fbpx
Gambar 1 - Siklus hidup semut, hewan dengan metamorfosis sempurna

Siklus Hidup Semut: Durasi, Usia, dan Cara Mencegahnya

Yuk ketahui siklus hidup semut agar bisa mengendalikannya saat masuk ke dalam rumah. Hal ini karena hewan ini jumlahnya bisa ribuan bahkan jutaan dalam satu koloni.

Dalam koloni tersebut masing-masing hewan penyuka manis ini memiliki peran berbeda. Ada yang bertugas mencari makan, mengamankan koloni, dan yang lainnya. Semua bekerja sama untuk menjaga koloninya masing-masing.

Mereka termasuk dalam hewan dengan filum Anthropoda. Hal ini dibuktikan dengan rangka eksternal yang keras atau eksoskeleton yang fungsinya adalah untuk melindungi tubuhnya yang tak ada tulang internalnya.

Pada kesempatan kali ini kami akan membahas tentang daur hidup semut, metamorfosis, durasi daur hidup, usia, dan cara mencegahnya. Selamat menyimak.

Siklus hidup semut, hewan dengan metamorfosis sempurna

Semut merupakan salah satu hewan yang memiliki metamorfosis sempurna. Jadi, sama seperti daur hidup lalat, hewan ini juga harus melewati tahapan telur, larva, pupa, dan semut dewasa.

 Siklus hidup semut, hewan dengan metamorfosis sempurna

Agar lebih jelas soal masing-masing tahapannya, silakan simak ulasan di bawah ini:

Telur

Daur hidup hewan ini dimulai dari telur. Ciri-cirinya adalah berwarna putih bening (transparan), ukurannya sangat kecil hanya sekitar 0,5 mm, teksturnya lengket bila dipegang, bentuknya lonjong, dan permukaannya mengkilap.

Seekor ratu biasanya akan bertelur sebanyak 100.000 sampai 300.000 hanya dalam beberapa hari. Inilah mengapa dalam satu koloni jumlah hewan ini sangat banyak.

Telur-telur yang dihasilkan oleh sang ratu ini biasanya akan menetas dalam jangka waktu 7-14 hari saja. Lama tidaknya tergantung pada kelembapan, suhu, dan spesies dari hewan tersebut.

Agar telurnya aman, sang ratu akan mencari tempat terbaik untuk membangun sarang baru. Kemudian di sinilah dia akan meletakkan telur-telurnya.

Larva

Setelah menetas, telur itu akan menjadi larva. Cirinya adalah berwarna putih kekuningan dan agak bening (transparan). Mereka terus bertumbuh, berkembang, dan berganti kulit.

Pada masa ini, mereka makan dari segala sesuatu yang disiapkan oleh semut pekerja. Biasanya makanannya berbentuk cair dan padat.

Untuk berada di tahap ini, larva-larva itu hanya butuh waktu 6 sampai 12 hari saja hingga akhirnya akan berubah ke tahapan selanjutnya, yakni pupa.

Pupa

Pupa juga masih butuh asupan makanan dan di-supply oleh tim pekerja. Ciri-ciri pupa adalah berwarna putih. Biasanya berbentuk mirip seperti semut dewasa dengan antena yang menekuk ke bagian tubuh.

Tubuh ini dibungkus oleh kepompong yang kadang berwarna coklat, kadang juga berwarna putih. Umumnya, mereka akan berada di tahap ini selama 9 sampai 30 hari saja.

Dari semua tahapan di atas, durasi terjadinya metamorfosis sempurna hewan ini secara umum sekitar 6 sampai 10 minggu. Hal ini tergantung dari jenis semut dan kondisi lingkungan di mana mereka tinggal.

Dewasa

Pada awal kemunculannya setelah dari tahapan pupa, semut cenderung berwarna lebih muda dari pada yang lain. Tubuhnya juga cenderung terlihat transparan. Namun, warna tubuh mereka akan semakin gelap seiring pertambahan usianya.

Kasta semut

Perlu diketahui bahwa secara umum ada 3 kasta dalam koloni semut, yakni ratu, jantan, dan pekerja betina.

Kasta semut

Ratu

Tugas dan tanggung jawab dari sang ratu adalah menjadi induk bagi keseluruhan koloni. Biasanya, ratu atau sang induk bisa bertahan hidup sampai beberapa dekade.

Ciri dari hewan ini adalah ukurannya lebih besar dibanding yang lain. Mereka juga memiliki sayap dengan panjang tubuh bisa mencapai 15 cm.

Pekerja betina

Kasta pekerja dalam koloni semuanya adalah betina. Seluruh hidup para pekerja dihabiskan di dalam sarang untuk melakukan pekerjaan seperti melindungi dan membangun sarang, mencari makanan semut, merawat larva dan pupa, membersihkan telur dan memberinya makan, serta merawat sang ratu.

Yang perlu diketahui, meski pekerjanya adalah betina, mereka tidak bertugas untuk bertelur.

Jantan

Satu-satunya tugas dari si jantan adalah mengawini induk atau ratu. Ukuran mereka jauh lebih kecil dibandingkan semua semut dalam koloni.

Faktor yang mempengaruhi usia semut

Banyak yang penasaran berapa lama usia semut. Perlu diketahui bahwa usia mereka dipengaruhi oleh beberapa hal, yakni:

Spesies

Spesies semut memiliki rentang usia berbeda-beda. Misalnya, untuk semut api rentang hidupnya antara 30 sampai 60 hari setelah mencapai dewasa. Berbeda dengan versi tukang kayu yang rentang hidupnya 45 sampai 90 hari.

Kondisi lingkungan

Suhu ideal buat para koloni hewan ini ada di angka 24 derajat celcius. Selain suhu tersebut, mereka juga harus tinggal di daerah yang kelembapannya tinggi. Bila semuanya terpenuhi, usia hidupnya bisa lebih panjang.

Kasta

Beda kasta beda usia, usia si jantan adalah yang terpendek, yakni akan mati setelah kawin beberapa hari. Selanjutnya, ada tim pekerja yang bisa hidup selama 1 sampai 3 tahun. Yang terpanjang usianya adalah sang ratu karena bisa hidup selama beberapa dekade.

Predator

Di alam liar semua hewan harus mempertahankan diri dari predator. Jika ada laba-laba, armadilo, cicak, trenggiling, dan yang lainnya, maka semut-semut itu bisa cepat mati karena termakan.

Cara mencegah dan membasmi semut masuk dalam rumah

Untuk melakukan pencegahan dan pembasmian, Anda bisa memanggil jasa pembasmi semut terbaik. Tim yang sudah berpengalaman dan profesional bisa menanganinya dengan cepat.

Cara mencegah dan membasmi semut masuk dalam rumah

Apalagi di perumahan atau pemukiman, biasanya tak banyak predator yang bisa memangsa mereka sehingga koloninya akan terus bertambah.

Kami bisa dihubungi di nomor 0822.1123.1123 atau 021.2904.9130. Silakan jadwalkan segera agar siklus hidup semut bisa dihentikan dan tidak mengganggu di rumah Anda lagi.

Gambar 1 - Jenis makanan semut yang harus Anda tahu

3 Jenis Makanan Semut dan Cara Mencegah Masuk Rumah

Jangan pikir kalau makanan semut itu hanya gula atau makanan manis. Faktanya, hewan ini tergolong omnivora. Mereka bisa makan tumbuh-tumbuhan dan binatang, tergantung mana yang sedang ada.

Karena termasuk dalam hewan yang mau memakan segalanya, jangan heran bila saat sudah masuk ke dalam rumah hewan ini bisa makan makanan di dapur, mulai dari yang manis hingga lauk pauk lain yang rasanya tak manis sekalipun.

Pada kesempatan ini, kami akan membahas mengenai makanan semut, rantainya, dan cara mencegahnya supaya tidak masuk ke dalam rumah.

Hal ini perlu dilakukan mengingat saat sudah masuk ke tempat tinggal Anda. Mereka akan menjadi hewan yang cukup menjengkelkan. Selamat menyimak ulasan ini agar lebih jelas.

3 Jenis makanan semut yang harus Anda tahu

Ada banyak jenis semut di dunia ini. Di antara mereka ada yang memang lebih suka mengonsumsi sesuatu yang manis, namun ada juga yang suka dengan fungi (jamur), makanan berlemak, dan berprotein.

 Jenis makanan semut yang harus Anda tahu

Jamur (Fungi)

Tidak banyak yang tahu kalau ternyata hewan ini bisa membudidayakan fungi atau jamur. Biasanya mereka memilih tempat lembap untuk melakukan ini.

Untuk itu, area kebun dan tempat-tempat lembap di dalam rumah bisa menjadi sasaran empuk buat pembudidayaan jamur ini.

Beberapa spesies hewan ini bisa makan dari fungi dan sumber lainnya. Sebaliknya, ada juga yang hanya menggantungkan diri dengan mengonsumsi jamur saja. Meski begitu, nutrisi mereka tetap bisa tercukupi.

Makanan berprotein dan berlemak

Selanjutnya, banyak sekali jenis semut yang mengonsumsi makanan berprotein dan berlemak. Kalau dalam rumah tangga, biasanya makanan dengan bahan dasar utama daging, ikan, tempe, hingga telur merupakan opsi favorit mereka.

Selain itu, bila di rumah Anda ada selai kacang, maka ini bisa menjadi surga untuk mengumpulkan sari-sari gula kesukaan mereka. Selai kacang mengandung gula sekaligus protein dalam waktu bersamaan. Jadi pasti mereka suka.

Bahkan kadang, ada semut yang akan datang manakala seseorang sedang memasak makanan yang berlemak, bersantan, dan berprotein. Mereka akan mencoba meraih peralatan masak yang sudah tak terpakai tapi terdapat sisa-sisa atau bekas masakannya.

Apabila berada di luar rumah, mereka yang senang dengan makanan berprotein dan berlemak lebih sering terlihat mengangkut serangga mati, seperti lalat, kecoa, dan hewan mati lainnya. Dengan begini, koloni mereka akan mendapatkan protein dalam jumlah yang diinginkan.

Makanan yang manis

Semua orang tahu kalau makanan manis adalah favorit buat para semut. Seperti kata pepatah, ada gula ada semut. Setiap kali ada makanan manis, maka mereka akan mencari sumbernya dan mengajak koloninya untuk mendapatkan sari gula.

Beberapa jenis makanan yang jadi incaran di dalam rumah adalah gula, madu, sirup, jus, cake, hingga roti.

Nah, apabila untuk mendapatkan semua itu mereka kesulitan, maka jalan satu-satunya adalah barter dengan kutu daun. Di mana kerja sama ini termasuk dalam simbiosis mutualisme.

Kutu daun merupakan serangga kecil yang memakan tanaman, mereka memproduksi sebuah cairan lengket yang disebut madu atau honeydew. Inilah yang diminta oleh para semut.

Sebagai gantinya, para kutu daun akan meminta perlindungan kepada koloni semut dari pemangsa yang lebih besar agar populasi mereka tidak terganggu.

Rantai makanan semut

Pernahkah Anda menjumpai pertanyaan “hewan apa yang memakan semut?” Jika pernah, apa Anda sudah menemukan jawabannya?

Rantai makanan semut

Jika belum, maka perlu Anda ketahui bahwa semut dimakan oleh hewan bernama scaly anteaters atau yang lebih kita kenal dengan sebutan Trenggiling.

Hewan inilah yang secara alami mencari hewan kecil penyuka zat manis untuk dikonsumsi secara masal. Namun, kelak saat trenggiling sudah mati. Bangkainya juga bisa dimakan oleh semut lagi.

Secara umum, rantai makanan dari hewan ini adalah:

Jamur/makanan berprotein/makanan manis dikonsumsi oleh semut. Kemudian semut dikonsumsi oleh trenggiling. Selanjutnya, bila trenggiling mati akan dikonsumsi semut lagi.

Masalahnya, Anda tidak bisa request trenggiling untuk menjaga rumah dari hewan penyuka manis ini. Mereka juga tidak selalu ada di sekitar rumah karena lebih sering ditemukan di area lapang.

Maka dari itu, untuk mencegah invasi hewan penyuka manis di tempat tinggal Anda, sebaiknya lakukan langkah serius.

Cara mencegah dan mengusir semut agar tidak masuk rumah

Apapun jenis semut yang ada di dalam rumah Anda, maka perlu dilakukan tindakan serius untuk mengusirnya. Jangan sampai makanan Anda dikerumuni hewan ini setiap hari atau Anda menemukan mereka mengambang di teh hangat yang akan diminum. Ini jelas menjengkelkan.

Cara mencegah dan mengusir semut agar tidak masuk rumah

Untuk mencegahnya, ada beberapa trik yang bisa dilakukan:

Menjaga kebersihan rumah

Kebersihan rumah adalah sebuah hal yang wajib diwujudkan. Contohnya adalah segera menyapu remahan sisa makanan yang terjatuh. Juga rajin mengepel rumah setelah dibersihkan dari debu.

Menutup makanan

Tutuplah makanan dengan rapat. Misalnya, untuk makanan-makanan seperti gula, taruh di toples yang memang bisa menutup dengan rapat dan tidak bisa dimasuki hewan.

Menggunakan kapur semut

Salah satu bahan yang bisa diandalkan untuk mencegah mereka masuk ke dalam rumah, khususnya dapur adalah kapur semut.

Dengan hanya menggoreskan kapur ke tembok atau area lain yang dihuni hewan penyuka manis, mereka tidak akan bisa lewat dan kadang mati di dalam garis yang dibuat.

Memanggil jasa pembasmi semut profesional

Terakhir, semut merupakan hewan yang merusak dan sangat mengganggu karena hidup berkoloni. Sulit sekali rasanya untuk menghilangkan hewan ini dari rumah.

Maka dari itu, memanggil jasa pembasmi semut profesional adalah salah satu cara terbaik yang pasti efektif. Kami adalah tim Fumida yang sudah berpengalaman dalam bidang pest control dan memiliki lisensi untuk menanggulangi hama dengan cepat dan tuntas.

Nomor kami adalah 0822.1123.1123 atau 021.2904.9130, silakan jadwalkan konsultasi dengan tim untuk menanggulangi masalah Anda. Jangan tunda lagi. Jangan biarkan hidangan rumah jadi makanan semut setiap hari.

Gambar 1 - Monomorium pharaonis atau semut firaun

8 Jenis Semut yang Ada di Indonesia & Sangat Mengganggu

Ada sekitar 15.000 jenis semut yang tersebar di seluruh dunia. Koloninya ada yang dibuat oleh satu ratu, ada pula yang lebih dari itu.

Dari 15.000 spesies dan sub spesies yang ada di dunia tersebut, sebanyak 3.700 di antaranya berada di Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Namun, tak semuanya sering kita jumpai.

Faktanya, kita hanya bisa menjumpai beberapa spesies saja. Di antaranya semut hitam rumah, semut gila, semut trotoar, semut tukang kayu, semut hantu, semut api, semut bau, dan semut firaun.

Dari beberapa jenis hewan pemakan gula ini, ada yang sukanya hanya mengganggu rumah, ada juga yang bisa menyebabkan masalah pada kesehatan karena mengandung bakteri Salmonella. Maka dari itu, pembasmian harus dilakukan dengan cepat saat mereka ditemukan di rumah Anda.

Agar lebih jelas mengenai masing-masing spesies di atas, mari kita bahas dalam artikel ini.

Monomorium pharaonis atau semut firaun

Monomorium pharaonis atau semut firaun

Hewan ini memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  1. Tubuh betina sepanjang 3 meter dengan warna hitam dan ada sayapnya.
  2. Tubuh pekerjanya sepanjang 1,5 mm sampai 2 mm. Warnanya secara umum kuning kecoklatan. Hanya pada bagian perutnya saja cokelat.
  3. Ratu semut memiliki panjang tubuh 3,5 mm sampai 6 mm. Warnanya merah tua dengan sayap.

Hewan ini memiliki mata hitam ada 2 ruas kecil di bagian pedisel. Mereka senang berkerumun. Kalau di dalam rumah, sukanya mengincar makanan yang mengandung protein seperti daging, serangga mati, dan yang lainnya.

Sarangnya dibuat di bagian dalam rongga bangunan sehingga cukup sulit terjangkau. Tapi mereka juga suka tempat lembap sehingga sering ditemukan di rumah sakit.

Tetramorium caespitum atau semut trotoar

Ciri dari Tetramorium caspitum adalah warnanya yang coklat gelap bahkan cenderung kehitaman. Panjang tubuhnya sekitar 3,175 mm.

Hewan ini memakan yang dikonsumsi oleh manusia dan hewan peliharaan. Biasanya mereka memasuki rumah pada saat malam hari dengan melewati kabel dan pipa. Sarangnya ditemukan di sekitar kayu, papan, batu, dan dekat dengan sumber air.

Solenopsis spp atau semut api

Panjang ratunya mencapai 15 mm. Sementara kaum pekerjanya berada di kisaran 3 mm  sampai 12 mm. Warnanya coklat tembaga. Sementara pada bagian perut terlihat lebih gelap dari yang lain.

Selain makanan manis dan berprotein, mereka juga mengonsumsi hewan mati. Biasanya cacing tanah, serangga, dan hewan bertulang belakang (vertebrata).

Mereka membuat gundukan tanah sebagai sebuah sarang. Gundukan ini diletakkan di dekat tumpukan kayu. Tinggi gundukannya bisa mencapai 40 cm.

Bila dalam kondisi terancam mereka bisa menggigit manusia dan meninggalkan rasa sakit. Tidak hanya itu, bentol akibat gigitannya juga baru bisa hilang setelah 48 jam.

Jenis semut ini biasa ditemukan di wilayah perkotaan, pertanian, dan pemukiman warga. Mereka menyerang baik di dalam maupun di luar rumah.

Nah, Anda bisa mengusirya sendiri dengan racun semut atau bisa memanggil kami segera untuk memberikan layanan pembasmian semut.

Ochetellus atau semut hitam rumah

Hewan ini unik karena tubuhnya berwarna hitam dan mengilat. Panjangnya sekitar 2,5 mm sampai 3 mm.

Ochetellus ini memiliki kebiasaan menyerang rumah, memburu makanan di dapur, memakan kotoran binatang, dan berkerumun untuk mencari makan di sampah.

Yang paling membahayakan, spesies hewan ini berpotensi menyebarkan bakteri Salmonella.

Tapinoma melanocephalum atau semut hantu

Spesies berikutnya memiliki ciri-ciri yang unik. Sebab tubuh hewan ini terdiri dari warna gelap terang secara bersamaan. Warna gelap kehitaman ditunjukkan pada bagian atas tubuh (kepala dan toraks). Sementara warna terangnya (putih pucat cenderung bening) terlihat pada bagian bawah tubuhnya.

Tapinoma melanocephalum atau semut hantu

Ukurannya kecil sekitar 1,5 mm dengan makanan kesukaan berupa zat manis, minyak, dan serangga yang menghasilkan zat manis.

Sarangnya terletak di sekitar celah dinding pada saat di dalam ruangan. Namun bila di luar ruangan, mereka membentuk sarang di sekitar tanah, pot bunga, di bawah kulit pohon, dan lain-lain.

Tapinoma sessile atau semut bau

Warna hewan ini coklat, ada yang agak kehitaman. Ukurannya cukup mini, yakni 1,5 mm sampai 3 mm saja.

Sesuai dengan namanya, mereka bisa mengeluarkan bau khususnya bila diremas. Bau ini identik dengan bau kelapa. Mereka sangat suka dengan mayoritas makanan yang ada di rumah. Khususnya makanan manis seperti permen, buah, roti, dan yang lainnya.

Hewan ini juga ditemukan suka dengan beberapa makanan hewan peliharaan.

Lokasinya berada di daerah yang lembap dan di luar rumah. Mereka masuk ke dalam rumah hanya untuk mencari makan.

Camponotus pennsylvanicus atau semut tukang kayu

Semut pekerja memiliki panjang sekitar 6 mm. Sementara ratunya bisa sepanjang 12 mm. Warnanya mayoritas hitam. Tapi beberapa ada yang kemerahan.

Serangga ini biasanya berburu makanan di malam hari, namun tidak mustahil saat siang juga mencari makanan dan masuk ke dalam rumah. Yang mereka makan biasanya adalah cairan manis, minyak, lemak, dan daging.

Sesuai dengan namanya, hewan ini tinggal di kayu. Misalnya kayu lembap, bagian dari pohon, dan lain-lain. Yang perlu Anda tahu, meski mereka tinggal di dalam kayu bukan berarti Anda bisa menggunakan bahan seperti umpan rayap untuk membasminya.

Semut gila

Hewan ini memiliki warna hitam dengan ciri khas kaki panjang. Jika merasa terganggu mereka bisa bergerak ke segala arah.

Sumber makanan yang mereka cari adalah yang manis atau berbasis gula. Meski begitu, hewan ini tergolong sebagai hewan yang invasif. Saat sudah menyerang rumah maka koloninya akan menginvasi rumah secara masif.

Artinya, Anda harus siap dengan kerusakan-kerusakan yang mungkin akan terjadi di bangunan rumah Anda.

Cara mengatasi semua jenis semut

Karena dampaknya lumayan besar dan mengganggu rumah, maka sebaiknya Anda memanggil jasa pembasmi semut profesional untuk segera menangani masalah ini.

Cara mengatasi semua jenis semut

Hubungi tim Fumida di nomor 0822.1123.1123 atau 021.29049130 segera. Jangan buang waktu Anda dengan mengurus beragam jenis semut dengan hasil yang nihil. Hubungi kami dan temukan solusinya.

Jenis-jenis Semut yang Sering Kita Jumpai

Kenali Jenis-jenis Semut yang Sering Kita Jumpai Agar Mudah Mengusirnya dari Rumah

Mungkin Anda pernah mendengar dari kisah dongeng maupun film kartun tentang segerombolan semut. Ada juga yang memiliki kesan bahwa semut merupakan binatang yang kompak, saling gotong royong untuk mencari makanan dan juga rajin setiap saat selalu menyiapkan banyak makanan sebagai persediaan dalam jangka waktu yang cukup lama.

Hal tersebut juga tidak terlepas dari cara hidup semut yang bergerombol dipimpin oleh ratu tunggal yang juga memiliki ratu kelompok. Namun  Anda mungkin belum paham beberapa jenis semut yang ada. Anda pastinya sering menjumpai jenis semut dengan ukuran kecil, sedang, bahkan besar tapi Anda tidak mengetahui jenis semut tersebut. Bahkan jenis-jenis semut yang sering kita jumpai di rumah pun tidak diketahui termasuk golongan dan jenis yang mana.

Sebagai bahan pengetahuan dan juga salah satu alternatif untuk mengetahui lebih banyak tentang semut sehingga Anda mampu menanganinya jika menemukan jenis semut tertentu, maka berikut ini akan dibahas jenis-jenis semut yang sering kita jumpai terutama semut yang ada di rumah.

Berdasarkan data, jumlah spesies semut yang ada di Indonesia adalah kisaran 23 spesies yang dapat ditemukan. Namun dari ke sekian banyak spesies tersebut tentu ke semuanya tidak dapat dijumpai di rumah. Beberapa jenis-jenis semut yang sering kita jumpai terutama yang keberadaannya ada di rumah diantaranya:

1. Semut hantu

Semut jenis ini pastinya sudah banyak diketahui oleh orang, bahkan dapat dibilang semua orang pasti tahu dan mengenalnya dengan sebutan semut gula. Sesuai dengan namanya, semut ini senang memakan makanan yang memiliki zat-zat yang rasanya manis dan juga makanan yang berminyak.

Berdasarkan jenis makanan yang disukainya tersebut juga semut ini senang hidup di tempat yang memiliki tingkat kelembaban yang tinggi seperti di bawah kayu yang sudah lama tidak diangkut, disekitaran pot bunga atau diatas tanah pada pot bunga, bahkan biasanya juga ditemui disekitar lemari dapur dan juga di sekitaran kamar mandi. Semut jenis ini mudah berkembang biak dan dengan ciri fisik yang transparan dibagian tubuhnya, panjangnya sekitar 16mm. Nama ilmiah dari semut gula adalah Tapinoma melanoephalum. Untuk mengusir semut ini bisa dengan cara menaburkan bubuk kopi atau garam pada bagian sarang.

2. Semut Tukang Kayu

Banyak orang yang juga mengenali jenis semut yang satu ini yaitu berwarna hitam dan juga ada yang bercampur merah semu hitam. Semut yang satu ini sesuai dengan namanya tukang kayu suka memakan kayu untuk dijadikan tempat tinggal juga. Ukurannya kisaran 17mm. Hindari bagian kayu tertentu di tempat lembab, bersihkan sebagai pencegahan agar tidak menjadi sarang semut tukang kayu.

3. Semut Gila

Sesuai dengan namanya yaitu semut gila, jenis semut yang satu ini susah dikendalikan jika habitatnya merasa terganggu dan pada saat mencari makanan. Semut ini mampu berkembangbiak dengan jumlah yang banyak dan juga berkoloni. Meskipun semut gila tidak menyengat, namun cukup mengganggu dikarenakan mudah untuk mengincar segala jenis makanan meskipun sebenarnya semut gila paling menyukai jenis makanan dengan zat-zat yang manis.

Cara menghindari atau mengusir semut gila adalah dengan membersihkan bagian samping rumah Anda yang berdekatan dengan cabang pohon, serta cara lainnya dengan menutup akses apapun yang masuk ke rumah Anda terutama celah kecil yang dijadikan jalan bagi semut-semut gila.

4. Semut Firaun

Semut yang memiliki nama latin Monomorium pharaonis ini memiliki nama yang cukup mengerikan. Sesuai dengan namanya juga semut ini memiliki keistimewaan dapat bertahan hidup di daerah yang memiliki tingkat kelembaban dan juga hawa hangat yang berimbang, sehingga tidak jarang seringkali kita menemukannya dimana saja bahkan di rumah sakit sekalipun. Selain itu, semut ini juga memiliki koloni yang cukup banyak hingga 300.000 jumlahnya.

Tidak heran jika jenis semut yang satu ini memiliki banyak ratu dalam setiap koloninya, ukurannya pun berbeda-beda karena semakin besar ukurannya maka itulah ratu dari semut tersebut yaitu dari 1,5mm hingga 6mm.

Semut ini juga merupakan salah satu yang mampu berkembang biak dengan banyak, yaitu satu individu semut bisa menghasilkan sekitar 3.500 telur, itulah sebabnya semut ini memiliki banyak koloni. Dengan beragam ciri tersebut maka cara yang mudah untuk membasmi semut firaun adalah dengan menaburkan bubuk kopi atau dengan cara menyemprotkan cairan pembasmi semut sehingga mudah terperangkap dan melumpuhkan semut-semut tersebut.


Beberapa jenis semut tersebut banyak membuat sarang di rumah-rumah terutama untuk rumah yang kurang terjaga kebersihannya dan juga biasanya pada rumah yang cenderung lama tidak ditinggali. Untuk itu sebaiknya lakukan beberapa hal yang bisa Anda jadikan pencegahan agar semut tidak membuat sarang di rumah Anda jika rumah akan ditinggalkan dalam jangka waktu yang cukup lama.

Dengan mengetahui jenis-jenis semut yang sering kita jumpai di rumah, maka hal tersebut dapat menutup kemungkinan untuk Anda mampu mengatasinya dengan cara yang sesuai. Misalnya saja jika di rumah Anda banyak jenis semut hantu atau semut gula maka cara yang dapat Anda lakukan untuk mengatasinya adalah dengan memperhatikan beberapa makanan maupun bahan makanan yang manis sehingga dapat dikemas atau ditutup dengan rapat.

Bagaimana Mencegah Semut Masuk Rumah

Bagaimana Mencegah Semut Masuk Rumah? Coba Lakukan Hal Ini

Memiliki rumah yang nyaman tentu menjadi harapan banyak orang. Dengan memiliki rumah yang nyaman juga akan membuat betah para penghuninya. Namun terkadang hal tersebut menjadi suatu masalah jika ada beberapa yang justru menjadikan rumah tidak nyaman, salah satunya adalah jika banyak semut. Apalagi jika semut tersebut termasuk salah satu jenis semut yang memiliki gigitan yang kuat pada kulit manusia. Tentu hal tersebut akan sangat mengganggu. Masalah tersebut dapat diatasi dengan mencari tahu bagaimana mencegah semut masuk rumah.

Jika sebelumnya Anda paham bagaimana cara untuk mengusir semut yaitu dengan menggunakan obat yang dibeli dari warung misalnya, maka kini ada cara bagaimana mencegah semut masuk rumah. Sebab biar bagaimana pun, mencegah lebih baik daripada semut-semut sudah membuat sarang di rumah Anda. Bahkan jika sarang tersebut ada di bagian sela-sela kecil rumah yang susah untuk dibersihkan yaitu berupa gundukan pasir dan juga sisa-sisa makanan yang sebelumnya tidak habis.

Inilah cara bagaimana mencegah semut masuk rumah yang dapat Anda praktekkan di rumah dan bisa menjadi persiapan untuk mengupayakan agar rumah Anda tetap nyaman:

 1. Kemas makanan yang mengundang semut,

Beberapa bahan makanan yang mengandung semut seperti gula dan juga bahan makanan lainnya yang rasanya manis biasanya mampu mengundang semut begitu mudahnya. Bahkan bila Anda lupa dalam beberapa waktu untuk menutup kembali bahan makanan yang disukai oleh semut, dalam beberapa menit saja sudah dikelilingi semut. Jenis semut yang ini biasanya semut gula yang penciumannya tajam terhadap bahan maupun makanan yang rasanya manis.

2. Rapikan barang-barang terutama bagian dapur,

Cara ini mungkin banyak diabaikan oleh orang-orang. Tanpa disadari dengan memiliki susunan barang yang rapi maka segala hal yang ditata di dalam rumah juga akan nyaman untuk dilihat. Hal ini juga akan mampu memberikan pengamanan yang tepat sehingga memperkecil kemungkinan semut tidak akan betah berada di rumah Anda. Bersihkan rumah dengan baik hingga ke sela-sela dan bila perlu bagian dapur menjadi perhatian yang sangat penting sebab memiliki banyak makanan maupun bahan sisa dari masakan. Simpan dengan rapi segala bahan makanan, bila perlu taruh di kulkas. Dengan demikian kebersihan rumah akan tetap terjaga dan meminimalisir agar tidak ada binatang jenis serangga yang betah di rumah Anda, termasuk salah satunya adalah semut.

3. Bungkus kembali bekas makanan yang tersisa,

Apabila Anda memiliki makanan di rumah maka sebaiknya biasakan tetap berada dalam kemasannya, sekalipun makanan tersebut belum habis. Kemaslah kembali makanan tersebut sehingga jika masih tersisa. Jangan biarkan sisa makanan tersebut mengundang banyak semut untuk datang ke rumah Anda dan segerombolan semut lainnya akan datang bahkan membuat sarang di rumah Anda.

4. Jangan biarkan lantai berbau manis,

Sama seperti poin sebelumnya untuk menghindari jenis semut gula yang suka terhadap sari makanan yang rasanya manis maka sebaiknya jangan sekali-kali Anda membiarkan lantai rumah Anda berbau manis. Misalnya saja jika pada kondisi tertentu Anda menumpahkan susu atau air gula maka segeralah bersihkan dan jangan lupa untuk membersihkannya menggunakan cairan yang bersih bila perlu menggunakan ekstrak yang berbau kopi. Sebab semut tidak menyukai aroma kopi. Apabila tidak ada, maka bisa juga dengan menggunakan cairan pewangi biasa yang ada di toko maupun warung terdekat rumah Anda.

5. Bila perlu gunakan obat pembasmi serangga

Sudah lumrah bagi banyak orang untuk mencegah maupun mengusir semut salah satunya adalah dengan menggunakan obat pembasmi serangga. Banyak jenis obat untuk membasmi serangga yang dapat Anda temukan. Anda bisa memilih jenis obat yang mana, apakah berupa cairan, semprot, atau berupa kapur yang dapat ditaburkan. Pilihlah yang menurut Anda sesuai dengan kebutuhan. Untuk pencegahan sebaiknya menggunakan yang berupa cairan karena hal ini akan memudahkan dan membuat tahan lama, dengan kata lain jika disapu tidak akan terbawa dan aromanya tetap ada.

Gambar Cara Membasmi Semut Hitam di Pohon Mangga

Selain kelima cara tersebut, apabila rumah Anda terlanjur ada sarang semut, maka cara untuk mengusirnya cukup mudah. Anda bisa menggunakan beberapa bahan yang ada di dapur Anda seperti bubuk kopi, cuka, baking soda, dan juga garam. Tidak disangka bukan beberapa bahan tersebut pastinya mudah didapat dan dengan harga terjangkau bahkan tersedia di dapur Anda?

Untuk itu jika Anda mampu mengetahui khasiat beberapa bahan tersebut maka Anda dapat menggunakannya dengan mudah. Garam bisa Anda sebarkan di sela-sela lantai atau antar keramik untuk lantai yang dijadikan sarang semut, maka tidak lama setelah ditaburkan biasanya semut akan keluar dengan sendirinya. Setelahnya maka Anda dapat membersihkan bagian sisanya. Begitu pula dengan bubuk kopi, fungsinya sama dengan garam dengan cara ditaburkan.

Kemudian untuk baking soda, caranya seperti membuat jebakan untuk semut. Anda dapat mencampurkannya dengan gula dan taburkan pada semut sehingga baking soda akan dimakan berbarengan dan mampu melumpuhkan semut. Sedangkan cuka dapat disemprotkan dengan mudah pada semut. Itulah beberapa cara bagaimana mencegah semut masuk rumah.

Jasa Pembasmi Semut di Jakarta

Membutuhkan Jasa Pembasmi Semut? Hubungi FUMIDA : 021-29049130 (Office Hour) / 0822-1123-1123 (Customer Service 24 Jam). Profesional dan Berpengalaman.

Semut


Menjumpai semut di sekitar rumah anda mungkin merupakan hal yang wajar dan sudah menjadi pemandangan yang biasa. Namun perlu anda ketahui bahwa semut memiliki beberapa jenis yang termasuk diantaranya jenis yang berbahaya yang harus Anda hindari, seperti semut api. Bila anda melihat barisan semut yang berkeliaran dengan cepat dan banyak di sekitar anda, sebaiknya Anda harus segera mengambil langkah untuk mengusir semut-semut tersebut dari rumah Anda.

Langkah awal untuk mengenalikan semut adalah dengan mengidentifikasi jenis semut yang ada di rumah Anda. Setelah kita memahami karakteristik dari semut yang ada di rumah kita, akan lebih mudah menentukan jenis treatment yang akan dilakukan untuk mengendalikan semut yang ada di rumah kita.

 

Fumida adalah jasa pembasmi semut berpengalaman dan profesional untuk mengatasi masalah semut di Indonesia. Para Ahli semut kami akan merekomendasikan seluruh solusi terbaik yang sesuaikan dengan kebutuhan Anda.

Kenapa Harus Memilih Fumida Untuk Jasa Pembasmi Semut?


Terdaftar di ASPPHAMI dan PTSP

Fumida adalah perusahaan yang resmi terdaftar di Asosiasi Perusahaan Pengendalian Hama Indonesia (ASPPHAMI) dan PTSP Jakarta


Perusahan Pengendali Hama Terbaik

Sebagai perushaan pengendalian hama terbaik, kami memiliki review yang positif dari banyak klien kami pada Google


 

Klien Artis Fumida

Fumida Jasa Pembasmi Semut Profesional dan Berpengalaman


Bagaimana Cara Mengendalikan Semut?


Bila Anda sedang menghadapi masalah serius dengan semut yang sudah diusahakan dengan berbagai cara, solusi terbaik dalam mengatasi masalah semut di rumah Anda adalah dengan menghubungi jasa pembasmi semut profesional yang telah berpengalaman dalam pembasmi semut.

Fumida memberikan metode pengendalian semut yang telah terbukti ampuh untuk mengendalikan jenis semut tertentu secara efektif dan aman untuk lingkungan Anda.

Berikut Proses Pembasmian Semut yang Tepat di Rumah Anda

  1. Identifikasi Jenis Semut – Lakukan identifikasi mengenai semut yang ada di rumah Anda, jenis-jenis semut dapat dengan mudah diketahui dengan melihat lebih dekat bentuk tubuh mereka dan tempat mereka bersarang di rumah Anda.
  2. Tentukan Cara Pengendalian – Setelah jenis semut teridentifikasi, selanjutnya Anda bisa memilih cara pengendalian semut di rumah Anda. Jika Anda menentukan untuk mengendalikan semut sendiri, Anda bisa dengan mudah menemukan produk pembasmi semut di toko online atau toko peralatan terdekat. Jika pengendalian sendiri dirasa menemui hambatan dan semut tetap kembali menyerang, Anda bisa menggunakan Jasa Pengendali Semut Profesional terdekat.
  3. Mengambil Tindakan – Anda bisa menghubungi Fumida Jasa Pembasmi Semut profesional untuk membantu Anda menuntaskan permasalahan semut yang ada di rumah Anda dengan aman dan efektif.

Anda bisa memilih artikel di bawah untuk cara mengendalikan semut lebih lengkap dan tepat

Jenis-jenis Semut yang Sering Kita Temui


Semut adalah serangga yang memiliki banyak spesies dan sub-spesies, jika dihitung ada sekitar 15.000 spesies & sub-spesies. Ada 7 Jenis semut yang paling sering ditemui pada sekitar lingkungan rumah di Indonesia, Pertama adalah semut tentara. Semut ini memiliki gigitan yang amat menyakitkan, dan biasa bergerak dengan sangat cepat. Layaknya tentara, kulit semut ini terlihat keras dan bila anda amati, anda akan dapat melihat capit besar yang digunakan untuk menyerang musuhnya. Semut ini amat berbahaya karena serangannya yang mematikan. Setelah digigit, kulit akan terasa panas dan muncul ruam merah yang terasa gatal. Sifat semut tentara ini juga mirip dengan semut api yang biasa menyerang saat anda menyapu atau menyerang sarang dan koloni mereka. Selanjunya, ada semut peluru yang memiliki capit tajam di bagian moncong mulutnya. Ketiga semut tersebut berwarna dominan merah dan biasa tinggal di daerah sekitar rumah atau di semak-semak dan persawahan. berikut daftar lengkap jenis semut:

  1. Semut hitam rumah (Ochetellus)
  2. Semut tukang kayu (Camponotus pennsylvanicus)
  3. Semut bau (Tapinoma sessile)
  4. Semut hantu (Tapinoma melanocephalum)
  5. Semut api (Solenopsis spp)
  6. Semut firaun (Monomorium pharaonis)
  7. Semut trotoar (Tetramorium caespitum)

Untuk mempelajari tentang jenis-jenis semut dengan lengkap, silahkan pilih artikel di bawah ini:

Jenis, morfologi, dan karakter semut di Indonesia

Alasan Mengapa Rumah Banyak Semut


Semut adalah serangga yang hidup berkoloni, mereka mencari makan bersama-sama dan hidup di sebuah koloni yang lengkap. Karena hidup mereka yang berkoloni ini lah yang membuat jumlah mereka sangat banyak ketika mencari makanan.

Ada 3 alasan utama kenapa rumah banyak semut, yaitu:

  1. Sisa makanan di dalam rumah – Ketika semut menemukan makanan yang cocok, mereka akan mengeluarkan zat kimia yang bisa memanggil koloni semut lainnya untuk menuju sumber makanan tersebut. Remah-remah dan tumpahan minuman manis yang tidak segera di bersihkan dapat mengundang koloni semut datang ke rumah Anda dengan cepat.
  2. Banyak retakan atau lubang pada dinding rumah – Lubang dan retakan yang ada di dinding bisa dijadikan ruang untuk semut bergerak masuk ke dalam rumah. Segera perbaiki retakan dengan menggunakan untuk menutup akses masuk semut ke dalam rumah.
  3. Tingkat kelembaban yang tinggi – Semut bisa dibilang tidak terlalu butuh air untuk dapat bertahan hidup. Namun ada beberapa jenis semut yang sangat suka bersarang dekat kayu lemari yang lembab & dekat pipa atau wastafel yang bocor, yaitu semut tukang kayu.

Fumida Jasa Pembasmi Semut Profesional


Fumida adalah jasa pembasmi hama pengganggu di sekitar rumah termasuk Perusahaan Pembasmi Semut yang sudah berpengalaman lebih dari 10 tahun. Kami fast respon dan mudah dihubungi hanya dengan menghubungi customer service kami di 0822-1123-1123 / 021-2904-9130. Tim kami akan membantu Anda menyelesaikan permasalahan hama semut dan membantu Anda dengan memberikan tips jitu untuk menghindari datangnya serangan semut di kemudian hari.

Gambar Racun semut Regent berbentuk bubuk

5 Racun Semut Ampuh Cair & Bubuk, Pembasmi yang Murah

Koloni hama penyuka gula yang masuk rumah memang menjengkelkan, segera basmi dengan racun semut terbaik yang kini tersedia di pasaran. Carilah produk yang sesuai dan aman penggunaannya.

Terdapat banyak sekali merek yang bisa Anda pilih. Ukuran dan bahan aktifnya berbeda. Yang perlu Anda lakukan adalah mengenali semua produk tersebut dengan baik agar bisa menyesuaikan penggunaannya di rumah atau di perkebunan.

Dalam kesempatan kali ini kami akan membahas beberapa jenis obat ampuh yang memiliki ulasan baik dari para penggunanya. Artinya, sudah banyak yang membuktikan efektivitasnya. Apa saja?

Obat pembasmi semut cair dari Regent

Obat pembasmi yang pertama berbentuk cair dari Regent. Nama produknya adalah Regent 50 SC yang berisi 50 ml cairan. Produk ini tidak hanya bisa digunakan untuk membasmi semut, melainkan juga kutu, ulat, dan hama lainnya.

Mengandung bahan aktif Fipronil, Anda bisa menggunakan Regent cair ini dengan cara mencampurkannya dengan air. Ukurannya adalah 30 ml Regent vs 10 liter air.

Untuk membasmi hama ulat, kutu, dan yang lainnya, cukup semprotkan larutan langsung ke tanaman yang diserang.

Untuk membasmi semut dan rayap, silakan semprotkan langsung produk ini ke hama pengganggu. Misalnya digunakan sebagai cara membasmi semut pada tanaman cabe rawit.

Anda juga bisa merendam kayu yang akan dibuat menjadi furnitur, kusen, atau yang lainnya menggunakan larutan ini. Harga produk ini hanya 20 ribuan rupiah.

Racun semut sampai sarang, Anti Semut

Produk ini sangat laris di pasaran. Penilaian dari pengguna cukup bagus dengan mendapatkan bintang 4,7 dari 5. Bentuknya bubuk dan dikemas dalam botol sehingga aman. Dalam satu kemasan, isi bersihnya adalah 25 gram. Banderol harga produk ini adalah 18 ribuan rupiah.

Efektivitas produk ini diklaim bisa membasmi semut hanya dalam 2-7 hari saja. Mereka langsung mati dan hasilnya dapat bertahan lama, yakni 3-6 bulan.

Aman digunakan di restoran, rumah, peternakan burung, dll. Cara kerjanya adalah sebagai umpan sehingga bisa membunuh hama langsung di sarang beserta koloninya.

Racun semut Regent berbentuk bubuk

Racun semut Regent berbentuk bubuk

Regent juga mengeluarkan variasi bubuk sebagai obat pembasmi hama yang diberi nama Regent 80 WG. Versi bubuk ini lebih fleksibel karena bisa dikirim antar pulau.

Fungsi utama produk ini adalah untuk membunuh hama wereng yang ada di padi. Namun, Regent versi bubuk ini juga bisa digunakan untuk membasmi semut di rumah secara aman. Hal ini karena sifatnya yang tidak berbau.

Anda bisa memakainya dengan cara ditabur atau disuspensikan dengan air terlebih dulu. Harga Regent 80 WG ini di bawah 7 ribu rupiah untuk kemasan sachet.

Pembasmi semut rumah dari Conant

Dibanderol dengan harga 18 ribuan rupiah. Produk dari Conant ini diklaim aman untuk digunakan pada sarang burung walet, rumah, bangunan, dan perkantoran.

Tidak hanya bisa digunakan untuk membunuh semut, Conant yang isi bersihnya 20 gram ini juga bisa membasmi kecoa. Untuk pemakaian rumahan, caranya hanya dengan meletakkan racun di salah satu pojok bagian rumah yang sering didatangi hama.

Racun semut ampuh dan murah, Miejiqing

Bentuknya sachet dan harganya hanya seribuan rupiah. Anda bisa membelinya di marketplace dan ulasannya memang cukup bagus. Produk impor ini diklaim bisa membasmi semut hanya dalam 1-2 hari.

Miejiqing tidak boleh digunakan sembarangan dan harus dijauhkan dari jangkauan anak-anak.

Alternatif terbaik untuk pembasmian hama penyuka gula ini dalam jumlah banyak dan masif adalah dengan memanggil jasa pembasmi semut. Selain bahan yang digunakan pasti aman, tim yang bekerja juga sudah berlisensi.

Tidak hanya itu, ketahanan rumah terhadap serangan hama juga bisa jauh lebih dipastikan. Awet tahunan. Jadi, tidak perlu mengulang-ulang perawatan.

Kami, Fumida, siap membantu Anda untuk menggunakan racun semut terbaik. Tim profesional kami juga akan memastikan semut-semut itu tak kembali. Jadwalkan segera pertemuan dengan kami dengan menghubungi 0822.1177.1166 atau 021.2904.9130.

Gambar Cara membasmi semut pada tanaman cabe rawit efektif dan cepat

11 Cara Membasmi Semut pada Tanaman Cabe Rawit Mudah

Kebun cabe Anda diserang semut? Segera lakukan cara membasmi semut pada tanaman cabe rawit yang mudah. Baik secara alami maupun pakai pestisida.

Sebelum Anda berpikir untuk menggunakan bahan kimia dalam menangani masalah hama, cari alternatif alaminya dulu. Hal ini dilakukan agar panen yang dihasilkan jauh lebih sehat dan tanah perkebunan juga tak tercemar.

Namun, bila hama tersebut tidak bisa dihilangkan secara alami, silakan melirik cara yang lebih cepat melalui penggunaan bahan kimia.

9 Cara membasmi semut pada tanaman secara alami

Kehadiran semut bisa mengakibatkan daun menggelinting, pohonnya penuh dengan telur, dll. Maka dari itu, Anda bisa melakukan tindakan pengusiran sekaligus pembasmian secara alami. Di antaranya adalah:

Mentimun

Hama yang suka menggigit dan menciptakan rasa gatal ini ternyata tidak suka dengan mentimun. Coba siapkan mentimun, iris-iris, kemudian letakkan di sekitar jalur jalan mereka.

Boraks

Boraks sering dimanfaatkan oleh oknum untuk dimasukkan dalam bahan makanan. Kalau demikian, boraks memang membahayakan.

Tapi bahan campuran garam dengan konsentrasi tinggi ini tidak membahayakan dan sangat bermanfaat pada pemakaian luar, contohnya menjadi pengusir semut pada tanaman.

Caranya mudah, cukup campurkan boraks dengan gula pasir. Selanjutnya taburkan campuran tersebut pada tanaman yang diserang.

Kalau serangannya luas, coba campurkan boraks, air, dan gula. Aplikasikan dengan cara menyemprot agar proses pembasmian lebih cepat.

Cuka

Siapkan cuka, semprotkan langsung ke tanaman cabai yang diserang oleh hama.

Air sabun

Buatlah campuran air dengan sabun, larutkan sampai mendapatkan konsentrasi yang pas untuk disemprotkan. Jika sudah siap, semprotkan ke tanaman cabai.

Garam dapur

Garam memiliki fungsi yang sangat banyak dalam pengusiran hama. Biasanya, saat mencuci sayuran ketika hendak dimasak, sayuran harus direndam dulu dengan air garam. Tujuannya supaya ulat yang ada di dalamnya bisa keluar atau bahkan mati.

Nah, bahan ini juga bisa digunakan untuk menghilangkan semut dengan cara yang hampir sama. Yakni menaburkan garam langsung ke hama atau menyemprotkan air larutannya.

Bubuk kopi

Meski belum ada penelitian yang mendasari kenapa semut takut pada bubuk kopi, tapi fakta menunjukkan bahwa hama ini memang menghindar saat ada bubuk kopi. Maka dari itu, coba taburkan bubuk kopi di lokasi yang ada semutnya.

Jus lemon

Semprotkan jus lemon ke area yang diserang dan lihat hasilnya jika ingin melakukan tes dulu.

Bubuk lada

Tak hanya bisa dimanfaatkan sebagai pelezat masakan, bubuk lada ternyata bisa digunakan untuk mengusir hama perusak tanaman.

Coba taburkan lada bubuk ke kerumunan semut untuk melakukan tes. Anda juga bisa melarutkan bubuk lada dan menyemprotkannya langsung.

Tanah diatom

Dari sekian banyak pilihan bahan, inilah yang cukup mahal harganya. Tapi sangat layak untuk dicoba karena efektif dalam pembasmian. Anda bisa membeli bahan ini di pet shop.

Cara mengaplikasikannya adalah dengan ditaburkan langsung ke tanaman yang diserang oleh hama.

Pestisida pembasmi semut pada tanaman

Jika bahan alami di atas tidak cukup mampu mengusir dan membasmi semut di perkebunan, Anda bisa menggunakan pestisida atau insektisida.

Obat pembasmi hama yang Anda pilih harus mengandung permethin karena bahan aktif ini bisa melemahkan sistem otak hama dan membuatnya mati dengan cepat.

Cara membasmi semut pada tanaman cabe rawit efektif dan cepat

Cara membasmi semut pada tanaman cabe rawit efektif dan cepat

Pemakaian insektisida yang mengandung permethin harus dilakukan secara aman. Jika tidak, maka bisa menimbulkan masalah baru karena bisa membahayakan manusia.

Untuk itu, sebaiknya penggunaan obat ini dipercayakan pada profesional. Apalagi jika semut menyerang ke daerah pemukiman. Solusinya, Anda bisa menghubungi jasa pembasmi semut.

Fumida adalah jasa pembasmi hama yang sudah berpengalaman. Tim kami berlisensi sehingga memakai alat, metode, dan bahan aktif terbaik yang tidak mencemari lingkungan. Penanganan yang kami lakukan bisa membersihkan rumah, bangunan, kantor, dan pabrik dari hama.

Anda bisa hubungi kami di 0822.1177.1166 dan 021.2904.9130 untuk konsultasi dan respons yang cepat!

Gambar cara menghilangkan semut di mobil

5 Cara Menghilangkan Semut di Mobil dan Pencegahannya

Jangan terlihat jorok, segera lakukan cara menghilangkan semut di mobil bila ditemukan serangga ini di kendaraan pribadi Anda.

Semut bisa menjadi pertanda bahwa ada makanan dan minuman manis yang tumpah di mobil. Bisa jadi ini karena keteledoran atau ketidaksengajaan. Yang jelas, jika hal tersebut terjadi, mobil harus dibersihkan dan mereka harus pergi selamanya.

Serangan hama ini bisa terjadi pada pemilik mobil mana saja. Ada banyak orang di dunia yang mengalami hal sama. Tetap tenang dan ikuti langkah di bawah ini.

Trik pencegahan semut masuk mobil

Untuk bisa menangani masalah serangga pemakan manis ini secara kontinu, Anda perlu melakukan langkah pembasmian dan perawatan pada mobil secara menyeluruh. Langkah perawatan yang dimaksud di sini adalah langkah pencegahan sebagai mana tertulis di bawah ini:

  1. Menjaga kebersihan mobil.
  2. Menyiapkan tempat sampah di dalam mobil.
  3. Membersihkan mobil sebelum dan sesudah digunakan secara detail.
  4. Rutin mencuci mobil.
  5. Tidak menumpuk sampah di mobil.
  6. Tidak makan dan minum di mobil. Khususnya makanan yang mudah tumpah. Kalau terpaksa, jaga supaya tidak tumpah.
  7. Menggunakan organizer
  8. Tidak memarkir mobil di bawah pohon yang banyak hama pengganggunya.

Cara-cara di atas dimaksudkan agar mobil terhindar dan terjaga kebersihannya dari remah-remah makanan dan minuman. Selain itu juga terhindar dari lokasi sarang hama saat mobil berhenti atau terparkir.

Jika di sekitar rumah Anda ada tanaman yang ada sarangnya, maka lakukanlah cara membasmi semut pada tanaman.

Berikut ini 5 cara menghilangkan semut di mobil

Lantas, bagaimana cara membasmi semut di mobil? Berikut ini adalah langkah yang bisa dilakukan:

Gambar cara menghilangkan semut di mobil

Cara mengusir semut yang bersarang di dalam mobil secara alami

Mobil penuh semut bisa jadi pertanda bahwa di situ ada sarangnya. Coba carilah sarangnya dan pancinglah supaya mereka keluar dengan memakai makanan sisa. Letakkan di satu atau dua titik di mobil.

Jika mereka terpancing, makanan akan dikerubuti oleh serangga tersebut. Ikuti jalurnya sampai Anda menemukan Sang Ratu dan bisa membasminya sampai tuntas.

Parfum mobil pengusir semut

Menggunakan parfum mobil bisa menjadi cara teraman dan paling praktis buat mengusir semut. Dengan memakai parfum ini, ruangan mobil akan lebih harum dan hama tidak akan nyaman bila berada di dalamnya.

Anda bisa membeli parfum ini secara online. Biasanya bisa digunakan untuk semua jenis serangga, termasuk lalat. Tersedia dalam berbagai varian aroma seperti kopi, green tea, dll.

Racun semut untuk mobil

Salah satu racun semut untuk mobil yang aman adalah kapur. Jika Anda melihat ada hama penyuka manis ini di mobil dan ingin segera melenyapkannya, belilah kapur semut. Hancurkan lalu taburkan ke sarang atau area berkumpulnya.

Anda juga bisa menggunakan kapur dengan cara membuat garis di area-area yang biasanya dipakai jalur lewat.

Obat pembasmi semut di dalam mobil

Obat pembasmi ini ada yang berupa cairan ada yang bubuk. Salah satu cara pakainya sangat praktis, yakni dengan cara disemprotkan ke sarang atau tempat persembunyian.

Jika Anda memilih menghilangkan semut dengan obat, maka berhati-hatilah saat memakainya.

Pestisida gel

Cara kerja dari pestisida gel adalah menjebak dan membunuh. Pestisida ini bekerja efektif tak hanya pada serangga penyuka manis tapi juga kecoa.

Oleh karena itu, jika ada masalah hama yang mengganggu di dalam mobil, cobalah pakai gel ini. Namun Anda perlu berhati-hati karena produk ini mengandung bahan kimia.

Selain itu, pemakaiannya juga menimbulkan efek samping, yakni serangga akan terlihat menempel di jok atau interior mobil. Jadi, setelah pemakaian produk, langsung bersihkan mobil secara menyeluruh.

Jika cara di atas sudah dilakukan namun masih gagal, panggillah jasa pembasmi semut yang sudah berpengalaman. Hama penyuka manis ini pun dapat sukses dibasmi dengan mudah. Anda tidak perlu bingung memilih bahan ataupun alat, kami sudah menyediakannya dan dijamin sesuai dengan masalah yang ada.

Hubungi Fumida sekarang di nomor 0822.1177.1166 untuk informasi tentang cara menghilangkan semut dalam mobil. Anda juga bisa konsultasi dengan kami secara mudah karena kami aktif 24 jam.

Cara membasmi Semut pada Tanaman Anggrek

7 Cara Membasmi Semut pada Tanaman Secara Alami

Keberadaan semut di tanaman bisa merusak sekaligus mengganggu. Segera cari tahu cara membasmi semut pada tanaman saat kebun atau pekarangan Anda diserang.

Ada banyak cara yang bisa Anda lakukan. Salah satunya adalah dengan menggunakan bahan-bahan alami. Pemilihan bahan alaminya harus disesuaikan dengan karakter pohon atau tanaman yang sedang diserang.

Penggunaan bahan alami dalam membasmi atau menghilangkan semut memang tak seefektif racun atau obat pembasmi. Akan tetapi, cara ini tergolong lebih aman dan bisa dilakukan oleh siapa saja sehingga risiko terjadi hal-hal tak diinginkan pun kecil.

Nah, dari pada penasaran dengan pilihan bahan alaminya. Simak saja ulasan lengkapnya dalam artikel ini!

Yuk kenali 7 cara membasmi semut pada tanaman pakai bahan alami!

Berikut ini adalah bahan alami yang bisa digunakan untuk menghilangkan semut pada tanaman:

  1. Perasan air jeruk lemon atau jeruk nipis.
  2. Air bawang putih.
  3. Air sabun.
  4. Air dan cuka.
  5. Bubuk cabe.
  6. Bubuk kayu manis.
  7. Bubuk kopi.

Itulah 7 bahan yang bisa digunakan untuk menanggulangi masalah hama yang suka gula tersebut. Sekarang, mari kita lihat pengaplikasian masing-masing bahan alami pada beberapa tanaman di bawah ini:

Cara membasmi Semut pada Tanaman Anggrek

1. Tanaman anggrek

Tanaman anggrek termasuk ke dalam salah satu tanaman pot yang bisa diserang koloni semut hitam. Pada dasarnya, penanganan tanaman anggrek cukup mudah karena tidak terlalu tinggi dan masih bisa dijangkau.

Anda bisa menggunakan perasan jeruk lemon. Jika jeruk lemon terlalu mahal, pilihan lainnya adalah jeruk nipis atau jeruk biasa. Jeruk memiliki kandungan yang sangat tidak disukai oleh semut karena bagi mereka sifatnya beracun.

Untuk hasil yang lebih efektif, gunakanlah minyak jeruk, gula tetes, sabun cuci piring, dan air. Sesuaikan dengan kebutuhan Anda. Setinggi apa tanaman anggrek yang Anda miliki. Gunakan campuran ini untuk menyiram tanaman anggrek.

Jika Anda tidak punya minyak jeruk, kupas jeruk dan rebus kulitnya sampai lunak, dan airnya tinggal sedikit.

2. Tanaman cengkeh

Kalau tanaman cengkeh hanya satu dua, cara di atas bisa dilakukan. Namun jika tanaman cengkeh Anda satu kebun, maka perlu penyiraman masal dan dibutuhkan bahan yang murah dan bisa digandakan dengan mudah. Apa itu?

Air sabun adalah pilihan yang tepat. Anda bisa mencampurkan air dengan sabun kemudian menyiramkannya di seluruh kebun cengkeh.

3. Tanaman cabe

Biasanya, tanaman cabe didatangi oleh semut hitam yang tidak menggigit jika tidak diganggu. Meski tidak menggigit, keberadaan mereka harus segera dibasmi sebab bisa membuat daun cabe menggelinting.

Di samping, proses panen cabe juga bisa terganggu karena adanya koloni semut yang mengganggu saat cabe dipetik. Apa solusinya?

Solusinya adalah dengan menggunakan bubuk cabe. Memang terdengar aneh saat tanaman cabe yang diserang semut harus ditangani dengan bubuk cabe yang merupakan hasil dari tanaman tersebut. Tapi ini cukup efektif. Coba saja!

4. Tanaman jambu

Untuk membuat aroma jambu tak terkontaminasi dengan aroma sabun atau malah pedas karena bubuk cabe, gunakanlah bubuk kayu manis. Anda bisa membalurkan bubuk kayu manis pada batang pohon dari bawah sampai atas. Atau di daerah semut biasa terlihat.

5. Tanaman kopi

Gunakanlah bubuk kopi untuk membasmi semut di tanaman kopi. Jika masih ingin coba-coba, gunakanlah dulu bubuk bekas seduhan kopi Anda di pagi hari untuk mengetahui efektivitasnya.

6. Tanaman mangga

Air bawang putih merupakan salah satu bahan alami yang bisa digunakan sebagai cara membasmi semut di pohon mangga. Tumbuk bawang putih dan beri air hingga terbentuk pasta. Taruh di bagian pohon yang diserang hama untuk mengusirnya.

7. Menghilangkan semut di tanah untuk tanaman lainnya

Anda bisa menghilangkan semut di tanah dengan menyiramkan air cuka. Ini akan memberikan hasil yang efektif jika dikombinasikan dengan cara-cara di atas.

Sayangnya, cara-cara di atas cocok untuk mengusir semut dalam skala kecil. Bagaimana dengan skala besar? Bagaimana jika kebunnya sangat luas dan serangan hama sangat banyak sampai tidak bisa tertangani?

Solusinya hanya satu. Hubungi jasa pembasmi semut sekarang di nomor 0822.1177.1166. Fumida merupakan salah satu penyedia pembasmi hama terpercaya dengan pengalaman lebih dari 10 tahun.

Tim yang bekerja sudah berlisensi dan bisa memberikan pelayanan terbaik dalam cara membasmi semut pada tanaman. Hama pergi tak kembali lagi. Telepon sekarang di nomor 021.2904.9130. Anda boleh konsultasi untuk lebih meyakinkan diri.

FUMIDA sangat bangga dapat menjadi partner dalam menjaga kenyamanan di rumah maupun perusahaan Anda. Jangan ragu untuk memberikan kepercayaan dalam hal mengendalikan hama di tempat Anda, karena kami tidak akan pernah mengecewakan kepercayaan yang Anda berikan.

PT Fumida Pestindo Jaya

Kirimkan Kami Pesan

Call Now ButtonTelp Sekarang 0822-1123-1123