Banyak pemilik rumah baru terkejut saat menemukan rayap, karena menganggap rayap hanya menyerang bangunan tua. Kenyataannya, koloni rayap sudah berada di dalam tanah jauh sebelum rumah dibangun. Yang berubah hanya satu: sekarang ada kayu di atasnya.
Kenapa Rumah Baru Bisa Diserang
- Koloni rayap sudah ada di tanah lokasi sejak sebelum pembangunan
- Tanah urukan sering membawa serpihan kayu dan sisa akar sebagai sumber makanan
- Sisa bekisting, potongan kayu, dan palet yang tertinggal di bawah bangunan
- Kayu olahan pada kusen, plafon, dan kitchen set lebih lunak dan mudah dimakan
- Taman baru dengan penyiraman rutin membuat tanah sekitar selalu lembap
Waktu Terbaik Melindungi: Saat Membangun
Perlindungan paling efektif dilakukan sebelum lantai dicor, yaitu pada galian fondasi, dinding galian, dan tanah urukan. Metode ini disebut pra konstruksi, dan biayanya jauh lebih murah dibanding memperbaiki kerusakan di kemudian hari. Garansinya 5 tahun.
Untuk bangunan di bawah 100 m2, biayanya Rp 6.000.000 per paket. Untuk yang lebih luas, dihitung Rp 50.000 sampai 60.000 per m2.
Kalau Rumah Sudah Berdiri
Rumah yang sudah jadi tetap bisa dilindungi lewat pasca konstruksi: injeksi cairan termitisida ke tanah di sekeliling fondasi dan di bawah lantai. Pada lantai marmer atau granit, pengeboran dilakukan di nat supaya permukaannya tetap utuh. Biayanya mulai Rp 4.500.000 per paket untuk bangunan di bawah 100 m2, dengan garansi 3 tahun.
Pilihan lain adalah pipanisasi, yaitu pipa ditanam di sekeliling fondasi sehingga perlindungan bisa diisi ulang tanpa mengebor lantai lagi.
Yang Perlu Diperiksa di Rumah Baru
- Pastikan tidak ada sisa bekisting dan potongan kayu yang tertinggal di bawah atau sekitar bangunan.
- Periksa kusen dan plafon setiap beberapa bulan pada tahun pertama.
- Perhatikan dinding dekat taman dan area yang sering disiram.
- Jangan menumpuk kayu, kardus, atau material sisa renovasi menempel ke dinding.
- Waspadai laron yang muncul dari dalam rumah saat musim hujan. Tandanya dibahas di artikel pengertian rayap.
Kenapa Lebih Murah Mencegah
Biaya perlindungan dihitung dari luas bangunan dan dilakukan sekali dengan garansi bertahun-tahun. Sementara perbaikan akibat rayap berarti mengganti kusen, rangka plafon, atau lantai, ditambah biaya penanganan rayapnya sendiri.
Survei Gratis
Teknisi Fumida datang ke lokasi untuk memeriksa kondisi bangunan dan tanahnya, lalu menentukan metode yang sesuai, tanpa biaya. Garansi 3 tahun untuk pasca konstruksi dan pipanisasi, 5 tahun untuk pra konstruksi, dengan supervisi terjadwal setiap 12 bulan.
Hubungi 0822-2661-2661 atau 021-2904-9130, atau lihat layanan jasa anti rayap.
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
Apakah rumah baru bisa kena rayap?
Bisa, dan cukup sering. Koloni rayap sudah ada di dalam tanah sebelum rumah dibangun. Kalau tanahnya tidak diberi perlindungan saat konstruksi, rayap tinggal naik ke bangunan baru.
Kapan waktu terbaik memberi perlindungan anti rayap?
Saat konstruksi, yaitu pada galian fondasi, dinding galian, dan tanah urukan sebelum lantai dicor. Ini disebut pra konstruksi dan garansinya 5 tahun.
Apakah rumah yang sudah jadi masih bisa dilindungi?
Bisa, lewat pasca konstruksi dengan injeksi ke tanah di sekeliling fondasi dan di bawah lantai, atau pipanisasi yang memungkinkan perlindungan diisi ulang tanpa mengebor lagi.
Berapa biaya perlindungan rayap untuk rumah baru?
Pra konstruksi Rp 6.000.000 per paket untuk bangunan di bawah 100 m2, dan Rp 50.000 sampai 60.000 per m2 untuk bangunan yang lebih luas. Harga pasti diberikan setelah survei.
Apa tanda rayap di rumah yang baru ditempati?
Jalur tanah tipis di dinding atau tiang, kusen yang terdengar kopong, butiran kotoran kecil di lantai, cat menggelembung, dan laron yang muncul dari dalam rumah saat musim hujan.







