fbpx
Gambar 1 - Ciri-ciri tikus got

Tikus Got: Ciri-ciri, Bahaya, dan Cara Mengusir yang Tepat

Tikus got jadi distributor penyakit di perkotaan. Yuk kenali ciri dan bahayanya agar bisa mengusirnya dengan cepat dan tepat.

Ada banyak jenis hewan pengerat, salah satunya adalah yang sering tinggal di got dan suka masuk ke rumah untuk mencari makan. Hewan ini berpotensi besar untuk menularkan penyakit. Maka dari itu, pembasmiannya tidak bisa ditunda.

Pada kesempatan kali ini kami akan membahas ciri, bahaya, dan cara mengusirnya. Jadi, selamat menyimaknya sampai selesai.

Ciri-ciri tikus got

Tikus got memiliki nama latin Rattus norvegicus. Hewan ini dikenal juga dengan nama tikus jalanan atau norwegia karena memang hidupnya di jalanan.

 Ciri-ciri tikus got

Dibanding dengan jenis lainnya, hewan pengerat inilah yang sering ditemukan masuk ke area perkotaan. Mereka tidak berdiam diri, melainkan mencari makan di rumah dan hidup di sekitar selokan dan gorong-gorong.

Tak heran bila jenis pengerat inilah yang paling berpotensi menularkan penyakit karena habitatnya yang kumuh tersebut.

Untuk mengenalinya, silakan baca ciri-cirinya di bawah ini:

Karakteristik tubuh atau penampilan

Untuk mengenalinya, Anda bisa mulai melihat dari tampilan tubuhnya, berikut ini beberapa kriterianya:

  1. Tubuhnya terlihat tebal atau gendut.
  2. Bila diukur, total panjang kepala dan tubuhnya akan lebih panjang ketimbang ekornya. Dengan kata lain, ekornya terlihat lebih pendek.
  3. Bagian bawah ekornya memiliki warna yang cenderung lebih pucat.
  4. Yang paling khas, hidungnya tumpul.
  5. Telinganya kecil dan terlihat berbulu.

Dari ciri di atas, Anda mungkin sudah bisa membayangkan bagaimana rupanya.

Kebiasaan makan tikus got

Selain lewat karakteristik tubuhnya, pengenalan hewan pengerat ini bisa dilakukan lewat kebiasaannya dalam mencari makanan dan jenis makanannya.

Meski memang secara umum hewan pengerat adalah omnivora yang mau memakan segala, tapi mereka memiliki kecenderungan untuk mengonsumsi makanan favorit.

Berikut ini adalah beberapa makanan favorit hewan satu ini:

  1. Sukanya susu, daging-dagingan, dan sereal.
  2. Ketika mengonsumsi makanan cenderung memotong makanannya sampai terlihat seperti dicincang.
  3. Bila makan, mereka tidak memilih lokasi yang sama. Berpindah dari satu lokasi ke lokasi lain sehingga sulit dikendalikan.
  4. Mereka suka minum dan menghabiskan 30 ml air per hari.

Karena lokasinya yang sering berpindah, maka tak heran bila tikus dapat menyebabkan penyakit dengan cepat. Mereka bisa mencari makan di dalam rumah, kemudian membawanya ke gorong-gorong, tempat sampah di luar, atau lokasi lain.

Kemudian kembali ke tempat tinggal Anda membawa virus yang didapat dari tempat kumuh di luaran sana.

Habitat dan tempat tinggal

Hewan pengerat ini sukanya tinggal di lokasi tertentu. Berikut ini cirinya:

  1. Hidup di dalam tanah atau liang (contoh: gorong-gorong perkotaan, saluran pembuangan, dll.).
  2. Bila mereka menggali tanah, maka bisa menyebabkan kerusakan bangunan, khususnya pada saluran pembuangan.
  3. Saat berjalan, mereka menggunakan bantalan kaki dan meninggalkan noda yang khas.

Sudah jelas bahwa binatang satu ini berpotensi membuat rumah jadi kotor dan kumuh.

Karakteristik kotoran

Untuk mengenalinya lebih jauh, Anda bisa melihat dari kotoran yang mungkin ditinggalkan di rumah Anda. Cirinya adalah berwarna coklat, lebar, dan bentuknya menyerupai beras yang runcing di bagian ujung.

Perkembangbiakan

Hewan pengerat ini biasanya melahirkan 7 sampai 8 anak dan dalam satu tahun bisa melahirkan sebanyak 3 sampai 6 kali. Bayangkan bila mereka di rumah Anda. Sangat mudah sekali bagi mereka untuk membuat koloni dengan cepat.

Bahaya penyakit yang disebabkan oleh tikus got

Berikut ini adalah beberapa jenis penyakit yang bisa disebabkan oleh hewan pengerat ini:

Bahaya penyakit yang disebabkan oleh tikus got

Rat bite fever (demam akibat gigitan tikus)

Bila dibiarkan, penyakit ini bisa menyebabkan abses otak dan infeksi katup jantung.

Leptopirosis

Kasus lanjut dari penyakit ini adalah meningitis, kerusakan ginjal, gagal hati, hingga komplikasi pernafasan.

Q fever

Q fever pada masa lanjut bisa mengarah pada pembesaran organ hati, hepatitis, dan pneumonia.

Viral hermmorhagic fever

Penyakit ini bisa menyebabkan masalah pendarahan di bawah kulit. Selain itu bisa menyebabkan kematian karena kekurangan darah.

Kriptosporidiosis

Kriptosporidiosis bisa mengakibatkan masalah diare akut hingga kolera. Jadi harus segera ditangani dengan cepat.

Hantavirus

Inilah penyakit yang paling ditakutkan karena bisa menyebabkan kematian. Kasusnya sudah lumayan banyak. Biasanya kematiannya terjadi akibat pasien mengalami masalah pernafasan dalam beberapa hari.

Selain jenis penyakit di atas, masih banyak lagi jenis penyakit lain. Jadi, harus segera ditangani dengan cepat. Apalagi, ada banyak orang yang menemukan tikus got besar karena kemampuan mereka dalam beradaptasi dengan lingkungan.

Cara mengusir tikus got yang tepat

Selain dengan memasang perangkap tikus, ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mencegah dan mengusir mereka yang sudah terlanjur masuk dalam rumah. Berikut ini adalah beberapa di antaranya:

Cara mengusir tikus got yang tepat

Menjaga sanitasi dan kebersihan tempat tinggal

Hal utama dan paling umum dilakukan adalah menjaga kebersihan rumah dengan baik. Mulailah dari memeriksa saluran pembuangan, apakah ada kebocoran, sapu rumah setiap hari, dan pel menggunakan pembersih lantai yang baunya harum.

Tutup makanan dengan baik. Usahakan tempat sampah dalam rumah juga tertutup dan dibuang tepat waktu. Jangan dibiarkan menumpuk.

Penanganan yang serius dan efektif

Panggil jasa pembasmi tikus bila hewan ini masih terus mengganggu. Tim Fumida siap membantu Anda dengan respons cepat.

Silakan hubungi jasa pembasmi tikus di nomor 0822.1123.1123 atau 021.2904.9130 agar tikus got benar-benar tak mengganggu rumah Anda lagi.

Gambar 2 - RBF atau Rat Bite fever

Tikus Dapat Menyebabkan Penyakit, Ini Cara Mengusirnya!

Sudah bukan rahasia bila tikus dapat menyebabkan penyakit beragam melalui urine, kotoran, dan yang lainnya. Kenali dan segera usir dengan cara yang tepat dan aman.

Pada kesempatan kali ini, kami akan mengajak Anda untuk melihat beberapa jenis penyakit yang disebabkan oleh hewan pengerat. Dengan mengetahuinya, Anda akan jauh lebih waspada saat mereka menyerang rumah.

Selanjutnya, Anda pun akan melakukan berbagai macam cara apabila menjumpainya masuk ke dalam rumah. Karena kami yakin Anda tidak mau kesehatan seluruh penghuni rumah terancam karena kehadiran mereka.

Mau tahu lebih jelas? Simak ulasan di bawah ini sampai selesai.

Tikus dapat menyebabkan penyakit yang beragam

Ada banyak jenis penyakit yang bisa disebabkan oleh hewan pengerat, baik tikus besar maupun kecil. Berikut ini adalah beberapa jenisnya dan bagian dari tikus yang bisa menyebabkan penyakit tersebut.

 Tikus dapat menyebabkan penyakit yang beragam

Hantavirus Pulmonary Syndrome atau HPS

Penyakit pertama ini lebih sering disebut dengan hantavirus. Bila terkena hantavirus, seseorang bisa mengalami kematian.

Virus ini bisa menular melalui urine, air liur, dan kotoran dari hewan pengerat yang sudah terinfeksi sebelumnya. Virus ini juga bisa menular saat seseorang menghirup virus secara langsung.

Gejala seseorang yang terkena hantavirus mirip sekali dengan flu. Ada sakit kepala, muntah, demam, hingga sakit perut atau diare.

Bila sudah berkembang selama 4-10 hari, penderita juga akan mengalami sesak nafas, batuk, hingga menumpuknya cairan di paru-paru.

Murine Typhus dan Pes

Dua penyakit ini sama-sama disebabkan oleh kutu yang ada di tubuh tikus. Kutu tersebut akan menyebarkan bakteri pada tubuh Anda saat tergigit.

Murine typhus biasanya berkembang di daerah tropis yang lembap. Bila Anda memiliki rumah yang ditinggali banyak hewan pengerat, maka kemungkinan tertular juga jauh lebih besar.

Sementara Pes disebabkan oleh bakteri Yersina pestisia. Biasanya bakteri ini ditemukan pada lingkungan padat penduduk yang sanitasinya buruk.

Gejala pes di antaranya adalah pembengkakan kelenjar getah bening di ketiak, leher, dan lokasi lainnya. Pada beberapa kasus ditemukan pes menyerang paru-paru yang ternyata bisa menular antara orang ke orang lain.

Penularan antar orang bisa terjadi dari kontak cairan, seperti tetesan air liur saat batuk. Dalam kasus serius, penyakit ini bisa berkembang ke meningitis yang bisa mengancam jiwa.

Selain tikus dapat menyebabkan penyakit pes, hewan lain yang juga bisa menyebabkan masalah sama adalah kucing, anjing, dan kelinci. Semuanya ditularkan melalui kutu yang ada di badan hewan-hewan tersebut.

RBF atau Rat Bite fever

Sesuai dengan namanya, penyakit ini disebabkan oleh gigitan tikus. Meski kasus seseorang tergigit oleh hewan pengerat sangat jarang ditemukan tapi ini bukan sesuatu yang mustahil terjadi.

Selain gigitan, seseorang bisa tertular RBF lewat cakaran atau makanan dan minuman yang terkontaminasi oleh hewan pengerat pembawa bakteri Streptobacillus moniliformis.

RBF atau Rat Bite fever

Gejala yang mungkin dialami seorang penderita RBF adalah sakit kepala, nyeri otot, muntah, demam, nyeri sendiri dan kemerahan pada kulit.

Penyakit ini harus segera ditangani dengan cepat sebelum berakibat fatal.

Eosinofilik meningitis

Eosinofilik meningitis ini menyebabkan masalah pada otak yang diakibatkan oleh peningkatan jumlah infeksi cacing yang masuk dan menembus dalam tubuh.

Penyebab dari penyakit ini adalah Angiostrongylus cantonensis yang merupakan cacing paru-paru tikus.

Jadi, sebelum tertular sebaiknya hindari atau segera mencari obat virus tikus bila memang sudah terlanjur terkena.

Leptospirosis

Penyakit ini bisa menular pada seseorang saat memiliki luka yang terbuka. Ketika ada luka terbuka yang terkena air, tanah, atau permukaan yang terkena air liur tikus, maka saat inilah penyakit ini menular.

Yang perlu diketahui, penyakit ini hanya bisa ditularkan dari tikus ke manusia. Jadi, tidak bisa berpindah antara manusia ke manusia lainnya.

Selain karena ada luka terbuka, ada kemungkinan bahwa leptospirosis menular lewat sentuhan ke area-area atau permukaan yang tercemar air liur atau urin hewan pengerat.

Bila dibiarkan, penderita leptospirosis bisa mengalami radang selaput otak atau meningitis, gangguan pernafasan, kerusakan ginjal, hingga mengakibatkan kematian.

LCM (Lymphocytic chorio meningitis)

Penyakit ini ditularkan oleh hewan pengerat yang biasanya ada di rumah-rumah. Selain tikus, hamster juga bisa menularkannya.

LCM ditularkan melalui gigitan hewan pengerat dan masalahnya pada awal terinfeksi penderita tidak akan menunjukkan gejala. Penderita baru akan mengalami gejala setelah virus menyerang tubuh selama 8 sampai 13 hari.

HFRS (Hemmorhagic fever with renal syndrome)

HFRS ini bisa menunjukkan gejala demam bersama pendarahan. Selain itu, di saat bersamaan juga bisa memperlihatkan gejala sindrom ginjal. Gejala yang mungkin muncul adalah penglihatan kabur, mual, menggigil, demam, hingga nyeri punggung dan perut.

Cara mengusir tikus dengan cepat dan tepat

Karena ada banyak sekali jenis penyakit yang disebabkan oleh hewan pengerat maka sudah seharusnya pengusiran dilakukan saat mereka masuk ke dalam rumah.

Cara mengusir tikus dengan cepat dan tepat

Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk mencegah terjadinya masalah kesehatan pada seluruh anggota keluarga.

Pengusiran harusnya dilakukan oleh tim berlisensi dan berpengalaman. Jasa pembasmi tikus Fumida sudah berpengalaman dalam menangani pemberantasan hewan pengerat dengan cepat dan tepat.

Tim sudah mengantongi izin tertulis sehingga tingkat kepercayaannya tinggi. Anda bisa menghubungi kami di nomor 0822.1123.1123 atau 021.2904.9130 untuk segera menangani masalah tikus dapat menyebabkan penyakit ini.

Gambar 2 - Tikus besar yang ada di Indonesia

Tikus Besar dan Rumahan: Perangkap dan Penanganannya

Pernah melihat tikus besar? Bisa jadi itu salah satu spesies yang menghuni rumah Anda. Tangani dengan cepat dan tepat. Gunakan perangkap terbaik.

Di dunia ini ada banyak jenis hewan pengerat. Yang menarik, ukurannya sangat beragam. Dari yang kecil hingga besar.

Khusus untuk versi besar, ada yang menyebutnya spesies raksasa karena ukurannya memang sangat besar tak seperti tikus. Tapi secara rupa masih benar-benar tampak seperti hewan pengerat tersebut.

Pada kesempatan kali ini, kami akan membahas beberapa jenis hewan pengerat versi rumahan dan yang ukurannya besar sehingga jadi bahan perbincangan. Selamat menyimak.

3 Jenis tikus rumah

Ada setidaknya 3 jenis hewan pengerat yang menghuni rumah atau ada di sekitar tempat tinggal manusia. Hewan-hewan tersebut memiliki ukuran, ciri, dan kebiasaan berbeda satu dengan yang lainnya.

 Jenis tikus rumah

Tikus rumah

Jenis ini memiliki ukuran sekitar 3 sampai 10 cm. Warnanya coklat muda atau abu-abu dengan kombinasi warna yang lebih terang pada bagian perut.

Kebiasaan binatang ini adalah memakan sereal, gandum, tepung, dan makanan-makanan lain berbahan dasar tepung/gandum. Contohnya adalah roti, pizza, dan yang lainnya.

Mereka juga memiliki kecenderungan untuk mencari makan di tempat yang sama. Jadi, kalau sudah menemukan sumber makanan, lokasi itu seperti ditandai dan akan dijadikan sumber untuk mencari makanan.

Hewan satu ini tidak memerlukan air. Akan tetapi pada saat ada air, mereka bisa menghabiskan 3 ml langsung.

Tikus atap

Versi muda dari binatang ini cukup sulit dibedakan dengan tikus rumah. Meski begitu, ada perbedaan yang mendasar di mana ukuran kepala dan kaki hewan ini lebih besar dari pada tipe sebelumnya.

Ciri lain dari hewan pengerat ini adalah memiliki tubuh langsing, ekornya lebih panjang dari pada panjang tubuh dan kepala. Telinganya besar tapi tipis.

Kebiasaannya adalah mengonsumsi makanan seperti sereal, buah, dan sayur sisa. Sama seperti jenis sebelumnya, tipe ini juga cenderung mencari makan di tempat yang sama.

Tikus got

Hewan ini memiliki tubuh yang terlihat tebal, ukurannya jelas lebih besar bila dibandingkan dengan jenis sebelumnya. Panjang kepala dan tubuhnya bila digabungkan akan lebih panjang dibanding ekor.

Dengan kata lain, hewan ini memiliki ekor yang pendek.

Salah satu ciri khas yang membuatnya mudah dikenali adalah warna tubuhnya yang gelap tapi ekornya pucat, khususnya di bagian bawah ekor. Ciri khas lainnya adalah hidungnya tumpul.

Jadi, bila Anda melihat hewan pengerat yang tidak mancung atau moncongnya pendek, bisa jadi itu adalah tikus got.

Hewan ini suka dengan daging-dagingan, sereal, dan susu. Yang membuatnya berbeda dari dua jenis sebelumnya adalah kebiasaan untuk mencari makan ke semua tempat. Tidak mencari di satu sumber makanan.

Hal inilah yang membuat hewan jenis ini sangat sulit ditaklukkan atau dibasmi. Karena mereka lincah dan mencari makanan ke segala arah.

Saat coba dipasangi umpan, kita perlu memasang umpan di beberapa titik agar bisa menarik dan berhasil mendapatkan mereka.

Hewan ini sangat doyan air. Mereka bisa menghabiskan 30 ml air dalam sehari.

2 Tikus besar yang ada di Indonesia

Dunia gempar dengan ditemukannya berbagai spesies tikus besar. Beberapa di antaranya memiliki nama yang Indonesia sekali, di antaranya adalah:

Tikus besar yang ada di Indonesia

Tikus sumatera

Spesies pertama adalah Rhyzomys sumatrensis. Hewan ini dikenal juga dengan sebutan tikus bambu Sumatera. Jika dihitung dari hidung sampai ujung ekor, panjangnya mencapai 50 cm.

Warna hewan ini coklat dengan panjang ekornya 12 cm. Berat hewan pengerat yang gendut ini bisa mencapai 4 kg. Berat yang sama dengan kucing rumahan. Bisa dibayangkan betapa besarnya hewan pengerat ini.

Tikus sunda

Selain versi Sumatera, indonesia juga punya Sundamys infraluteus. Hewan ini memiliki panjang sekitar 60 cm. Hanya saja, karena morfologi yang berbeda dengan jenis sebelumnya, berat badan hewan ini tak sampai 0,5 kg.

Hewan ini hidup di hutan-hutan dan merupakan binatang pemakan segala.

Tikus rumahan vs tikus besar

Tikus rumahan bisa merusak bangunan rumah dan menciptakan lingkungan yang kotor. Hal ini karena beberapa jenis dari mereka memang hidup dan membuat sarang di liang-liang tanah.

Kerusakan ini biasanya dapat dilihat di bagian lantai, saluran pembuangan, dan yang lainnya. Tergantung binatang jenis apa yang menghuni rumah Anda.

Meski begitu, ukuran mereka juga bisa besar. Apalagi jika sudah kebal dengan obat-obatan pembasmi tikus dan berusia tua. Artinya, mereka hidup hanya untuk menggemukkan diri saja.

Bila Anda pernah menemukan tikus dalam ukuran besar, maka bisa jadi ini adalah versi rumahan yang memang sudah kebal dan hidup di area yang sumber makanannya bagus.

Sementara itu, tikus besar yang disebutkan jenisnya di atas lebih banyak ditemukan di hutan. Meski begitu, tak menutup kemungkinan mereka ada di rumah-rumah. Melihat fakta yang ada baik di dalam maupun luar negeri.

Cara membasmi tikus besar

Karena meresahkan dan menyebabkan kerugian, baiknya Anda segera melakukan pembasmian dan pengendalian tikus. Anda bisa coba dua cara di bawah ini:

Cara membasmi tikus besar

Perangkap

Kini ada banyak sekali perangkap tikus berukuran jumbo yang dijual secara online. Anda bisa membeli salah satu yang spesifikasinya sesuai dengan kebutuhan. Coba cari di Tokopedia atau Shopee.

Jasa pembasmi tikus

Memakai perangkap memang butuh ketelitian. Anda pun harus tahu di mana meletakkan umpannya agar mereka terjebak.

Agar usaha Anda tak sia-sia, sebaiknya panggil jasa pembasmi tikus yang sudah berpengalaman dalam mengusir dan membasmi hewan pengerat ini.

Tim Fumida bersedia membantu segera setelah Anda menghubungi kami di nomor 0822.1123.1123 atau 021.2904.9130.

Itulah beberapa info dan cara membasmi tikus besar di bangunan rumah, tempat bisnis, gudang, dan bangunan lainnya.

Gambar 1 - Tujuan pengendalian tikus

Pengendalian Tikus: Obat dan Rekomendasi Jasa Pembasmi

Pernah menjumpai ribuan tikus? Jika iya, itulah saatnya pengendalian tikus dilakukan dengan cepat agar tidak menimbulkan kerugian yang besar.

Sebagaimana diketahui, hewan pengerat ini bisa menyebabkan berbagai masalah. Baik itu di rumah maupun di sawah.

Kalau di rumah, mereka bisa menggerogoti pakaian, mengotori rumah, dan menyebabkan masalah arus pendek karena merusak kabel.

Sementara di sawah, kerugian materi yang sangat besar pasti dirasakan apabila tanaman yang dirawat petani diserang begitu saja.

Untuk mencegah hal ini, perlu dilakukan metode yang paling tepat supaya mereka benar-benar bisa pergi dan tidak mengganggu lagi.

Tujuan pengendalian tikus

Sebagai disebutkan di atas bahwa ada banyak sekali dampak negatif yang bisa disebabkan oleh tikus atau curut. Maka tujuan pengendaliannya secara garis besar adalah untuk menghindari kerugian yang lebih besar.

 Tujuan pengendalian tikus

Berikut ini adalah beberapa tujuan yang bisa dicapai saat bisa mengendalikan pertumbuhan hewan pengerat:

Mengurangi kerugian akibat gagal panen

Bila yang menjadi masalah Anda adalah tikus yang menyerang sawah, maka jelas tujuan pengendaliannya adalah agar tidak mengalami kerugian besar akibat panen yang gagal.

Hal ini karena saat sudah menyerang di sawah atau perkebunan, biasanya jumlahnya sudah mencapai ratusan bahkan ribuan.

Bukan hanya sawah Anda melainkan juga milik tetangga. Mereka tidak akan pilih-pilih, asal ada makanan, di situ mereka bisa menyerang dengan bebas.

Tujuan pengendalian tikus di rumah

Tikus yang menghuni rumah biasanya terbagi dalam beberapa jenis di antaranya adalah tikus got, tikus atap, dan yang lainnya.

Tujuan pengendaliannya tentu adalah untuk membuat rumah lebih bersih sebab hewan ini identik dengan kotor dan bikin jijik. Mereka juga menggerogoti semua benda dan meninggalkannya berserakan di lantai.

Selain alasan kebersihan, tujuan lain yang ingin dicapai adalah menekan kerugian akibat kerusakan perabot. Sebagaimana diketahui, hewan ini suka sekali makan kabel. Bayangkan saja bila kabel yang dirusak itu adalah milik kulkas, mesin cuci, atau perabot lain.

Bila ini dibiarkan maka perabot yang harganya jutaan tersebut bisa rusak hanya karena bekas gigitan mereka.

Belum lagi masalah arus pendek saat yang dimakan sudah mencapai kabel bagian dalam. Bila sudah ada arus pendek, maka urusannya sudah berhubungan dengan listrik yang pada kelanjutannya tujuan pengendaliannya adalah untuk menghindari kebakaran akibat konsleting listrik.

Hewan ini juga membawa banyak sekali virus dalam tubuhnya. Sebagai contoh hantavirus dan salmonella. Bila dibiarkan begitu saja, penularan virus ini akan mengganggu kesehatan manusia, baik dalam tahap ringan maupun berat.

Last but not least, meski bukan termasuk dalam serangga perusak pakaian, hewan pengerat juga memiliki kemampuan untuk membuat baju, kaos, dan pakaian Anda yang lainnya jadi berlubang-lubang.

Metode pengendalian tikus sawah

Karena menimbulkan kerugian yang besar, para petani biasanya melakukan penanganan yang serius terhadap hama satu ini. Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa dilakukan:

Metode pengendalian tikus sawah

Memagari dan memasang jebakan

Para petani secara bersama akan memagari tanamannya. Agar lebih aman, mereka juga akan memasang jebakan untuk menangkap mereka.

Dengan memagari dan memasang jebakan, jumlah mereka akan berkurang seiring berjalannya waktu. Jadi, paling tidak bisa mengurangi hewan yang memakan hasil panen sehingga dapat menekan kerugian.

Melepaskan predator alami mereka

Para petani juga biasanya melepaskan predator alaminya. Contoh: ular dan burung hantu sebagai cara tradisional mengusir tikus.

Pakai obat semprot pengusir tikus

Selain jebakan dan pagar, untuk hasil yang lebih cepat para petani juga menggunakan obat semprot secara bersama-sama.

Obat yang paling terkenal adalah Radoc. Obat jenis ini bisa didapatkan secara online maupun offline. Baiknya, selain bisa mengusir hama tikus, Radoc juga sangat bagus untuk pengusiran burung yang biasanya membuat tanaman padi gabug (tak berisi).

Para petani melakukan metode apa saja secara kompak. Sebab mereka mengerti bahwa serangan hama ini bisa berpindah dari satu sawah ke sawah lainnya dengan cepat.

Metode pengendalian tikus rumah terbaik

Bila tikus sawah bisa dikendalikan secara bersama, yakni atas kerja sama para petani, tidak demikian dengan tikus rumah. Anda harus melakukan semua metodenya sendiri sehingga pengusiran dan pembasmian bisa berhasil.

Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan di rumah, di antaranya adalah:

Memasang jebakan tikus

Ada banyak jebakan tikus rumahan yang bisa digunakan. Anda bisa membuatnya sendiri atau membelinya di toko terdekat.

Beberapa bentuk jebakan yang biasanya dipakai di rumah adalah kotak besi, penjapit, dll. Jika Anda mau buat sendiri, silakan manfaatkan botol air bekas atau ember.

Biasanya, untuk bisa menjebak mereka dibutuhkan makanan sebagai umpan.

Gunakan aplikasi dan alat pengusir tikus

Anda juga bisa memakai aplikasi yang tersedia di Play Store dan dapat diunduh secara gratis. Aplikasi semacam ini biasanya bekerja dengan mengeluarkan gelombang bunyi yang bisa mengganggu hama. Sehingga mereka akan pergi sendiri dan terusir.

Namun, bila aplikasi ini tak cukup efektif, sebaiknya pakailah alat pengusir tikus yang elektrik. Anda pun bisa membelinya secara online.

Cara-cara ini tak hanya bisa mengusir tikus, tetapi juga hewan lain seperti kecoa dan cicak.

Jasa pembasmi tikus

Dibandingkan metode-metode di atas, metode ini adalah yang paling efektif untuk membasmi hama tikus. Salah satu rekomendasi jasa pembasmi tikus terbaik adalah Fumida. Tim sudah terdaftar dan diakui.

Jasa pembasmi tikus

Testimoni yang masuk ke Fumida juga sangat positif dan banyak. Tim sudah mendapatkan rating 4,8 dari 5 bintang dari ratusan ulasan yang masuk.

Anda bisa menghubungi di 0822.1123.1123 atau 021.2904.9130 untuk segera melakukan pengendalian tikus rumah dengan cepat dan tepat.

Jasa Pembasmi Tikus di Surabaya

Anda Butuh Jasa Pembasmi Tikus di Surabaya ? Hubungi FUMIDA: 0822-1146-1146 (Telp & WA 24 Jam). Layanan pembasmi tikus PROFESIONAL dan TERPERCAYA.

Tikus


Tikus merupakan hewan yang disebut-sebut sebagai hama yang sangat menyebalkan apabila mereka ada di rumah kita karena tikus akan membuat dapur berantakan serta membuat kegaduhan di plafon rumah kita. Tidak hanya itu saja masalah yang ditimbulkan oleh tikus, tapi juga mereka dapat mengancam kesehatan keluarga kita karena penyakit yang dibawa oleh tikus itu sendiri, beberapa penyakit yang mereka sebarkan diantaranya:

  • Leptospirosis – Penyakit yang sangat serius yang dapat menyebabkan perdarahan di paru-paru
  • Demam gigitan tikus (Rat-bite fever) – Merupakan penyakit yang dapat ditularkan ke manusia melalui gigitan tikus
  • Wabah Bubonic – wabah yang berhubungan dengan penyakit Pes ini dibawa oleh tikus dan diteruskan ke manusia melalui kutu yang menggigit mereka
  • Hantavirus – merupakan virus yang ditemukan di dalam urin, air liur, atau kotoran tikus liar terinfeksi

 

Fumida adalah perusahaan pembasmi hama profesional yang didukung oleh teknisi profesional dan berpengalaman dalam membasmi tikus di rumah maupun bisnis Anda. Maka dari itu Fumida sebagai perusahaan jasa pembasmi tikus di Surabaya hadir dengan layanan terbaik di Surabaya meliputi daerah Asemrowo, Benowo, Bubutan, Bulak, Dukuh Pakis, Gayungan, Genteng, Gubeng, Gunung Anyar, Jambangan, Karang Pilang, Kenjeran, Krembangan, Lakarsantri, Mulyorejo, Pabean Cantian, Pakal, Rungkut, Sambikerep, Sawahan, Semampir, Simokerto, Sukolilo, Sukomanunggal, Tambaksari, Tandes, Tegalsari, Tenggilis Mejoyo, Wiyung, Wonocolo, Wonokromo.

Wawancara FUMIDA pembasmi tikus di TV Nasional

Kenapa Harus Memilih Fumida Untuk Jasa Pembasmi Tikus di Surabaya?


Terdaftar di ASPPHAMI

Fumida adalah perusahaan yang resmi terdaftar di Asosiasi Perusahaan Pengendalian Hama Indonesia (ASPPHAMI)


Perusahan Pengendali Hama Terbaik

Sebagai perushaan pengendalian hama terbaik, kami memiliki review yang positif dari banyak klien kami pada Google


Testimoni Artis – Samuel Zylgwyn

“Saya mau ngucapin terima kasih untuk fumida karena saya menggunakan jasa fumida untuk membasmi hama dan juga rayap yang ada di rumah saya, sekali lagi terima kasih ya”


JANGAN BIARKAN TIKUS MENGANCAM KESEHATAN KELUARGA ANDA!

SERAHKAN ke AHLINYA YANG PROFESSIONAL dan BERPENGALAMAN

0822 – 1146 – 1146


Tips Membasmi Tikus di Rumah


Tikus akan sangat menjengkelkan ketika mereka memulai aksi mereka yang sangat mengganggu ketenangan keluarga, mulai dari mengacak-acak dapur kita hingga tawuran di plafon yang menimbulkan kegaduhan bagi keluarga kita. Maka dari itu hama pengganggu ini harus segera dibasmi dengan tetap memperhatikan aspek keamanan dan tidak membahayakan untuk diri sendiri.

Pilih metode yang Anda butuhkan untuk mengusir tikus di rumah ataupun di bisnis Anda

Cara mengusir tikus di rumah sendiri

Cara membasmi tikus di dapur

Cara mengusir tikus di plafon

Mendeteksi Serangan Tikus


Kotoran tikus, suara garukan, jejak kaki (jejak lari), bau khas, bekas gesekan, kerusakan, sarang dan lubang. Jika anda menemukan tanda-tanda dari keberadaan tikus, bisa dipastikan bahwa terdapat tikus di rumah anda. Jangan ragu untuk menghubungi kami jika tanda-tanda tersebut sudah ada di rumah Anda.

Tikus adalah hama yang pintar dan cerdas ketika memilih tempat persembunyian di rumah. Kecerdasan mereka yang menjadikan mereka sangat sulit untuk terdeteksi dan dikendalikan sendiri. ketika tikus hidup dekat dengan manusia di ekosistem perkotaan, mereka dapat hidup hampir di mana saja asalkan memiliki akses yang cukup ke makanan dan tempat berlindung untuk berkembang biak.

Anda bisa mempelajari lebih lanjut bagaimana cara mengetahui keberadaan tikus dengan mengenali tanda-tanda serta sarang favorit tikus dengan membaca beberapa artikel di bawah ini.

Ketahui tanda-tanda serangan tikus di rumah

Cara mengetahui lokasi sarang tikus di rumah

Jenis-jenis tikus


Dengan mempelajari jenis tikus yang ada di rumah, akan lebih mudah untuk mengendalikan populasi tikus jika karakteristik dari jenis tikus yang ada telah diketahui. berikut beberapa jenis tikus yang sering ada dirumah:

Morfologi dan karakteristik yang ada pada Tikus Rumah adalah ukuran tubuhnya yang sedang, dengan ukuran tubuh berkisar antara 2-10cm, panjang ekor lebih dari tikus got, bulu yang berwarna hitam kecoklatan atau keabu abuan dan warna bulu bagian perut bawah lebih terang dibandingkan dengan warna bulu pada bagian lainnya, ukuran telinga yang lebih besar jika dibandingkan dengan ukuran telinga tikus atap.

Morfologi dan karakteristik tikus atap antara lain bentuk telinga yang jauh lebih kecil dan berbulu, tubuh yang berukuran lebih kecil dan dipenuhi banyak bulu, bentuk hidung tikus atap lebih tumpul dan pendek dibandingkan dengan tikus got.

Ciri-ciri tikus got, memiliki ukuran telinga tipis dan lebar, tubuh yang lebih lentur dibandingkan dengan jenis tikus lainnya, hidung mancung & tubuh yang memanjang dari mulut hingga ujung ekor.

Kenapa Tikus Masuk Rumah?


Tikus adalah makhluk hidup yang harus menemukan makanan, minuman, dan sarang untuk tetap bertahan hidup, hal inilah yang menjadi alasan kenapa tikus masuk rumah Anda.

  • Makanan, tikus akan dengan mudah menemukan sumber makanan di dapur Anda apabila sampah yang ada di tempat sampah dapur Anda tidak segera dibuang dan dibiarkan semalaman. Maka dari itu sangatlah penting untuk tetap memastikan tempat sampah selalu bersih agar tidak menjadi hidangan makan malam untuk tikus.
  • Minuman, tikus bisa menemukna sumber minuman mereka dengan mencari makanan yang memiliki kandungan air yang tinggi seperti buah-buahan, bahkan tikus juga bisa memanfaatkan pipa air yang bocor di rumah Anda untuk memenuhi kebutuhan air mereka yang berkisar 20-50ml air per hari.
  • Sarang, tempat gelap, memiliki suhu yang hangat, dan memiliki akses yang dekat dengan sumber makanan dan minuman adalah sarang favorit untuk tikus. Dari sini kita sudah bisa mengindikasi dimana letak tikus bersarang, seperti di belakang kulkas, dibalik kompor, ataupun peralatan rumah tangga yang bisa memancarkan suhu hangat.

Fumida Jasa Pembasmi Tikus Profesional


Sebagai penyedia layanan pest control profesional, Fumida menawarkan jasa pembasmi tikus profesional yang telah berpengalaman dengan metode yang ramah lingkungan serta aman untuk hewan peliharaan. Untuk informasi lebih lanjut dan pemesanan, hubungi Customer Service kami di 0822-1146-1146.

Ketahui Tanda-tanda Keberadaan Tikus di Rumah

Ketahui Tanda-tanda Keberadaan Tikus di Rumah

Sebagai salah satu binatang pengerat, tikus merupakan salah satu hewan yang sudah lama hidup bersama dengan manusia secara tidak langsung. Keberadaan tikus di rumah tentunya membawa banyak sekali kerugian, selain merusak properti yang Anda miliki, menyebarkan kotoran serta membuat rumah Anda menjadi kotor, tikus juga berperan menyebarkan penyakit berbahaya.

Salah satunya adalah penyakit pes. Agar terhindar dari berbagai jenis kerugian yang ditimbulkan oleh tikus, sangat perlu untuk ketahui tanda-tanda keberadaan tikus di rumah.

Tips ketahui tanda-tanda keberadaan tikus

Sebenarnya ada banyak cara untuk mengetahui keberadaan tikus di rumah Anda. Dengan mengetahui keberadaan tikus, Anda dapat menanggulangi dan mencegah berbagai kerugian yang ditimbulkan oleh tikus di rumah Anda. Berikut ini merupakan tips mengetahui tanda-tanda keberadaan tikus di rumah Anda.

  • Kotoran

Tikus merupakan salah satu hewan pengerat yang omnivora. Artinya, tikus akan memakan segala jenis makanan yang ia temui di depannya. Hal ini berakibat pada kotorannya. Tikus merupakan hewan yang rakus sehingga akan menghasilkan jumlah kotoran yang lumayan banyak. Hal ini membuat Anda mudah untuk mengetahui di mana keberadaan tikus melalui keberadaan kotorannya. Jika Anda melihat sejumlah kotoran tikus berada di dalam rumah Anda, maka dapat dipastikan bahwa tikus tersebut telah membangun sarang di dalam rumah Anda. Segera bersihkan kotoran tersebut karena kotoran tikus terbukti oleh para peneliti membawa sejumlah penyakit berbahaya bagi manusia.

  • Suara

Tanda-tanda keberadaan tikus selanjutnya yang bisa Anda lakukan adalah dengan mendengar suara decitan dan suara cakarannya. Sebagai mahluk yang aktif di malam hari, Anda bisa mencoba untuk mendengarkan keberadaan tikus melalui decitannya di malam hari.

Biasanya tikus jarang aktif di siang hari dan memilih untuk menghabiskan waktu di sarang alih-alih berkeliaran di siang hari. Di malam hari, tikus akan berkomunikasi dengan tikus lainnya melalui suara decitan atau suara cakaran lainnya. suara cakaran di berbagai benda bisa membuat barang-barang Anda rusak.

Oleh karena itu, sangat penting untuk mengetahui keberadaan tikus di rumah melalui suara decitan agar Anda dapat segera mengusirnya sehingga segala jenis kerusakan barang bisa Anda hindari dan tikus enggan membangun sarangnya di rumah Anda.

  • Melihat jejak kaki tikus di sekitar rumah

Cara ini mungkin sedikit sulit dilakukan karena jejak kaki tikus sulit untuk dilihat dengan mata kepala telanjang. Apalagi, jejak kaki tikus sangat kecil sehingga menyulitkan Anda ketika melihatnya. Namun, melihat jejak kaki tikus bisa menjadi salah satu cara efektif dalam mengetahui keberadaan tikus di rumah Anda. Pasalnya, ada beberapa jenis tikus, seperti tikus atap, yang jarang melakukan decitan suara sehingga keberadaan tikus atap sulit dideteksi di dalam rumah Anda melalui suara yang dihasilkan oleh tikus tersebut.

Namun, ada cara yang bisa Anda lakukan jika tidak terdapat suara decitan namun Anda curiga terdapat tikus di rumah Anda. Coba taburkan segenggam tepung terigu atau sejenisnya di sekitar tempat pembuangan sampah di dalam rumah atau di sekitar makanan sisa.

Setelah ditaburkan, tinggalkan taburan tersebut semalaman. Ambilah sebuah senter untuk melihat apakah ada jejak kaki tikus. Jika terdapat beberapa jejak kaki, maka dapat dipastikan bahwa terdapat sarang tikus di dalam rumah Anda.

  • Bau

Tips dan cara mengetahui keberadaan tikus di rumah Anda selanjutnya adalah dengan mencium bau tikus. Beberapa jenis tikus, seperti tikus atap memiliki bau khas yang sengaja mereka keluarkan.

Bau badan tersebut sengaja mereka buat dan ciptakan untuk dapat berkomunikasi dengan para tikus lainnya atau untuk menunjukkan adanya bahaya yang sedang mengancam di sekitar mereka. Bau tersebut sangat menyenang dan sangat tidak sedap.

Biasanya, tikus akan meninggalkan jejak melalui bau tersebut tidak lama setelah mereka lewat atau melakukan aktivitas lainnya. adanya bau tersebut memudahkan Anda dalam mendeteksi keberadaan tikus tersebut sehingga Anda dapat mengetahui di mana letak sarang tikus tersebut.

  • Sarang tikus

Cara berikutnya yang bisa Anda lakukan guna mengetahui di mana letak keberadaan tikus adalah dengan langsung melihat dan mencari sarangnya langsung.

Coba lihat dan cek tempat-tempat yang hangat, lembab dan terpencil di dalam rumah Anda seperti di pojok lemari, pojok dapur, kolong meja, loteng, atau di manapun.

Jika Anda melihat adanya serpihan berbagai macam bahan seperti koran, kayu, dan serpihan lainnya disertai dengan bau dan kotoran tikus, maka dapat dipastikan bahwa tempat tersebut telah menjadi sarang tikus. Tikus sangat nyaman berada di tempat yang lembab, hangat dan jauh dari keramaian.

Di tempat itulah tikus biasa membuat sarang. Untuk mencegahnya, Anda bisa menghancurkan sarang tersebut dengan cara membersihkan serbuk-serbuk serta kotoran yang ada di dalam sarang tikus tersebut.

Jangan lupa untuk menyiram dan menyemprotkan cairan anti kuman atau antibakteri sehingga berbagai jenis kuman dan bakteri berbahaya yang berpotensi menimbulkan penyakit bagi manusia dapat dicegah.

Dengan mengetahui tanda-tanda keberadaan tikus di rumah merupakan hal yang sangat penting dilakukan. Sebagai binatang yang dapat menyebarkan penyakit, mengetahui sarang tikus membantu Anda untuk membasmi hewan pengerat tersebut agar tidak membangun sarang di dalam rumah Anda.

Jenis-jenis Tikus yang Ada di Rumah

Ketahui Jenis-jenis Tikus yang Ada di Rumah

Tikus merupakan salah satu hewan pengerat yang sangat mengganggu. Selain mengganggu, tikus juga dapat menjadi penyebar berbagai jenis penyakit berbahaya bagi manusia. Tikus dapat menyebarkan penyakit-penyakit tersebut ketika manusia melakukan kontak dengan air liur, kotoran dan air seninya.

Tikus sangat suka membangun sarang di dalam rumah manusia. Namun, tahukah Anda bahwa terdapat berbagai jenis tikus yang ada di sekitar Anda? Dengan mengetahui perbedaan jenis-jenis tikus yang ada di rumah, Anda dapat mengetahui pula bagaimana cara menanggulangi keberadaan sarang tikus di dalam rumah Anda karena jenis-jenis tikus memiliki karakteristik yang berbeda.

Jenis-jenis tikus yang ada di rumah

Tikus merupakan jenis hewan pengerat. Terdapat sekitar 3 jenis tikus yang biasa berkeliaran dan bersarang di sekitar kita. Ketiga jenis tikus tersebut memiliki ciri khas, bentuk tubuh, karakter yang berbeda-beda. Berikut merupakan jenis-jenis tikus yang ada di rumah.

  • Tikus Got

Jenis tikus yang ada di rumah yang pertama adalah jenis tikus got. Tikus got memiliki nama latin rattus norvegicus. Seperti namanya, tikus got biasanya beraktivitas dan aktif di sekitar got atau comberan dan saluran air lainnya yang berada di sekitar rumah.

Tikus got memiliki beberapa ciri yang membuatnya berbeda dengan jenis tikus lainnya. adapun ciri yang dimiliki tikus got adalah ukuran kuping atau telinga yang tipis namun lebar, badannya jauh lebih lentur dibandingkan dengan jenis tikus lainnya yang biasa berkeliaran di sekitar rumah, memiliki hidung yang mancung dan ukuran tubuh yang memanjang dari mulut hingga ujung buntut.

Ciri khas lainnya yang dimiliki tikus got adalah bagaimana cara hewan ini berjalan. Tikus got ketika berjalan akan menggunakan jari kakinya sehingga pergerakannya lebih cepat dan jejak yang dihasilkan sulit untuk dilihat.

Biasanya, tikus got akan membangun sarangnya di tempat-tempat tertentu saja. Tempat favorit yang biasa dijadikan sarang oleh tikus got adalah loteng atau atap, semak-semak, lubang di kebun atau di buang di batang pohon yang sudah tua.

Untuk mengetahui keberadaan tikus got, Anda bisa mendeteksinya dengan keberadaan kotoran yang dihasilkan. Tikus got memiliki bentuk kotoran yang berbeda dengan jenis tikus lainnya. bentuk kotoran tikus got biasanya kecil memanjang dengan bentuk teratur.

  • Tikus Atap

Jenis tikus berikutnya adalah tikus atap atau dalam bahasa Latin disebut rattus rattus. Sesuai namanya, biasanya tikus atap berkeliaran di dalam rumah dan membangun sarang di tempat yang terpencil dan bersuhu lembab dan sejuk agar terhindar dari gangguan manusia dan hewan lainnya. tikus atap memiliki ciri yang membuatnya terlihat berbeda dengan tikus jenis lainnya.

Adapun ciri dan bentuk tubuh yang dimiliki tikus atap adalah antara lain bentuk telinga yang jauh lebih kecil namun berbulu, tubuh tikus atap memiliki ukuran yang lebih kecil namun dipenuhi sedikit banyak bulu dibandingkan jenis tikus lainnya yang ada di lingkungan, bentuk hidung tikus atap lebih tumpul dan pendek dibandingkan dengan tikus got.

Berbeda dengan tikus got yang berjalan dengan jari kakinya sehingga jejak kakinya sukar dilihat dan dideteksi, tikus atap berjalan dengan bantalan kakinya sehingga ketika tikus atap berjalan, akan ada jejak yang dihasilkan. Jejak yang dihasilkan pun cukup jelas terlihat sehingga memudahkan Anda untuk mendeteksinya.

Selain mendeteksi melalui jejak kaki, Anda bisa mendeteksi keberadaan tikus atap melalui bentuk kotorannya. Tikus atap memiliki bentuk kotoran yang berbentuk butiran beras yang di lebar.

Untuk habitat tikus jenis ini, selain suka bersarang di atap rumah Anda, tikus atap sering juga membangun sarangnya di bawah tanah, di semak-semak, di pojokan lemari atau di bawah peralatan rumah tangga yang sudah lama tidak tersentuh.

  • Tikus Rumah

Jenis tikus berikutnya yang sering berkeliaran di sekitar kita adalah tikus rumah. Jenis tikus ini memiliki nama latin yaitu mus domesticus. Adapun karakteristik ataupun ciri khas yang dimiliki oleh tikus jenis ini adalah ukuran tubuhnya tidak terlalu besar dan juga tidak terlalu kecil, biasanya tikus rumah memiliki ukuran tubuh berkisar dari 2 cm hingga 10 cm, ukuran dan panjang buntutnya lebih panjang dari tikus got, memiliki bulu yang berwarna hitam kecoklatan atau keabu abuan di mana warna bulu di bagian perut bawah lebih terang dibandingkan dengan warna bulu pada bagian lainnya, memiliki ukuran telinga yang jauh lebih besar dibandingkan dengan ukuran telinga tikus atap, ketika masih kecil, tikus rumah memiliki ukuran yang seimbang antara kepala dan tubuhnya

Namun ketika memasuki usia dewasa, tikus rumah memiliki ukuran kepala yang jauh lebih kecil dibandingkan dengan ukuran tubuhnya. Selain itu, karena ukurannya yang tidak terlalu besar, tikus rumah sangat pandai dan lihai memanjat ketika mengejar mangsanya atau lari untuk menghindari bahaya.

Sama seperti tikus got yang susah dideteksi keberadaannya melalui jejak, tikus rumah memiliki jejak yang susah dideteksi karena ukuran kakinya yang sangat kecil dan larinya yang begitu cepat sehingga jejak yang ditimbulkan pun sukar dilihat dengan menggunakan mata telanjuang.

Namun, Anda tetap bisa mendeteksinya dengan mengetahui keberadaan suara decitan dan cakarannya di dalam rumah. Jika Anda mendengar suara decitannya, hal tersebut bisa dipastikan bahwa terdapat tikus rumah di dalam rumah Anda.

Dengan mengetahui jenis-jenis tikus yang ada di rumah, Anda dapat mengetahui karakter serta perbedaan tikus yang hidup di sekitar Anda sehingga Anda dapat menanggulanginya dengan baik.

Cara Mengetahui Di Mana Lokasi Sarang Tikus di Rumah

Cara Mengetahui Di Mana Lokasi Sarang Tikus di Rumah

Tikus merupakan salah satu jenis hewan pengerat yang sering Anda temui. Biasanya, Anda menemui hewan omnivora ini di berbagai tempat yang menjijikan seperti di tempat pembuangan sampah, got atau selokan serta tempat kotor lainnya.

Keberadaan mereka di tempat-tempat kotor dan menjijikan berimbas pada penyakit. Tikus terkenal sebagai salah satu pembawa berbagai jenis penyakit berbahaya yang dapat ditularkan kepada manusia hanya melalui kontak dengan kotoran atau air seninya.

Salah satu penyakit berbahaya yang dapat ditularkan tikus kepada manusia adalah penyakit pes. Oleh karena itu, sangat penting mengetahui dimanakah lokasi sarang tikus di rumah dan di mana letak sarang mereka berada di dalam rumah Anda.

Di Mana lokasi sarang tikus di rumah?

Untuk mengetahui dimanakah lokasi sarang tikus di rumah, ada banyak cara yang bisa Anda lakukan. Memang agak sulit untuk mengetahui di mana lokasi sarang tikus yang telah dibangun di dalam rumah Anda karena ukuran tikus yang kecil dan sulit dideteksi keberadaan sarangnya namun bukan berarti bahwa hal tersebut mustahil dapat dilakukan. Berikut ini merupakan tempat-tempat favorit tikus yang biasanya digunakan oleh para tikus ketika membangun sarangnya.

  • Atap atau loteng rumah

Tempat favorit tikus dalam membangun sebuah sarang di dalam rumah biasanya berada di atap atau loteng rumah. Kondisi yang lembab, sejuk, terpencil serta jauh dari keberadaan manusia membuat tikus nyaman membuat sarang di atap atau loteng rumah.

Lokasinya yang jauh dari manusia membuat tikus memiliki rasa aman di dalam loteng atau atap rumah Anda dan akhirnya menjadikan tempat tersebut sebagai lokasi sarang tikus.

Selain itu, biasanya, atap atau loteng memiliki spot kayu dan bahan lainnya yang akan digunakan oleh tikus dalam membangun dan membuat sarangnya. Kayu-kayu yang berada di dalam loteng atau atap rumah Anda akan menjadi penghangat di dalam sarang tikus.

  • Lubang dinding

Lokasi favorit tikus dalam membangun sarangnya adalah di balik dinding. Biasanya, tikus akan membuat sebuah lubang kecil yang akan menjadi akses utama para tikus menuju sarang mereka di balik tembok. Pemilihan temboknya pun biasanya berada di tempat-tempat yang jauh dari keramaian seperti di balik tembok pojok di dapur.

Sama seperti di loteng atau di atap, tikus memilih membangun sarang di balik tembok karena udara di balik tembok yang hangat, suhunya sejuk, dekat dengan sumber makanan serta rasa aman karena jauh dari manusia.

  • Di balik lemari

Tempat selanjutnya dimanakah lokasi sarang tikus di rumah adalah di balik lemari. Biasanya, tikus yang membangun sarang di balik lemari adalah tikus atap karena memiliki ukuran tubuh yang kecil dan lentur seperti karet.

Selain itu, ukurannya yang pipih memudahkan tikus atap untuk dengan leluasa membangun sarang di dalam lemari atau di balik lemari pakaian. Sejuknya suhu dari tumpukkan pakaian membuat para tikus nyaman sehingga membangun sarang di dalam lemari pakaian. Selain itu, pemilihan lemari sebagai sarang utama tikus adalah karena lokasinya yang dekat dengan sumber makanan.

Karena letaknya yang dekat dengan sumber makanan sehingga hal tersebut memudahkan tikus-tikus dalam mencari sumber makanan dan dibawanya ke dalam sarang.

Lantas, setelah Anda mengetahui keberadaan sarang tikus tersebut di dalam rumah Anda, apa yang harus Anda lakukan guna membasmi sarang tikus tersebut? Setelah Anda mengetahui dimanakah lokasi sarang tikus di rumah Anda, hal pertama yang harus Anda lakukan adalah dengan segera menghancurkan sarang tersebut agar tikus tidak kembali lagi ke sarangnya tersebut.

Perlu Anda ketahui bahwa tikus merupakan salah satu hewan pengerat yang dapat menjadi pembawa penyakit bagi manusia. Penyakit-penyakit tersebut akan ditularkan dari tikus ke manusia melalui kontak kotoran, air seni atau gigitannya.

Selain itu, tikus juga merupakan hewan yang sangat produktif. Dalam penelitiannya, sekelompok peneliti dan ahli hewan pengerat meneliti bahwa tikus dapat menghasilkan dan berkembang biak mencapai ribuan tikus dalam rentang waktu satu tahun reproduksi. Untuk itu, penting bagi Anda untuk segera membasmi sarang tikus yang berada di dalam rumah setelah Anda menemukannya.

Adapun tips yang bisa Anda lakukan agar tikus tidak kembali setelah Anda mengetahui dimanakah lokasi sarang tikus di rumah.

Pertama, selalu jaga kebersihan. Jangan membuang sampah sisa makanan di sembarang tempat. Selain dapat mengundang tikus, makanan sisa akan mengeluarkan bau yang tidak sedap jika dibiarkan terlalu lama.

Kedua, tutuplah lubang yang berpotensi menjadi sarang tikus. Anda dapat menutupnya dengan semen atau dengan kayu agar tikus tidak mampu menembusnya.

Ketiga, rajin membersihkan rumah Anda. Hal ini mutlak dilakukan guna menghilangkan serbuk-serbuk kayu yang menjadi fondasi dasar sarang tikus.

Selain itu, semprotkan cairan anti kuman di pojok-pojok ruangan yang berpotensi sebagai jalur keluar masuknya tikus. Biasanya, tikus tidak menyukai bau semprotan anti kuman sehingga para tikus akan menghindari lokasi tersebut dan enggan kembali ke dalam rumah Anda.

Terakhir, jika tikus masih saja datang, Anda dapat menggunakan media atau alat perangkap tikus. Tikus merupakan hewan yang cerdas. Jika seekor tikus melihat temannya terjebak, tikus lainnya akan tahu bahwa tempat tersebut merupakan tempat yang berbahaya sehingga tidak akan kembali lagi.

Mengapa Tikus Menjadi Hama yang Merugikan Manusia?

Mengapa Tikus Menjadi Hama yang Merugikan Manusia?

Selain keberadaannya yang mengganggu hama tikus di rumah yang dirasa mengganggu, tikus juga bisa berdampak buruk bagi kesehatan Anda. Ada beberapa penyakit yang disebabkan oleh tikus yang dapat membahayakan kesehatan manusia. Salah satu dari penyakit tersebut adalah leptospirosis.

Penularan penyakit ini umumnya terjadi ketika makanan yang dikonsumsi manusia sudah terkontaminasi urine dari hewan yang terinfeksi bakteri Leptospira. Masih banyak lagi penyakit yang disebabkan oleh tikus baik melalui virus ataupun bakteri. Itulah sebabnya tikus menjadi hama yang sangat merugikan manusia. Bahkan dalam sektor pertanian pun banyak petani yang gagal panen akibat ulah hama tikus.

Penyakit yang disebabkan oleh tikus

Meskipun tidak semua tikus terkontaminasi virus, namun alangkah baiknya jika kita menghindari kontak dengan tikus dan kotoran atau urinenya. Sebab kita tidak pernah tahu tikus mana yang nantinya menularkan penyakit.

Berikut ini beberapa penyakit yang disebabkan oleh tikus:

  1. Leptospirosis

Luka terbuka yang terinfeksi urine tikus bisa jadi berisiko tertular leptospirosis. Penyakit ini terjadi karena bakteri Leptospira. Setelah terinfeksi, biasanya gejala akan mulai muncul dua minggu kemudian. Gejalanya serupa dengan flu, yaitu sakit kepala, demam, hingga nyeri otot.

  1. Sindrom paru hantavirus

Penyakit berikutnya yang disebabkan oleh hama tikus adalah sindrom paru hantavirus (Hantavirus pulmonary syndrome). Penyakit yang disebabkan oleh virus ini menular lewat tiga cara.

Pertama, penderita menghirup udara yang terkontaminasi urine atau feses tikus. Kedua, penderita mengalami kontak langsung dengan urine atau feses tikus. Ketiga, apabila penderita terkena luka akibat gigitan tikus.

Gejala awalnya adalah lemah, demam, nyeri sendi terutama di bagian paha, punggung, dan bahu. Gejala yang muncul dalam sepuluh hari berikutnya akan memburuk dan bertambah batuk hingga dada terasa sesak karena paru-paru terisi cairan.

  1. Salmonellosis

Hama tikus juga dapat menjadi sumber penularan penyakit salmonellosis. Ketika terinfeksi, penderita akan merasakan gangguan pencernaan seperti kram perut, mual, hingga diare. Walau demikian, proses penyembuhan dari penyakit ini cenderung cepat.

  1. Pes

Pes atau plague adalah infeksi yang mematikan yang ditimbulkan oleh bakteri Yersinia pestis. Penyakit ini disebarkan melalui kutu yang hidup pada hewan pengerat seperti tikus. Di Eropa, Pada abad pertengahan pes disebut sebagai “black death” karena menyebabkan ratusan juta orang meninggal.

  1. Demam hemoragik

Penyakit berikutnya yang disebabkan oleh hama tikus adalah demam hemoragik yang juga terjadi akibat kontaminasi urine atau feses dari tikus pembawa virus. Penularan juga bisa terjadi ketika luka terbuka atau membran mata, hidung, dan mulut terinfeksi urine. Demam hemoragik ini berbeda dengan demam berdarah yang ditularkan melalui nyamuk Aedes.

penderita akan merasa sakit kepala, demam, mual, hingga penglihatan yang buram ketika terinfeksi. Selain itu, bisa juga muncul ruam dan mata memerah. Penderitanya bisa sembuh dalam waktu beberapa minggu atau bulan.

  1. Koriomeningitis limfositik (Lymphocytic choriomeningitis)

Penyakit berikutnya adalah yang disebabkan oleh virus Lymphocytic choriomeningitis yang bisa dibawa oleh hama tikus. Virus ini biasanya ditularkan oleh tikus-tikus yang ada di rumah. Media penularannya hampir sama yakni melalui kontak langsung dengan urine atau feses tikus yang terkontaminasi. Sekitar 13 hari setelah terinfeksi, penderita akan merasakan nyeri dada, nyeri send, nyeri testis, hingga nyeri kelenjar ludah. Tak hanya itu, nafsu makan juga bisa berkurang drastis hingga merasa mual dan muntah.

  1. Demam omsk

Penyakit ini Juga disebut dengan istilah omsk hemorrhagic fever, penularan infeksinya disebabkan oleh kontak langsung dengan gigitan tikus. Virus ini pertama kali diidentifikasi pada tahun 1947 silam di Rusia. Setelah inkubasi selama sepekan, gejala demam omsk akan muncul seperti demam, sakit kepala, muntah, hingga pendarahan. Selain itu, sel darah merah dan putih pasien juga bisa turun drastis. Pemulihan bisa berlangsung selama dua pekan.

  1. Demam lassa

Berbeda dengan penyakit yang disebabkan oleh tikus lainnya, penyakit ini sangat mungkin menular dari satu orang ke orang lain. Terlebih lagi, demam ini termasuk dalam penyakit mematikan seperti halnya Marburg dan Ebola.

  1. Demam gigitan tikus

Penyakit ini disebut juga dengan rat-bite fever, ini merupakan penyakit demam akut karena penularan lewat lendir atau urine tikus yang terkontaminasi. Ada dua bakteri yang menyebabkan penyakit ini, yaitu Streptobacillus moniliformis dan Spirillum minus. Anak-anak yang berusia di bawah lima tahun merupakan yang paling rentan terinfeksi karena sistem kekebalan tubuhnya masih berkembang. Itu sebabnya sangat penting untuk rajin mencuci tangan dengan air bersih.

  1. Tularemia

Berikutnya ada penyakit yang disebabkan oleh hama tikus adalah tularemia. Setelah terpapar bakteri, orang yang terinfeksi akan merasa demam, batuk, sakit kepala, muntah, hingga mengalami luka-luka. Maka dari itu, penting agar memastikan lingkungan Anda tetap aman dan bebas kontaminasi urine serta feses tikus.

Oleh karenanya, selalu bersihkan lingkungan dan jaga kebersihan diri dengan rajin mencuci tangan. Perhatikan juga setiap luka luar yang terbuka pada bagian tubuh Anda. Langsung obati dan lindungi dengan kasa steril untuk mengantisipasi paparan virus atau bakteri yang tidak diharapkan, termasuk dari tikus.

Tips-tips Mencegah Tikus Masuk Rumah

Tips-tips Mencegah Tikus Masuk Rumah

Tikus menjadi salah satu hewan pengerat yang sering dibasmi oleh masyarakat. Hal tersebut karena tikus sering mengganggu petani. Tidak hanya itu, tikus juga sering masuk ke dalam rumah. Tentu hal tersebut sangat mengganggu penghuni rumah karena tikus merupakan hewan yang gemar merusak, memakan dan mengotori rumah.

Berbagai upaya kerap dilakukan untuk mengusir atau membasmi tikus. Berikut ini akan dibahas tips-tips mencegah tikus masuk rumah, cara tersebut juga ampuh untuk mengusir tikus dari rumah dengan menggunakan pilihan bahan-bahan alami.

Lada Bubuk

Cara pertama untuk mencegah tikus agar tidak masuk rumah, Anda bisa menggunakan lada bubuk. Taruh lada bubuk di tempat yang kira-kira menjadi jalan masuk tikus atau lokasi persembunyian tikus. Lada memiliki senyawa piperin yang sangat menyengat dan akan membuat tikus merasa terganggu dan pergi.

Irisan Bawang

Bawang juga ternyata menjadi sesuatu yang sangat menjijikkan bagi tikus. Tikus sama sekali tidak menyukai menyukai aroma bawang. Irisan bawang sangat efektif untuk mencegah tikus masuk ke dalam rumah. Letakkan irisan bawang di tempat persembunyian atau yang sering didatangi tikus. Tikus tak akan mau masuk ke tempat yang telah diletakkan irisan bawang tersebut.

Kulit Telur

Kulit telur yang biasanya menjadi limbah rumah tangga juga ternyata ampuh untuk mencegah tikus masuk ke dalam rumah. Caranya dengan menghaluskan kulit telur menjadi bubuk. Kemudian taburkan bubuk kulit telur tersebut di tempat yang menjadi jalan lalu lintas tikus.

Kulit Durian

Selain kulit telur, kulit durian juga ampuh untuk mencegah tikus masuk ke dalam rumah. Caranya adalah dengan memotong kulit durian lalu letakkan kulit tersebut di tempat-tempat yang sering didatangi oleh tikus. Aroma yang tajam dan menyengat dari kulit durian ampuh untuk mencegah tikus-tikus masuk ke dalam rumah.

Bubuk atau Saus Cabai Campur Detergen dan Air

Cara ampuh mengusir tikus lainnya yaitu dengan menggunakan saus cabai yang dicampur dengan deterjen. Caranya larutkan saus cabai dan detergen ke dalam air lalu letakkan campuran tersebut ke dalam botol semprotan. Semprotkan cairan tersebut ke beberapa tempat yang mungkin menjadi jalan masuk tikus. Cairan tersebut efektif mencegah tikus karena tikus masuk karena panas dan perih. 

Minyak Peppermint

Minyak peppermint juga dapat Anda gunakan untuk mencegah tikus sebab baunya yang sangat menyengat membuat tikus tidak tahan. Caranya yaitu dengan mencelupkan beberapa bola kapas dalam minyak peppermint dan menempatkannya di daerah rawan tikus.

Daun Mint

Daun mint juga dapat digunakan sebagai bahan alami mencegah kehadiran tikus. Aromanya yang tajam membuat tikus tidak tahan selain itu juga aroma daun mint dapat membuat tikus terkulai lemas. Cara menggunakan daun mint untuk mencegah tikus adalah dengan menyiapkan seikat daun mint kemudian mengambil sarinya ketika dilarutkan dalam air. Setelah larut, semprotkan cairan mint ke area yang sering dilewati tikus.

Baking Soda

Baking soda dapat menjadi pilihan bahan untuk mencegah tikus masuk ke rumah secara alami. Caranya dengan mencampurkan baking soda ke makanan yang menjadi incaran tikus. Tubuh tikus yang memakan makanan tersebut akan menggembung karena tidak dapat mengeluarkan gas yang dihasilkan soda. Tikus tidak akan langsung mati di tempat, tetapi akan lari ke ruang terbuka sebelum mati karena menahan gas tersebut.

Kantung Teh

Kantung teh di rumah Anda juga dapat digunakan untuk bahan mencegah tikus secara alami. Peppermint dalam kantung teh akan bertugas mencegah tikus karena dapat menyebabkan iritasi pada hidung tikus jika terhirup. Indra penciuman tikus tidak akan berfungsi dengan baik, sehingga tikus akan segera meninggalkan rumah. Cara mencegah tikus dengan kantung teh yaitu dengan menempatkan beberapa bekas kantong teh di dekat tempat jalur masuk tikus.

Buah Mengkudu

Buah mengkudu juga sangat bermanfaat untuk mencegah tikus secara alami. Caranya dengan menghancurkan buah mengkudu lalu larutkan ke dalam air. Kemudian, semprotkan larutan tersebut ke area yang sering dilewati oleh tikus atau semprotkan pada lubang tikus. Cara ini efektif untuk mencegah tikus masuk ke dalam rumah.

Kopi

Bubuk kopi bisa mengecoh penciuman tikus karena aromanya yang harum, sehingga tidak kembali pada tempat tersebut. Hal ini karena tikus kerap meninggalkan jejak yang telah dilewati dan dijadikan jalur untuk mereka kembali pada tempat yang sama. Aroma dari kopi juga sangat tidak disukai oleh tikus. sehingga, kopi diyakini ampuh untuk menyingkirkan tikus.

Cuka dan Bola Kapas

Penciuman tikus yang sangat sensitif membuat bau cuka yang menyengat dapat mengganggu indra penciumannya. Caranya dengan membersihkan terlebih dahulu lantai atau area yang menjadi lalu lintas tikus. Kemudian, lumuri bola kapas dengan cuka putih lalu simpan bola kapas tersebut di tempat yang sering dilalui tikus. Apabila bola kapas sudah mulai mengering, lumuri kembali dengan cuka putih.

Anda bisa melakukan cara ini berkali-kali hingga tikus benar-benar dirasa sudah kabur dari rumah. Kandungan asam yang ada di cuka bisa membahayakan tangan oleh karena itu gunakanlah sarung tangan saat menuangkan cuka ke bola kapas.

FUMIDA sangat bangga dapat menjadi partner dalam menjaga kenyamanan di rumah maupun perusahaan Anda. Jangan ragu untuk memberikan kepercayaan dalam hal mengendalikan hama di tempat Anda, karena kami tidak akan pernah mengecewakan kepercayaan yang Anda berikan.

PT Fumida Pestindo Jaya

Kirimkan Kami Pesan

[recaptcha id:1 class:g-recaptcha theme:light]

Call Now ButtonTelp Sekarang 0822-1123-1123