Cara Mengusir Semut Dari Tanaman

Jangan Khawatir! Berikut Cara Mengusir Semut Dari Tanaman Menggunakan Bahan Alami

Keberadaan semut pada sebuah tanaman mungkin terlihat sebagai kehidupan yang alami. Nyatanya, semut merupakan salah satu hama tanaman layaknya kutu daun maupun kutu putih yang bisa menyerang tanaman secara langsung. Hewan kecil ini bisa menjadi tanda suatu tanaman memiliki masalah yang serius. Untuk itu, berikut cara mengusir semut dari tanaman.

Tips Ampuh Mengusir Hama Semut

1. Menggunakan Kulit Jeruk

Jeruk memiliki aroma menyengat yang berasal dari kulitnya. Aroma ini bisa dimanfaatkan untuk mengusir serangga, salah satunya adalah hama semut. Lazimnya, kulit jeruk memiliki kandungan minyak yang sering disebut limonene. Kandungan tersebut tidak hanya terbukti ampuh untuk mengusir semut, namun juga berbagai hama lainnya.

Dalam praktiknya, penggunaan kulit jeruk untuk mengusir semut bisa dilakukan dengan mudah. Anda hanya perlu memeras kulit jeruk hingga mengeluarkan sari yang menyembur keluar mengenai tanaman. Begitu pula, pembuatan ramuan kulit jeruk bisa dilakukan dengan merebus sejumlah kulit jeruk selama 15 menit. Kemudian, haluskan kulit jeruk dan tuangkan campuran tersebut di sekeliling tanaman.

2. Menabur Rempah-Rempah Di Sekitar Tanaman

Cara mengusir semut dari tanaman dapat dilakukan dengan menabur rempah-rempah di sekeliling tanaman. Fungsi pengusiran hama menggunakan ramuan herbal ini pada dasarnya dihadirkan dari aroma menyengat rempah-rempah. Beberapa jenis rempah-rempah tersebut diantaranya cengkeh, bubuk cabai, daun teh mint maupun kayu manis.

Lazimnya, pengusiran hama yang satu ini dilakukan dengan memilih salah satu rempah-rempah yang mudah ditemui. Kemudian, hancurkan rempah tersebut hingga halus dan menjadi bubuk tabur. Tuangkan di sekitar tanaman untuk menghasilkan aroma menyengat sehingga semut tidak datang ke tempat tersebut.

3. Menggunakan Buah Mentimun

Pemanfaatan buah mentimun sangat efektif untuk mengusir hama semut. Kulit mentimun memiliki bahan kimia aktif yang bisa membahayakan semut ketika dikonsumsi. Mengetahui kondisi tersebut, anda bisa memanfaatkan bahan ini sebagai cara mengusir semut secara alami dan praktis untuk dilakukan.

Menariknya, membasmi hama semut dengan bahan alami ini dapat dilakukan dengan mudah. Anda hanya perlu memotong buah ini sesuai dengan keinginan. Kemudian, letakkan beberapa potongan tersebut di sekitar tanaman agar hewan kecil ini tidak berani menghampiri. Selain semut, mentimun ternyata sangat ampuh digunakan untuk mengusir berbagai jenis serangga lainnya.

4. Menggunakan Garam Dapur

Garam dapur merupakan salah satu bahan alami yang sangat mudah ditemui. Selain bermanfaat untuk kesehatan maupun menghasilkan makanan yang nikmat, bahan alami yang satu ini juga memiliki fungsi untuk mengusir hama tanaman. Salah satunya adalah mengusir semut yang sering menyerang tanaman anda.

Penggunaan garam dapur untuk mengusir hama ini dapat dilakukan dengan mudah. Lazimnya, anda bisa memanfaatkan garam dapur bubuk untuk ditaburkan di sekeliling tanaman. Anda bahkan bisa membuat larutan garam hanya dengan mencampurkan bahan alami ini dengan air. Kemudian, semprotkan larutan tersebut di sekitar tanaman.

5 Menggunakan Tanah Diatom

Selain itu, cara mengusir semut dari tanaman juga bisa dilakukan dengan menggunakan tanah diatom. Tanah diatom merupakan jenis tanah yang terbentuk dari batu sedimen silika akibat cangkang diatom yang sudah memfosil. Tanah ini memiliki fungsi untuk mengusir semut dari tanaman melalui partikel kuat yang dimilikinya.

Itulah beberapa bahan alami yang bisa digunakan untuk mengusir hama semut yang mengganggu tanaman anda. Meski demikian, anda juga bisa menggunakan jasa FUMIDA untuk menghilangkan hama ini secara tuntas. Tak hanya hama semut, FUMIDA juga menyediakan jasa pembasmian berbagai hama yang mengganggu anda.

 

Bahan Alami Memutus Penyebaran Hama

Berikut 5 Bahan Alami Memutus Penyebaran Hama Tanaman

Menjaga kesehatan dan kelangsungan hidup tanaman adalah menjadi tugas penting bagi anda yang memiliki tanaman hias. Terlebih jika pada tanaman hias sering mengalami kondisi layu atau rusak akibat serangan hama. Apabila tanaman di rumah kerap kali rusak karena hama, anda harus simak ulasan berikut yang terkait dengan bahan alami untuk basmi hama tanaman.

Jenis Bahan Alami Untuk Mencegah Penyebaran Hama Tanaman

1.Bawang Putih

Bahan masakan yang satu ini diketahui dapat menjadi bahan alami yang cukup ampuh untuk mengendalikan hama seperti semut, kutu daun, kumbang, ataupun lalat putih yang kerap kali mengganggu pertumbuhan tanaman. Ketika tanaman dihinggapi oleh beberapa hama tersebut, maka bawang putih bisa menjadi solusi untuk memutus penyebaran hama tanaman yang sedang merajalela.

Cara untuk membuat insektisida dari bawang putih ini juga cukup sederhana dan dapat dilakukan dengan mudah dirumah. Sediakan sekitar 10 hingga 12 siung bawang putih, setengah cangkir minyak sayur, serta satu sendok teh sabun cair. Setelah itu haluskan bawang putih lalu campur ke dalam air ukuran 1 liter. Kemudian biarkan semalaman hingga tekstur menjadi encer.

Jika sudah, selanjutnya anda bisa saring campuran bawang putih untuk basmi hama tanaman ini dengan mencampurkan semua bahan yang telah disebutkan menjadi satu. Setelah itu masukkan bahan ke dalam botol semprotan yang sudah anda sediakan untuk membasmi hama nakal pada tanaman.

Hal ini dikaarenakan bawang putih memiliki karakteristik antibakteri, antivirus alami serta antijamur, maka penggunaan bawang putih sebagai pestisida akan sangat baik diterapkan pada tanaman dirumah. Terlepas dari itu, bawang putih juga diketahui mengandung senyawa seperti diallyl trisulfide serta diallyl disulfide yang bisa mengganggu keberadaan serangga.

2. Minyak Mimba

Bahan alami selanjutnya yang bisa anda gunakan adalah minyak mimba atau neem oil yang diekstraksi dari biji pohon mimba atau Azadirachta indica yang berasal dari India maupun kawasan Asia Selatan lainnya. Keberadaan minyak mimba ini sudah lama dikenal sebagai salah satu produk insektisida tradisional yang kerap kali digunakan untuk basmi hama tanaman.

Membuat insektisida berbahan dasar minyak mimba ini bisa anda lakukan sendiri dirumah. Bahan yang digunakan yakni 2 sendok teh minyak mimba murni, satu sendok teh sabun cair, serta kisaran 250 mililiter air. Campurkan semua bahan tersebut lalu kocok di dalam botol dan semprotkan pada daun tanaman yang terdampak hama serangga.

Umumnya dalam penggunaan minyak mimba sebagai pestisida ini hanya membutuhkan dua atau tiga kali penyemprotan saja. karena minyak mimba berfungsi sebagai pengganggu hormon hama atau serangga. Ditambahkan lagi, bahwa minyak mimba juga mampu merusak siklus hidup serangga. Termasuk juga di dalamnya seperti telur, larva, hingga serangga dewasa.

3. Daun Tomat

Kandungan dari tanaman tomat diketahui terdapat kandungan glycoalkaloid Tomatine atau solanum lycopersicum, alkaloid alami dengan memiliki sifat insektisida, fungisida dan juga antimikroba. Dengan beberapa kandungan itulah, daun tomat dipercaya bisa menjadi pestisida nabati sebagai bahan yang efektif melawan keberadaan serangga hingga mampu basmi hama tanaman.

Cara yang bisa digunakan yakni dengan memotong beberapa daun tomat lalu masukkan ke dalam wadah. Selanjutnya tambahkan juga dua gelas air dan biarkan larutan itu hingga semalaman. Keesokan harinya anda bisa mengencerkan campuran dengan tambahkan satu cangkir air lagi, lalu taburi tanaman dengan cara menyemprotkan cairan tersebut.

Itu dia beberapa bahan alami yang bisa digunakan sebagai cara membasmi keberadaan hama pada tanaman koleksi anda yang berada di pekarangan rumah. Jika cara tersebut belum berhasil dan hama masih saja berkeliaran, anda bisa menggunakan FUMIDA sebagai jasa pembasmi hama.

Begini Cara Usir Semut Dari Tanaman

Tidak Hanya Di Dalam Rumah, Begini Cara Usir Semut Dari Tanaman

Tanaman kerap kali diserang oleh hewan seperti ulat, kutu dan juga belalang. Meskipun jarang disadari, namun keberadaan semut juga sering membuat tanaman mengalami masalah dan mungkin saja membuatnya menjadi lebih parah lagi jika dibiarkan. Berikut cara usir semut dari tanaman dengan menggunakan cara alami yang mudah ditemukan.

Berikut Cara Mengusir Keberadaan Semut Di Tanaman

1.Meletakkan Tanaman Yang Dibenci Semut

Dilansir dari situs The Practical Planter, cara mengusir keberadaan hewan kecil ini bisa dengan cara meletakkan beberapa varietas tanaman yang tidak disukai oleh semut. Karena semut tidak menyukai aroma yang wangi, maka anda bisa meletakkan tanaman hias bersamaan dengan minyak aromatik di sekitarnya.

Cara ini dianggap menjadi cara ampuh untuk mencegah semut menjelajah lebih jauh termasuk hingga mengganggu tanaman koleksi di rumah. Adapun beberapa tanaman aromatik yang bisa anda tanam seperti rosemary, mint, dan juga tanaman lavender yang memiliki aroma wangi jika dihirup oleh indera penciuman.

2.Menggunakan Kulit Jeruk

Cara usir semut dari tanaman selanjutnya yaitu dengan menggunakan kulit jeruk. Cara yang bisa dilakukan juga sangat mudah, yaitu dengan memeras kulit jeruk ke tanaman hingga sari dari jeruk bisa menyembur keluar. Lalu untuk membuat pengusir semut dengan jeruk yang lebih kuat lagi, anda bisa merebus sejumlah kulit jeruk ke dalam air selama waktu kisaran 15 menit lamanya.

Setelah selesai direbus, tahap selanjutnya yaitu dengan mencampurkan kulit jeruk dengan air. Berikutnya haluskan kulit jeruk dan air tersebut menggunakan food processor atau blender. Kemudian tuangkan campuran tersebut ke sekeliling tanaman yang terdapat banyak semut di dalamnya.

3.Tutupi Dengan Tanah Diatom

Tanah diatom merupakan insektisida yang memiliki bahan dasar mineral organik. Taburkan secara merata zat ini di sekeliling tanaman atau pot yang dikerubungi oleh semut. Cara usir semut dari tanaman menggunakan tanah diatom, bisa membuat semut mati dalam waktu kisaran 30 menit sejak anda selesai menaburkan tanah diatom pada permukaan tanah yang berada dalam pot tersebut.

Namun perlu diingat, bahwa tanah diatom akan kurang efektif jika dalam kondisi basah. Sebaiknya taburkan tanah diatom setelah tanaman disiram, atau setelah adanya guyuran hujan. Selain itu, ketika sudah selesai menggunakan tanah diatom ini, simpan sisanya ke dalam kantong yang tertutup rapat agar anda tidak bersentuhan dengan tanah diatom.

4.Celupkan Pot Ke Dalam Air

Apabila tanaman yang dikerubungi semut berada dalam pot, anda bisa mencoba cara dengan mencelupkan pot ke dalam air yang sudah diberi larutan insektisida atau detergen. Hal ini bisa dilakukan apabila tanaman tersebut sudah benar benar dipenuhi oleh koloni semut yang kehadirannya sangat mengganggu.

Yang mana jika semut sudah bersentuhan dengan larutan ini, mereka akan tenggelam lalu mati. Untuk cara melarutkannya, anda cukup mempersiapkan ember yang bersih, kemudian masukkan 4 liter air ke dalam ember tersebut. Setelah itu, tambahkan satu cangkir sabun insektisida atau detergen cair lalu aduk hingga merata.

Agar cara usir semut dari tanaman bisa lebih maksimal, anda juga bisa melakukan penyemprotan pada tanaman dengan menggunakan bahan yang sudah disebutkan diatas. Atau boleh juga langsung menuang larutan ini pada tanaman atau pot yang dikerubungi koloni semut yang mengganggu koleksi tanaman milik anda.

Itulah beberapa cara ampuh yang bisa anda lakukan dalam upaya usir keberadaan semua yang ada di tanaman. Jika cara ini tak kunjung berhasil, anda bisa menghubungi FUMIDA. Yaitu jasa basmi hama yang bisa membantu anda dalam penuntasan hama semut yang merusak tanaman di rumah.

 

Spesies Semut Paling Sering Ditemui Di Rumah

4 Spesies Semut Paling Sering Ditemui Di Rumah

Ketika berada di rumah, sering kali ditemui beberapa jenis semut rumahan yang sering datang mengganggu. Terutama pada kawanan hama semut yang senang datang ke area dapur atau ruang makan untuk menemukan sumber makanan yang berada di dalam rumah. Berikut penjelasan 4 spesies hama semut di Indonesia yang sering ditemui keberadaannya di setiap rumah.

Jenis Hama Semut Rumah Yang Sering Ditemui

1.Semut Hantu

Semut hantu atau semut gula adalah semut yang paling sering ditemui keberadaannya. Semut ini memiliki kepala yang berwarna gelap serta perut yang berwarna bening. Ukuran panjang semut hantu sama seperti ukuran semut pada umumnya yang berkisar 2,5 milimeter sampai dengan 15 milimeter.

Sesuai dengan namanya, semut gula menyukai berbagai makanan yang memiliki rasa manis dan berbahan dasar dari gula. Biasanya semut gula akan mudah ditemui di dalam ruangan. Terutama pada lingkungan ruangan yang lembab. Diantaranya seperti bawah bak cuci piring di dapur serta di dalam lemari.

2. Semut Tukang Kayu

Selanjutnya ada juga spesies hama semut yang disebut sebagai semut tukang kayu. Ukuran dari semut ini cukup besar yakni berkisar 17 milimeter serta memiliki warna yang cenderung gelap. Namun tidak jarang juga ditemui semut tukang kayu dengan warna yang kehitaman dan sedikit berwarna merah.

Makanan kesukaan semut tukang kayu yaitu sumber makanan yang memiliki protein tinggi, khususnya dari serangga yang telat mati. Jika anda memiliki pipa bocor di rumah, maka akan tinggi kemungkinan semut tukang kayu untuk mendatangi pipa tersebut. Sebab, semut tukang kayu sangat senang dengan kondisi kelembaban yang tinggi. Lalu dia akan membuat sarang pada area tersebut.

3. Semut Gila

Memiliki warna tubuh yang hitam dan kaki yang panjang, merupakan ciri khas semut gila yang juga spesies hama semut yang sering ditemui dalam rumah. Apabila merasa terganggu, maka dia akan bergerak tak menentu ke segala arah. Untungnya, semut gila ini tidak menyengat ataupun menggigit manusia.

Semut gila merupakan jenis hama rumahan yang terkenal sebagai hama pengganggu yang memiliki sifat invasif atau dapat mengkoloni pada suatu habitat secara masif atau utuh. Begitu semut ini bisa masuk ke dalam rumah, mereka akan cepat berkeliaran untuk mencari sumber makanan. Hal inilah yang membuat orang akan kesusahan untuk mengendalikan keberadaan semut gila.

4. Semut Firaun

Jenis semut yang terakhir adalah semut firaun. Tubuhnya berukuran kecil serta berwarna kuning kecoklatan. Semut firaun ini bisa saja menggigit manusia, tapi untuk menyengat sangatlah jarang. Untuk makanannya sendiri, semut jenis ini menyukai makanan zat protein tinggi serta berbasis minyak. Mereka juga aktif mencari makan pada malam hari.

Biasanya spesies hama semut firaun akan membuat sarang pada area area tertutup di berbagai tempat yang berada di dalam rumah. Diantaranya seperti tempat retakan dinding dan di bawah beberapa peralatan rumah tangga yang jarang digunakan. Serta yang terakhir yakni mereka akan membuat sarang di bawah karpet.

Dengan cepat, mereka akan datang menghampiri makanan yang terbuka di atas meja. Tidak ketinggalan pula dengan makanan yang tidak ditutup secara rapat di dapur. Maka dari itu, agar makanan anda tidak dikerubungi oleh semut firaun sebaiknya lebih teliti lagi dalam penyimpanan makanan. Jangan sampai tempat makanan tidak rapat atau terdapat lubang di sekitarnya.

Apabila merasa bahwa rumah didatangi oleh jenis semut yang telah disebutkan, anda bisa menghubungi FUMIDA sebagai jasa pembasmi hama. Layanan ini tentunya akan membantu anda dalam penanganan keberadaan semut ataupun hama lainnya yang keberadaannya sangat mengganggu kenyamanan di dalam rumah.

Cara Mengusir Hama Di Rumah

Bersih Dan Nyaman, Begini Cara Mengusir Hama Di Rumah

Hama rumah terdiri dari berbagai macam hewan, diantaranya seperti kecoa, kutu busuk, cicak, nyamuk dan yang paling sering datang adalah hama semut yang mengganggu kenyamanan rumah. Agar rumah tetap nyaman, simak beberapa cara mengusir hama di rumah yang bisa anda lakukan.

Lakukan Cara Berikut Untuk Usir Hama Di Rumah

1.Menggunakan Bahan Dapur

Penggunaan bahan dapur seperti campuran merica, bawang merah, serta bawang putih adalah ramuan tepat untuk anda sebagai cara membasmi hama rumah tangga seperti kecoa. Karena kehadiran kecoa sering kali membuat penghuni rumah merasa takut, tentu cara ini bisa dengan mudah anda lakukan.

Cara membuat ramuan alami ini juga cukup mudah, yaitu dengan cara menumbuk beberapa bahan yang telah disebutkan tadi hingga halus. Kemudian campur dengan satu liter air. Selanjutnya anda bisa siram ataupun semprotkan cairan tersebut ke sekitaran sarang kecoa yang berada di bagian rumah anda.

Meracik ramuan ini dianggap cara mengusir hama di rumah yang paling ampuh. Tidak hanya kecoa, tetapi dalam mengusir tikus juga bisa menggunakan berbagai bahan dapur yang mudah ditemui ini. Karena memiliki wangi yang kurang sedap, maka hama rumah tangga tersebut tidak segan untuk segera meninggalkan rumah.

2. Mengamankan Makanan

Hama semut adalah hama yang paling sering ditemui di dalam rumah. Apalagi jika memiliki jumlah yang cukup banyak, maka akan membuat penghuni rumah merasa geli dan jijik karena keberadaannya yang sangat mengganggu. Untuk mengusir keberadaan semut anda tidak diwajibkan untuk menggunakan cairan pembasmi.

Pasalnya, hanya dengan mengamankan makanan yang berada di dapur, semut tidak akan berada di dapur anda dengan waktu yang lama. Cara mengusir hama di rumah ini bisa dilakukan untuk mengusir keberadaan hama semut yang senang mengerubungi sisa sisa makanan manusia yang memiliki rasa manis.

Dengan cara menaruh makanan di kulkas atau membungkusnya dengan rapat menggunakan plastik makanan, tentu bisa membuat semut cepat pergi dari rumah anda. Selain itu, biasakan untuk membersihkan makanan sisa yang biasanya tercecer di meja makan atau lantai area dapur rumah anda.

3. Menggunakan Bahan Pelumas Mesin

Cara selanjutnya yaitu dengan menggunakan pelumas mesin atau dikenal juga dengan oli. Langkah ini sangat berguna untuk anda yang memiliki pohon ataupun sekedar tanaman penghias rumah yang terletak di pekarangan atau taman yang memiliki lokasi dekat dengan rumah.

Pasalnya hama ulat bulu ataupun ulat kaki seribu bisa dengan mudah anda temui jika memiliki taman yang ditumbuhi oleh banyak tumbuhan. Usir ulat tersebut dengan menggunakan oli adalah solusi yang tepat. Karena memiliki aroma yang kuat, maka ulat bulu atau sejenis hewan melata lainnya dijamin tidak berani mendekati area rumah anda.

Tuang cairan oli ini pada sudut rumah yang dianggap menjadi jalan masuk ulat bulu dari luar rumah. Cara mengusir hama di rumah ini bisa sangat berguna sebab jika kulit manusia terkena ulat bulu, bisa menyebabkan gatal gatal pada kulit. Pastinya anda tidak ingin apabila terkena serangan gatal gatal terlebih jika anda memiliki kulit yang cukup sensitif.

Demikian beberapa cara yang bisa anda lakukan sebagai upaya mengusir hama yang sering berada di dalam rumah. Apabila cara diatas belum membuat kondisi menjadi lebih baik, anda bisa menggunakan jasa FUMIDA sebagai layanan pembasmi hama. Tentu menggunakan jasa ini juga bisa memudahkan anda untuk mengusir hama pengganggu yang berada di rumah.

Tanaman Pembasmi Nyamuk

Tak Banyak yang Tahu! Berikut 4 Tanaman Pembasmi Nyamuk

Selain sebagai tanaman yang mampu menghiasi pekarangan rumah, ternyata ada pula beberapa tanaman yang memiliki fungsi sebagai tanaman pembasmi nyamuk. Meskipun tidak membunuh nyamuk, tapi tanaman tersebut dipercaya mampu mencegah datangnya nyamuk ke area rumah. Apabila anda tertarik untuk mencobanya, simak tanaman pencegah nyamuk berikut ini.

Tanaman Pencegah Datangnya Nyamuk Pengganggu

1.Bunga Marigold

Bunga marigold tidak memiliki aroma yang bisa untuk memanjakan indera penciuman, maka dari itu beberapa daerah menyebut bunga marigold sebagai bunga telekan sebab aromanya yang kurang sedap. Tidak hanya pada manusia juga, ternyata aroma bunga marigold juga tidak disenangi oleh nyamuk karena adanya kandungan piretrum pada bunga cantik ini.

Terlepas dari manfaatnya sebagai tanaman yang mampu mencegah datangnya nyamuk, bunga marigold juga memiliki kelopak bunga kuning dengan beragam khasiat. Diantaranya sebagai cara untuk melancarkan pencernaan, mengobati infeksi pada mata serta kulit, dan terakhir yaitu dapat melancarkan pencernaan.

2. Catnip

Tanaman pembasmi nyamuk selanjutnya yaitu catnip atau nepeta cataria. Beberapa riset mengatakan bahwa catnip termasuk ke dalam keluarga mint sehingga memiliki aroma yang disukai oleh kucing namun tidak disukai bahkan ditakuti oleh nyamuk. Maka dari itu, menanam catnip di pekarangan rumah bisa menjadi solusi anda.

Sebagai salah satu tanaman hias yang diletakkan pada halaman rumah, catnip juga dapat tumbuh tinggi. Hal ini menjadi pertimbangan anda yang ingin menanamnya di pekarangan rumah karena harus memperhatikan lokasi terbaik. Jangan sampai kehadiran catnip akan menghalangi pandangan anda.

3. Lemon Balm

Jika anda masih asing dengan tanaman yang satu ini, maka sekarang saatnya untuk anda berkenalan dengan lemon balm. Meskipun bukan dijadikan sebagai tanaman hias yang bisa diletakkan di dalam rumah, tetapi lemon balm ampuh untuk dapat mencegah datangnya nyamuk.

Adanya kandungan sitronelal pada lemon balm bisa dijadikan sebagai tanaman pembasmi nyamuk. Zat tersebut adalah zat paling utama yang sangat tidak disukai oleh nyamuk. Meski demikian, nektar yang ada pada bunga lemon balm justru bisa memikat kedatangan kupu kupu. Apabila menaruh tanaman ini di area rumah, bisa jadi kupu kupu cantik akan sering berdatangan ke rumah anda.

Selain itu, lemon balm juga dipercaya sebagai tanaman untuk dapat mengobati penyakit yang erat kaitannya dengan peradangan serta rasa sakit. Adanya efek antinociceptive yang berasal dari ekstrak etanol, daun lemon balm bisa membantu memerangi keluhan peradangan. Ada pula antioksidan dari minyak atsiri, lemon balm juga dipercaya bisa menurunkan kadar gula darah tinggi pada tubuh.

4. Citronella Geranium

Tanaman terakhir yaitu citronella geranium yang tentu bisa dimanfaatkan sebagai tanaman pencegah nyamuk. Aroma yang diberikan seperti aroma sereh yang dipercaya cukup ampuh untuk menghalau nyamuk. Dengan aroma yang kuat, tentu nyamuk akan membenci aroma tersebut.

Bentuknya yang cantik dengan ciri khas kelopak bunga yang saling bertumpuk bisa memiliki daya tarik tersendiri untuk menaruh bunga ini di pekarangan rumah. Warna yang dihadirkan dari bunga geranium juga bermacam macam, diantaranya yaitu warna putih, ungu, serta merah muda yang cantik dipandang.

Selain bunganya yang berperan sebagai tanaman pembasmi nyamuk, ternyata geranium juga baik bagi kesehatan. Yang mana ekstrak minyak geranium bisa mengurangi tanda penuaan seperti adanya kerutan waja, menenangkan pikiran yang mengganggu, meredakan nyeri otot, serta mengatasi infeksi bakteri.

Demikian beberapa jenis tanaman cantik yang bisa anda gunakan sebagai tanaman pencegah nyamuk berdatangan ke area rumah anda. Bila dengan menggunakan beberapa tanaman tersebut masih tidak memberikan efek yang optimal, maka anda bisa menggunakan FUMIDA. Salah satu jasa pembasmi hama seperti nyamuk, semut, lalat serta hama lainnya yang tentu bisa mengganggu.

 

4 Jenis Hama Perusak Tanaman Tomat

Tomat Mudah Busuk? Kenali 4 Jenis Hama Perusak Tanaman Tomat

Melakukan kegiatan berkebun merupakan kegiatan yang menyenangkan, apalagi saat melihat beberapa tanaman mulai ditumbuhi buah yang siap panen contohnya seperti buah tomat. Namun hal ini menjadi menyebalkan ketika banyak hama perusak tanaman tomat yang menghambat pertumbuhan buah. Maka dari itu, kenali jenis hama yang bisa saja saat ini bertengger di tanaman anda.

4 Jenis Hama Penghambat Tanaman Tomat

1.Kutu Daun Thrips Tomat

Hama yang kerap menyerang tanaman tomat adalah kutu daun thrips tomat. Hama thrips menyerang tanaman dengan cara menghisap cairan yang berada di permukaan bawah daun, terutama juga pada dedaunan yang masih muda. Tanda apabila tanaman anda mendapat serangan dari kutu daun thrips adalah daun tanaman akan berubah warna menjadi putih.

Apabila serangan kutu ini semakin parah, maka dapat beresiko pada daun tanaman yang menjadi kering. Tentu saja akibatnya akan berujung pada kondisi tanaman akan mati. Ada pula kutu daun thrips sebagai hama perusak tanaman tomat juga bisa menyebabkan daun menjadi keriting atau keriput.

2. Ulat Buah Tomat

Sudah tidak asing lagi jika keberadaan ulat memang selalu mengganggu pertumbuhan tanaman. Ulat pada buah tomat ini dapat menyerang pada bagian daun, buah, hingga bunga. Karakteristik ulat buat adalah memiliki panjang tubuh sekitar 3 centimeter. Cukup terlihat apabila anda memperhatikan dengan detail tumbuhan tanaman milik anda.

Warna tubuh pada ulat ini berwarna coklat hingga warna hitam, yang mana tubuhnya diselubungi oleh bulu bulu halus. Apabila ulat buah tomat ini menyerang pada salah satu bagian tanaman, seperti contohnya buah tomat, maka akan memunculkan lubang yang mengelilingi area sekitaran buah tomat tersebut. Jika terjadi cukup lama, maka buah akan mengalami infeksi sehingga membusuk.

Anda bisa mengendalikan keberadaan hama perusak tanaman tomat dengan cara memasang perangkat yang memiliki cahaya ultraviolet. Selain itu juga anda bisa membunuh telur beserta ulat yang memang mengganggu panen tomat. Cara terakhir, anda bisa membersihkan tanaman liar yang sering sekali tumbuh berada di sekitaran tanaman.

3. Ulat Tanah

Berbeda dengan ulat buah tomat, ulat tanah ini bisa menyebabkan terpotongnya tanaman pada bagian pangkal batang tomat. Sehingga menyebabkan tanaman menjadi rusak hingga mati. Untuk jenis ulat tanah dewasa sering berdiam diri pada bawah daun tanaman serta meletakkan telurnya di area tersebut. Telur yang sudah menetas akan menjadi larva kemudian memakan jaringan daun tomat.

Ulat tanah juga diketahui menghindari sinar matahari serta bersembunyi pada tanah sekitar 5 hingga 10 centimeter. Ketika malam hari, barulah ulat tanah akan muncul ke permukaan lalu memakan pangkal batang tanaman. Bila tanaman yang dimakan adalah tanaman muda, maka ulat bisa memakan habis tanaman tersebut tanpa sisa sedikitpun.

4. Lalat Buah

Hama perusak tanaman tomat selanjutnya yaitu lalat buah. Dimana hama ini memiliki ukuran kisaran 8 milimeter dengan warna tubuh hijau kehitaman serta memiliki sayap yang transparan. Sedangkan apabila lalat masih menjadi belatung muda, warna tubuhnya adalah warna putih yang pekat.

Apabila tomat sudah terserang hama lalat buah, maka akan mengalami fase pembusukan. Dan tentunya juga terdapat belatung yang ada di dalamnya. Anda bisa dengan mudah membuat pengendalian hama dengan cara membuat perangkap. Namun jika tanaman sudah terlanjur diserang, anda bisa langsung memetik tomat dan membakarnya agar tidak menyebar ke buah lainnya.

Itu dia beberapa jenis hama yang berpotensi untuk merusakan tanaman anda khususnya pada tanaman buah tomat. Jika anda sudah melakukan beberapa upaya pencegahan namun tidak mendapatkan hasil yang maksimal, anda bisa langsung menggunakan jasa FUMIDA. Yaitu jasa pembasmi hama seperti semut, lalat dan hama lainnya yang tentu bisa membantu anda.

Cara Mengusir Semut Di Rumah Secara Efektif

Praktis Dan Sederhana! Yuk Intip 5 Cara Mengusir Semut Di Rumah Secara Efektif

Semut adalah hewan yang populasinya terbanyak di dunia. Dengan fakta tersebut, maka setiap rumah kemungkinan besar akan didatangi semut. Meski demikian, masih ada cara mengusir semut di rumah yang bisa anda terapkan. Bagaimana cara mengusir hama semut secara efektif? Temukan jawabannya dalam penjelasan ulasan berikut!

Cara Sederhana Namun Efektif Usir Hama Semut Dalam Rumah

1. Pastikan Rumah Dalam Kondisi Bersih

Anda tentu tahu bahwa semut akan datang saat ada makanan tumpah atau tidak tertutup rapat. Lingkungan rumah yang kotor juga akan menjadi sarang semut untuk berkembang biak. Untuk menghindari semut datang, maka anda wajib membersihkan rumah setiap hari. Pastikan rumah dalam kondisi bersih, steril, dan rapi agar terhindar dari berbagai hama.

2. Gunakan Tepung Terigu Untuk Membasmi Semut

Selain penggunaan bahan kimia pembasmi serangga, anda juga dapat membasminya dengan menggunakan cara sederhana. Berikan tepung terigu yang dipercaya efektif usir semut. Hindari pemberian bahan apapun setelah menggunakan tepung terigu ini, dikhawatirkan cara ini tidak akan berhasil mengusir hama semut.

Untuk caranya, sangat mudah dilakukan. Cara mengusir semut di rumah yang pertama, siapkan tepung terigu original terlebih dahulu. Kemudian, tebarkan tepung terigu yang sudah disiapkan di mana pun anda melihat semut keluar masuk. Semut tidak akan bisa menerobos batas barisan tepung yang sudah anda taburkan.

3. Gunakan Kapur Anti Serangga

Kapur anti serangga juga dapat menjadi cara yang paling ampuh untuk mengusir semut. Sekedar informasi, kapur anti serangga biasanya terbuat dari campuran kalsium karbonat yang aromanya tidak disukai semut maupun hama lainnya. Memberikan kapur anti serangga di sekitar sarang semut akan menjadi cara ampuh untuk usir semut.

Caranya cukup mudah, gambar garis melingkar di sekitar tempat keluar masuk semut. Anda juga bisa menumbuknya hingga halus dan dicampur dengan air untuk kemudian di semprot ke wilayah sarang semut. Setelah menggunakan kapur anti serangga ini, jangan lupa untuk menyimpannya di area yang sulit dijangkau anak anak agar tidak dimainkan.

4. Gunakan Buah Lemon

Perlu anda ketahui, cara mengusir semut di rumah bisa diatasi dengan pemberian lemon. Semut sendiri sangat tidak menyukai aroma asam yang ditimbulkan buah lemon. Untuk membasmi semut dengan lemon caranya cukup mudah, ambil air lemon untuk kemudian di semprotkan pada celah pintu atau lubang dalam rumah yang menjadi sarang semut.

Pemberian air lemon juga sangat efektif mencegah datangnya hama laain seperti kecoa, kutu, bahkan nyamuk. Agar lebih efektif, anda bisa menghaluskan buah lemon yang nantinya akan digunakan sebagai alat pembersih lantai. Cara tersebut akan lebih ampuh mengusir berbagai serangga yang datang ke dalam rumah.

5. Taburkan Bedak Tabur

Bedak tabur atau talek bisa menjadi media pengusir semut di rumah. Caranya pun cukup mudah, anda hanya perlu menaburkan bedak di sekitar sarang semut. Bisa di lantai, jendela, tembok, celah, dan lain sebagainya. Perlu anda tahu, semut tidak akan tahan terhadap aroma bedak. Semut tidak akan datang lagi karena anda menerapkan cara mengusir semut di rumah ini.

Kehadiran semut kerap mengganggu kenyamanan pemilik rumah saat sedang bersantai. Sedikit saja remahan makanan yang terjatuh ke lantai akan mengundang semut datang. Hal ini tentu menjadi masalah yang sangat menjengkelkan bagi pemilik rumah. Selain cara dalam ulasan tersebut, anda dapat bekerja sama dengan jasa FUMIDA untuk membasmi semut.

Cara Mengusir Semut

Ampuh! Berikut 5 Cara Mengusir Semut Yang Wajib Anda Ketahui

Adanya semut di rumah terkadang dapat mengganggu kenyamanan. Semut akan keluar dari sarangnya untuk mencari makan. Ketika ada makanan berceceran atau minuman yang tumpah di lantai, semut siap menyerbu. Untuk mengusir semut, Anda bisa memanfaatkan bahan alami dan bahan khusus untuk mengusir semut. Berikut beberapa cara mengusir semut di rumah praktis dan tak membutuhkan banyak waktu.

Cara Menghilangkan Semut Di Rumah

1. Cuka dan Air

Kali ini menghilangkan semut dengan bahan yang mudah dijumpai di rumah, yaitu cuka dan air. Dengan menggunakan bahan cuka dan air bisa membuat semut mati hingga ke akar-akarnya. Cara membunuh semut dengan menggunakan dua bahan ini dapat dilakukan dengan melarutkan cuka dengan air, perbandingannya 1:1.

Setelah itu masukkan larutan tersebut ke dalam botol spray dan langsung semprotkan pada tempat yang dikerubungi semut atau sarang semut. Semprot juga bagian yang biasa dilewati semut seperti pada pintu dan bingkai jendela. Larutan cuka dan air terbukti ampuh membunuh semut karena bau cuka yang menyengat akan membuat semut lekas mati.

2. Garam

Bumbu dapur seperti garam tidak hanya bermanfaat sebagai penyedap rasa, namun juga bisa menjadi cara mengusir semut secara ampuh. Walaupun sebenarnya semut tidak akan mati dengan adanya garam, tetapi bahan ini bisa mencegah semut datang. Taburkan garam ke area yang rawan ditinggali semut. Pastikan area tersebut dalam keadaan kering.

3. Memakai Asam Borat

Mengusir semut menggunakan bahan kimia memang terjamin ampuh. Anda dapat membeli bubuk Asam Borat dan taburkan di sudut pojokan lantai, bawah tembok, di dapur dan tempat lain yang memungkinkan akan menjadi sarang semut. Jika perlu, gunakan pompa pipet agar bubuk asam dengan mudah tertiup ke sudut yang sulit dijangkau sehingga lebih cepat masuk ke sarang semut.

4. Memakai Bedak Talc

Selain menggunakan bahan-bahan alami, Anda juga bisa memakai bedak talc sebagai cara membunuh semut yang mengganggu. Sebarkan bubuk talc di sekitar teras rumah dan tempat sarang semut berada seperti pintu dan jendela. Anda bisa menggunakan bedak sejenis dengan bubuk organik seperti krim tartar, bubuk boraks, bubuk belerang, dan minyak cengkeh untuk menjadi cara jitu membasmi semut.

5. Kapur Anti Serangga

Satu cara mengusir semut dengan menggunakan kapur anti serangga. Kapur ini terbuat dari kalsium karbonat beraroma kuat dan tidak disukai semut. Anda bisa mendapatkannya dengan membeli di swalayan atau toko terdekat. Pemakaiannya mudah, cukup gambar pola melingkar di area yang sering dihinggapi semut atau di depan lubang semut.

Nantinya semut dalam sarang enggan keluar dan terperangkap sehingga lebih cepat terbunuh. Sementara tempat yang telah digambar dengan kapur, akan dihindari semut. Simpan sisa kapur di tempat yang aman, jauhkan dari jangkauan anak kecil. Kandungan kalsium karbonat dapat membahayakan kesehatan jika tak sengaja termakan.

6. Bubuk Cabai

Semut tidak menyukai aroma pedas. Sehingga bubuk Cabai yang beraroma menyengat pedas dapat ampuh untuk dijadikan cara mengusir semut. Anda bisa meletakkan bubuk cabai di dalam wadah kecil dan tempatkan dekat dengan sarang semut atau tempat semut berkeliaran. Namun hati-hati ketika menggunakan bubuk ini, karena akan berbahaya jika terkena mata maupun benda di sekeliling.

Memiliki rumah yang bebas dari sarang semut tentunya akan membuat Anda dan keluarga nyaman. Jika cara diatas sudah Anda lakukan, namun semut tidak kapok mengganggu rumah anda. Coba menggunakan jasa FUMIDA, jasa pembasmi hama serangga seperti semut. Dengan layanan berkualitas yang sudah bersertifikasi dan mendapat dukungan dari Dinas Kesehatan.

Cara Mengusir Semut di Rumah yang Efektif

Terkenal Membandel, Intip 4 Cara Mengusir Semut di Rumah yang Efektif

Apakah anda ingat dengan lagu anak anak bertajuk Si Nyamuk Nakal ? Dalam lagu tersebut disebutkan pula bahwa banyak semut di rumah adalah akibat pemiliknya malas bersih bersih. Namun setelah dibersihkan pun, binatang dengan populasi paling banyak di dunia ini terus bermunculan kembali. Lantas bagaimana cara mengusir semut di rumah yang benar ?

Cara Membasmi Semut di Rumah

1. Tepung Terigu

Salah satu bahan dapur ini ternyata bisa anda manfaatkan untuk membasmi semut di rumah. Karena bisa begitu mudah ditemukan di setiap rumah tangga, maka cara satu ini tentu tidak membutuhkan usaha ekstra. Cara aplikasinya pun terbilang sangat mudah, yaitu taburkan sebaris tepung terigu di sepanjang bagian belakang dari rak dapur.

Mengingat bahwa semut selalu melewati bagian tersebut sebagai jalan, dari sarang menuju ke makanan atau sebaliknya. Selain di belakang bagian rak dapur, anda juga bisa mengaplikasikan sebaris tepung di mana pun anda melihat serangga tersebut keluar masuk sarang. Nantinya semut tidak akan bisa melewati batas barisan dari tepung yang telah anda taburkan.

2. Asam Borat

Cara mengusir semut di rumah juga bisa menggunakan asam borat. Anda dapat memanfaatkannya sebagai perangkat untuk membasmi jenis serangga satu ini. Saat semut mencerna asam ini maka mereka akan keracunan dan mati. Bahkan asam borat mampu merusak kulit luar semut seperti tanah yang diatom.

Taburkan asam borat yang telah anda siapkan di dapur, sudut pojokan lantai, di tembok, atau tempat tempat yang banyak dilalui semut. Anda pun dapat menggunakan pipet pompa, untuk meniupkan bubuk asam borat ke sarang semut yang sulit dijangkau. Namun dalam pengaplikasiannya, tentu anda harus berhati hati saat menggunakan bahan kimia satu ini.

3. Kapur Anti Serangga

Karena semut juga termasuk sebagai serangga, maka cara mengusir semut di rumah pun bisa memanfaatkan kapur anti serangga yang banyak dijual di pasaran. Dimana kapur ini memiliki aroma begitu kuat yang berasal dari kalsium karbonat, dan berbagai serangga termasuk semut sangat tidak menyukainya.

Pengaplikasian dari kapur anti serangga ini juga tidak begitu sulit, anda hanya perlu menggambar garis melingkar di beberapa titik tempat masuk dan keluarnya semut dari lubang. Seperti bagian bawah tembok atau lainnya sebagai, dimana mereka sering berkeliaran. Pastikan sisa kapur anda simpan dengan baik, karena bahaya jika dimainkan oleh anak anak.

4. Lemon

Selain tepung terigu, bahan alami lainnya yang dapat anda gunakan untuk mengurangi populasi semut di rumah yaitu lemon. Bahan dapur satu ini memiliki aroma yang tidak disukai oleh semut, yakni aroma asam yang menguar dengan sangat kuat. Anda bisa memanfaatkan bahan ini dengan berbagai cara yang cukup mudah.

Cara mengusir semut di rumah dengan lemon ini bisa diiris iris kecil, lalu disebarkan di sekitar lantai dapur atau jendela tempat semut biasa melintas. Bisa juga meneteskan perasan dari jus lemon ke dalam lubang dimana semut masuk. Dengan begitu maka semut tidak akan kembali lagi, tidak heran jika banyak produk pembersih lantai yang menggunakan aroma lemon.

Cara cara di atas bisa anda coba terapkan untuk membasmi semut dari rumah, baik semut hitam maupun semut merah. Atau untuk lebih praktisnya, anda dapat menggunakan jasa FUMIDA. Dengan jasa pembasmi hama satu ini, tentu probabilitas dari terbasminya semut dari rumah anda akan jauh lebih besar. Bahkan anda pun tidak perlu mengeluarkan usaha ekstra di sini.

FUMIDA sangat bangga dapat menjadi partner dalam menjaga kenyamanan di rumah maupun perusahaan Anda. Jangan ragu mempercayakan Fumida untuk mengendalikan hama pada bangunan Anda karena kami selalu menjaga kepercayaan yang Anda berikan.

PT Fumida Pestindo Jaya

Kirimkan Kami Pesan

    [recaptcha id:1 class:g-recaptcha theme:light]

    Call Now ButtonTelp Sekarang 0822-1123-1123