan mati akibat terkena oleh siraman air hujan.

4. Kutu Kebul

Kutu kebul juga merupakan salah satu jenis hama penyakit cabai yang menimbulkan kerugian. Dimana kutu kebul bisa menyebabkan rusaknya sel serta jaringan daun akibat dari serangga dewasa. Ketika populasi kutu kebul sedang tinggi, dapat berakibat pada tanaman yang mengalami hambatan pertumbuhan.

Jika kondisi perkebunan atau lingkungan cukup menguntungkan bagi mereka, maka jenis kutu kebul bisa mengalami populasi yang besar dan cepat. Ada beberapa tanaman pertanian yang bisa menjadi inang kutu kebul selain cabai. Diantaranya yaitu kentang, timun, terong, brokoli dan juga buah melon dan labu.

Demikian beberapa jenis hama yang bisa menyebabkan rusaknya tanaman cabai serta buah yang membusuk. Sebagai cara untuk menghilangkan hama pengganggu ini, anda bisa menggunakan jasa FUMIDA sebagai layanan pembasmi hama yang bisa membantu permasalahan anda dalam mengatasi pertumbuhan hama yang tidak terduga.

Tips Menghindari Buku Dimakan Rayap

Buku Berlubang Dimakan Rayap? Begini 5 Tips Menghindarinya

Rayap adalah salah satu musuh terbesar bagi buku. Dimana buku sendiri terbuat dari kertas dengan berbahan dasar dari kayu. Maka dari itu, buku menjadi barang yang cukup rawan menjadi sasaran hama rayap yang tentunya sangat mengganggu. Jika anda tidak menginginkan hal ini terjadi pada buku kesayangan anda, simak tips hindari rayap berikut ini.

Tips Tepat Agar Rayap Tidak Merusak Buku

1.Simpan Pada Tempat Tepat

Cara pertama yang bisa anda lakukan yaitu dengan menempatkannya pada rak buku untuk menyimpan beberapa buku koleksi milik anda. Rak buku saat ini juga sudah memiliki beragam bentuk dan jenisnya yang beragam serta unik dan bisa juga dijadikan sebagai pajangan atau dekorasi rumah.

Anda bisa memilih rak buku ini berdasarkan kebutuhan anda. Mulai dari rak buku kayu yang bisa ditempel di dinding kamar, dan rak buku dengan model susun yang bisa dijadikan pajangan pada ruang baca anda. Model bagaimanapun rak buku yang dipilih, pastikan untuk disesuaikan dengan kebutuhan anda.

2. Hindari Menaruh Pada Tempat Lembab

Tips hindari rayap yang menggerogoti buku selanjutnya yaitu jangan menaruh tumpukan buku pada tempat yang lembab. Meskipun anda sudah menggunakan rak yang bagus dan memiliki fungsi untuk penataan buku, namun hal ini menjadi kurang tepat apabila menaruh rak tersebut pada tempat tempat yang cenderung lembab.

Hal ini dikarenakan tempat lembab bisa memiliki potensi tinggi buku mudah berjamur. Jika buku sudah berjamur, akhirnya rayap pun bisa dengan mudah menghinggapi buku buku koleksi anda dan memakannya hingga berlubang. Tidak ingin hal ini terjadi bukan? Oleh karena itu hindarilah penempatan buku pada lokasi yang lembab.

3. Menggunakan Kapur Barus

Kapur barus memang identik sebagai cara untuk mencegah keberadaan hama seperti rayap yang sering menyerang beberapa furnitur di rumah termasuk buku. Tips hindari rayap dengan menggunakan kapur barus pun bukan ide yang buruk. Pasalnya kapur barus digunakan juga sebagai cara untuk menjaga kelembapan rak ataupun lemari buku milik anda.

Anda bisa meletakkan kapur barus pada bagian bawah sehingga tidak mengganggu posisi buku yang sudah anda susun dengan rapi. Cara penggunaan kapur barus ini memang sudah dianggap cara yang paling efektif untuk menyingkirkan rayap yang keberadaannya cukup mengganggu apabila di dalam rumah.

4. Simpan Dalam Posisi Berdiri

Buku bacaan paling baik jika disimpan dengan susunan buku berdiri. Lakukan tips ini tentu bisa membuat udara agar mudah masuk ke dalam sela sela buku. Namun jika anda menumpuk buku tentu akan membuat buku menjadi lebih cepat mengalami kondisi lembab dan mudah dihinggapi banyak rayap.

Apabila anda membiarkannya secara terus menerus dan dalam waktu lama, tidak menutup kemungkinan juga untuk lembaran isi buku bisa saling menempel. Selain itu huruf yang terdapat pada kertas kertas buku juga menjadi lebih cepat pudar dan mengakibatkan tulisan menjadi susah dibaca.

5. Rutin Membersihkan Buku

Cara selanjutnya yaitu dengan membersihkan rak buku milik anda secara rutin. Tentu cara ini adalah ritual yang tidak boleh sampai terlupakan apabila anda menginginkan koleksi buku tetap memiliki kondisi yang bagus dan masih layak dibaca. Lakukan kegiatan rutin ini misalnya satu bulan sekali.

Tips hindari rayap ini bisa anda lakukan dengan cara membersihkan rak beserta buku dengan menggunakan lap ataupun kemoceng. Apabila kondisi buku dan rak sudah terlalu kotor, anda bisa menggunakan lap yang telah dibasahi dengan air lalu diperas. Lap bagian buku ataupun rak buku secara perlahan agar kotoran bisa hilang tanpa merusak buku.

Itulah beberapa tips yang bisa anda lakukan untuk menghindari buku berlubang yang disebabkan oleh rayap. Jika dirasa perlu, anda bisa menggunakan jasa FUMIDA sebagai layanan pembasmi hama yang bisa membantu anda untuk menyelesaikan permasalahan terkait hama yang mengganggu.

 

Tanaman Pembasmi Nyamuk

Tak Banyak yang Tahu! Berikut 4 Tanaman Pembasmi Nyamuk

Selain sebagai tanaman yang mampu menghiasi pekarangan rumah, ternyata ada pula beberapa tanaman yang memiliki fungsi sebagai tanaman pembasmi nyamuk. Meskipun tidak membunuh nyamuk, tapi tanaman tersebut dipercaya mampu mencegah datangnya nyamuk ke area rumah. Apabila anda tertarik untuk mencobanya, simak tanaman pencegah nyamuk berikut ini.

Tanaman Pencegah Datangnya Nyamuk Pengganggu

1.Bunga Marigold

Bunga marigold tidak memiliki aroma yang bisa untuk memanjakan indera penciuman, maka dari itu beberapa daerah menyebut bunga marigold sebagai bunga telekan sebab aromanya yang kurang sedap. Tidak hanya pada manusia juga, ternyata aroma bunga marigold juga tidak disenangi oleh nyamuk karena adanya kandungan piretrum pada bunga cantik ini.

Terlepas dari manfaatnya sebagai tanaman yang mampu mencegah datangnya nyamuk, bunga marigold juga memiliki kelopak bunga kuning dengan beragam khasiat. Diantaranya sebagai cara untuk melancarkan pencernaan, mengobati infeksi pada mata serta kulit, dan terakhir yaitu dapat melancarkan pencernaan.

2. Catnip

Tanaman pembasmi nyamuk selanjutnya yaitu catnip atau nepeta cataria. Beberapa riset mengatakan bahwa catnip termasuk ke dalam keluarga mint sehingga memiliki aroma yang disukai oleh kucing namun tidak disukai bahkan ditakuti oleh nyamuk. Maka dari itu, menanam catnip di pekarangan rumah bisa menjadi solusi anda.

Sebagai salah satu tanaman hias yang diletakkan pada halaman rumah, catnip juga dapat tumbuh tinggi. Hal ini menjadi pertimbangan anda yang ingin menanamnya di pekarangan rumah karena harus memperhatikan lokasi terbaik. Jangan sampai kehadiran catnip akan menghalangi pandangan anda.

3. Lemon Balm

Jika anda masih asing dengan tanaman yang satu ini, maka sekarang saatnya untuk anda berkenalan dengan lemon balm. Meskipun bukan dijadikan sebagai tanaman hias yang bisa diletakkan di dalam rumah, tetapi lemon balm ampuh untuk dapat mencegah datangnya nyamuk.

Adanya kandungan sitronelal pada lemon balm bisa dijadikan sebagai tanaman pembasmi nyamuk. Zat tersebut adalah zat paling utama yang sangat tidak disukai oleh nyamuk. Meski demikian, nektar yang ada pada bunga lemon balm justru bisa memikat kedatangan kupu kupu. Apabila menaruh tanaman ini di area rumah, bisa jadi kupu kupu cantik akan sering berdatangan ke rumah anda.

Selain itu, lemon balm juga dipercaya sebagai tanaman untuk dapat mengobati penyakit yang erat kaitannya dengan peradangan serta rasa sakit. Adanya efek antinociceptive yang berasal dari ekstrak etanol, daun lemon balm bisa membantu memerangi keluhan peradangan. Ada pula antioksidan dari minyak atsiri, lemon balm juga dipercaya bisa menurunkan kadar gula darah tinggi pada tubuh.

4. Citronella Geranium

Tanaman terakhir yaitu citronella geranium yang tentu bisa dimanfaatkan sebagai tanaman pencegah nyamuk. Aroma yang diberikan seperti aroma sereh yang dipercaya cukup ampuh untuk menghalau nyamuk. Dengan aroma yang kuat, tentu nyamuk akan membenci aroma tersebut.

Bentuknya yang cantik dengan ciri khas kelopak bunga yang saling bertumpuk bisa memiliki daya tarik tersendiri untuk menaruh bunga ini di pekarangan rumah. Warna yang dihadirkan dari bunga geranium juga bermacam macam, diantaranya yaitu warna putih, ungu, serta merah muda yang cantik dipandang.

Selain bunganya yang berperan sebagai tanaman pembasmi nyamuk, ternyata geranium juga baik bagi kesehatan. Yang mana ekstrak minyak geranium bisa mengurangi tanda penuaan seperti adanya kerutan waja, menenangkan pikiran yang mengganggu, meredakan nyeri otot, serta mengatasi infeksi bakteri.

Demikian beberapa jenis tanaman cantik yang bisa anda gunakan sebagai tanaman pencegah nyamuk berdatangan ke area rumah anda. Bila dengan menggunakan beberapa tanaman tersebut masih tidak memberikan efek yang optimal, maka anda bisa menggunakan FUMIDA. Salah satu jasa pembasmi hama seperti nyamuk, semut, lalat serta hama lainnya yang tentu bisa mengganggu.

 

4 Jenis Hama Perusak Tanaman Tomat

Tomat Mudah Busuk? Kenali 4 Jenis Hama Perusak Tanaman Tomat

Melakukan kegiatan berkebun merupakan kegiatan yang menyenangkan, apalagi saat melihat beberapa tanaman mulai ditumbuhi buah yang siap panen contohnya seperti buah tomat. Namun hal ini menjadi menyebalkan ketika banyak hama perusak tanaman tomat yang menghambat pertumbuhan buah. Maka dari itu, kenali jenis hama yang bisa saja saat ini bertengger di tanaman anda.

4 Jenis Hama Penghambat Tanaman Tomat

1.Kutu Daun Thrips Tomat

Hama yang kerap menyerang tanaman tomat adalah kutu daun thrips tomat. Hama thrips menyerang tanaman dengan cara menghisap cairan yang berada di permukaan bawah daun, terutama juga pada dedaunan yang masih muda. Tanda apabila tanaman anda mendapat serangan dari kutu daun thrips adalah daun tanaman akan berubah warna menjadi putih.

Apabila serangan kutu ini semakin parah, maka dapat beresiko pada daun tanaman yang menjadi kering. Tentu saja akibatnya akan berujung pada kondisi tanaman akan mati. Ada pula kutu daun thrips sebagai hama perusak tanaman tomat juga bisa menyebabkan daun menjadi keriting atau keriput.

2. Ulat Buah Tomat

Sudah tidak asing lagi jika keberadaan ulat memang selalu mengganggu pertumbuhan tanaman. Ulat pada buah tomat ini dapat menyerang pada bagian daun, buah, hingga bunga. Karakteristik ulat buat adalah memiliki panjang tubuh sekitar 3 centimeter. Cukup terlihat apabila anda memperhatikan dengan detail tumbuhan tanaman milik anda.

Warna tubuh pada ulat ini berwarna coklat hingga warna hitam, yang mana tubuhnya diselubungi oleh bulu bulu halus. Apabila ulat buah tomat ini menyerang pada salah satu bagian tanaman, seperti contohnya buah tomat, maka akan memunculkan lubang yang mengelilingi area sekitaran buah tomat tersebut. Jika terjadi cukup lama, maka buah akan mengalami infeksi sehingga membusuk.

Anda bisa mengendalikan keberadaan hama perusak tanaman tomat dengan cara memasang perangkat yang memiliki cahaya ultraviolet. Selain itu juga anda bisa membunuh telur beserta ulat yang memang mengganggu panen tomat. Cara terakhir, anda bisa membersihkan tanaman liar yang sering sekali tumbuh berada di sekitaran tanaman.

3. Ulat Tanah

Berbeda dengan ulat buah tomat, ulat tanah ini bisa menyebabkan terpotongnya tanaman pada bagian pangkal batang tomat. Sehingga menyebabkan tanaman menjadi rusak hingga mati. Untuk jenis ulat tanah dewasa sering berdiam diri pada bawah daun tanaman serta meletakkan telurnya di area tersebut. Telur yang sudah menetas akan menjadi larva kemudian memakan jaringan daun tomat.

Ulat tanah juga diketahui menghindari sinar matahari serta bersembunyi pada tanah sekitar 5 hingga 10 centimeter. Ketika malam hari, barulah ulat tanah akan muncul ke permukaan lalu memakan pangkal batang tanaman. Bila tanaman yang dimakan adalah tanaman muda, maka ulat bisa memakan habis tanaman tersebut tanpa sisa sedikitpun.

4. Lalat Buah

Hama perusak tanaman tomat selanjutnya yaitu lalat buah. Dimana hama ini memiliki ukuran kisaran 8 milimeter dengan warna tubuh hijau kehitaman serta memiliki sayap yang transparan. Sedangkan apabila lalat masih menjadi belatung muda, warna tubuhnya adalah warna putih yang pekat.

Apabila tomat sudah terserang hama lalat buah, maka akan mengalami fase pembusukan. Dan tentunya juga terdapat belatung yang ada di dalamnya. Anda bisa dengan mudah membuat pengendalian hama dengan cara membuat perangkap. Namun jika tanaman sudah terlanjur diserang, anda bisa langsung memetik tomat dan membakarnya agar tidak menyebar ke buah lainnya.

Itu dia beberapa jenis hama yang berpotensi untuk merusakan tanaman anda khususnya pada tanaman buah tomat. Jika anda sudah melakukan beberapa upaya pencegahan namun tidak mendapatkan hasil yang maksimal, anda bisa langsung menggunakan jasa FUMIDA. Yaitu jasa pembasmi hama seperti semut, lalat dan hama lainnya yang tentu bisa membantu anda.

Daftar Tanaman Pengusir Lalat

6 Daftar Tanaman Pengusir Lalat Yang Bisa Anda Manfaatkan Di Rumah

Kehadiran serangga yang hadir di rumah tentu sangat menyebalkan. Serangga seperti lalat bahkan seringkali mengedarkan berbagai jenis penyakit yang tidak baik untuk kesehatan. Mengetahui kondisi tersebut, hewan lalat sebaiknya dibasmi dengan tuntas. Anda bahkan bisa menggunakan berbagai jenis tanaman pengusir lalat yang diletakkan di rumah. Berikut selengkapnya.

Beberapa Jenis Tanaman Untuk Mengusir Lalat Di Rumah

1. Mint

Tanaman mint yang sering dimanfaatkan sebagai minuman herbal ternyata dapat digunakan untuk mengusir lalat. Pasalnya, anda dapat memilih daun mint yang segar dengan aroma yang kuat seperti spearmint. Penggunaan tanaman ini bahkan hanya perlu diletakkan di tempat yang sering didatangi oleh lalat.

Meski demikian, anda sebaiknya melakukan perawatan yang baik agar tumbuhan ini tidak mudah layu dan mati. Tanaman mint bahkan sangat mudah dirawat karena hanya memerlukan sinar matahari 4 jam maupun menggunakan sistem pencahayaan secara tidak langsung. Pemangkasan tanaman agar tidak melebihi pot dan mendapatkan air yang cukup harus anda lakukan dengan baik.

2. Basil Atau Kemangi

Tanaman pengusir lalat ini memiliki manfaat lebih dalam menghadirkan aroma yang harum sekaligus mencegah hama lalat datang ke rumah. Lazimnya, anda bisa meletakkan kemangi atau basil pada ruangan dengan sistem pencahayaan yang cukup. Selain itu, penyiraman secara teratur dan semprotan botol gerimis sangat diperlukan oleh tumbuhan ini.

Tanaman yang mudah dirawat ini bahkan tetap bisa bertahan meskipun kondisi tanahnya sempat mengering. Anda bahkan bisa memangkas bunga yang muncul pada akhir musim panas agar basil atau kemangi dapat hidup lebih lama. Menariknya, daun tanaman ini juga bisa dimanfaatkan sebagai campuran bahan makanan yang lezat dan menyehatkan.

3. Lavender

Lavender bahkan sudah lama dipercaya sebagai tanaman pengusir lalat, nyamuk, ngengat, laba-laba maupun semut. Namun, perawatan tanaman ini membutuhkan banyak cahaya maupun kondisi aliran udara yang cukup di sekitar tanaman. Anda juga perlu memilih jenis tanah yang gembur agar bisa menghadirkan akar yang tidak basah.

Pemeliharaan tanaman ini pada dasarnya cukup sulit dan wajib untuk diperhatikan dengan teliti. Kondisi lingkungan yang kurang sesuai bahkan dapat membuat bunga dari tanaman ini sulit untuk mekar. Padahal cara mengusir lalat dari rumah menggunakan lavender memerlukan aroma yang hadir dari bunganya. Untuk itu, berikan perawatan terbaik dan nikmati keindahan serta manfaatnya.

4. Serai

Tanaman serai atau sereh memiliki bentuk daun menyerupai rumput. Namun, aroma wangi yang dihadirkan oleh tanaman ini ternyata dapat digunakan untuk mengusir nyamuk dan lalat. Daun tanaman ini bahkan bisa dimanfaatkan untuk memasak dalam menghadirkan aroma dan rasa yang nikmat.

5. Rosemary

Rosemary pada dasarnya hampir memiliki sifat seperti lavender. Untuk itu, tanaman pengusir lalat jenis ini dapat anda letakkan pada bagian jendela untuk mendapatkan sinar matahari sekaligus menimbulkan aroma harum ruangan untuk menangkal lalat. Anda bahkan bisa melakukan perawatan tanaman ini dengan menyimpannya di dekat lampu.

6. Marigold

Anda juga bisa memanfaatkan tanaman marigold untuk menangkal masuknya lalat dan serangga lain ke dalam ruangan. Meski tanaman ini sangat cocok di luar ruangan, anda juga bisa meletakkan marigold pada dalam ruangan. Marigold bahkan tidak membutuhkan proses perawatan yang rumit karena tidak membutuhkan cahaya sepanjang hari.

Itulah beberapa tanaman alami yang bisa anda manfaatkan untuk mengusir lalat. Tentunya, tanaman tersebut perlu dihadirkan dengan penggunaan media tanam dan pengairan yang sesuai. Jika anda kesulitan untuk merawat tanaman ini, penggunaan jasa FUMIDA merupakan solusi ampuh untuk memberantas serangga pengganggu tersebut.

Cara Mengusir Lalat Di Warung

Hadirkan Makanan Sehat, Kenali Cara Mengusir Lalat Di Warung Sebagai Berikut

Warung atau rumah makan merupakan sasaran empuk yang sering didatangi oleh serangga seperti lalat. Hal ini bisa sangat berbahaya, karena lalat seringkali memindahkan sumber penyakit dari tubuhnya ke dalam berbagai makanan. Untuk itu, cara mengusir lalat di warung sebaiknya dilakukan secepatnya agar pengunjung merasa nyaman di tempat tersebut. Berikut selengkapnya.

Tips Mengusir Lalat Dengan Ampuh Di Warung

1. Lilin

Penggunaan lilin untuk mengusir lalat sangat cocok digunakan di warung maupun rumah makan. Selain ampuh untuk mengusir serangga tersebut, lilin juga dapat dihadirkan untuk menambah kesan estetik yang bisa dihadirkan dengan tema tertentu. Anda bahkan bisa menggunakan berbagai jenis lilin yang apik untuk diletakkan di atas meja makan.

Lazimnya, pemanfaatan lilin ini dapat menghadirkan rasa panas yang tidak disukai oleh lalat. Meski demikian, anda sebaiknya harus berhati-hati dalam menggunakan metode ini. Anda juga perlu waspada agar tidak meletakkan lilin di dekat berbagai benda yang mudah terbakar. Begitu pula, penggunaan bentuk lilin yang apik dan aman juga sangat direkomendasikan.

2. Daun Kemangi Sebagai Wijikan

Daun kemangi tidak hanya dihadirkan untuk campuran hidangan makanan saja. Namun, daun ini ternyata juga bisa dimanfaatkan sebagai tempat wijikan untuk menghilangkan bau tak sedap setelah makan. Menariknya, air wijikan yang telah dicampur dengan daun kemangi ternyata menimbulkan aroma harum sebagai cara mengusir lalat di warung.

3. Plastik Berisi Air

Pemanfaatan plastik berisi air sudah lama dipraktikkan sebagai cara ampuh untuk mengusir lalat. Pasalnya, hewan ini memiliki 3000-6000 penglihatan dalam setiap bulatan matanya. Keberadaan penglihatan tersebut pada dasarnya memiliki fungsi penting untuk mendeteksi gerakan setiap cahaya yang muncul.

Sayangnya, penggunaan plastik berisi air ini seringkali memantulkan cahaya di seluruh tempat dan bisa membuat lalat menjadi bingung. Untuk itu, anda bisa memanfaatkan plastik bening yang diisi air agar dapat mencegah datangnya serangga ini. Plastik tersebut bahkan bisa digantungkan pada area yang sering dihinggapi hewan ini. Anda juga bisa meletakkan plastik tersebut di area pengunjung.

4. Botol Perangkap Lalat

Cara mengusir lalat di warung juga dapat dilakukan dengan memanfaatkan botol perangkap lalat. Lazimnya, botol ini dapat dihadirkan dengan umpan makanan yang sangat disukai oleh serangga ini. Anda juga bisa meletakkan botol tersebut pada bagian pojok ruangan agar lalat tidak menghinggapi makanan yang disediakan dan mengganggu kenyamanan pengunjung.

Dalam menyiapkan alat ini, anda memerlukan botol besar berukuran 1,5 liter. Potonglah botol tersebut menjadi dua bagian dengan ukuran botol bagian bawah lebih panjang. Kemudian, letakkan irisan buah manis dan tutup botol bagian atas dengan plastik. Anda juga bisa menghadirkan bentuk corong terbalik di bagian bawah sebagai perangkap lalat.

5. Tanaman Alami

Begitu pula, tanaman alami juga sangat cocok dimanfaatkan sebagai cara mengusir lalat di warung. Anda bahkan hanya perlu memelihara tanaman ini di dalam ruangan untuk menghadirkan aroma harum yang tidak disukai oleh lalat. Beberapa jenis tanaman tersebut meliputi serai, lavender, mint, rosemary, marigold dan masih banyak yang lainnya.

6. Menjaga Kebersihan Ruangan

Menjaga kebersihan juga sangat diperlukan untuk mengusir jenis serangga ini. Anda bahkan perlu membersihkan ruangan setiap hari agar lalat tidak datang ke warung. Selain itu, anda juga bisa menyimpan berbagai makanan di dalam kotak, menutup tong sampah dengan baik dan membersihkan saluran air yang ada di sekitarnya.

Lalat yang sering menghinggapi makanan sangat mengganggu dan bisa merusak kenyamanan pelanggan. Untuk itu, anda bisa mempraktikkan beberapa tips di atas untuk menghadirkan ruangan yang bersih dan bebas dari serangga ini. Selain itu, jasa FUMIDA juga siap membantu anda untuk membasmi hewan ini secara ampuh dan lebih praktis.

Cara Mengusir Lalat Di Rumah Dengan Mudah

6 Cara Mengusir Lalat Di Rumah Dengan Mudah Dalam Hitungan Menit

Kondisi rumah yang banyak lalat tidak ayal akan membuat penghuninya sedikit terganggu. Apalagi jika anda sedang makan dan hama tersebut berkeliaran di sekitaran area. Binatang yang satu ini juga kerap menyebarkan berbagai penyakit yang berbahaya. Maka dari itu, anda perlu memahami cara mengusir lalat di rumah yang akan dijelaskan dalam ulasan ini.

Langkah Langkah Untuk Mengusir Hama Lalat Di Rumah

1. Menggunakan Plastik Berisi Air

Langkah yang pertama ini dikenal sebagai cara tradisional untuk membasmi lalat. Cara ini juga sangat mudah dilakukan karena anda hanya memerlukan plastik yang kemudian diisi air saja. Plastik yang berisi air akan mengelabui penglihatan lalat. Melalui sebuah penelitian, diketahui bahwa lalat memiliki 3000 hingga 6000 mata.

Plastik bening yang diisi air akan membuat penglihatan lalat menjadi kabur dan tidak fokus. Akibatnya penglihatannya kabur dan akan membuatnya pergi dari tempat tersebut. Perlu anda ketahui, cara yang satu ini hanya bisa diterapkan pada saat siang hari. Pasalnya, di siang hari cahaya yang terang akan semakin mengelabui penglihatan lalat.

2. Usir Lalat Dengan Garam

Selain membuat masakan lebih sedap, garam juga dapat digunakan untuk sebagai cara mengusir lalat pergi dari rumah. Caranya pun cukup mudah, cukup taburkan garam ke area yang sering dihinggapi lalat. Misalnya seperti tudung saji, tempat sampah, tempat cuci piring, dll. Garam yang menguap dapat mengganggu penglihatan lalat yang membuatnya pergi dari tempat tempat tersebut.

3. Gunakan Cahaya Lilin

Perlu anda ketahui, lalat ternyata juga tidak menyukai ruangan yang di dalamnya terdapat banyak asap. Untuk itu, anda bisa mengusir lalat dengan cara menyalakan lilin dalam ruangan. Tak heran cara yang satu ini banyak diterapkan di rumah makan untuk mengusir lalat secara efektif, tanpa perlu banyak bahan.

4. Tebarkan Minyak Aromaterapi

Sebagai informasi, lalat sangat tidak menyukai aroma wangi yang berasa dari essential oil. Jenis minyak aromaterapi yang paling tidak disukai lalat yakni Lavender, basil, peppermint, serai, cengkeh, dan rosemary. Wewangian ini bisa anda sebarkan di ruangan yang biasanya menjadi tempat berkumpulnya sebagai cara mengusir lalat secara efektif.

Caranya pun cukup mudah, anda hanya perlu menyemprotkan area yang biasa didatangi lalat dengan essential oil secara berkala. Selain terbebas dari lalat, cara ini juga dapat membuat rumah anda senantiasa beraroma wangi. Namun ingat, berikan essential oil secara berkala agar kesehatan sistem pernafasan anda tidak terganggu.

5. Usir Lalat Dengan Daun Pandan

Selain digunakan untuk menyedapkan aroma makanan, daun makanan dikenal sebagai tumbuhan yang juga dapat mengusir lalat. Lalat adalah hewan yang sangat tidak menyukai aroma pandan. Anda bisa mengiris beberapa helai daun pandan dan masukkan ke dalam wadah. Kemudian, anda tinggal menempatkannya pada area yang sering didatangi lalat.

6. Gunakan Potongan Timun

Timun juga tergolong ampuh mengusir lalat. Meletakkan potongan timun pada area yang sering didatangi lalat juga dapat mendukung kepergiannya. Dibalik baunya yang segar, timun dapat membuat sistem pernapasannya terganggu. Selain ampuh, cara mengusir lalat ini juga dapat membuat ruangan terasa lebih sejuk.

Selain menerapkan enam cara tersebut, anda juga dapat memanfaatkan jasa FUMIDA yang bergerak khusus membasmi segala hama termasuk lalat. Dengan menggunakan jasa mereka, rumah anda akan terbebas dari gangguan lalat yang sangat menjengkelkan. Hal ini akan menjadi cara yang paling ampuh dan efektif dalam membasmi lalat.

FUMIDA sangat bangga dapat menjadi partner dalam menjaga kenyamanan di rumah maupun perusahaan Anda. Jangan ragu mempercayakan Fumida untuk mengendalikan hama pada bangunan Anda karena kami selalu menjaga kepercayaan yang Anda berikan.

PT Fumida Pestindo Jaya

Kirimkan Kami Pesan

    [recaptcha id:1 class:g-recaptcha theme:light]

    Call Now ButtonTelp Sekarang 0822-1123-1123