Gambar 2 - Sekilas tentang sarang lebah madu

Sarang Lebah: Jenis, Produk, Manfaat, dan Ciri-cirinya

Sarang lebah itu sangat unik dan bermanfaat. Tapi untuk mendapatkan produk yang asli perlu dilakukan seleksi. Jangan sampai tertipu apalagi tertukar dengan sarang tawon yang membahayakan. Kenali cirinya agar lebih aman.

Pada kesempatan kali ini kami akan membahas secara ringkas apa itu sarang lebah, tanda-tanda, manfaat, dan produknya yang ada di pasaran. Jadi, selamat menyimak.

Beberapa jenis dan ciri sarang lebah

Sebagaimana diketahui, jenis lebah di Indonesia ada banyak. Tapi, ada tiga jenis yang paling sering ditemui di sekitar kita bahkan ada yang membuat sarangnya di tempat tinggal kita. Tiga jenis itu yakni lebah kayu, madu, dan tanah (bumble bee).

  Beberapa jenis dan ciri sarang lebah

Lebah kayu

Ini adalah salah satu jenis serangga yang tidak hidup berkoloni. Sesuai dengan namanya, hewan ini membangun sarang dengan melubangi kayu. Biasanya, saat membuat sarangnya mereka mengeluarkan suara berdengung dan cukup mengganggu.

Di dalam kayu yang mereka lubangi, mereka menaruh telur. Jenis kayu yang biasanya dipakai untuk menciptakan sarangnya adalah kayu yang belum dicat. Baik yang sudah jadi bangunan maupun yang belum.

Hewan ini memang jarang menyengat. Tapi efek negatifnya adalah bisa merusak struktur kayu pada bangunan rumah Anda. Meski tidak makan kayu, bagian dalamnya bisa rusak karena dilubangi untuk dijadikan rumah.

Lebah tanah (bumble bee)

Selanjutnya adalah lebah tanah yang sarangnya memang terbentuk di dalam tanah. Mereka biasanya memanfaatkan rongga bangunan atau lubang yang sudah dibuat oleh hewan lain.

Jadi, bila dibiarkan juga akan membahayakan struktur bangunan dan cenderung merugikan.

Lebah madu

Kalau jenis yang satu ini tipenya ada banyak di Indonesia. Warnanya ada yang hitam, kuning, oranye, hingga cokelat. Ini merupakan sejenis serangga yang tidak membuat masalah karena selain tidak menyengat, sarangnya juga bisa dimanfaatkan oleh manusia.

Meski begitu, saat sarangnya diganggu atau diancam manusia, mereka akan segera bertindak. Bersama koloninya yang berjumlah banyak, mereka pun akan melakukan tindakan pertahanan bahkan penyerangan kepada si pengganggu.

Biasanya, hewan ini membangun sarang di dahan pohon atau pepohonan yang dekat sekali dengan taman bunga. Sebab dari bungalah mereka mendapatkan nektar untuk menghasilkan madu.

Jadi, bukan mustahil mereka akan tinggal di pohon di dekat rumah Anda.

Sekilas tentang sarang lebah madu

Bila Anda pernah menonton film lebah madu versi kartun, maka membayangkan sarang mereka tak akan sulit.

Sarang mereka didefinisikan sebagai sebuah struktur bangunan yang bagian dalamnya terbentuk dari kumpulan desain heksagonal yang dipakai untuk menyimpan madu, larva, pupa, telur, dan polen.

Sekilas tentang sarang lebah madu

Struktur ini terbentuk dari semacam zat lilin yang dijadikan sebagai tempat tinggal koloni dan membesarkan anak-anak mereka.

Manfaat sarang lebah madu

Diketahui bahwa sarang lebah memiliki banyak khasiat sehingga dijual bebas di pasaran. Berikut ini beberapa manfaat yang terkandung dalam tempat tinggal lebah tersebut:

Gizi dan nutrisi yang melimpah

Sarang hewan ini memiliki kandungan nutrisi yang sangat melimpah. Di antaranya adalah antioksidan yang bisa meningkatkan kesehatan tubuh, melindungi tubuh dari penyakit, dan membantu menyelesaikan masalah peradangan.

Menurunkan kolesterol

Dalam sebuah ulasan jurnal yang diterbitkan pada tahun 2004 disebutkan bahwa tempat tinggal hewan ini bisa membantu menurunkan kadar kolesterol jahat sekaligus menaikkan kolesterol baik.

Kesehatan hati

Sebuah penelitian dilakukan dengan mencampurkan alkohol dari lilin yang berasal dari sarang lebah. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui nilai keamanan dan efektivitas sarangnya pada manusia yang hatinya berlemak.

Hasilnya, tempat tinggal hewan ini bisa menormalkan fungsi hati dan mengurangi gejala bertumpuknya lemak di hati.

Sayangnya, jumlah sarang yang harus dikonsumsi untuk mendapatkan hasil tersebut tidak dirinci. Jadi, untuk pemakaian pada manusia diperlukan penelitian lebih lanjut.

Selain manfaat di atas, diketahui khasiat sarang lebah lainnya, yakni:

  1. Melindungi diri dari infeksi (peradangan).
  2. Metabolisme glukosa, penting buat para penderita diabetes.
  3. Mengurangi batuk pada anak, dll.

Produk yang sering dijual di pasaran

Dari ulasan di atas, kita tahu bahwa jenis sarang yang bisa dimanfaatkan oleh manusia adalah yang dibuat oleh lebah madu. Jadi, selain bisa mendapatkan madunya Anda juga bisa sekalian memanfaatkan sarangnya.

Kini, penjualan sarang lebah madu tercatat meningkat, khususnya penjualan secara online. Anda harus berhati-hati saat hendak membeli produk-produk ini. Harus bisa menemukan yang asli sehingga manfaat yang ditulis di atas bisa didapatkan tanpa rasa was-was.

Kalau ingin lebih aman, biasanya langsung beli ke petaninya. Mereka yang senang berburu sarang lebah di hutan. Nah jika baru dipetik rasanya sangat segar dan lezat.

Perbedaan sarang tawon dan lebah

Bila jenis hewan penghasil madu tak begitu berbahaya buat manusia, lain halnya dengan tawon yang membahayakan. Bila lebah bisa membangun sarangnya di sekitar rumah kita, tawon justru bisa membuatnya di rumah kita.

Perbedaan sarang tawon dan lebah

Untuk mengetahuinya, silakan cek apa ada rumah serangga dengan bentuk heksagonal di bagian dalam yang terbuat dari kertas dan menggantung di kayu atau bagian bangunan lain. Bila iya, ini tawon dan harus segera dibasmi sebab berbahaya.

Pembasmian tawon harus dilakukan oleh ahlinya, jasa pembasmi tawon. Tim Fumida yang sudah terlatih akan mengatasi masalah hama pengganggu ini dengan cepat dan tepat.

Anda bisa menghubungi kami di nomor 0822-1123-1123 atau 021-29049130.

Gambar 1 - Jenis lebah madu

12 Jenis Lebah di Indonesia, Habitat, dan Ciri-Cirinya

Yuk kenali jenis lebah di Indonesia yang berguna buat ekosistem dan yang membahayakan buat manusia agar tahu penanganan yang tepat.

Fakta menunjukkan bahwa di dunia ini terdapat bayak sekali spesies lebah, di antara mereka ada yang tinggal atau berhabitat di Indonesia. Salah satu alasannya adalah iklim Indonesia yang cocok buat mereka tinggal.

Nah, salah satu spesies yang paling dikenal di Indonesia adalah lebah madu yang memang dibudidayakan oleh para peternak. Mereka mendapatkan keuntungan dari madu-madu yang dijual di pasar, baik secara offline maupun online.

Madu-madu ini memiliki segudang manfaat penting, tak heran bila versi aslinya selalu laris di pasaran.

Tapi tahukah Anda bila jenis lebah madu sendiri ada banyak jumlahnya? Bila belum, silakan simak ulasan di bawah ini untuk mengetahuinya secara detail.

Jenis lebah madu

Yang tergolong dalam lebah madu ada di spesies dengan nama latin depan Apis. Tapi tidak semuanya dijumpai di Indonesia. Berikut ini adalah beberapa spesies yang sering ditemui di negara kita:

Jenis lebah madu

Apis mellifera – lebah madu

Inilah salah satu jenis lebah yang sering diternak oleh para peternak. Serangga ini tinggal di cerobong asap, celah yang ada di dinding, atau pohon yang berlubang.

Badannya berbulu dengan ukuran tubuh yang hampir sama dengan tawon. Sebagian besar warnanya hitam. Apis mellifera hidup secara berkoloni dan umumnya koloninya besar dengan jumlah 30.000 ekor.

Apis dorsata – lebah madu raksasa

Ini merupakan hewan yang berasal dari Asia Selatan dan Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Selain di negara kita, serangga ini juga ditemukan di India, Filipina, Nepal, dan Malaysia.

Orang Indonesia, khususnya Jawa lebih sering menyebutnya tawon Gung. Sementara orang Sunda menyebutnya Odeng.

Ini bukan lebah yang bisa dibudidayakan sebab hidup di alam liar dan memiliki bahaya sengatan lebah. Bila ada orang yang menginginkan madunya, biasanya langsung ke hutan untuk mengambilnya.

Apis florea

Selain ditemukan di Indonesia, spesies ini juga ditemukan di India, Iran, dan Oman. Sama dengan Apis dorsata, ini juga liar dan tidak bisa dibudidayakan. Meski begitu, madunya tetap bisa dijumpai di pasaran dengan nama madu lanceng.

Apis cerana – lebah madu Asia

Hewan ini memang memiliki potensi untuk menyengat manusia. Namun, tidak seagresif Apis dorsata. Jadi selain A. mellifera, A. cerana adalah pilihan para peternak yang ingin mendapatkan banyak madu untuk dijual.

Apis koschevnikovi – lebah madu merah

Hewan ini tidak mendiami seluruh wilayah di Indonesia, melainkan hanya di Sumatera, Jawa, dan Kalimantan. Sayangnya, kabar terbaru menyebut, hewan ini sudah tidak dijumpai di Pulau Jawa sama sekali.

Apis andenoformis – Black dwarf honey bee

Di Indonesia, lebah madu ini hanya bisa dijumpai di Jawa dan Kalimantan. Sementara itu, negara lain yang jadi habitatnya adalah India, Burma, Laos, Cina bagian tenggara, Malaysia, Vietnam, dan Filipina.

Ini merupakan salah satu jenis serangga yang hidup di daerah tropis dan subtropis.

Apis nuluensis – lokal Kalimantan

Lebah madu yang ada di alam Indonesia khusus di kalimantan yaitu Apis nuluensis. Jenis ini baru ditemukan akhir-akhir ini. Jadi belum banyak informasi yang bisa dibagi.

Apis nigrocincta – lokal Sulawesi

Khusus untuk habitat di Indonesia, Apis nigrocincta saat ini hanya bisa ditemukan di Sulawesi saja. Selain di sini, Anda bisa menjumpainya di kepulauan Mindanao, Filipina.

Jenis lebah di Indonesia lainnya

Selain 8 jenis lebah di atas, ada beberapa spesies lain yang cukup sering ditemukan, di antaranya adalah:

Jenis lebah di Indonesia lainnya

Trigona sp

Hewan ini juga bisa menghasilkan madu. Jumlah madunya memang sedikit tapi bagi peternak hewan ini cukup menghasilkan karena bisa memberikan madu dan propolis. Ciri dari hewan ini adalah ukurannya yang kecil sekitar 3-4 milimeter saja.

Yang paling menyenangkan dari Trigona, sp. ini adalah fakta bahwa mereka tidak memiliki sengat sehingga aman untuk dibudidayakan.

Bombus sp. – lebah bumblebee

Sesuai dengan namanya, ciri dari hewan ini adalah warna kuning cerah berpadu hitam di bagian tubuhnya. Ukurannya cukup besar, gemuk, dan bulunya banyak. Mereka biasanya bersarang di bawah gudang, rongga dinding, lubang yang ada di tanah, dll.

Xylocopa virginica – lebah tukang kayu

Jenis ini bentuknya menyerupai lalat dengan warna kuning di bagian punggung. Spesies versi betina dilengkapi dengan sengat. Sementara versi cowoknya tidak punya. Sesuai dengan namanya, hewan ini suka membuat alur pada kayu untuk bertelur.

Mereka menyengat hanya jika terancam atau terganggu saja. Biasanya hanya muncul pada musim semi sampai pertengahan bulan oktober.

Osmia rufa – lebah penyendiri

Jika biasanya serangga penghasil madu ini suka hidup berkoloni, tidak demikian dengan Osmia rufa. Spesies ini ada yang suka berkerumun ada yang tidak. Kalaupun berkoloni, jumlahnya sangat kecil.

Mereka biasanya bersarang di tanah, semen, dan yang lainnya. Hewan satu ini juga jarang menyengat.

Cara mengusir lebah yang tepat

Terakhir, meski ada yang berbahaya dan tidak, mereka tetaplah hewan yang kadang bikin khawatir dan cemas saat sudah menghuni sebuah gedung atau bangunan.

Cara mengusir lebah yang tepat

Oleh karena itu, bila butuh jasa pembasmi lebah, silakan panggil kami melalui nomor 0822-1123-1123 atau 021-29049130. Tim akan segera menangani semua jenis lebah di Indonesia yang menyerang wilayah Anda sampai tuntas.

Gambar 1 - Taraf dan bahaya sengatan lebah

Jenis, Bahaya Sengatan Lebah, dan Cara Membasminya

Waspada bahaya sengatan lebah! Kenali jenis, gejala, obat, dan cara membasminya secara tepat. Anda bisa mengikuti ulasan ini sampai selesai bila ingin tahu.

Lebah atau yang dalam bahasa Jawa sering disebut dengan tawon terdiri dari banyak jenis. Mereka suka menyengat dan sengatannya pun menyakitkan.

Bila di sekitar rumah Anda ada serangga terbang ini, sebaiknya segera lakukan tindakan yang serius untuk menanganinya. Sebab  sama dengan telur lalat yang bisa membahayakan hidup manusia, sengatan lebah juga begitu. Bahkan, pada beberapa kasus ditemukan orang meninggal akibat serangan hewan ini.

Jenis lebah berbahaya

Berikut ini adalah beberapa jenis tawon yang berbahaya buat manusia:

  1. Tawon ndas.
  2. Vespa tropica.
  3. Vespa analis.
  4. Vespa velutina.
  5. Tawon kertas.
  6. Cicada killers.

Dari enam jenis tawon di atas, yang paling sering kita dengar adalah tawon endas dan kertas. Sementara itu, sampai sekarang salah satu dari dua jenis tersebut yang paling sering membahayakan manusia adalah tawon endas. Bahkan, ada yang berujung pada kematian. Simak cara mengusir tawon disini.

Sekilas tentang sengatan lebah

Ketika merasa terancam, tawon akan menyengat manusia. Sengatan ini mengandung racun dan bisa menimbulkan reaksi alergi yang bisa muncul dalam bentuk bengkak dan rasa sakit/nyeri.

Uniknya, sengatan ini berbeda antara dewasa dan anak-anak. Di mana pada orang dewasa rasanya jauh lebih menyakitkan dibanding pada anak-anak.

Taraf dan bahaya sengatan lebah

Dampak sengatan tawon memiliki taraf berbeda-beda. Berikut penjelasan taraf dan bahayanya yang harus Anda tahu:

 Taraf dan bahaya sengatan lebah

Ringan

Biasanya menimbulkan rasa nyeri terbakar langsung pada area yang disengat. Juga ada tanda kemerahan, bengkak yang masih ringan alias tidak terlalu besar.

Bila ini yang Anda alami, maka efeknya bisa bertahan hanya dalam beberapa jam saja.

Sedang

Pada taraf ini kemerahannya terjadi secara berlebihan dan bengkaknya semakin besar dalam waktu 1-2 hari.

Apabila mengalaminya, efek kemerahan dan bengkak ini akan menghilang dalam kurun waktu 5-10 hari.

Berat

Sering disebut sebagai kondisi anafilaksis. Kondisi ini sangat sering mengancam jiwa atau menyebabkan kematian. Maka dari itu, bila taraf alerginya sudah berat. Segera bawa ke rumah sakit terdekat. Minimal mendapatkan penanganan yang tepat untuk pencegahan awal.

Beberapa hal yang bisa dialami saat ada reaksi alergi berat adalah kehilangan kesadaran, nyeri perut, gelisah, cemas, denyut nadi lemah dan cepat, kesulitan bernafas, sulit menelan, kulit gatal dan memerah, wajah bengkak, tenggorokan atau lidah bengkak, pusing, pingsan, dan tekanan darah menurun secara drastis.

Bila ini yang terjadi, maka pada sengatan berikutnya mereka bisa mengalami anafilaksis. Kemungkinannya 25 sampai 65%.

Pertolongan pertama saat disengat lebah

Karena berbahaya, Anda harus segera melakukan pertolongan saat tersengat. Berikut ini adalah beberapa hal yang bisa dilakukan:

Pertolongan pertama saat disengat lebah

Melepaskan penyengat

Saat menyengat manusia, tawon meninggalkan alat penyengatnya. Maka dari itu, begitu tersengat segera lepaskan alat penyengat tersebut. Sekitar 30 detik setelah sengatan dilakukan, penyengat harus segera diambil.

Untuk mengambilnya, Anda membutuhkan alat seperti pinset bila kuku terlalu pendek sehingga tidak bisa difungsikan.

Dalam alat penyengat terdapat racun yang bisa menimbulkan masalah alergi. Maka dari itu, lakukan dengan hati-hati agar racunnya tidak terlepas dengan sempurna ke aliran darah. Pastikan Anda melakukannya dengan baik agar jumlah racun yang masuk ke dalam darah bisa terbatasi.

Lepas perhiasan bila memakainya

Untuk menghindari pembengkakan yang serius, segera lepas perhiasan. Khususnya yang ada di sekitar sengatan bila Anda memakainya.

Cuci area yang tersengat menggunakan air dan sabun

Agar bersih, segera cuci area yang disengat lebah pakai air dan sabun. Lakukan ini setelah penyengatnya diambil.

Kompres memakai sesuatu yang dingin

Selanjutnya, untuk mengurangi pembengkakan yang sangat mungkin terjadi, siapkan kompres dingin. Kompres ini bisa dibuat dari handuk yang dicelupkan ke dalam air es.

Selain bisa mengurangi pembengkakan, kompres juga akan mengurangi rasa gatal yang mungkin saja muncul.

Obat disengat tawon ndas dan tawon lainnya

Bila sudah, silakan konsumsi obat antihistamin. Obat ini berfungsi untuk mengurangi pembengkakan dan hal-hal yang bersifat peradangan.

Segera cari pertolongan yang lebih serius

Bila gejala awal sudah ditangani dengan baik. Sekarang saatnya Anda pergi ke IGD rumah sakit untuk meminta pertolongan serius untuk menangani bahaya sengatan lebah.

Terlebih bila yang terjadi pasca sengatan adalah gejala reaksi berat dan anafilaksis. Hal ini biasanya terjadi pada sengatan tawon endas yang memang sangat berbahaya.

Cara membasmi lebah dengan cepat dan tepat

Karena dampaknya sangat berbahaya dan bersifat mengancam jiwa, Anda harus melakukan penanganan cepat. Apalagi jika pernah ada riwayat sengatan di sekitar rumah.

Cara membasmi lebah dengan cepat dan tepat

Tugas pembasmian ini sebaiknya diberikan kepada tim yang sudah berpengalaman dan berlisensi, yakni jasa pembasmi lebah.

Fumida merupakan jasa pengendalian hama yang sudah puluhan tahun berpengalaman. Tim yang bekerja adalah ahli yang andal dan profesional. Silakan hubungi kami di nomor 0822-1123-1123 atau 021-29049130.

Anda bisa langsung terhubung dengan tim dan mendapatkan konsultasi sekaligus solusi untuk masalah hama. Dengan tim yang sudah berpengalaman dan memiliki lisensi, bahaya sengatan lebah bisa teratasi dengan baik dan tak kembali lagi.

FUMIDA sangat bangga dapat menjadi partner dalam menjaga kenyamanan di rumah maupun perusahaan Anda. Jangan ragu mempercayakan Fumida untuk mengendalikan hama pada bangunan Anda karena kami selalu menjaga kepercayaan yang Anda berikan.

PT Fumida Pestindo Jaya

Kirimkan Kami Pesan

    [recaptcha id:1 class:g-recaptcha theme:light]

    Call Now ButtonTelp Sekarang 0822-1123-1123