Dapur adalah ruangan yang paling sering didatangi tikus, karena di situ tersedia tiga hal yang dicari sekaligus: makanan, air, dan celah untuk bersembunyi.
Masalahnya bukan hanya makanan yang habis atau kemasan yang tergigit, tetapi juga kotoran dan air kencing yang tertinggal di permukaan tempat makanan disiapkan.
Tanda Tikus Sudah Masuk Dapur
- Kotoran kecil gelap di sudut lemari, laci, dan belakang kulkas
- Kemasan beras, roti, atau makanan hewan tergigit
- Remah berserakan di jalur yang sama setiap pagi
- Bau pesing di lemari bawah wastafel
- Jejak berminyak di dinding bawah
- Suara di plafon atau di belakang kabinet pada malam hari
Bahaya bagi Kesehatan
Tikus membawa kuman lewat kotoran, air kencing, dan bulunya. Dari situ risikonya leptospirosis, salmonella, dan keracunan makanan. Makanan atau kemasan yang sudah terkena sebaiknya dibuang, bukan sekadar dicuci bagian luarnya.
Penjelasan risikonya ada di artikel tikus got.
Langkah Mengusir Tikus dari Dapur
- Putus makanannya. Simpan beras, gula, roti, dan makanan hewan dalam wadah kedap, bukan plastik tipis.
- Bersihkan setiap malam. Cuci piring, lap remah di sela kompor, dan kosongkan tempat sampah.
- Tutup jalur masuk. Periksa celah di belakang kulkas, sekitar pipa air, ventilasi, dan bawah pintu.
- Kurangi tempat sembunyi. Jangan menumpuk kardus dan kantong plastik di kolong wastafel.
- Pasang perangkap di jalurnya. Tikus menyusuri dinding, jadi perangkap di tengah ruangan hampir selalu gagal.
- Hindari racun di area makanan. Selain berisiko, bangkainya sering sulit ditemukan.
Kenapa Tikus Kembali Lagi
Tikus meninggalkan jejak bau di jalur yang dilewati, dan jejak itu diikuti tikus lain. Selama jalur masuk belum ditutup dan sumber makanan masih ada, tikus baru akan menempati jalur yang sama walau yang lama sudah tertangkap.
Kalau Sudah Lebih dari Satu Ekor
Tikus jarang datang sendirian. Kalau kotorannya ditemukan di beberapa titik atau terdengar suara di plafon, berarti sudah ada sarang di dalam bangunan. Fumida menangani secara bertahap dalam tiga kali kunjungan dengan kombinasi glue trap dan umpan pada titik yang sudah dipetakan, dengan bahan yang aman dipakai di area dapur, lalu memberi garansi satu minggu.
Konsultasinya gratis: 0822-7766-7744 atau 021-2904-9130, atau lihat layanan jasa pembasmi tikus.
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
Kenapa ada tikus di dapur?
Karena dapur menyediakan makanan, air, dan tempat sembunyi sekaligus. Remah di sela kompor, makanan hewan, sampah tanpa tutup, dan celah di belakang kulkas membuat dapur jadi tujuan utama tikus.
Apakah makanan yang dilewati tikus masih aman?
Tidak. Makanan atau kemasan yang terkena kotoran, air kencing, atau gigitan tikus sebaiknya dibuang, karena berisiko menularkan penyakit seperti leptospirosis dan salmonella.
Bagaimana cara mengusir tikus dari dapur?
Putus sumber makanannya, simpan bahan makanan dalam wadah kedap, cuci piring sebelum tidur, tutup celah di belakang kulkas dan sekitar pipa, lalu pasang perangkap di jalur yang dilewati.
Kenapa tikus tidak mau masuk perangkap di dapur?
Biasanya karena perangkapnya diletakkan di tengah ruangan, bukan di jalur menyusuri dinding, atau karena masih banyak makanan lain yang lebih mudah didapat.
Kapan perlu memanggil jasa pembasmi tikus?
Kalau tikus terlihat lebih dari sekali, ada kotoran di beberapa titik, kemasan makanan tergigit, atau terdengar suara di plafon. Itu tanda bukan satu ekor yang tersesat.







