Lebah madu adalah kelompok lebah yang hidup berkoloni dan menyimpan madu sebagai cadangan makanan. Selain menghasilkan madu, perannya yang paling besar sebenarnya sebagai penyerbuk tanaman, termasuk tanaman pangan dan buah di kebun sekitar rumah.
Jenis Lebah Madu di Indonesia
| Jenis | Ciri | Tempat bersarang |
|---|---|---|
| Apis cerana | Lebah lokal, ukuran sedang, banyak diternakkan | Rongga pohon, kotak ternak, celah bangunan |
| Apis dorsata | Lebah hutan, bertubuh besar, koloninya banyak | Sarang gantung di dahan tinggi atau bangunan tinggi |
| Apis mellifera | Lebah introduksi untuk peternakan madu | Kotak ternak |
| Trigona (klanceng) | Kecil, tanpa sengat | Lubang kecil di kayu, bambu, dan dinding |
Jenis lain yang lebih umum dijumpai di rumah dibahas di jenis lebah di Indonesia.
Susunan Koloni Lebah Madu
- Ratu. Satu per koloni, bertugas bertelur.
- Lebah pekerja. Semuanya betina, bertugas mencari nektar, merawat larva, membangun sarang, dan menjaga koloni.
- Lebah jantan (drone). Tidak bersengat dan tidak mencari makan, tugasnya hanya mengawini calon ratu.
Lebah Madu Tidak Agresif, tapi Tetap Perlu Jarak
Lebah madu umumnya hanya menyengat ketika merasa sarangnya terancam. Sengatnya tertinggal di kulit dan lebah itu mati setelahnya, sehingga menyengat bukan pilihan pertama mereka.
Yang perlu diwaspadai adalah sengatan banyak sekaligus dan reaksi alergi. Kalau tersengat, cabut sengat dengan menggeseknya memakai benda pipih, jangan dipencet karena kantong bisanya bisa terperas. Cuci dengan sabun, kompres dingin, dan segera cari pertolongan medis bila muncul sesak napas, bengkak di wajah, atau pusing hebat.
Kalau Lebah Bersarang di Rumah
Karena lebah madu adalah penyerbuk, sebaiknya tidak langsung dibasmi. Yang dinilai lebih dulu adalah lokasi sarang dan risikonya bagi penghuni. Sarang perlu ditangani bila:
- Berada di dalam plafon, dinding, atau atap
- Dekat pintu, jendela, atau jalur harian penghuni
- Ada penghuni dengan riwayat alergi sengatan
- Berada di area usaha, sekolah, atau tempat bermain anak
Jangan menyemprot, menyiram, atau membakar sarang sendiri, karena koloni akan keluar menyerang bersamaan. Penanganan sarang dibahas di artikel sarang lebah.
Kalau yang Bersarang Ternyata Tawon
Tawon lebih agresif, bisa menyengat berkali-kali, dan biasanya lebih mendesak untuk ditangani. Bedanya dibahas di jenis tawon berbahaya.
Kalau belum yakin yang bersarang di rumah Anda lebah atau tawon, kirim fotonya lebih dulu tanpa mendekati sarang. Konsultasi di Fumida gratis: 0822-7766-7744 atau 021-2904-9130, atau lihat layanan jasa pembasmi tawon.
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan Seputar Lebah Madu
Apa saja jenis lebah madu di Indonesia?
Yang umum adalah Apis cerana (lebah lokal yang banyak diternakkan), Apis dorsata (lebah hutan bertubuh besar yang membuat sarang gantung di dahan atau bangunan tinggi), Apis mellifera (lebah introduksi untuk peternakan), dan kelompok lebah tanpa sengat seperti Trigona atau klanceng.
Apakah lebah madu berbahaya?
Lebah madu tidak agresif kalau tidak diganggu. Sengatannya terasa nyeri dan bengkak, dan lebah madu umumnya hanya menyengat sekali. Yang berbahaya adalah sengatan banyak sekaligus atau reaksi alergi berat, yang perlu pertolongan medis segera.
Apa bedanya lebah madu dan tawon?
Lebah madu bertubuh lebih gempal dan berbulu, memakan nektar dan serbuk sari, serta berperan sebagai penyerbuk. Tawon lebih ramping, permukaannya licin, memangsa serangga lain, dan bisa menyengat berkali-kali.
Apakah sarang lebah madu di rumah harus dibasmi?
Tidak selalu. Lebah madu adalah penyerbuk penting, jadi sebaiknya tidak langsung dibasmi. Yang dinilai lebih dulu adalah lokasi sarangnya dan seberapa dekat dengan aktivitas penghuni. Sarang di dalam dinding atau dekat pintu memang perlu ditangani.
Apa yang harus dilakukan kalau tersengat lebah?
Cabut sengat yang tertinggal dengan menggeseknya memakai benda pipih, jangan dipencet. Cuci dengan sabun dan air, lalu kompres dingin. Segera cari pertolongan medis bila muncul sesak napas, bengkak di wajah atau tenggorokan, atau pusing hebat.







