Gambar 1 - Jumlah telur lalat

Jumlah, Bahaya, & Cara Mengatasi Telur Lalat yang Termakan

Waspada! Telur lalat bisa bertahan hidup dalam tubuh dan menyebabkan penyakit bila tertelan. Temukan solusi mengatasinya segera dengan langkah-langkah yang tepat.

Sebagaimana diketahui, lalat merupakan serangga yang memang bisa menyebabkan berbagai macam penyakit. Selain itu, ketika hewan ini berhasil masuk ke dalam rumah, kebersihannya juga jadi tak terjaga. Rasa jijik langsung ada saat mereka beterbangan ke sana ke mari di ruangan.

Nah, perkembangan hewan ini dimulai pada saat masih menjadi telur. Induknya bisa mengeluarkan banyak sekali telur dalam sekali waktu. Bila ini semua menjadi hewan dewasa, tentu akan sangat mengganggu.

Padahal, lokasi bertelurnya sangat dekat dengan kita, yakni bisa jadi di dalam rumah atau di tempat sampah yang ada di halaman.

Maka dari itu, perlu tindakan yang tepat sejak awal untuk mengatasi hal tersebut. Kami akan membahasnya dalam artikel ini. Jadi, selamat menyimak sampai selesai.

Jumlah telur lalat

Hewan ini terdiri dari banyak jenis. Masing-masing jenisnya memiliki karakteristik berbeda dalam hal daur hidup, termasuk jumlah telurnya.

 Jumlah telur lalat

Secara umum, mereka bisa bertelur sebanyak 150 butir dalam sekali waktu. Nantinya, telur-telur ini bisa berkembang menjadi larva (belatung) hanya dalam 24 jam.

Bayangkan betapa mengerikannya bila itu ada di tempat sampah yang ada di lingkungan Anda. Belum lagi baunya yang menyengat dan tidak mengenakkan.

Telur lalat biasanya berada di tempat apa?

Sebagai tindakan pengendalian lalat, Anda harus tahu tempat favorit yang biasanya dipilih oleh sang induk untuk meletakkan telur-telurnya.

Biasanya, induk akan menaruh mereka di tempat sampah, di atas makanan, buah, bangkai, dan yang lainnya. Tergantung jenisnya.

Bila diletakkan di tempat sampah atau di bangkai, maka Anda harus berhadapan dengan rasa jijik dan bau menyengat saat mereka berkembang menjadi larva.

Namun, bayangkan bila telurnya diletakkan di atas makanan yang hendak kita makan. Tentu ini cukup berbahaya. Mengingat telur tersebut bisa bertahan hidup bahkan menetas di dalam tubuh.

Telur lalat menetas menjadi apa?

Sudah disinggung di atas bahwa telur-telur yang dikeluarkan oleh induk akan menetas menjadi larva yang kita kenal dengan sebutan belatung. Membayangkan bentuknya saja sudah membuat kita jijik sendiri.

Padahal, proses penetasan ini hanya butuh waktu 24 jam. Selain itu, ratusan telur yang dikeluarkan oleh induknya akan menjadi larva hampir bersamaan.

Nah, perlu diketahui bahwa ada alasan kenapa mereka memilih bangkai, makanan, atau tempat sampah untuk menaruh telur-telur tersebut.

Tujuannya adalah saat agar mereka sudah menetas dan menjadi belatung, belatung-belatung atau larva-larva ini tidak akan kekurangan makanan. Mereka bisa cepat dewasa dengan mengonsumsi makanan yang ada di sekitarnya.

Di sinilah pentingnya segera membuang sampah tepat waktu. Artinya, tidak terlalu lama membiarkan sampah di dalam rumah dan segera mengumpulkannya di tempat pembuangan. Bila dipendam terlalu lama, sampah-sampah itu akan jadi habitat atau surga bagi larva-larva serangga ini.

Bahaya menelan telur lalat

Dalam satu kondisi saat seseorang secara tidak sengaja menelan telur lalat, maka akan ada konsekuensi yang harus dihadapi.

Bahaya menelan telur lalat

Pertama, telurnya akan diam dan tidak berkembang. Kedua, telurnya menetas dan berubah menjadi larva di dalam tubuh.

Kondisi kedua ini lebih sering dikenal dengan istilah Myasis. Secara frekuensi, kondisi ini memang tidak sering alias jarang sekali terjadi.

Akan tetapi, bila ini terjadi maka belatung tersebut bisa mencari makan dari dalam tubuh. Intinya, mereka mengonsumsi sesuatu dari organisme hidup dan ini berbahaya.

Bila ini terjadi, ada beberapa gejala yang biasanya akan dialami penderitanya, di antaranya adalah mual, muntah, diare, hingga adanya rasa gatal di anus.

Masuknya telur lalat di dalam tubuh manusia ini memang tidak sering terjadi. Faktor penyebab hal tersebut bisa terjadi adalah:

  1. Sering mengonsumsi lalat dalam jumlah banyak dan kurun waktu tertentu secara terus menerus.
  2. Hidup di lingkungan kumuh.
  3. Daya tahan tubuh penderita lemah.
  4. Penderita sedang mengonsumsi obat maag dalam jangka waktu yang lama.

Cara tepat mengatasi perkembangbiakan telur lalat

Untuk mengatasi dan mengurangi dampak perkembangbiakan telur mereka, Anda bisa melakukan usaha mandiri di rumah dan meminta bantuan orang lain.

Gambar 3 - Cara tepat mengatasi perkembangbiakan telur lalat

Usaha mandiri yang bisa dilakukan adalah:

  1. Menjaga kebersihan rumah.
  2. Menutup makanan.
  3. Menyimpan bahan makanan dengan baik.
  4. Membuang sampah tepat waktu (tidak menumpuk sampah).
  5. Sering mengepel rumah.
  6. Membuka pintu, jendela, dan ventilasi agar tidak lembap.
  7. Menyemprotkan desinfektan di tempat sampah.
  8. Mencuci bersih bahan makanan, buah, dan sayur saat hendak dimasak.
  9. Memelihara tanaman pengusir lalat.
  10. Memakai pengharum ruangan, misalnya bau lavender, dll.

Selain usaha di atas, Anda juga bisa melakukan cara lain dengan menghubungi jasa pembasmi lalat. Pembasmian perlu sekali dilakukan apalagi saat musimnya datang.

Bagaimanapun, hewan ini hidup berkoloni dan sangat meresahkan. Bila sudah musimnya, dalam sekali waktu pasti ada ratusan yang terbang.

Tim Fumida siap membantu dan melakukan penanganan yang serius untuk mencegah dan membunuh telur lalat sehingga tidak sampai berkembang jadi larva dan dewasa. Silakan hubungi kami di 0822-1123-1123 atau 021-29049130. Tim akan segera datang untuk membantu menyelesaikan masalah Anda.

Gambar 2 - Bahaya lalat buah

Bahaya Lalat Buah dan Cara Mengusirnya yang Alami & Aman

Segera lakukan cara mengusir lalat buah terbaik karena hewan ini sangat menjengkelkan dan cukup bahaya. Bila tidak tahu caranya, silakan simak ulasan ini sampai habis. Kami akan membahasnya.

Sebagaimana diketahui, salah satu jenis lalat yang cukup sering ditemukan di Indonesia adalah serangga ini. Hewan ini menyerang sayuran dan buah-buahan yang sudah masak. Baik di area pabrik pertanian maupun di rumah-rumah warga di mana mereka bisa menemukan makanan.

Sayangnya, hewan ini tergolong bandel dan sulit sekali diusir. Oleh karena itu, Anda perlu melakukan tindakan serius sebagaimana kami ulas dalam artikel ini.

Makanan lalat buah

Seperti yang diungkapkan di atas, hewan satu ini seringnya ditemukan hinggap dan berkerumun di atas buah-buahan dan sayur-sayuran. Baik itu buah yang masih di lahan pertanian maupun yang sudah dibawa oleh pedagang hingga sampai ke rumah- rumah.

  Makanan Lalat Buah

Makanan mereka adalah sayuran dan buah-buahan ini. Mayoritas dari mereka memilih yang sudah masak. Bahkan, mereka juga mau memakan yang sudah busuk. Sering juga ditemukan berkerumun di tempat sampah di mana ada buah yang busuk.

Untuk mengenalinya, silakan cek ukuran lalat yang ada di rumah Anda. Hewan ini memiliki ukuran tubuh kecil, sekitar 3 milimeter.

Bahaya lalat buah

Ada banyak alasan kenapa hewan ini jadi membahayakan buat manusia, di antaranya adalah:

Bahaya lalat buah

Mengonsumsi buah dan sayur

Seperti yang tertulis di atas, serangga ini mengonsumsi buah dan sayur. Mereka senang berkerumun dan hingga di buah-buahan tersebut.

Padahal, buah dan sayur ini juga adalah makanan manusia. Jadi, bisa jadi kita memakan sisa mereka apabila tanpa kita tahu buah dan sayur yang kita makan pernah dihinggapi sebelumnya oleh hewan ini.

Maka dari itu, penting sekali untuk mencuci makanan yang akan masuk ke saluran pencernaan sampai bersih.

Membawa bakteri

Sama dengan jenis lalat lainnya, hewan ini juga membawa bakteri di dalam tubuhnya yang bisa membahayakan manusia. Penularan kuman dan bakteri ini biasanya terjadi saat seseorang mengonsumsi makanan yang pernah dihinggapi atau dimakan oleh sang lalat.

Artinya, sejauh mereka hinggap di makanan yang hendak kita makan. Maka makanan tersebut memiliki tingkat bahaya karena bisa jadi sarang penyakit tanpa disadari.

Sering hinggap di alat masak

Selain buah dan sayur yang menjadi makanan utama mereka, hewan ini juga sering ditemukan hinggap di peralatan masak yang ada di dapur. Jadi, sangat mengganggu sanitasi di lingkungan rumah.

Siklus hidup lalat buah sangat singkat

Hewan ini termasuk dalam salah satu lalat yang durasi daur hidupnya sangat singkat. Dari telur sampai versi dewasa hanya butuh waktu sekitar 4 sampai 7 hari. Bukankah itu sangat cepat?

Mereka juga hidup berkoloni, jadi sangat menjengkelkan bila tiba-tiba di dalam rumah, warung, atau bangunan lainnya ditemukan serangga ini beterbangan mencari makan.

Cara mengusir lalat buah dan mengendalikannya

Karena tingkat bahayanya di atas, sebaiknya segera lakukan penanganan. Apalagi jika ini terjadi pada hasil pertanian atau di rumah makan, juga di tempat usaha lainnya. Jangan sampai pengunjung tak mau datang hanya karena serangga sekecil kacang hijau ini.

Cara mengusir lalat buah dan mengendalikannya

Tanaman yang tidak disukai lalat buah

Untuk melakukan pengusiran, Anda bisa menanam tumbuhan yang tidak disukai oleh hewan ini. Di antara tumbuhan yang bisa ditanam adalah:

  1. Tanaman mint.
  2. Kemangi.
  3. Pandan.
  4. Lavender.

Tanaman di atas memiliki bau yang sangat menyengat buah hewan akan tetapi menenangkan dan menyenangkan buat manusia.

Kalau misalnya taman di rumah Anda tak terlalu luas, tak masalah menaruh versi daun segarnya di beberapa sudut rumah. Khususnya di area-area yang sering didatangi oleh hewan tersebut.

Menjaga kebersihan rumah

Anda juga wajib melakukan pembersihan rumah secara rutin. Pembersihan ini termasuk di area-area yang tak begitu terlihat. Buka jendela rumah agar udara dan cahaya bisa masuk dengan baik. Jangan sampai ada area lembap yang bisa dijadikan sarang.

Keringkan area lembap

Lalat suka sekali dengan area yang lembap. Jadi, keringkan wastafel setelah dipakai, langsung cuci piring begitu selesai digunakan (jangan biarkan menumpuk), dan gunakan kain-kain yang bisa menyerap air dengan mudah.

Apabila ada kebocoran air di kran atau saluran lain, sebaiknya segera diperbaiki.

Pakai bahan alami untuk mengusir

Ada beberapa bahan alami yang bisa dipakai untuk mengusir mereka, yakni dengan lem lalat, semprotan jeruk nipis, lilin, perangkap buatan sendiri, dan yang lainnya.

Pilih sabun cuci piring beraroma lemon / jeruk nipis

Cobalah pakai sabun cuci piring yang aromanya lemon atau jeruk nipis. Bila perlu, saat menyeduh jeruk nipis atau lemon, jangan langsung buang sisa irisannya. Pakailah untuk mencuci.

Memanggil jasa pembasmi lalat untuk pengusiran paling efektif

Agar hasil yang didapatkan lebih optimal, Anda bisa memanggil jasa pembasmi lalat. Tim dari Fumida akan datang untuk membereskan masalah yang disebabkan oleh hewan ini.

Kami bisa menangani masalah ini di area perumahan, perusahaan makanan, toko, warung, dan yang lainnya. Jadi, jangan ragu untuk memilih tim profesional kami.

Pengalaman telah mengajarkan kami tentang langkah terbaik dalam menangani lalat buah. Jadi, segera hubungi kami di 0822-1123-1123 atau 021-29049130.

Gambar Bahaya lalat hijau

Lalat Hijau: Ciri-Ciri dan Bahayanya Saat Masuk Rumah

Tak hanya suaranya yang bising dan bikin pusing, lalat hijau juga berbahaya buat kesehatan. Tak bisa diabaikan. Segera basmi karena penyakit yang diakibatkannya cukup serius.

Hewan ini merupakan salah satu jenis lalat rumah yang cukup sering dijumpai. Khususnya pada daerah yang dekat dengan pembuangan sampah atau ada sampah yang dibiarkan menumpuk di sekitar rumah.

Serangga ini sangat jorok. Mereka biasanya terbang dari satu sampah ke sampah lainnya. Kemudian hinggap di makanan yang bersih. Bahkan, seringnya saat hinggap di sampah mereka bertelur. Telur inilah yang kemudian akan menjadi ulat kecil yang sering kita kenal dengan nama belatung.

Belatung ini adalah larva dari lalat. Pada kelanjutannya larva ini akan berkembang menjadi pupa, lalu jadi serangga dewasa.

Ironisnya, hewan ini tak hanya bertelur di sampah. Mereka bisa saja bertelur di makanan-makanan yang tidak ditutup dengan baik. Misalnya, makanan yang dijual di pasar, di tukang sayur, dan yang lainnya.

Larva pada makanan yang tidak dicuci bersih inilah yang akan menyebabkan bahaya kesehatan jika masuk dalam pencernaan manusia.

Ciri-ciri lalat hijau

Mengenali serangga ini sangat mudah sebab bentuk tubuh dan warnanya ikonik. Dibandingkan dengan lalat rumah biasa, serangga ini memiliki ukuran tubuh yang lebih besar. Di tubuhnya juga ada warna hijau mengkilap.

Ciri khas lainnya adalah saat mereka terbang, biasanya ada bunyi ngung-ngung keras yang akan terdengar. Memang kadang tidak menimbulkan suara, tapi lebih sering bersuara.

Makanan kesukaan mereka adalah daging dan ikan. Saat ada sisa makanan ini di sampah, biasanya mereka akan tertarik untuk datang dan bertelur di sana.

Bahkan, mereka juga bisa saja menyerang daging mentah, ikan pindang, dan ikan segar yang dijual oleh para pedagang di pasar atau tukang sayur keliling.

Saat Anda datang ke pasar, coba perhatikan. Anda akan melihat serangga ini lebih sering mengerubuti daging, ikan, dan sejenisnya dibandingkan sayuran.

Bahaya lalat hijau

Hama terbang ini berdampak buruk buat kesehatan. Terlebih saat makanan yang mereka hinggapi sudah ditempeli telur atau kuman yang berasal dari sampah yang dihinggapi sebelumnya.

Gambar Bahaya lalat hijau

Di antara bahaya tersebut adalah diare, kolera, gatal pada kulit, thypus, cacingan, disentri, muntah berak, kerusakan hati, dll. Berikut adalah beberapa penjelasan singkatnya:

Kolera

Adalah sejenis penyakit yang disebabkan oleh bakteri bernama Vibrio cholerae. Bakteri ini bisa menular ke manusia melalui perantara lalat hijau.

Yang makin bahaya, bakteri ini bisa mengeluarkan racun yang biasa disebut CTX yang menyebabkan diare hebat dan berakibat pada kematian. Jadi, Anda harus waspada.

Disentri

Sudah jelas bahwa masalah kesehatan serius yang disebabkan oleh lalat selalu berhubungan dengan pencernaan, salah satunya disentri.

Disentri merupakan sejenis penyakit yang lebih sering ditemukan pada anak-anak dibanding dewasa. Penyebabnya adalah bakteri patogen yang dibawa oleh si serangga berwarna hijau tersebut.

Diare

Penyakit inilah yang umum dialami oleh orang yang dengan tidak sengaja mengonsumsi makanan kotor. Makanan kotor tersebut mengandung bakteri dari lalat hijau dan serangga rumahan lainnya.

Biasanya, kuman atau bakteri yang disebarkan oleh lalat berasal dari sampah yang menumpuk, kotoran hewan dan manusia.

Persebaran diare ini bisa sangat cepat terjadi. Hal ini karena lalat dikaruniai sayap yang membuatnya terang bebas dalam jarak yang jauh.

Cara membasmi lalat hijau sampai ampuh

Anda bisa mencoba cara membuat perangkap lalat untuk bisa mengatasi masalah serangga satu ini. Pakailah umpan makanan yang mereka sukai.

Namun, jika menggunakan jebakan tak cukup efektif untuk membasmi mereka, maka cara yang lebih efektif adalah memanggil jasa pembasmi lalat.

Tim Fumida yang sudah andal dan profesional akan dengan sigap datang untuk survei dan mengatasi masalah lalat hijau. Anda pun tak perlu risau lagi soal bahaya kesehatan yang diakibatkan bila mereka sudah terbabat habis. Hubungi kami segera di nomor 021.2904.9130 atau 0822.1177.1166.

FUMIDA sangat bangga dapat menjadi partner dalam menjaga kenyamanan di rumah maupun perusahaan Anda. Jangan ragu untuk memberikan kepercayaan dalam hal mengendalikan hama di tempat Anda, karena kami tidak akan pernah mengecewakan kepercayaan yang Anda berikan.

PT Fumida Pestindo Jaya

Kirimkan Kami Pesan

    [recaptcha id:1 class:g-recaptcha theme:light]

    Call Now ButtonTelp Sekarang 0822-1123-1123