Hewan invertebrata adalah hewan yang tidak memiliki tulang belakang. Kelompok ini mencakup sekitar 95% dari seluruh spesies hewan di bumi — serangga, laba-laba, cacing, siput, ubur-ubur, udang, dan banyak lagi.
Dan hampir semua hama yang mengganggu rumah Anda berasal dari kelompok ini.
Ciri-Ciri Hewan Invertebrata
- Tidak punya tulang belakang maupun kerangka dalam
- Sebagian punya kerangka luar (eksoskeleton) dari kitin, seperti serangga dan udang
- Sebagian bertubuh lunak tanpa penopang sama sekali, seperti cacing dan ubur-ubur
- Umumnya berukuran kecil, karena tanpa kerangka dalam sulit menopang tubuh besar di darat
- Berdarah dingin — suhu tubuh mengikuti lingkungan
- Sistem sarafnya tersebar, tidak semuanya terpusat di otak
Kelompok Utama Invertebrata
| Filum | Ciri | Contoh |
|---|---|---|
| Arthropoda | Berkerangka luar, kaki beruas — filum terbesar | Serangga, laba-laba, kelabang, udang |
| Mollusca | Bertubuh lunak, banyak yang bercangkang | Siput, bekicot, cumi |
| Annelida | Tubuh beruas-ruas | Cacing tanah, lintah |
| Platyhelminthes | Cacing pipih | Cacing pita, planaria |
| Nematoda | Cacing gilig | Cacing kremi, cacing tambang |
| Coelenterata | Bertubuh lunak berongga | Ubur-ubur, anemon |
| Echinodermata | Berkulit duri, simetri radial | Bintang laut, bulu babi |
Kenapa Arthropoda Mendominasi
Arthropoda sendiri mencakup lebih dari 80% spesies hewan yang dikenal. Keunggulannya ada pada kerangka luar: ringan, kuat, melindungi dari benturan, sekaligus mencegah tubuh kehilangan air — kunci untuk bertahan hidup di darat.
Tapi kerangka luar juga punya kelemahan yang menentukan: tidak ikut membesar. Untuk tumbuh, arthropoda harus berganti kulit, dan pada saat itu tubuhnya lunak dan paling rentan.
Ini kelemahan yang dimanfaatkan dalam pengendalian hama. Sebagian bahan pengendali bekerja dengan mengganggu proses pergantian kulit, bukan meracuni langsung — serangga tidak bisa menyelesaikan pergantian kulitnya dan mati. Prinsip inilah yang dipakai pada sistem umpan rayap.
Invertebrata yang Jadi Hama Rumah
Hampir semua hama permukiman adalah invertebrata dari filum Arthropoda:
- Rayap — merusak kayu, kertas, dan struktur bangunan
- Kecoa — mencemari makanan, memicu alergi pernapasan
- Semut — mengganggu dapur dan penyimpanan makanan
- Nyamuk — menularkan demam berdarah, malaria, chikungunya
- Lalat — memindahkan bakteri dari sampah ke makanan
- Kutu busuk — menggigit saat tidur
- Kelabang dan kalajengking — berbisa, masuk mencari kelembapan
- Tungau — pemicu alergi di kasur dan karpet
- Siput dan bekicot (Mollusca) — merusak tanaman kebun
Karena sebagian besar hama rumah berkerangka luar dan berdarah dingin, penanganannya punya pola yang mirip: menyasar titik sarang, memutus siklus hidup, dan mengurangi kelembapan. Penerapannya dibahas di jasa pest control.
Yang Bermanfaat Juga Banyak
Perlu diluruskan: tidak semua invertebrata merugikan. Cacing tanah menyuburkan tanah, lebah menyerbuki tanaman pangan, laba-laba memangsa serangga lain, dan kumbang tertentu memakan hama kebun. Status hama muncul dari kerugian yang ditimbulkan, bukan dari kelompok hewannya.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa yang dimaksud hewan invertebrata?
Hewan yang tidak memiliki tulang belakang. Kelompok ini mencakup sekitar 95% dari seluruh spesies hewan di bumi.
Apa saja contoh hewan invertebrata?
Serangga, laba-laba, kelabang, udang, siput, cacing tanah, ubur-ubur, dan bintang laut.
Kenapa invertebrata umumnya berukuran kecil?
Karena tanpa kerangka dalam, sulit menopang tubuh besar di darat. Kerangka luar juga makin berat dan tidak efisien kalau ukurannya bertambah besar.
Apa filum invertebrata terbesar?
Arthropoda, yang mencakup lebih dari 80% spesies hewan yang dikenal, termasuk seluruh serangga.
Apakah semua invertebrata merugikan?
Tidak. Cacing tanah menyuburkan tanah, lebah menyerbuki tanaman, dan laba-laba memangsa serangga lain. Hanya sebagian kecil yang berstatus hama.







