Perbedaan Hama Tikus Dan Curut

Perbedaan Hama Tikus Dan Curut Yang Terkadang Sulit Dikenali

Hama tikus ataupun curut tidak akan pernah berhenti untuk dibahas. Pasalnya, hama ini sangat meresahkan penghuni rumah karena gangguannya yang sangat merugikan. Namun terkadang ditemui beberapa orang yang masih bingung untuk membedakan tikus dengan curut yang memiliki bentuk dan tubuh yang sangat mirip. Berikut ulasan perbedaan hama tikus dan curut.

Perbedaan Mendasar Dari Hama Tikus Dan Curut

1.Memiliki Bagian Kepala Yang Berbeda

Meskipun memiliki tubuh yang mirip, namun ternyata fisik kedua hewan ini sangat berbeda. Jika dilihat dengan jelas, tikus dan curut memiliki kepala yang tidak sama. Pada tikus, memiliki kepala yang lebih bulat. Sedangkan pada curut, memiliki kepala yang panjang dan juga cenderung lancip.

Selain itu, anda juga bisa melihat perbedaan lainnya yang terletak pada telinganya. Dimana telinga tikus memiliki ukuran yang lebih besar ketimbang telinga curut. Pada bagian ekor, anda juga bisa melihat bahwa ekor tikus memiliki ekor yang panjang namun tidak berbulu. Tetapi pada curut, memiliki ekor yang lebih pendek dan ada sedikit bulu yang menyelimuti.

2. Melalui Gerakan Tubuh

Perbedaan hama tikus dan curut selanjutnya yaitu dilihat dari gerakan tubuh keduanya. Umumnya, tikus memiliki gerakan badan yang cenderung lincah karena tubuhnya yang mungil. Apalagi ketika dikejar atau hendak ditangkap, mereka akan berlari dengan kakinya yang sangat gesit dan cepat

Namun pada curut akan berlari dengan sangat pelan dan berhati hati. Lingkungan gerakannya pun juga berbeda. Dimana tikus memiliki kebiasaan untuk menjelajah dari bagian atas hingga ke bawah. Lalu pada curut, hanya akan berlari dari sudut tembok satu ke sudut tembok yang lainnya. Karena gerakannya yang pelan, terkadang orang bisa lebih mudah melihat keberadaan curut.

3. Jenis Makanan

Memiliki jenis makanan yang berbeda juga seringkali dijadikan sebagai dasar perbedaan hama tikus dan curut, yang mana hewan tikus memiliki sifat herbivora. Dengan kata lain, karakteristik tikus adalah pemakan tumbuhan dan juga beberapa sumber makanan yang berada di dalam rumah.

Sedangkan pada curut, hewan ini termasuk dalam hewan karnivora yang hanya memakan daging dan juga serangga. Karena sifat curut yang seperti itulah, dengan menyimpan daging olahan di tempat yang aman menjadi cara tepat untuk menghindari datangnya curut ke dalam rumah anda.

4. Bau Menyengat

Perbedaan paling menonjol antara kedua hewan ini yaitu adanya metode perlindungan diri yang dimiliki oleh hewan curut. Pada seekor tikus, dia tidak memiliki metode perlindungan diri ketika bertemu dengan manusia ataupun predator yang berbahaya. Namun lain halnya dengan hewan curut.

Hewan ini akan mengeluarkan bau yang sangat tidak sedap saat ada ancaman bahaya yang menghampirinya. Tentunya perbedaan mencolok inilah yang bisa memudahkan anda untuk bisa mengidentifikasi apakah hewan yang berada di rumah adalah curut tikus apakah hewan pengerat tikus.

5. Kelas Ordo Atau Famili Yang Berbeda

Perbedaan hama tikus dan curut yang terakhir yaitu dilihat dari anggota famili yang berbeda Tikus sendiri merupakan anggota dari Famili Rodentia yang berarti mereka berkerabat dengan kapibara. Kapibara adalah hewan jenis pengerat terbesar yang telah punah namun keberadaannya masih sering dijumpai.

Sedangkan curut adalah anggota Famili Eulipotyphla yang berkerabat dengan landak mini ataupun tikus mondok. Tikus mondok sendiri merupakan tikus yang memiliki tubuh dengan bulu yang sedikit bahkan tidak terlihat. Sehingga seringkali tikus mondok dikatakan sebagai tikus telanjang.

Itu dia beberapa perbedaan tikus dan juga curut. Apabila anda merasakan kehadiran tikus ataupun curut, anda bisa meminta pertolongan FUMIDA untuk membasmi keberadaan mereka. Yang mana jasa ini sangat terpercaya dan berpengalaman dalam membasmi keberadaan hama di rumah.

 

Jenis Hama Tikus

Jangan Sembarangan! Kenali 4 Jenis Hama Tikus Agar Pengendaliannya Tepat Sasaran

Jika berbicara mengenai tikus, umumnya terdapat 4 jenis pengerat yang bisa dijumpai. Sayangnya masih banyak orang yang berpikir bahwa tikus itu sama. Padahal, setiap jenis tikus memiliki ciri khasnya tersendiri, baik dari segi fisik, karakter, maupun tempat tinggalnya. Agar pembasmian tikus tepat sasaran, yuk simak jenis hama tikus dalam ulasan berikut.

Mengenal Spesies Tikus Agar Pembasmiannya Tepat Sasaran

1. Rattus Norvegicus (Tikus Norway)

Tikus Norwegia biasanya dikenal sebagai tikus selokan yang memiliki ciri tubuh berwarna abu abu. Jenis hewan pengerat ini hidup dan bersarang di bawah tanah dan membentuk koloni. Panjang tubuh Tikus Norway ini mencapai 16 inci dengan telinga kecil dan mata hitam besar yang terlihat sangat menonjol.

Tikus dengan nama latin Rattus Norvegicus ini memiliki periode yang singkat. Setiap tikus betina akan melahirkan sekitar 20 anak. Artinya, sistem perkembangbiakan tikus ini menghasilkan koloni baru dalam jumlah banyak. Seperti kebanyakan pengerat lainnya, tikus Norway ini memakan semua makanan mulai dari sereal, buah buahan, bahkan hewan peliharaan.

Ia akan senang hidup di tumpukan sampah rumah tangga yang didalamnya banyak sisa makanan. Kemampuan mengeratnya yang sangat tinggi menjadikan tikus ini dapat merusak segala jenis benda bahkan yang terbuat dari logam sekalipun. Jenis hama tikus ini bisa dibasmi jika anda selalu memastikan kebersihan rumah.

2. Tikus Rumah (Rattus Rattus)

Tikus rumah adalah hewan pengerat yang banyak ditemukan di dalam hunian. Kehadiran tikus ini bisa dikenali hanya dengan suaranya yang berdecit dan bernada tinggi. Indikator umum lainnya dari kehadiran tikus rumah ini adalah kemunculan kotoran tikus yang cirinya runcing dan berwarna gelap.

Jika anda menemukan adanya kotoran tikus dengan ciri demikian, maka hewan dengan nama latin Rattus Rattus ini sudah memasuki rumah anda. Ia akan bersembunyi di lubang lubang dinding yang ada di dalam rumah. Rattus Rattus adalah pelari, pelompat, dan perenang yang sangat hebat. Kemampuannya ini membuatnya dapat bertahan di segala kondisi.

Berbeda dengan tikus Norway, Rattus Rattus lebih menyukai makanan yang bersih. Mereka biasanya gemar memakan biji bijian, buah, sayur segar, hingga daging segar. Kemampuannya mengerat tidak setinggi jenis hama tikus Norway. Akan tetapi hewan pengerat ini dapat membawa penyakit pes yang tentunya sangat berbahaya bagi manusia.

Untuk membasmi tikus rumah, anda bisa menyebarkan wewangian yang tidak disukainya. Adapun aroma yang tidak disukai tikus adalah wewangian daun mint. Anda dapat menyebarkannya di seluruh ruangan rumah untuk mengusir Rattus Rattus secara mudah, alami, dan dijamin aman.

3. Mencit (Mus Musculus)

Mencit adalah jenis hewan pengerat yang memiliki kebiasaan menggerogoti mebel dan barang lainnya yang terbuat dari kayu. Hewan pengerat ini diduga sebagai makhluk terbanyak kedua di dunia setelah manusia. Untuk membasminya, anda bisa memberikan perlindungan terhadap barang barang kayu dengan menyebarkan kapur barus di sekitarnya.

4. Tikus Sawah (Rattus Argentiventer)

Tikus sawah biasanya dijumpai di daerah pedesaan yang masih memiliki banyak persawahan. Hewan pengerat ini sangat mengganggu tanaman di sawah. Untuk mengendalikan hama ini, dibutuhkan pemberian umpan beracun atau pengasapan yang dikenal efektif memberantas jenis hama tikus sawah.

Sejatinya semua jenis tikus merupakan hama yang tentunya merugikan. Bahkan, beberapa jenis tikus membawa penyakit yang dapat membahayakan kesehatan manusia. Jika tidak ingin terjangkit penyakit, maka anda bisa memanfaatkan jasa FUMIDA selaku jasa pembasmi berbagai jenis hama termasuk tikus.

 

 

 

 

 

Penyebab Tikus Masuk Rumah Yang Sering Tidak Disadari

4 Penyebab Tikus Masuk Rumah Yang Sering Tidak Disadari

Tikus merupakan salah satu jenis hama yang sering mendatangi hunian anda. Hewan kecil ini bahkan sering merusak perabotan rumah dengan cara mengerat. Begitu pula, tikus ternyata juga bisa menularkan penyakit berbahaya kepada manusia. Untuk itu, anda sebaiknya mengenali penyebab tikus masuk rumah agar tidak menimbulkan kekhawatiran. Berikut selengkapnya.

Alasan Tikus Sering Masuk Ke Dalam Rumah

1. Mencari Sumber Makanan

Tak hanya tikus, setiap makhluk hidup juga mencari makanan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Hewan kecil ini bahkan membutuhkan makanan sebanyak 5 gr dalam setiap harinya. Untuk itu, hewan pengerat ini seringkali mencari berbagai sumber makanan yang disukai. Meskipun tikus bisa memakan berbagai jenis makanan, hewan ini biasanya akan tergoda dengan makanan yang lezat.

Tikus bahkan memiliki kelebihan untuk mendeteksi makanan ini dengan kumisnya. Dengan kelebihan in, hewan pengerat ini mampu mencium berbagai makanan lezat yang berasal dari hunian anda. Akibatnya, hewan kecil ini biasanya akan mencari celah untuk menjangkau hal yang diinginkan. Terlebih lagi jika anda menyisakan remahan makanan yang tidak dibersihkan.

2. Mencari Sumber Minuman

Seperti halnya manusia, tikus juga membutuhkan asupan air. Untuk itu, penyebab tikus masuk rumah dapat terjadi akibat kebutuhan yang satu ini. Hewan pengerat ini bahkan membutuhkan minuman sebanyak 60 ml air dalam setiap harinya. Hewan ini bahkan sering mencari air bersih untuk minum dengan memanfaatkan pipa air, keran dan mangkuk minuman hewan peliharaan anda.

3. Mencari Sarang Yang Tepat

Begitu pula, tempat berlindung adalah kebutuhan makhluk hidup yang harus dipenuhi. Pasalnya, tikus seringkali menyukai tempat yang gelap, kotor dan jarang dijangkau manusia. Hewan ini biasanya memanfaatkan loteng, dapur, di bawah kulkas atau lemari, gudang dan berbagai tempat lain yang berpotensi disukai oleh hewan ini.

Tempat kotor yang jarang dibersihkan dan tidak terawat menjadi incaran hewan pengerat. Tikus bahkan sering memanfaatkan atap rumah atau loteng untuk bersarang dengan kawanannya. Hewan ini juga bisa tinggal lama tanpa terdeteksi pada tempat tersebut jika anda tidak membersihkannya secara berkala.

Begitu pula, penyebab tikus masuk rumah juga dapat terjadi akibat tempat yang potensial untuk dijadikan sebagai sarang. Ruangan yang memiliki fungsi sebagai gudang dengan banyak barang yang tida diperlukan dapat menjadi sarang dari hewan yang satu ini. Parahnya, hewan pengerat ini seringkali menyelinap masuk ke rumah anda dan mengerat berbagai alat penting di rumah.

4. Menemukan Celah Untuk Masuk Ke Dalam Rumah

Kemudian, celah yang terdapat pada rumah juga menjadi pintu utama untuk hewan ini agar bisa mengendap dan masuk ke dalam rumah. Pasalnya, beberapa celah yang sering dimanfaatkan oleh hewan ini meliputi lubang kamar mandi, lubang wastafel maupun tembok yang tertutup tripleks atau kayu.

Celah-celah tersebut seringkali dimanfaatkan untuk mencari kebutuhan mereka. Tentunya, penyebab tikus masuk rumah pada dasarnya adalah hal yang saling berkesinambungan. Celah untuk masuk ke dalam rumah ini memiliki fungsi untuk mencari makanan hingga membuat sarang pada tempat-tempat tertentu. Terlebih lagi jika tempat tersebut gelap, kotor dan jarang dibersihkan.

Penyebab tikus masuk ke dalam rumah pada dasarnya bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pokok mereka. Meski demikian, kebiasaan buruk dengan membiarkan ruangan kotor dan makanan berceceran adalah penarik hewan ini dalam mencari celah. Untuk itu, anda sebaiknya membersihkan rumah dan menggunakan jasa FUMIDA untuk memberantas tikus secara tuntas.

Cara Mengusir Tikus Curut Secara Ampuh

5 Cara Mengusir Tikus Curut Secara Ampuh Melalui Tips Berikut

Tikus curut merupakan salah satu jenis tikus dengan tubuh yang kecil dan fleksibel. Hewan ini bahkan sangat mudah masuk ke dalam rumah melalui lubang-lubang yang sangat kecil. Keberadaannya termasuk sangat meresahkan karena dapat mencuri makanan anda, hingga merusak perabotan rumah tangga. Mengetahui kondisi tersebut, berikut cara mengusir tikus curut yang wajib diperhatikan.

Tips Ampuh Mengusir Tikus Curut

1. Menutup Lubang Dengan Wol Baja

Lubang kecil merupakan salah satu pintu yang sering menyebabkan hewan ini masuk ke dalam rumah. Hewan ini bahkan bisa masuk melalui lubang kamar mandi maupun berbagai lubang kecil pada tembok maupun atap rumah. Bentuk gigi yang sangat tajam juga merupakan senjata yang sering digunakan untuk mengerat berbagai hal agar bisa masuk ke dalam rumah.

Mengetahui kondisi tersebut, wol baja sangat ampuh untuk mengatasi masalah ini. Pasalnya, wol baja memiliki bentuk fisik yang kuat sehingga tidak mudah dirusak oleh hewan pengerat ini. Anda bahkan bisa mengaplikasikan hal ini pada lubang pembuangan kamar mandi agar pembuangan dapat berjalan lancar dan tidak ada tikus yang masuk ke rumah.

2. Menggunakan Bahan Alami

Cara mengusir tikus curut juga bisa anda lakukan dengan memanfaatkan beberapa bahan alami. Pemanfaatan bahan ini dapat dilakukan dengan mengenali kelemahan tikus melalui aroma yang tidak disukai. Anda bahkan bisa memanfaatkan irisan bawang merah, lada bubuk, cengkeh, kopi, daun salam dan bawang putih.

Pengaplikasian bahan-bahan alami ini dapat dilakukan dengan diolah secara perlahan agar bisa menimbulkan bau harum. Kemudian, bungkuslah salah satu dari bahan tersebut dengan kassa dan letakkan pada area yang sering dilewati hewan pengerat ini. Begitu pula, pemanfaatan kantong teh juga bisa dilakukan untuk membasmi tikus karena bisa menyebabkan iritasi dan mati.

3. Menggunakan Minyak Esensial

Jika anda tidak ingin mengolah salah satu bahan alami, cara mengusir tikus curut juga dapat dilakukan dengan memanfaatkan minyak esensial. Anda bahkan hanya perlu meneteskan minyak ini menggunakan kapas dan letakkan pada tempat yang sering dilewati tikus. Tentunya, aroma cengkeh dan peppermint sangat direkomendasikan.

4. Memasang Perangkap

Anda juga bisa memanfaatkan alat perangkap untuk mengusir dan membasmi hewan pengerat ini. Lazimnya, penggunaan perangkap seperti perangkap sangkar, perangkap jepit, racun tikus dan lem untuk tikus dapat dimanfaatkan dengan mudah. Berbagai jenis perangkap tersebut bahkan hanya perlu diletakkan pada tempat yang dilalui hewan ini dengan memasang umpan makanan.

Tentunya, tikus curut akan datang dan memakan umpan tersebut dengan mudah. Perangkap tersebut bahkan bisa membuat hewan ini mati satu per satu dan lenyap dari rumah anda. Meski demikian, cara mengusir tikus curut menggunakan jenis alat perangkap ini pada dasarnya memiliki kelebihan dan kekurangan. Untuk itu, anda sebaiknya perlu mempertimbangkan jenis perangkap yang efektif.

5. Memelihara Kucing

Selain itu, anda juga bisa memelihara kucing untuk mengusir tikus curut dari hunian anda. Kucing dengan wajah dan tingkah yang imut ini pada dasarnya dapat membasmi tikus maupun sekedar menakuti hewan pengerat agar tidak masuk ke dalam rumah. Anda bahkan bisa meletakkan tempat pembuangan kotoran kucing di sekitar tempat persembunyian tikus curut untuk mengusirnya.

Itulah beberapa cara yang bisa anda lakukan untuk mengusir hewan pengerat dari hunian anda. Sayangnya, tikus curut yang diduga memiliki ide yang cemerlang ini seringkali mudah lolos ketika anda telah beberapa kali menangkap kawanannya. Untuk itu, menggunakan jasa FUMIDA merupakan cara ampuh untuk menghilangkan hewan pengerat secara tuntas.

Cara Usir Tikus Dari Kap Mobil Secara Efektif

Paling Mudah! Berikut 5 Cara Usir Tikus Dari Kap Mobil Secara Efektif

Ruang mesin yang hangat menjadi tempat yang paling nyaman bagi tikus untuk berlindung dari malam yang dingin. Namun, ketahuilah bahwa tikus yang bersemayam di kap mobil dapat mengancam kondisi komponen dalam kap mobil. Yang harus anda lakukan adalah menerapkan beberapa cara usir tikus dari kap mobil dalam ulasan berikut ini.

Cara Mengusir Hama Tikus Dari Dalam Kap Mobil

1. Memanaskan Mesin Mobil Secara Rutin

Langkah awal untuk mengusir hama tikus secara ampuh adalah dengan rutin memanaskan mobil setiap hari. Jika anda memiliki kendaraan roda empat yang jarang digunakan, maka setidaknya panaskan mesinnya setiap hari. Tak perlu lama lama, anda bisa memanaskan mesin mobil cukup dalam waktu 3 hingga 5 menit saja.

Perlu anda ketahui, biasanya tikus gemar bersarang pada mobil yang jarang dipakai. Dengan rutin memanaskan mobil, tikus akan merasa malas untuk naik ke kap mesin mobil anda. Hal ini dikarenakan kondisi kap yang selalu panas akan membuat si tikus merasa kepanasan. Mau tidak mau, ia akan meninggalkan tempat persembunyiannya dalam kap.

2. Menyiapkan Perangkap

Cara selanjutnya adalah menyiapkan perangkap. Perangkap ini dapat diletakkan di bagian bawah mesin sebagai cara usir tikus dari kap mobil. Adapun jenis perangkap yang dapat anda gunakan adalah penjepit tikus atau lem tikus. Kedua jenis perangkap tersebut sama sama efektif untuk menjebak tikus.

Letakkan sedikit makanan yang tentunya disukai tikus untuk memancing kedatangannya. Taruh sedikit makanan ke dalam lem atau perangkap tikus. Hindari menggunakan racun tikus karena anda tidak akan mengetahui dimana tikus tersebut berada. Dengan begini, bau menyengat akan timbul dari bangkai tikus yang tak tahu dimana letaknya.

3. Berikan Aroma Tidak Sedap

Meskipun tikus adalah hewan pengerat yang membawa banyak penyakit dan kotor, mereka tidak akan tahan terhadap aroma yang tidak sedap. Hal ini bisa anda gunakan sebagai kesempatan untuk membasmi para tikus di dalam kap mobil. Ada beberapa bebauan yang umumnya tidak disukai tikus.

Adapun beberapa bebauan tersebut yakni aroma peppermint, rambut anjing, rambut kucing, dan aroma jeruk. Menempatkan aroma tersebut di sekitar mesin mobil anda adalah cara usir tikus dari kap mobil yang paling efektif. Cara lain yang bisa anda terapkan adalah menebarkan kapur barus ke dalam mesin kap mobil.

4. Menutup Akses Masuk

Apabila mobil berada pada garasi yang tertutup, maka cara yang bisa anda terapkan adalah dengan menutup berbagai celah dalam mobil. Pastikan seluruh pintu garasi tertutup rapat khususnya saat malam hari. Pastikan pula bahwa jendela dan pintu benar benar tertutup rapat agar tidak menjadi jalan masuk bagi hama tikus.

5. Menggunakan Lampu LED Untuk Mengusir Tikus

Tikus adalah hama yang tidak menyukai tempat terang. Hal ini bisa dimanfaatkan untuk mengusir hama tikus dalam mobil. Pasang lampu LED daya rendah dalam kap mobil anda. Keesokan harinya, anda tidak akan menemukan hewan pengerat ini karena sudah berpindah ke tempat yang lebih gelap menandakan bahwa cara usir tikus dari kap mobil yang anda lakukan sudah berhasil.

Sebagai upaya pembasmian tikus dalam kap mobil, anda dapat bekerja sama dengan jasa FUMIDA. Jasa tersebut akan membantu anda menumpas berbagai hama termasuk tikus secara efektif. Jadi, sembari menerapkan lima cara dalam ulasan tersebut anda dapat bekerja sama dengan jasa FUMIDA agar hasilnya lebih memuaskan.

Cegah Tikus Masuk Ke Rumah

Praktis Dan Ampuh, Cegah Tikus Masuk Ke Rumah Dengan 5 Cara Berikut

Nyamuk, rayap, dan tikus menjadi hama yang paling menyebabkan ketika masuk ke rumah. Binatang perekat tikus akan sangat mengganggu penghuni rumah karena membawa banyak sekali penyakit berbahaya. Untuk mengatasi hal tersebut, anda bisa menerapkan beberapa cara mencegah tikus masuk rumah yang akan dibahas dalam ulasan berikut ini.

Beberapa Step Mencegah Tikus Masuk Ke Rumah

1. Letakkan Kapur Barus Di Beberapa Titik

Kapur barus dikenal sebagai bahan yang paling ampuh untuk mengusir hama tikus. Perlu anda ketahui, kapur barus memiliki aroma yang sangat tidak disukai tikus. Meletakkan beberapa kapur barus di tempat yang sering dilewati tikus akan membuatnya merasa tidak nyaman. Lama kelamaan, ia akan pergi jauh meninggalkan tempat tersebut.

Saat meletakkan kapur barus di beberapa titik dalam rumah, usahakan untuk menghindari tempat yang dijangkau anak anak. Pasalnya, kapur barus memiliki zat berbahaya jika sampai masuk ke mulut. Saat meletakkannya, anda juga harus menggunakan sarung tangan dan mencuci tangan setelah memegang kapur barus.

2. Gunakan Detergen

Tak hanya digunakan sebagai sabun pencuci baju, detergen juga efektif untuk mencegah hadirnya tikus di rumah. Mengenai cara mencegah tikus masuk rumah, anda bisa mencampurkan 2 sendok detergen bersama dengan setengah gelas air. Tambahkan cairan amonia ke dalam mangkuk yang sudah berisi air dan detergen tersebut, hingga menghasilkan aroma yang unik.

Setelah semua tercampur, anda hanya perlu meletakkan wadah berisi cairan tersebut ke tempat dimana tikus sering muncul. Campuran tersebut akan membuat si hewan perekat merasa tidak nyaman karena tidak tahan terhadap bau amonia dan detergen. Selain aman, cara ini juga tidak membutuhkan banyak biaya.

3. Gunakan Cairan Peppermint

Tahukah anda bahwa cairan peppermint sangat tidak disukai tikus. Bahkan, mereka tidak akan tahan dengan bau peppermint yang menusuk hidung. Jika anda ingin mencegah tikus datang ke rumah, maka gunakanlah cairan peppermint yang dibalurkan di tempat dekat tikus muncul. Bau mint tersebut akan membuat paru paru tikus mengecil hingga mereka merasa kesakitan.

4. Gunakan Rambut Yang Habis Dipotong Untuk mengusir Tikus

Cara mencegah tikus masuk rumah yang selanjutnya adalah menggunakan rambut manusia. Beberapa dari anda mungkin akan merasa asing dan meragukan cara untuk mengusir tikus yang satu ini. Namun tahukah anda bahwa rambut manusia juga menjadi hal yang paling tidak disukai tikus.

Pasalnya, tikus sering menelan rambut manusia saat sedang makan. Hal ini dapat membuatnya tersedak dan akhirnya terbunuh. Untuk bisa mengusir tikus yang phobia dengan rambut, maka anda bisa memotong ujung helai rambut dan menempatkannya di area yang paling sering mereka kunjungi. Tak berlangsung lama, tikus tidak akan kembali lagi ke tempat itu.

5. Tutup Bagian Rumah Yang Berlubang

Rumah yang berlubang menjadi kesempatan emas bagi para tikus untuk memasukinya. Pada dasarnya, tikus mudah merasa kedinginan dan lapar. Oleh karenanya, mereka memilih untuk memasuki rumah lewat lubang dan mencari kehangatan maupun makanan. Sebagai saran dan cara mencegah tikus masuk rumah, pastikan anda menutup semua lubang dalam rumah.

Setiap pemilik rumah tentu tidak ingin jika huniannya diganggu oleh kehadiran hewan pengerat seperti tikus. Jika sudah terjadi, maka seisi rumah tentu akan merasa tidak nyaman. Untuk mengatasi tikus yang masuk ke dalam rumah, anda bisa menggunakan bantuan jasa FUMIDA yang bergerak di bidang pembasmian hama seperti tikus.

Penyebab Tikus Masuk Rumah dan Menyebarkan Penyakit

Cari Tahu 6 Penyebab Tikus Masuk Rumah dan Menyebarkan Penyakit

Jika anda menemukan banyak tikus berkeliaran di rumah, tandanya kebersihan rumah kurang terjaga baik. Pasalnya hewan menjijikkan ini suka hidup di tempat-tempat gelap dan kotor. Alhasil ketika kawanan tikus bersarang di rumah, bisa dipastikan sumber penyakit mengganggu kesehatan penghuninya. Oleh sebab itu, cari tahu beberapa penyebab tikus masuk rumah berikut ini.

Jangan Biarkan Tikus Berkembang Biak di Dalam Rumah

1. Mencium Sumber Makanan

Tikus termasuk hewan pemakan apapun yang pernah dimakan oleh manusia. Itulah sebabnya anda kerap kali menemukan makanan dalam kondisi berantakan, jika dibiarkan terbuka di atas meja makan. Hal ini karena tikus mempunyai kumis yang berfungsi untuk mendeteksi keberadaan makanan dan membedakan jenis makanan, sekalipun berada di lemari dapur.

Apabila tidak segera diberantas, tikus akan menyebarkan penyakit dan membahayakan kesehatan. Sebab hewan berbulu ini melepas bakteri Salmonella, penyebab munculnya gejala diare parah. Berawal dari makanan yang tekontaminasi melalui urin dan feses yang dikeluarkan. Maka dari itu, anda perlu waspada jika tikus masuk rumah dan segera berantas secepatnya.

2. Menemukan Genangan Air

Tikus memang nyaman hidup di tempat lembab, seperti sumber air di dalam rumah. Karena hewan ini membutuhkan sekitar 15-30 ml air setiap hari, apalagi setelah makan makanan kering. Tak heran jika anda menemukan tikus yang hidup di sekitar pipa air. Itulah mengapa anda harus rajin membersihkan genangan air agar tidak menjadi sumber penyakit.

3. Kondisi Rumah yang Kotor

Umumnya tikus mencari tempat tinggal yang aman dan hangat untuk melindungi anak-anaknya. Lokasi potensial bagi tikus adalah area loteng serta tumpukan barang-barang tak terpakai. Kondisi tempat yang gelap dan kotor dianggap sebagai habitat yang tepat untuk berkembang biak. Disanalah anda akan menemukan indukan tikus beserta anak-anaknya.

Paling berbahaya apabila tikus masuk rumah tersebut sudah agak besar, lalu menjajah makanan di dalam rumah. Maka anda tidak boleh merasa bahwa makanan di dalam lemari, ataupun di atas meja aman-aman saja. Justru anda harus was-was dan segera mencari sumber habitat hewan warna abu-abu ini.

4. Jarang Membersihkan Alat Rumah Tangga

Bagi anda yang malas membersihkan peralatan rumah tangga, tandanya harus bersiap bila tikus mulai menjarah rumah. Hal ini karena alat-alat tersebut dalam kondisi kotor dan aromanya disukai hewan bulu ini. Apalagi setelah anda menyapu remahan makanan tanpa dibersihkan kembali, atau hobi menumpuk piring kotor di dapur. Bisa dipastikan anda memancing tikus untuk berdatangan.

5. Ada Rongga di Tembok

Salah satu alasan mengapa tikus masuk rumah ialah adanya rongga di sela-sela tembok. Bagi tikus tempat tersebut gelap dan hangat untuk berlindung dari ancaman manusia. Sebab pada dasarnya hewan berbulu ini mempunyai sifat penakut. Jadi sebisa mungkin mencari tempat tinggal yang aman dari jangkauan manusia.

6. Ada Tumpukan Kardus

Sesuai dengan habitat favorit tikus yaitu tempat gelap dan tersembunyi, maka kardus termasuk salah satunya. Kardus yang menumpuk di pojokan rumah atau di gudang, menjadi lokasi yang nyaman untuk tikus. Oleh sebab itu, anda disarankan untuk membuang kardus-kardus tak terpakai agar tidak menjadi sumber penyakit.

Keberadaan tikus di rumah memang meresahkan, karena membawa bakteri penyebab sumber penyakit. Maka dari itu, anda harus segera memberantasnya sampai tuntas tak tersisa. Untuk masalah ini anda dapat mengandalkan FUMIDA, selaku jasa pembasmi hama. Selain menghilangkan tikus, FUMIDA juga malayani jasa untuk penyemprotan disinfektan.

Usir Tikus dari Plafon Rumah

Usir Tikus dari Plafon Rumah dengan 6 Tips Berikut

Salah satu masalah hama yang cukup sering dihadapi oleh masyarakat di rumah mereka, yakni adanya tikus yang bersarang di plafon. Plafon memang menjadi salah satu tempat favorit sebagai tempat tikus bersarang. Karena bisa menimbulkan banyak kerugian bagi penghuni rumah, simak cara mengusir tikus dari plafon berikut ini.

Cara Mengusir Tikus

1. Campuran Amonia

Aroma yang dihasilkan oleh amonia bisa membuat tikus sangat terganggu. Tidak heran jika amonia ini menjadi salah satu musuh besar bagi hewan pengerat tersebut. Karena anda akan mengusir tikus dari plafon, maka bau yang sangat kuat dari zat ini pun tidak akan mengganggu aktivitas anda. Sehingga anda tidak perlu khawatir dalam penggunaannya.

Cara menggunakan zat satu ini yaitu pertama siapkan wadah khusus, lalu campurkan ¼ air dengan 2 cangkir amonia serta 2 sendok detergen. Aduk hingga semua bahan tercampur dengan rata, lalu tempatkan wadah berisi campuran ini di plafon. Tempatkan wadah di tempat yang sering dilalui oleh tikus, agar amonia bisa bekerja lebih efektif.

2. Daun Mint

Cara mengusir tikus dari plafon selanjutnya juga bisa memanfaatkan daun mint. Tanaman satu ini memang memiliki aroma yang cukup kuat, bahkan nyamuk dan berbagai serangga lain juga bisa dicegah masuk ke dalam rumah dengan daun ini. Tidak terkecuali tikus, aroma dari daun mint yang tidak disukainya akan membuat hewan satu ini enggan masuk ke dalam rumah anda.

3. Cengkeh

Bahan dapur dengan aroma wangi semerbak ini juga bisa anda gunakan sebagai alat untuk mengusir tikus dari rumah. Pasalnya tikus juga tidak menyukai aroma menyengat yang dikeluarkan oleh cengkeh, sehingga hewan mungil tersebut tentu tidak betah jika harus berlama lama di rumah yang memiliki aroma cengkeh kuat.

Cengkeh sendiri tentunya dapat anda temukan dengan mudah, bahkan biasanya sudah tersedia di dapur. Cukup bungkus biji cengkeh yang telah dikeringkan, menggunakan kain kasa. Lalu anda dapat meletakkan kain berisi biji cengkeh ini di berbagai sudut yang biasanya dilewati oleh tikus, misalnya sudut sudut dapur dan lain sebagainya.

4. Bawang Merah dan Bawang Putih

Siapa sangka jika bawang merah dan putih juga bisa menjadi cara mengusir tikus dari plafon yang cukup efisien. Lagi lagi hal ini karena aroma dari bahan dapur tersebut yang begitu kuat, tidak disukai oleh tikus. Anda bahkan dapat menanam tanaman ini di depan rumah, untuk mencegahnya tikus berusaha masuk. Selain itu anda pun dapat memanennya untuk bumbu dapur.

5. Cabe Rawit

Bahan alami yang banyak digunakan untuk membuat sambal ini, juga dapat digunakan untuk membuat tikus tidak betah berada di rumah anda. Anda bisa memanfaatkannya dengan cara menghancurkan cabe rawit tersebut, kemudian melarutkannya di dalam air. Selanjutnya semprotkan larutan cabe rawit di area yang disinyalir sebagai sarang tikus atau tempatnya sering lewat.

6. Menutup Lubang Plafon

Cara mengusir tikus dari plafon serta mencegahnya untuk datang kembali, yaitu dengan menutup lubang lubang yang ada di sana. Pasalnya lubang ini bisa dijadikan sebagai jalan untuk tikus keluar masuk, dan bebas berkeliaran di rumah anda. Sisir semua area plafon dengan benar termasuk pula genteng rumah, dan pastikan bahwa semua lubang sudah tertutup rapat.

Hama hewan pengerat memang menjadi salah satu masalah yang cukup mengkhawatirkan bagi masyarakat. Karena tikus bisa menimbulkan berbagai kerugian, termasuk menyebarkan penyakit. Sebagai solusinya, anda bisa memilih jalan praktis seperti menggunakan jasa FUMIDA yang mampu menjamin plafon anda terbebas dari tikus.

Cara Mengusir Tikus Di Rumah Yang Wajib Anda Tahu

Paling Ampuh! Berikut Cara Mengusir Tikus Di Rumah Yang Wajib Anda Tahu

Rumah yang bersih dan bebas dari tikus adalah idaman bagi semua orang. Kehadiran tikus di rumah memang sering mengganggu karena berpotensi menyebarkan penyakit. Maka dari itu sangatlah penting bagi Anda untuk mengetahui beberapa cara supaya tikus tidak betah di dalam hunian yang Anda miliki. Berikut cara mengusir tikus paling ampuh yang wajib Anda tahu.

Tips Untuk Membasmi Hewan Pengerat di Rumah

1. Menggunakan Kapur Barus Yang Dijamin Super Ampuh

Kapur barus merupakan salah satu cara yang pertama untuk membasmi tikus di rumah. Cara ini sangat mudah diterapkan agar hewan pengerat tidak betah di dalam hunian yang Anda miliki. Untuk mengusir hama yang satu ini dengan kapur barus, letakkan saja di tempat yang sering dijangkau oleh tikus. Hal ini bisa membuat tikus tidak akan kembali ke rumah Anda.

Namun, hindari meletakkan kapur barus pada area yang mudah dijangkau oleh anak anak. Pasalnya, hal ini akan sangat berbahaya jika dimasukkan ke dalam mulutnya. Terlebih lagi, jika ingin meletakkan kapur barus pada area yang sering dijangkau oleh tikus. Jangan sampai memegangnya menggunakan tangan kosong, dan usahakan cuci tangan setelahnya.

2. Menggunakan Detergen Untuk Menyingkirkan Hewan Pengerat

Selain kapur barus, cara mengusir tikus agar kabur dari rumah adalah dengan menggunakan bahan yang ada di sekitar Anda, seperti detergen. Selain digunakan untuk mencuci pakaian, deterjen juga dipercaya mampu membuat tikus enggan menapakkan kakinya di rumah Anda. Dengan begitu, hunian terbebas dari hewan pengerat yang satu ini.

Step yang harus dilakukan untuk membuat tikus kabur dari hunian Anda yaitu dengan cara mencampurkan 2 sendok detergen dalam air seperempat gelas. Kemudian, tambahkan 2 cangkir amonia pada mangkuk. Lalu, tempatkan pada area yang sering dilewati oleh tikus. Ramuan campuran ini akan membuat tikus pergi karena tidak nyaman dengan aroma tersebut.

3. Menggunakan Essential Oil atau Minyak Peppermint sebagai Bahan Alami Usir Tikus

Bau peppermint akan membuat tikus jauh jauh dari rumah Anda karena hewan ini tidak tahan dengan aromanya. Bau mint dipercaya sebagai cara mengusir tikus karena mengecilkan paru parunya, sehingga perlahan akan mati. Jika ingin membunuh tikus, cukup dengan cara mencelupkan kapas pada minyak peppermint. Kemudian, letakkan pada lubang sarang tikus, maka perlahan akan mati.

4. Menggunakan Bahan Alami Lada Untuk Menyingkirkan Tikus

Selanjutnya, Anda juga bisa dengan menggunakan bahan yang alami lainnya selama berada di rumah. Dengan bahan alami tersebut, Anda pun bisa dengan lebih mudah untuk mengusirnya dari hunian. Salah satu yang bisa Anda lakukan adalah dengan menggunakan lada hitam dan ditaburkan pada tempat yang sering dilalui tikus.

Anda juga bisa untuk menaburkannya ke dalam lubang tikus, agar binatang tersebut tidak bisa keluar dari sarangnya. Kemudian, Anda bisa menyebarkan lada pada tempat tertutup seperti bawah lemari atau kasur. Usahakan untuk menaburkannya secara menyeluruh dan rutin sebagai cara mengusir tikus di rumah. Dengan begitu, rumah Anda akan bebas dari hewan pengerat.

Selain itu, bagi Anda yang ingin memberantas hewan satu ini dengan cara yang lebih ampuh, maka bisa menggunakan jasa FUMIDA. Jasa ini akan membantu Anda untuk mengatasi hewan pengerat yang susah bersarang. FUMIDA telah terbukti secara ampuh mampu untuk membasmi hama dan berbagai macam hewan pengganggu lainnya, seperti kecoa, semut, rayap, dan lain sebagainya.

Gambar Hewan Perusak Tanaman - belalang

Yuk Kenali 5 Hewan Perusak Tanaman dan Cara Mengusirnya

Jangan biarkan tumbuhan Anda dihancurkan oleh hewan perusak tanaman. Meski bentuknya kecil, mereka harus segera diusir karena bisa membuat daun berlubang dan mengganggu proses perkembangan.

Mayoritas hewan yang bisa merusak tanaman memiliki ukuran tubuh yang sangat kecil. Penanganan yang umum dilakukan adalah dengan membuangnya atau memberi insektisida.

Namun, pemberian insektisida saja kadang tidak cukup manakala serangan hama ini begitu banyak dan meluas. Perlu dilakukan hal yang konkret untuk membasmi mereka agar tumbuhan sehat kembali.

Tapi sebelum itu, mari kenalan dulu dengan beberapa hama yang bisa menciptakan kerusakan pada tumbuhan.

5 Hewan perusak tanaman yang perlu diwaspadai

Berikut ini adalah beberapa hama yang sering ditemukan merusak tanaman di Indonesia:

Kutu putih

Kutu putih ini berbeda dengan kutu busuk yang bisa menyebabkan gigitan serangga kasur. Mereka umumnya muncul di tanaman hias. Bentuknya sangat kecil sehingga jarang mendapatkan perhatian. Biasanya cara untuk mengatasinya adalah dengan menyiramkan air detergen.

Komposisi yang bisa digunakan adalah detergen cair satu sendok makan dicampur dengan satu liter air. Campuran ini bisa ditaruh ke botol semprot agar lebih mudah diaplikasikan.

Ulat

Ketika ada tanaman yang daunnya rombeng dan sobek di bagian pinggir atau berlubang di tengah-tengah secara acak, bisa jadi ini adalah ulah dari ulat.

Ulat sangat mungkin merusak daun-daun yang ada di tanaman hias, dedaunan yang ada di pohon, dan yang lainnya.

Biasanya jumlahnya akan terus bertambah dan bisa berpindah dari satu tanaman ke tanaman lainnya. Bahkan, beberapa kali bisa mengakibatkan wabah di satu tempat.

Serangan ulat ini biasanya musim-musiman. Merekalah yang bisa merusak daun di pohon jati, mangga, dan yang lainnya. Sampai mereka berubah menjadi pupa atau kepompong, maka daun tersebut akan terus digerogoti sampai habis.

Masalahnya, hewan satu ini tidak hanya memberikan dampak tak bagus pada tanaman, tapi juga tak bagus buat kesehatan. Karena beberapa jenis ulat bisa menyebabkan rasa gatal di kulit. Bila digaruk bisa jadi kemerahan dan makin menjalar luas.

Untuk mengatasinya, cobalah membuangnya secara mekanis, boleh pakai tangan atau alat. Lihat jenis ulatnya. Anda juga bisa menggunakan insektisida secara rutin sesuai dengan anjuran produk yang digunakan.

Belalang

Hewan Perusak Tanaman - belalang

Sama halnya dengan ulat, ciri serangan serangga terbang ini adalah membuat daun berlubang, sobek, dan rombeng.

Di area persawahan, belalang ini biasanya menyerang secara masif pada tanaman padi. Penangkapan manual menjadi salah satu hal yang bisa dilakukan. Namun, bila serangannya sudah sangat masif dan banyak, penangkapan manual tak lagi efektif.

Tikus

Hama satu ini tidak hanya hadir di rumah-rumah, tetapi juga bisa menyerang tanaman padi. Biasanya tikus yang menyerang padi di perkebunan disebut tikus sawah. Keberadaan mereka bisa menyebabkan kerugian yang besar pada petani.

Bahkan, jika serangannya sudah sangat masif, hewan ini juga bisa memperburuk kesehatan seseorang. Sebab kuman yang ada dalam tubuhnya sangat banyak.

Spider mite

Hama lain yang bisa merusak tanaman adalah laba-laba. Hewan ini bekerja dengan cara menyerap cairan dari dalam tanaman.

Hasilnya, daun akan berwarna kuning dan muncul bercak-bercak pada bagian tumbuhan yang diisap oleh laba-laba tersebut.

Cara membasmi hewan perusak bunga tanaman yang masif

Ada banyak hewan perusak tanaman di dunia ini. Masalahnya, bila serangan mereka sudah masuk ke rumah, bangunan, atau pemukiman. Bukan tidak mungkin keberadaan mereka akan mengganggu kehidupan manusia.

Untuk mengatasi masalah ini dengan cepat dan efektif, Anda bisa memanggil jasa pest control. Tak hanya menanggulangi masalah hama di tanaman, tetapi juga rumah, restoran, bangunan pabrik, kantor, dan semacamnya.

Tenaga profesional dari Fumida sudah berlisensi dan berkompeten di bidang penanganan hama, termasuk hewan perusak tanaman. Hubungi kami di 0822.1177.1166 atau 021.2904.9130.

FUMIDA sangat bangga dapat menjadi partner dalam menjaga kenyamanan di rumah maupun perusahaan Anda. Jangan ragu mempercayakan Fumida untuk mengendalikan hama pada bangunan Anda karena kami selalu menjaga kepercayaan yang Anda berikan.

PT Fumida Pestindo Jaya

Kirimkan Kami Pesan

    [recaptcha id:1 class:g-recaptcha theme:light]

    Call Now ButtonTelp Sekarang 0822-1123-1123082211231123