- Yang menentukan bukan selera, tapi kelas awet. Uji BRIN terhadap 45 jenis kayu Indonesia memakai lima kelas (I = sangat awet sampai V = sangat rendah) menurut SNI 7207:2014 (Muslich & Rulliaty, 2016).
- Jenis yang tergolong kelas V terhadap kedua jenis rayap — artinya paling mudah dimakan: pangsor (Ficus callosa), petai (Parkia speciosa), beunying (Ficus fistulosa), meranti kuning (Shorea mojongensis), dan pendan (Parashorea malaanonan).
- Sebagai pembanding, yang paling tahan pada kelas I–II untuk kedua jenis rayap: keruing (beberapa Dipterocarpus), resak (Vatica nitens), dan mayela (Artocarpus glaucus).
- Secara keseluruhan mayoritas kayu rentan: 28 dari 45 jenis (62,2%) berada di kelas III–V terhadap rayap kayu kering, dan 24 jenis (53,3%) terhadap rayap tanah.
- Catatan penting: yang dicari rayap adalah selulosa, bukan jenis kayu tertentu — dan kayu yang tahan satu jenis rayap belum tentu tahan jenis lainnya.
Rayap merupakan salah satu hama yang paling ditakuti oleh pemilik rumah karena mampu merusak berbagai material berbahan kayu secara diam-diam. Banyak orang beranggapan bahwa semua jenis kayu memiliki ketahanan yang sama terhadap rayap. Padahal kenyataannya, terdapat beberapa jenis kayu yang jauh lebih rentan diserang dibandingkan jenis kayu lainnya.
Dalam banyak kasus, pemilihan jenis kayu yang kurang tepat menjadi salah satu penyebab utama kerusakan bangunan akibat rayap. Kusen, pintu, jendela, plafon, hingga furnitur dapat mengalami keropos dalam waktu yang relatif singkat apabila menggunakan material yang menjadi favorit rayap.
Mengetahui jenis kayu yang paling disukai rayap dapat membantu anda membuat keputusan yang lebih baik saat membangun rumah, melakukan renovasi, maupun membeli furnitur. Selain itu, informasi ini juga berguna untuk menentukan langkah perlindungan yang sesuai agar investasi pada material kayu tidak berakhir sia-sia.
Pada artikel ini, anda akan mempelajari berbagai jenis kayu yang paling sering diserang rayap, alasan mengapa rayap menyukainya, serta cara efektif untuk mengurangi risiko kerusakan dalam jangka panjang.
Mengapa Rayap Menyukai Kayu?

Sebelum membahas jenis kayu tertentu, penting untuk memahami alasan utama mengapa rayap tertarik pada material kayu.
Pada dasarnya, rayap mencari sumber makanan yang mengandung selulosa. Selulosa merupakan senyawa organik yang terdapat pada hampir seluruh bagian tumbuhan, termasuk kayu.
Dengan bantuan mikroorganisme di dalam sistem pencernaannya, rayap mampu mengubah selulosa menjadi energi yang dibutuhkan untuk mempertahankan kehidupan koloninya.
Karena alasan tersebut, kayu menjadi salah satu sumber makanan utama bagi berbagai jenis rayap.
Baca Juga: Harga Jasa Anti Rayap 2026 | Garansi 3 Tahun | Free Survey
Faktor Yang Membuat Kayu Lebih Disukai Rayap
Tidak semua kayu memiliki tingkat kerentanan yang sama terhadap serangan rayap.
Beberapa faktor yang memengaruhi tingkat risiko antara lain:
- Kepadatan serat kayu.
- Kandungan air dalam kayu.
- Kadar minyak alami.
- Usia kayu.
- Proses pengawetan.
- Lokasi penggunaan kayu.
Semakin lunak dan lembap sebuah kayu, umumnya semakin mudah bagi rayap untuk menyerangnya.
Kayu Sengon Menjadi Salah Satu Favorit Rayap
Kayu sengon dikenal luas karena harganya yang relatif murah dan pertumbuhannya yang cepat.
Karakteristik tersebut membuat sengon banyak digunakan untuk berbagai kebutuhan konstruksi maupun furnitur.
Namun dari sisi ketahanan terhadap rayap, sengon termasuk jenis kayu yang cukup rentan.
Alasan Rayap Menyukai Kayu Sengon
- Serat kayu relatif lunak.
- Kepadatan kayu rendah.
- Mudah ditembus rayap.
- Proses pelapukan relatif cepat.
Apabila tidak mendapatkan perlakuan anti rayap, kayu sengon berisiko mengalami kerusakan dalam waktu yang tidak terlalu lama.
Kayu Pinus Sangat Rentan Terhadap Serangan Rayap
Kayu pinus banyak digunakan untuk furnitur modern, dekorasi interior, hingga material bangunan ringan.
Meskipun memiliki tampilan yang menarik, jenis kayu ini juga termasuk favorit rayap.
Struktur serat yang relatif lunak membuat rayap lebih mudah menggigit dan mengonsumsinya.
Kelemahan Kayu Pinus
- Tingkat kekerasan sedang hingga rendah.
- Mudah menyerap kelembapan.
- Rentan terhadap serangan rayap dan jamur.
- Membutuhkan perlindungan tambahan.
Kayu Karet Sering Menjadi Sasaran Rayap
Dalam beberapa tahun terakhir, kayu karet semakin populer sebagai bahan furnitur karena harganya yang ekonomis.
Sayangnya, tanpa proses pengawetan yang baik, kayu karet cukup rentan terhadap serangan rayap.
Karena kandungan selulosanya tinggi, rayap dapat menjadikan kayu ini sebagai sumber makanan yang menarik.
Kayu Kelapa Memiliki Risiko Serangan Yang Cukup Tinggi
Kayu kelapa sering digunakan pada bangunan tradisional maupun dekorasi bernuansa alami.
Namun bagian tertentu dari kayu kelapa memiliki tingkat ketahanan yang berbeda terhadap rayap.
Bagian yang kurang padat umumnya lebih mudah diserang dan mengalami kerusakan.
Kayu Albasia Dan Risiko Serangan Rayap
Albasia termasuk jenis kayu yang memiliki karakteristik mirip dengan sengon.
Karena pertumbuhannya cepat, serat kayunya cenderung lebih lunak dibanding kayu keras seperti jati.
Hal ini membuat albasia lebih mudah dimakan oleh rayap apabila tidak mendapatkan perlindungan yang memadai.
Perbandingan Tingkat Kerentanan Beberapa Jenis Kayu
| Jenis Kayu | Tingkat Kerentanan | Karakteristik |
|---|---|---|
| Sengon | Sangat Tinggi | Serat lunak dan ringan |
| Pinus | Tinggi | Mudah menyerap kelembapan |
| Karet | Tinggi | Membutuhkan pengawetan |
| Kelapa | Sedang | Ketahanan bervariasi |
| Albasia | Tinggi | Kepadatan rendah |
| Jati | Rendah | Mengandung minyak alami |
Apakah Kayu Jati Benar-Benar Kebal Rayap?
Salah satu mitos yang sering beredar adalah bahwa kayu jati tidak bisa diserang rayap.
Faktanya, tidak ada jenis kayu yang benar-benar kebal terhadap rayap.
Kayu jati memang memiliki ketahanan yang lebih baik karena mengandung minyak alami yang kurang disukai rayap.
Namun apabila kondisi lingkungan mendukung dan koloni rayap sangat besar, kayu jati tetap berpotensi mengalami serangan.
Mengapa Kayu Lembap Lebih Cepat Diserang?
Kelembapan menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi aktivitas rayap.
Kayu yang basah atau lembap umumnya lebih mudah dimakan karena:
- Struktur serat menjadi lebih lunak.
- Proses pembusukan lebih cepat.
- Menciptakan lingkungan yang disukai rayap.
- Memudahkan rayap membangun jalur serangan.
Karena itu, menjaga kondisi kayu tetap kering merupakan langkah penting dalam pencegahan rayap.
Bagian Rumah Yang Paling Sering Diserang Rayap
Selain memilih jenis kayu yang tepat, anda juga perlu mengetahui area rumah yang paling sering menjadi target rayap.
- Kusen pintu.
- Kusen jendela.
- Rangka atap.
- Lantai kayu.
- Lemari penyimpanan.
- Rak buku.
- Gudang arsip.
- Perabot berbahan kayu.
Area yang jarang diperiksa biasanya menjadi lokasi favorit rayap untuk memulai infestasi.
Tanda Kayu Mulai Diserang Rayap
Mendeteksi serangan sejak dini dapat mengurangi biaya perbaikan yang lebih besar di kemudian hari.
Beberapa tanda yang perlu diperhatikan antara lain:
- Kayu terdengar kopong saat diketuk.
- Muncul jalur lumpur di sekitar kayu.
- Permukaan kayu menggelembung.
- Terdapat serbuk atau kotoran rayap.
- Kayu mudah hancur saat ditekan.
- Muncul sayap laron di sekitar bangunan.
Cara Melindungi Kayu Dari Serangan Rayap
Meskipun menggunakan jenis kayu yang rentan, risiko serangan tetap dapat dikurangi melalui langkah perlindungan yang tepat.
- Gunakan kayu yang sudah diawetkan.
- Pastikan area penyimpanan tetap kering.
- Perbaiki kebocoran secepat mungkin.
- Hindari kontak langsung kayu dengan tanah.
- Lakukan inspeksi rutin.
- Gunakan perlindungan anti rayap profesional.
- Bersihkan sisa kayu bekas di sekitar bangunan.
Kesalahan Yang Membuat Rayap Mudah Menyerang Kayu
Tanpa disadari, banyak pemilik rumah melakukan beberapa kesalahan yang meningkatkan risiko infestasi rayap.
- Menyimpan kayu bekas di halaman.
- Membiarkan kebocoran berbulan-bulan.
- Jarang memeriksa area gudang.
- Menyimpan kardus dalam jumlah besar.
- Mengabaikan kemunculan laron.
Kondisi tersebut dapat membantu koloni rayap berkembang tanpa terdeteksi.
FAQ Seputar Jenis Kayu Yang Disukai Rayap
Apakah semua jenis kayu bisa diserang rayap?
Ya. Hampir semua kayu dapat diserang rayap, meskipun tingkat kerentanannya berbeda-beda.
Kayu apa yang paling sering dimakan rayap?
Kayu sengon, albasia, pinus, dan kayu karet termasuk yang paling sering diserang.
Apakah kayu jati aman dari rayap?
Kayu jati memiliki ketahanan lebih baik, tetapi tidak sepenuhnya kebal terhadap rayap.
Mengapa rayap menyukai kayu lembap?
Karena kondisi lembap memudahkan rayap mengonsumsi dan mencerna serat kayu.
Bagaimana cara mengetahui kayu sudah terkena rayap?
Perhatikan adanya jalur lumpur, suara kopong, kotoran rayap, dan kerusakan pada permukaan kayu.
Pilih Material Kayu Dengan Bijak Untuk Mengurangi Risiko Rayap
Rayap dapat menyerang hampir semua jenis kayu, tetapi beberapa jenis seperti sengon, pinus, albasia, kelapa, dan kayu karet memiliki tingkat kerentanan yang lebih tinggi. Faktor seperti kelembapan, kepadatan serat, serta proses pengawetan sangat memengaruhi ketahanan kayu terhadap serangan rayap.
Memahami jenis kayu yang paling disukai rayap membantu anda membuat keputusan yang lebih tepat saat membangun atau merenovasi rumah. Dengan pemilihan material yang sesuai serta perlindungan anti rayap yang tepat, risiko kerusakan dapat ditekan seminimal mungkin dan umur bangunan menjadi lebih panjang.
Hubungi Fumida sekarang untuk survei gratis: | www.fumida.co.id | Layanan 24 Jam, Seluruh Indonesia
Referensi
- Muslich, M. & Rulliaty, S. (2016). Ketahanan 45 jenis kayu Indonesia terhadap rayap kayu kering dan rayap tanah. Penelitian Hasil Hutan, 34(1), 51–59. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). https://ejournal.brin.go.id/jphh/article/download/12646/9940
- Badan Standardisasi Nasional. SNI 7207:2014 — Uji ketahanan kayu dan produk kayu terhadap organisme perusak kayu (standar yang dipakai dalam pengujian kelas awet).
- Mikaelyan, A. & Hayes, C. (2025, 22 Januari). Biology and Behavior of Eastern Subterranean Termites. NC State Extension Publications, Wood-Damaging Pests, North Carolina State University. https://content.ces.ncsu.edu/biology-behavior-of-eastern-subterranean-termites
- Nandika, D. (2015, 21 September). Guru Besar IPB: Indonesia Surganya Rayap — orasi ilmiah Guru Besar Fakultas Kehutanan, Institut Pertanian Bogor. https://www.ipb.ac.id/news/index/2015/09/guru-besar-ipb-indonesia-surganya-rayap-6742d2544c40f964aa675d5871ce4b6f/
Halaman Terkait
- Rayap Adalah — pengertian, ciri-ciri, kasta, dan jenisnya
- Mendeteksi Sarang Rayap — tabung lumpur dan tanda lain di lapangan
- Daftar Kayu Rentan Rayap — kelas awet 45 jenis kayu Indonesia menurut uji BRIN
- Rayap Makan Apa — selulosa dan peran simbion ususnya






