Tikus adalah hewan pengerat yang hidup berdampingan dengan manusia dan memanfaatkan sisa makanan, celah bangunan, serta tempat gelap sebagai sarang. Di Indonesia, tikus menjadi salah satu hama rumah tangga dan gudang yang paling sulit dikendalikan karena berkembang biak cepat, pandai menghindari jebakan, dan mampu masuk lewat lubang kecil.
Artikel ini membahas jenis tikus yang umum ditemukan, ciri-cirinya, siklus hidupnya, bahayanya bagi kesehatan dan bangunan, serta cara mengendalikannya sampai tuntas.
Ciri-Ciri Tikus
- Gigi seri tumbuh terus sepanjang hidup, sehingga tikus harus mengerat untuk mengasahnya. Ini sebabnya kabel, pipa plastik, dan perabot ikut digigit.
- Aktif pada malam hari dan lebih suka bergerak menyusuri dinding, bukan menyeberang ruangan terbuka.
- Penciuman dan pendengaran tajam, sedangkan penglihatannya lemah.
- Pandai memanjat, melompat, berenang, dan menyelinap lewat celah kecil.
- Berhati-hati terhadap benda baru di jalurnya, termasuk jebakan dan umpan.
Jenis Tikus yang Umum di Indonesia
| Jenis | Nama ilmiah | Ukuran tubuh | Tempat biasa ditemukan |
|---|---|---|---|
| Tikus got | Rattus norvegicus | Besar, ekor lebih pendek dari badan | Selokan, dapur, gudang, lantai bawah |
| Tikus rumah | Rattus tanezumi | Sedang, ekor lebih panjang dari badan | Plafon, atap, rak dapur |
| Mencit | Mus musculus | Kecil, seukuran ibu jari | Laci, lemari, celah perabot |
| Celurut (curut) | Suncus murinus | Moncong panjang, berbau tajam | Dapur dan halaman |
Celurut sering disangka tikus, padahal bukan hewan pengerat. Celurut memakan serangga dan cacing, dan penanganannya berbeda. Pembahasannya ada di cara mengusir curut dari rumah.
Siklus Hidup dan Kecepatan Berkembang Biak
Tikus berkembang biak sangat cepat. Masa kehamilannya hanya sekitar tiga minggu, sekali melahirkan bisa menghasilkan beberapa ekor anak, dan anak tikus sudah bisa bereproduksi dalam hitungan bulan. Karena itu, dua ekor tikus yang dibiarkan bisa menjadi puluhan dalam waktu satu tahun.
Inilah alasan menunda penanganan selalu membuat masalah jadi lebih mahal. Mengusir satu dua ekor yang terlihat tidak menyelesaikan koloni yang sudah bersarang di plafon, gudang, atau saluran air.
Tanda-Tanda Ada Tikus di Rumah
- Kotoran kecil berwarna gelap di sudut dapur, belakang lemari, atau di atas plafon
- Bekas gigitan pada kemasan makanan, kardus, kabel, dan pipa plastik
- Suara berlarian atau garukan di plafon pada malam hari
- Bekas jalur berminyak dan kotor di sepanjang dinding bawah
- Bau pesing yang khas, terutama di ruangan tertutup
- Hewan peliharaan tiba-tiba sering memperhatikan satu titik di dinding atau plafon
Kalau suaranya terdengar dari atas, pembahasannya ada di cara membasmi tikus di plafon tanpa racun.
Bahaya Tikus bagi Kesehatan dan Bangunan
Bagi kesehatan. Tikus dapat menularkan penyakit lewat air kencing, kotoran, gigitan, maupun kutu yang dibawanya. Leptospirosis adalah yang paling sering terjadi di Indonesia, terutama setelah banjir, ketika air kencing tikus bercampur genangan dan masuk lewat luka di kulit. Tikus juga mencemari makanan dengan bakteri seperti salmonella. Penjelasan lengkapnya ada di bahaya kencing tikus dan penyakit akibat tikus di rumah.
Bagi bangunan. Kebiasaan mengerat membuat tikus merusak kabel listrik, pipa air, insulasi, dokumen, dan perabot. Kabel yang terkelupas karena gigitan tikus adalah salah satu penyebab korsleting dan kebakaran rumah yang sering terabaikan.
Apa Fungsi Tikus di Alam?
Di habitat aslinya, tikus adalah bagian dari rantai makanan, menjadi mangsa ular, burung hantu, dan karnivora kecil, serta membantu menyebarkan biji tanaman. Masalah muncul ketika populasinya meledak di lingkungan manusia, karena di sana tikus punya makanan berlimpah dan hampir tidak punya pemangsa alami.
Tikus Paling Takut dengan Apa?
Tikus menghindari bau menyengat seperti minyak peppermint, kapur barus, dan amonia, serta menjauhi area yang sering dilalui manusia, anjing, atau kucing. Tapi efek bau hanya bersifat sementara. Tikus akan kembali begitu baunya hilang, apalagi kalau sumber makanan dan jalur masuknya masih ada. Sebabnya dibahas di kenapa tikus sering kembali ke tempat yang sama.
Cara Mengusir dan Mencegah Tikus di Rumah
- Putus sumber makanan. Simpan beras, roti, dan makanan hewan dalam wadah tertutup rapat. Jangan tinggalkan sisa makanan dan piring kotor semalaman.
- Tutup jalur masuk. Periksa celah di sekitar pipa, ventilasi, bawah pintu, dan atap. Tikus bisa masuk lewat lubang yang jauh lebih kecil dari ukuran badannya.
- Rapikan tempat bersarang. Kurangi tumpukan kardus, kain bekas, dan barang tidak terpakai di gudang maupun plafon.
- Kelola sampah. Gunakan tempat sampah bertutup dan buang sampah dapur setiap hari.
- Pasang perangkap di jalur yang tepat. Pasang di sepanjang dinding tempat jejak tikus terlihat, bukan di tengah ruangan.
Langkah pencegahan lengkapnya ada di cara agar tikus tidak masuk rumah.
Kenapa Racun dan Perangkap Sering Gagal
Tikus punya kebiasaan mencurigai benda baru. Umpan yang dipasang sembarangan sering tidak disentuh, apalagi kalau masih banyak sumber makanan lain yang lebih mudah dijangkau. Umpan yang terpegang tangan juga bisa ditinggalkan karena baunya. Selain itu, tikus yang mati di dalam plafon atau dinding menimbulkan bau bangkai yang sulit dicari.
Pembahasan detailnya ada di kenapa tikus tidak mau makan umpan dan jenis racun tikus dan cara kerjanya.
Kapan Harus Memanggil Jasa Pembasmi Tikus
Penanganan sendiri biasanya cukup untuk satu dua ekor yang baru masuk. Tapi kalau kondisinya seperti ini, sebaiknya ditangani profesional:
- Tikus terus muncul walau perangkap sudah dipasang berkali-kali
- Terdengar suara di plafon atau dinding hampir setiap malam
- Ada kabel, pipa, atau dokumen yang sudah tergigit
- Bau bangkai muncul tapi sumbernya tidak ditemukan
- Tikus muncul di dapur restoran, gudang, pabrik, atau tempat penyimpanan bahan makanan
Cara Fumida Menangani Tikus
Fumida menangani tikus secara bertahap, bukan sekali datang lalu selesai:
- Konsultasi gratis. Ceritakan kondisi di lokasi, mulai dari ruangan yang terdampak sampai tanda-tanda yang ditemukan.
- Pemetaan jalur dan sarang. Teknisi menentukan titik pemasangan berdasarkan jejak, kotoran, dan bekas gigitan, bukan asal pasang.
- Tiga kali kunjungan dengan jeda beberapa hari, memakai kombinasi glue trap dan umpan tikus pada titik yang sudah dipetakan.
- Saran perbaikan celah dan sanitasi, supaya tikus baru tidak masuk lagi.
- Garansi satu minggu terhitung sejak pengerjaan selesai.
Untuk mengetahui biaya penanganan tikus di rumah, ruko, atau gudang Anda, hubungi Fumida di 0822-7766-7744 atau 021-2904-9130. Konsultasinya gratis dan biaya dihitung sesuai luas bangunan.
Bacaan Lain Seputar Tikus
- Tikus got: ciri dan cara menanganinya
- Cara membasmi curut sampai tuntas
- Suara pengusir tikus, benarkah efektif
- Cara mengusir tikus dengan kapur barus
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan Seputar Tikus
Apakah tikus di rumah berbahaya?
Ya. Tikus dapat menularkan penyakit lewat air kencing, kotoran, dan kutu yang dibawanya, termasuk leptospirosis yang sering muncul setelah banjir. Tikus juga mengerat kabel listrik, sehingga menambah risiko korsleting dan kebakaran.
Bagaimana cara mengusir tikus di rumah?
Putus sumber makanannya, tutup celah masuk di sekitar pipa dan ventilasi, rapikan tumpukan barang yang bisa jadi sarang, lalu pasang perangkap di jalur tikus menyusuri dinding. Kalau tikus tetap kembali, berarti masih ada sarang atau jalur masuk yang belum tertangani.
Tikus paling takut sama apa?
Tikus menghindari bau menyengat seperti peppermint, kapur barus, dan amonia, serta area yang sering dilewati manusia atau hewan peliharaan. Namun efeknya sementara, sehingga tidak bisa diandalkan sebagai penanganan utama.
Apa bedanya tikus dan celurut?
Celurut bukan hewan pengerat. Moncongnya panjang, berbau tajam, dan makanannya serangga serta cacing, bukan biji-bijian. Karena kebiasaannya berbeda, umpan untuk tikus biasanya tidak menarik bagi celurut.
Berapa lama penanganan tikus oleh jasa pest control?
Di Fumida, pengendalian tikus dilakukan bertahap dalam tiga kali kunjungan dengan jeda beberapa hari, memakai kombinasi glue trap dan umpan tikus di titik yang sudah dipetakan. Setelah pengerjaan selesai, diberikan garansi satu minggu.
Apakah harus memanggil jasa pembasmi tikus?
Kalau tikus muncul terus walau sudah dipasang perangkap, terdengar suara di plafon, atau ada kabel yang tergigit, sebaiknya ditangani profesional. Teknisi akan memetakan jalur dan sarangnya, bukan sekadar menangkap tikus yang terlihat.







