Jangkrik dan belalang sering muncul dalam soal pelajaran IPA sebagai contoh metamorfosis. Tapi contoh yang mana — sempurna atau tidak sempurna?
Jawabannya: keduanya mengalami metamorfosis tidak sempurna, dengan tiga tahap dan tanpa fase kepompong.
Kenapa Termasuk Metamorfosis Tidak Sempurna
Penentunya satu hal: ada atau tidaknya fase kepompong (pupa).
Pada kupu-kupu, lalat, dan nyamuk, larva harus masuk ke fase kepompong dan mengalami perombakan tubuh besar-besaran sebelum menjadi dewasa. Itu metamorfosis sempurna.
Jangkrik dan belalang tidak melewati fase itu. Anak yang menetas sudah berbentuk mirip induknya — hanya lebih kecil dan belum bersayap. Perbandingan lengkap kedua jenis metamorfosis ada di artikel metamorfosis.
Tahapan Metamorfosis Jangkrik
1. Telur
Jangkrik betina memiliki organ bertelur memanjang di ujung perutnya yang disebut ovipositor — sering dikira sengat, padahal bukan. Organ ini dipakai untuk menusukkan telur ke dalam tanah yang lembap.
Telur jangkrik berbentuk lonjong kecil berwarna putih kekuningan, dan menetas dalam waktu sekitar satu sampai dua minggu tergantung suhu dan kelembapan.
2. Nimfa
Jangkrik muda yang menetas disebut nimfa. Bentuknya sudah menyerupai jangkrik dewasa, tapi berukuran sangat kecil dan belum bersayap.
Untuk tumbuh, nimfa harus berganti kulit berkali-kali — umumnya delapan sampai sepuluh kali. Setiap kali berganti kulit, tunas sayapnya bertambah besar sedikit demi sedikit, sampai akhirnya menjadi sayap penuh.
Fase ini berlangsung sekitar satu sampai dua bulan.
3. Imago (dewasa)
Setelah pergantian kulit terakhir, jangkrik memiliki sayap lengkap dan siap bereproduksi.
Di fase inilah jangkrik mulai mengerik. Suara itu bukan berasal dari mulut, melainkan dari gesekan antara kedua sayap depan — salah satu sayap memiliki bagian bergerigi, satunya berfungsi sebagai penggesek. Dan hanya jangkrik jantan yang mengerik, untuk memanggil betina serta menandai wilayah.
Tahapan Metamorfosis Belalang
Pola dasarnya sama, dengan beberapa perbedaan.
- Telur — belalang betina meletakkan telur dalam kelompok terbungkus lapisan pelindung di dalam tanah, bukan satu per satu
- Nimfa — menetas tanpa sayap, lalu berganti kulit beberapa kali. Tunas sayap tumbuh bertahap seperti pada jangkrik
- Imago — bersayap penuh, mampu terbang, dan siap berkembang biak
Belalang dewasa juga bisa mengeluarkan bunyi, tapi mekanismenya berbeda dari jangkrik: menggesekkan kaki belakang ke sayap, bukan sayap ke sayap.
Perbandingan Jangkrik dan Belalang
| Aspek | Jangkrik | Belalang |
|---|---|---|
| Jenis metamorfosis | Tidak sempurna | Tidak sempurna |
| Jumlah tahap | 3 (telur, nimfa, imago) | 3 (telur, nimfa, imago) |
| Cara bertelur | Ditusukkan satu per satu ke tanah dengan ovipositor | Berkelompok dalam bungkus pelindung di tanah |
| Antena | Sangat panjang, melebihi badan | Pendek |
| Cara berbunyi | Menggesekkan sayap ke sayap | Menggesekkan kaki belakang ke sayap |
| Waktu aktif | Malam hari | Siang hari |
| Makanan | Omnivora — daun, biji, sisa organik | Herbivora — daun dan tumbuhan |
Hewan Lain dengan Metamorfosis Tidak Sempurna
Selain jangkrik dan belalang, kelompok ini juga mencakup:
- Kecoa — telur dalam kapsul ootheca, nimfa, lalu dewasa. Rinciannya di artikel siklus hidup kecoa
- Rayap — nimfa berkembang menjadi pekerja, prajurit, atau laron
- Capung — nimfanya hidup di air sebelum menjadi capung dewasa
- Kutu busuk
- Wereng dan kepik
Pembahasan ciri-cirinya ada di artikel metamorfosis tidak sempurna.
Kalau Jangkrik Masuk Rumah
Jangkrik bukan hama yang merusak bangunan atau menularkan penyakit. Gangguannya terutama satu: suara mengerik sepanjang malam dari balik perabot atau celah dinding.
Jangkrik masuk rumah biasanya karena tertarik cahaya, mencari tempat lembap, atau terbawa dari halaman. Yang bisa dilakukan:
- Kurangi lampu terang di teras pada malam hari
- Tutup celah bawah pintu dan pasang kasa pada ventilasi
- Pangkas rumput tinggi dan singkirkan tumpukan daun di dekat dinding rumah
- Kurangi kelembapan di gudang dan sudut yang jarang dibuka
- Untuk yang sudah terlanjur masuk, cukup tangkap dan lepaskan di luar — tidak perlu disemprot
Yang justru perlu diperhatikan: jangkrik adalah makanan bagi hewan lain. Populasi jangkrik yang banyak di sekitar rumah ikut menarik predator seperti ketonggeng, cicak, tokek, dan ular kecil. Kalau hewan-hewan itu mulai sering muncul, memeriksa populasi serangga di halaman biasanya lebih berguna daripada mengusir predatornya satu per satu.
Untuk pengendalian serangga rumahan secara menyeluruh, Fumida menyediakan konsultasi gratis lewat halaman jasa pest control atau customer service di 0822-7766-7744.
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
Jangkrik mengalami metamorfosis sempurna atau tidak sempurna?
Tidak sempurna. Jangkrik hanya melewati tiga tahap yaitu telur, nimfa, dan imago, tanpa fase kepompong.
Apa saja tahapan metamorfosis jangkrik?
Telur yang ditusukkan ke tanah lembap, lalu menetas menjadi nimfa yang berganti kulit delapan sampai sepuluh kali, kemudian menjadi imago atau jangkrik dewasa yang bersayap penuh.
Apakah belalang juga metamorfosis tidak sempurna?
Ya. Belalang melewati tahap telur, nimfa, dan imago tanpa fase kepompong, sama seperti jangkrik.
Kenapa hanya jangkrik jantan yang mengerik?
Karena suara itu digunakan untuk memanggil betina dan menandai wilayah. Bunyinya dihasilkan dari gesekan antara kedua sayap depan, bukan dari mulut.
Berapa lama jangkrik menjadi dewasa?
Telur menetas dalam satu sampai dua minggu, dan fase nimfa berlangsung sekitar satu sampai dua bulan sebelum menjadi dewasa, tergantung suhu dan ketersediaan makanan.
Kesimpulan
Jangkrik dan belalang sama-sama mengalami metamorfosis tidak sempurna: telur, nimfa, lalu imago — tiga tahap, tanpa kepompong.
Cara termudah mengingatnya: kalau anak yang menetas sudah mirip induknya dan sayapnya tumbuh sedikit demi sedikit setiap kali berganti kulit, berarti metamorfosisnya tidak sempurna.







