Gambar 1 - Perbedaan desinfeksi dan sterilisasi dalam hal pengertian

Inilah Perbedaan Desinfeksi dan Sterilisasi

Perbedaan desinfeksi dan sterilisasi tidak terletak pada tujuan akhirnya, melainkan prosesnya. Hal ini karena keduanya sama-sama mengacu pada proses dekontaminasi.

Dalam kamus besar bahasa indonesia kontaminasi artinya adalah pengotoran atau pencemaran karena kemasukan unsur dari luar.

Sedangkan dekontaminasi diartikan sebaliknya. Yakni usaha untuk menghilangkan pengotoran dan pencemaran tersebut. Dekontaminasi juga bisa diartikan sebagai bentuk pencegahan terhadap kondisi kotor.

Dari pengertian kontaminasi dan dekontaminasi ini dapat disimpulkan bahwa sterilisasi dan desinfeksi mengacu pada aktivitas yang dilakukan sebagai upaya untuk menghilangkan suatu unsur yang mencemari benda lain atau mengotorinya.

Silakan simak ulasan di bawah ini agar makin jelas.

Perbedaan desinfeksi dan sterilisasi dalam hal pengertian

Melansir dari Diffen, secara khusus perbedaan desinfeksi dan sterilisasi bisa dilihat dari pengertiannya.

  Perbedaan desinfeksi dan sterilisasi dalam hal pengertian

Desinfeksi adalah sebuah proses menghilangkan, mencegah, atau mengurangi mikroorganisme seperti virus, kuman, dan bakteri yang berbahaya dari sebuah benda mati dan permukaannya.

Sementara itu, sterilisasi adalah sebuah proses membunuh semua mikroorganisme. Dalam hal ini, ia juga menghancurkan spora dari berbagai organisme. Dari yang ada di benda mati, permukaan barang, cairan, pengobatan, hingga media biologis.

Pengertian inilah yang menjadi perbedaan sterilisasi dan desinfeksi yang utama. Pembedanya cukup kompleks meski tujuan desinfeksi dan sterilisasi sama-sama menghilangkan mikroorganisme.

Tabel perbedaan sterilisasi dan desinfeksi

Berikut ini adalah faktor pembeda dan ringkasan perbandingan antara disinfeksi dan sterilisasi:

Faktor pembeda Disinfeksi Sterilisasi
Pengertian Menghilangkan sebagian besar mikroorganisme berbahaya (tidak termasuk spora-nya) yang ada di permukaan benda mati dan virus yang non aktif. Membasmi semua mikroorganisme atau mikroba baik yang berbahaya maupun yang tidak, termasuk sporanya pada benda dan permukaan.
Metode Memakai desinfektan, misalnya fenol, klorin, detergen, hidrogen peroksida, pemutih, pemanasan, dan pasteurisasi. Pemanasan, iradiasi, tekanan yang tinggi, penyaringan, dan bahan kimia
Jenis Disinfektan udara, aldehida, alkohol, dan agen pengoksidasi. Penguapan, pemanasan, proses kimia, radiasi, dan filtrasi.
Aplikasi Digunakan untuk men-dekontaminasi permukaan benda dan udara. Lebih sering digunakan untuk makanan, instrumen bedah sebelum operasi, dan medis serta obat-obatan.

 

Secara ringkas, tabel ini sudah memberikan penggambaran mengenai perbedaan dua istilah yang erat kaitannya dengan dekontaminasi ini.

Dari tabel di atas, satu hal yang sangat terlihat antara keduanya dan jelas berbeda selain pengertian adalah pemakaian pada benda. Di mana sterilisasi lebih sering digunakan di dunia kesehatan, sementara desinfeksi lebih berhubungan dengan kehidupan sehari-hari.

Contohnya adalah pemakaian desinfektan untuk membersihkan kamar mandi, lantai, hingga ruangan. Agar lebih jelas silakan simak ulasan lengkap faktor pembeda di bawah ini:

Perbedaan sterilisasi dan desinfeksi dilihat dari bendanya

Selain pengertian, perbedaan yang paling mencolok adalah benda yang disterilkan dan yang menerima desinfektan. Kalau disinfeksi hanya dipakai pada benda mati dan di permukaannya saja. Tidak boleh kena kulit karena berbahaya.

Perbedaan sterilisasi dan desinfeksi dilihat dari bendanya

Sedangkan proses steril bisa dilakukan pada makanan dan umumnya dipakaikan pada alat-alat kesehatan. Treatment ini juga bisa dilakukan pada zat yang berbentuk cairan.

Benda yang menggunakan desinfektan umumnya adalah benda rumahan seperti kamar mandi, lantai, dan area-area bermain yang bisa dijadikan sebagai sarang kuman. Sementara proses steril lebih khusus dan seringnya dilakukan di rumah sakit atau bidang medis.

Proses yang dilakukan dalam sterilisasi dan desinfeksi

Proses yang dilakukan untuk membunuh virus, salah satunya virus covid-19 dengan cara disinfeksi adalah dengan penyemprotan cairan desinfektan pada benda mati. Baik itu di rumah, gedung, maupun tempat-tempat umum.

Kadang, disemprotkan dalam ruangan yang disinyalir terkontaminasi oleh virus. Inilah yang disebut dengan disinfeksi udara.

Sedangkan sterilisasi lebih kompleks karena bisa dilakukan dengan banyak cara, yakni penguapan, pemanasan, penyaringan, hingga radiasi. Secara umum, proses ini dikenal dengan istilah mekanik, fisik, dan kimiawi. Berikut penjelasannya:

Proses steril dengan penguapan

Menggunakan autoklaf dengan suhu 121 sampai 134 derajat celcius. Pada suhu 121 derajat celcius diperlukan waktu sekitar 15 menit. Sedangkan dalam suhu 134 derajat celcius hanya butuh waktu 3 menit saja. Proses ini menghasilkan jamur, bakteri, dan spora bakteri jadi non aktif.

Pemanasan

Biasanya dilakukan pada benda berbahan kaca dan logam. Caranya adalah dengan merebusnya di air mendidih selama 15 menit agar virusnya benar-benar mati dan hilang.

Salah satu contoh dari proses steril dengan pemanasan dan banyak dilakukan di rumah adalah mensterilkan botol susu bayi sebelum dipakai.

Bahan kimia

Beberapa bahan kimia yang bisa dipakai untuk proses steril adalah pemutih, formaldehida, ozone, hidrogen peroksida, dll.

Radiasi

Proses sterilisasi menggunakan sinar-X, sinar gamma, atau partikel sub atom.

Itulah beberapa perbedaan sterilisasi dan desinfeksi yang perlu Anda ketahui. Bagaimanapun, saat virus mewabah, informasi semacam ini harus diketahui oleh banyak orang sehingga bisa terhindar dari perkembangan virus yang terus merebak.

Proses yang dilakukan dalam sterilisasi dan desinfeksi

Untuk langkah pencegahan yang lebih maksimal, Anda bisa memanggil jasa pembasmi virus dan bakteri untuk mengamankan rumah, gedung, atau kantor Anda.

Kami, Fumida, sudah berpengalaman dalam menangani masalah virus dan mikroorganisme lain. Jasa penyemprotan desinfektan yang kami lakukan sudah sesuai standar EPA dan KEMENTAN baik dari sisi bahan maupun SOP penyemprotannya.

Dengan demikian, pelanggan juga akan merasa lebih aman dan nyaman. Tak perlu lagi bingung dengan perbedaan desinfeksi dan sterilisasi. Hubungi saja kami di nomor 0822-1123-1123 atau 021-29049130.

Gambar 1 - Pengertian desinfeksi

Pengertian Desinfeksi dan Sterilisasi Adalah?

Meski sering digunakan, tak banyak yang tahu pasti pengertian desinfeksi dan sterilisasi. Mayoritas orang hanya tahu bahwa dua proses ini dilakukan untuk membunuh bakteri, virus, kuman, dan jamur.

Lebih detail tentang proses yang dilakukan untuk membasmi mikroorganisme tersebut, hanya beberapa orang saja yang paham. Khususnya mereka yang secara khusus belajar di bidang mikroba dan mempelajari tentang organisme secara lebih mendalam.

Padahal, arti disinfeksi dan sterilisasi ini bisa menjadi bekal berguna untuk kehidupan sehari-hari. Hal ini karena dua istilah ini berhubungan erat dengan kebersihan dan kesehatan.

Jadi, tidak hanya orang yang bekerja di bidang medis saja yang harus tahu. Tapi semuanya harus tahu, minimal mengerti artinya saja.

Terlebih, informasi mengenai dua istilah ini akan sangat diperlukan bila ada wabah yang datang mengancam suatu negara atau bahkan dunia.

Oleh karena itu, pada kesempatan kali ini kami akan membahas apa arti desinfeksi dan sterilisasi secara mendasar. Serta informasi penting lainnya yang perlu Anda tahu. Pembahasan tentang disinfeksi ini tidak bisa dipisahkan dengan disinfektan.

Pengertian desinfeksi

Sebagaimana kita tahu, istilah desinfektan sering digunakan akhir-akhir ini. Informasi tentang cairan desinfektan kini sudah bisa didapatkan dengan mudah di internet, bahkan cara membuatnya sendiri pun juga ada.

Pengertian desinfeksi

Lalu, apa hubungannya dengan desinfeksi?

Pengertian desinfeksi adalah sebuah proses perusakan, pembasmian, atau penghambatan pertumbuhan mikroba yang bisa menyebabkan penyakit atau masalah lainnya. Salah satu contoh masalah yang ditimbulkan oleh mikroba adalah pembusukan.

Proses pemusnahan mikroba ini bisa terjadi dengan bantuan bahan kimia yang sering disebut sebagai desinfektan.

Jadi, desinfeksi adalah prosesnya sementara desinfektan adalah bahan kimia atau alat untuk mencapai hasil dari proses tersebut.

Saat virus mewabah di Indonesia, pengertian desinfeksi lebih mengarah ke proses pengurangan probabilitas atau kemungkinan berkembangnya bakteri, virus, dan kuman ke tingkat yang lebih berbahaya.

Artinya fungsinya adalah untuk mengurangi dan menekan pertumbuhan virus covid-19 hingga mencapai angka yang lebih kecil.

Dengan melakukan desinfeksi, diharapkan warga negara Indonesia bisa terbebas dan tidak tertular virus tersebut.

Jenis-jenis desinfeksi

Proses desinfeksi hanya bisa dilakukan pada benda mati. Sebab bila digunakan langsung pada manusia yang masih hidup, bahan kimia yang dipakai bisa berimbas tak baik bila terkena kulit atau organ lainnya.

Berikut ini adalah beberapa jenis atau tipe disinfeksi sesuai dengan penyemprotan yang dilakukan:

Disinfeksi permukaan

Yaitu proses penyemprotan disinfektan pada permukaan-permukaan yang datar seperti lantai, meja, kursi, dinding, dan perabot rumah tangga.

Disinfeksi pada permukaan ini biasanya juga dilakukan pada benda-benda yang sering dipegang atau tersentuh oleh tangan. Contoh: gagang pintu, pegangan tangga, gagang telepon, toilet, wastafel, peralatan dapur, tempat makan, warung makan, dan yang lainnya.

Selain itu, proses disinfeksi ini juga termasuk disinfeksi pada ventilasi buatan misalnya AC sentral, air purifier, air sterilization, dan AC (air conditioner).

Disinfeksi pakaian

Proses disinfeksi bisa dilakukan pada pakaian, misalnya handuk, baju (pakaian), dan kain atau linen.

Gambar Disinfeksi pakaian

Disinfeksi udara

Selain disebut sebagai disinfeksi udara, proses ini juga sering disebut sebagai disinfeksi ruangan. Proses ini biasanya dilakukan di ruangan yang memiliki indikasi telah terkontaminasi oleh virus, bakteri, dan kuman.

Disinfeksi permukaan lunak atau keropos

Proses ini dilakukan khusus pada benda-benda seperti lantai berkarpet. Contohnya adalah tirai, permadani, dan sejenisnya.

Masing-masing jenis disinfeksi di atas memiliki proses dan jenis desinfektan masing-masing. Agar tetap aman dan tidak salah, Anda juga harus mencari tahu caranya yang benar.

Pengertian sterilisasi

Pengertian sterilisasi adalah sebuah proses pemusnahan dan penghancuran mikroorganisme termasuk spora yang ada di lingkungan atau pada sebuah benda.

Proses ini biasanya dilakukan dengan cara pemanasan dan penyaringan. Kadang juga diperlukan bahan kimia atau radiasi untuk mencapai hasil dari proses sterilisasi tersebut.

Jenis-jenis sterilisasi

Sesuai prinsipnya, proses sterilisasi dilakukan dalam 3 cara, yakni fisik, mekanik, dan kimiawi. Selengkapnya simak ulasan di bawah ini:

Mekanik

Sesuai dengan namanya, proses ini dilakukan dengan lebih manual. Yakni proses sterilisasi dilakukan dengan cara penyaringan dengan saringan yang pori-porinya kecil antara 0,22 sampai 0,45 mikron.

Fisik

Untuk mensterilkan benda, dilakukan pemanasan dan penyinaran. Seperti langsung menyinarinya dengan api (membakar), memanaskan di oven (pemanasan kering), menggunakan uap air panas, dan memberikan uap air panas sekaligus tekanan.

Kimiawi

Selanjutnya, sesuai dengan namanya dibutuhkan senyawa atau zat atau bahan kimia khusus untuk melakukan sterilisasi secara kimiawi ini.

Proses desinfeksi dan sterilisasi terbaik

Sebagaimana disebutkan di atas, tujuan utama dari pengertian desinfeksi dan sterilisasi adalah membunuh dan membasmi virus dan bakteri.

Proses desinfeksi dan sterilisasi terbaik

Sayangnya, bila ingin proses tersebut berjalan lancar, Anda tak bisa asal-asalan. Agar hasilnya lebih terjamin dan pasti bersihnya, menghubungi tim ahli pembasmi virus dan bakteri adalah pilihan yang tepat.

Tim ahli dari Fumida misalnya, telah berpengalaman dalam proses desinfeksi dan sterilisasi. Bahan kimia yang digunakan untuk melakukan semua proses pembasmian virus dan kuman adalah yang terbaik.

Bahan-bahan tersebut sudah memenuhi standar EPA dan KEMENTAN sehingga pasti kuat dan aman untuk lingkungan.

Bila saat ini Anda sangat peduli dengan lingkungan dan ingin turut menghentikan persebaran virus covid-19, silakan hubungi kami di nomor 0822-1123-1123 atau 021-29049130. Tim kami siap melakukan desinfeksi dan sterilisasi untuk membasmi virus di rumah, kantor, dan gedung Anda.

FUMIDA sangat bangga dapat menjadi partner dalam menjaga kenyamanan di rumah maupun perusahaan Anda. Jangan ragu mempercayakan Fumida untuk mengendalikan hama pada bangunan Anda karena kami selalu menjaga kepercayaan yang Anda berikan.

PT Fumida Pestindo Jaya

Kirimkan Kami Pesan

    [recaptcha id:1 class:g-recaptcha theme:light]

    Call Now ButtonTelp Sekarang 0822-1123-1123