Rayap bersayap adalah rayap reproduktif yang keluar dari koloni dewasa untuk kawin dan membentuk koloni baru. Masyarakat lebih mengenalnya sebagai laron. Rayap bersayap biasanya muncul berbondong-bondong di awal musim hujan, dari sore sampai malam, dan beterbangan mengelilingi lampu.
Bagi pemilik rumah, rayap bersayap adalah salah satu petunjuk paling jelas bahwa ada koloni rayap yang sudah matang di sekitar rumah, atau bahkan di dalam bangunan itu sendiri. Artikel ini membahas kenapa rayap bersayap muncul, cara membedakannya dari semut bersayap, dan apa yang perlu Anda lakukan.
Rayap Bersayap Itu Apa?
Koloni rayap terdiri dari beberapa kasta: pekerja, prajurit, dan reproduktif. Rayap bersayap termasuk kasta reproduktif. Berbeda dengan rayap pekerja yang pucat dan hampir buta, rayap bersayap berwarna lebih gelap, punya mata yang berfungsi, dan memiliki dua pasang sayap.
Koloni baru menghasilkan rayap bersayap setelah cukup besar dan matang, biasanya setelah berumur beberapa tahun. Artinya, koloni yang mengeluarkan laron sudah lama berkembang, bukan koloni yang baru terbentuk.
Kenapa Rayap Bersayap Muncul di Musim Hujan?
Rayap bersayap keluar saat kondisi udara hangat dan lembap, umumnya setelah hujan pertama di awal musim hujan. Tanah yang basah memudahkan pasangan rayap baru menggali dan mendirikan sarang. Karena itu laron sering muncul serentak dalam jumlah besar di sore atau malam hari setelah hujan.
Musim hujan juga menjadi masa yang rawan serangan rayap secara umum. Penjelasannya ada di artikel musim hujan rawan serangan rayap.
Apa yang Terjadi Setelah Rayap Bersayap Terbang
- Terbang singkat. Rayap bersayap bukan penerbang yang kuat. Mereka terbang tidak jauh dan tertarik pada cahaya.
- Melepas sayap. Setelah mendarat, sayapnya dilepas. Itulah sebabnya Anda sering menemukan tumpukan sayap di lantai atau di bawah lampu keesokan paginya.
- Berpasangan. Jantan dan betina berjalan beriringan mencari celah di tanah atau kayu yang lembap.
- Mendirikan koloni baru. Pasangan yang berhasil menjadi raja dan ratu, lalu mulai bertelur. Pelajari lebih lanjut tentang ratu rayap dan koloni rayap.
Sebagian besar rayap bersayap mati sebelum sempat mendirikan koloni, entah dimangsa cicak, burung, dan semut, atau mati kekeringan. Namun karena jumlahnya sangat banyak, beberapa pasangan tetap berhasil.
Bedanya Rayap Bersayap dan Semut Bersayap
Keduanya sering muncul di waktu yang sama dan mudah tertukar. Perhatikan tiga hal berikut:
| Ciri | Rayap bersayap | Semut bersayap |
|---|---|---|
| Pinggang | Tebal, badan tampak lurus | Ramping, jelas menyempit |
| Antena | Lurus seperti untaian manik | Menekuk seperti siku |
| Sayap | Dua pasang, panjangnya sama, jauh melebihi panjang badan, mudah lepas | Sayap depan lebih panjang dari sayap belakang |
Perbedaan rayap dan semut secara umum dibahas di artikel perbedaan rayap dan semut putih.
Apa Artinya Kalau Ada Rayap Bersayap di Rumah?
Datang dari luar karena tertarik lampu
Kalau rayap bersayap masuk dari pintu atau jendela yang terbuka saat lampu menyala, kemungkinan mereka berasal dari koloni di sekitar rumah, misalnya di halaman, pohon, atau tumpukan kayu. Rumah Anda belum tentu terserang, tetapi ada koloni matang di dekat Anda, dan pasangan baru bisa saja mendarat di celah rumah Anda.
Keluar dari dalam rumah
Ini tanda yang lebih serius. Kalau rayap bersayap muncul dari celah lantai, retakan dinding, kusen, atau lemari tanam, kemungkinan besar ada koloni matang yang sudah lama berada di bangunan Anda. Tumpukan sayap di satu titik yang sama, terutama di dalam ruangan tertutup, adalah petunjuk kuat.
Pembahasan lebih lanjut soal laron di dalam rumah ada di artikel laron masuk rumah pertanda apa.
Yang Sebaiknya Dilakukan
- Matikan atau redupkan lampu, lalu tutup pintu dan jendela saat laron sedang beterbangan.
- Sapu dan buang sayap yang rontok, tetapi catat dulu di titik mana saja sayap paling banyak ditemukan.
- Periksa area sekitar titik tersebut: kusen, lantai, dan dinding. Cari lorong tanah atau kayu yang terdengar kopong saat diketuk.
- Jangan hanya menyemprot laron. Laron hanyalah tanda. Sumber masalahnya adalah koloni yang mengeluarkannya.
Untuk memastikan ada tidaknya koloni di bangunan, jadwalkan survei anti rayap gratis. Kalau terbukti ada rayap, Fumida menanganinya dengan injeksi, pipanisasi, atau spraying sesuai kondisi rumah, dengan garansi 3–5 tahun dan supervisi terjadwal setiap 12 bulan.
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
Apakah rayap bersayap sama dengan laron?
Ya. Laron adalah sebutan sehari-hari untuk rayap bersayap, yaitu rayap reproduktif yang keluar dari koloni untuk kawin dan membentuk koloni baru.
Apakah rayap bersayap merusak kayu?
Rayap bersayap sendiri tidak memakan kayu rumah Anda. Yang merusak adalah rayap pekerja di koloni asalnya, dan koloni baru yang kelak dibentuk oleh pasangan rayap bersayap.
Kenapa rayap bersayap tertarik pada lampu?
Rayap bersayap tertarik pada cahaya saat terbang mencari pasangan dan tempat baru. Itulah sebabnya mereka berkerumun di sekitar lampu teras dan jendela.
Apakah rayap bersayap berbahaya bagi manusia?
Tidak. Rayap bersayap tidak menyengat dan tidak dikenal menularkan penyakit. Bahayanya terletak pada koloni rayap yang ditandainya.
Kalau banyak sayap rayap di dalam rumah, apa artinya?
Kemungkinan ada koloni rayap yang sudah matang di sekitar atau di dalam bangunan. Periksa titik tempat sayap paling banyak ditemukan, lalu hubungi Fumida di 0822-7766-7744 untuk survei gratis.
Menemukan Rayap Bersayap di Rumah?
Jadikan itu peringatan dini. Hubungi tim jasa anti rayap Fumida lewat WhatsApp di 0822-7766-7744 untuk memastikan kondisi rumah Anda.







