Kutu busuk kemungkinan mendapatkan namanya dari kebiasaan mereka yang berlindung di tempat tidur dan mencari makan lewat manusia saat mereka tidur. Kutu busuk hanya memakan darah dan perlu makan darah secara teratur untuk bertahan hidup dan berkembang biak.

Manusia bukan satu-satunya sasaran kutu busuk, mereka juga akan menyerang banyak hewan berdarah panas, termasuk unggas dan burung lainnya. Kutu busuk telah dikaitkan dengan manusia selama lebih dari 3.300 tahun dan ditemukan di hampir setiap tempat yang cenderung berkumpulnya orang-orang, termasuk tempat tinggal, hotel, sekolah, kantor, toko ritel, dan bahkan transportasi umum.

Inilah sebabnya mengapa penyebaran kutu busuk sangat mudah terjadi. Selain itu, tidak jarang kita sulit untuk menemukan gigitan kutu busuk, dan dapat dengan mudah disalahartikan sebagai gigitan dari hama yang berbeda, membuat kerumunannya sulit dideteksi dan memungkinkan populasi tersebut tumbuh tanpa disadari.

Kutu busuk merayap di malam hari dan memanjat tempat tidur Anda saat Anda tidur, sehingga mereka bisa diam-diam memakan darah manusia. Tapi selain darah, apa yang membuat mereka tertarik? Ternyata ada beberapa penyebab kutu busuk di tempat tidur.

Kutu Busuk Tertarik Pada Cucian Kotor

Dengan tidak adanya inang manusia, kutu busuk cenderung mencari pakaian kotor sebagai sarangnya. Tumpukan cucian kotor di lantai kamar tidur Anda bisa menjadi titik awal perjalanan kutu busuk ke seluruh ruangan. Apakah Anda tahu? Kutu busuk menyukai bau cucian kotor Anda!

Bagaimanapun, cucian kotor membawa kuman dan bakteri yang berbahaya bagi kesehatan Anda dan tidak higienis bagi Anda untuk tidur dan istirahat di malam hari, jadi ada baiknya untuk menghentikan kebiasaan buruk yang seperti ini.

Kebiasaan Menggunakan Seprai Berwarna Gelap

Kutu busuk terbiasa dengan lingkungan yang gelap! Sebuah penelitian terbaru mengungkapkan bahwa kutu busuk tertarik pada warna tertentu, terutama untuk warna merah dan hitam. Karena warna-warna ini meniru dua hal yang selalu mereka cari: kegelapan dan darah. Oleh karena itu, sebaiknya hentikan kebiasaan yang menjadi penyebab kutu busuk di tempat tidur ini. Sebaiknya, Anda menggunakan seprai yang berwarna cerah seperti putih, kuning, biru atau seprai yang memiliki corak dan motif yang terang.

Tidak Peduli Dengan Kebersihan Kamar Saat di Hotel

Secara khusus, kamar hotel harus diperiksa secara menyeluruh sebelum tidur di ranjang. Periksa seprai untuk mengetahui bercak darah atau penampakan serangga atau kulit telur kutu busuk. Gunakan senter kecil untuk membantu inspeksi visual. Karena kutu busuk juga cenderung mudah bepergian, pastikan untuk menyedot koper dan memeriksa tanda-tanda kutu busuk setelah kembali dari liburan.

Pertimbangkan juga untuk membawa kantong sampah besar untuk menyimpan koper Anda selama menginap di hotel dan mencuci pakaian dengan siklus panas begitu Anda kembali ke rumah, bahkan yang belum pernah dipakai agar terhindar dari penyebab kutu busuk di tempat tidur.

Kutu Busuk Tertarik Pada Karbon Dioksida

Umumnya kutu busuk tertarik pada manusia, itu hanya karena kita menghasilkan karbon dioksida. Hama kecil yang mengganggu ini juga cenderung menetap di daerah dengan konsentrasi karbondioksida yang tinggi. Seringkali kutu busuk cenderung menggigit manusia saat kita tidur di malam hari. Karena, Anda hanya memiliki sedikit gerakan yang memerangkap karbon dioksida di sekitar Anda.

Kutu Busuk Tertarik Pada Kehangatan

Kutu busuk tidak tertarik pada kotoran, mereka justru tertarik pada kehangatan tubuh kita! Karena manusia menghasilkan panas dan hangat, waktu tidur menjadi bagaikan tambang emas kehangatan bagi si kutu busuk. Ini juga menjelaskan mengapa lingkungan sekitar tempat tidur kita, terutama kepala tempat tidur, memiliki risiko tertinggi terkena penyebab kutu busuk di tempat tidur.

Kebiasaan Bepergian Terlalu Sering

Bepergian secara luas diakui sebagai penyebab paling umum dari infestasi kutu busuk. Seringkali tanpa sepengetahuan wisatawan, kutu busuk akan menumpang pada orang, pakaian, koper, atau barang pribadi lainnya dan secara tidak sengaja terbawa ke properti lain.

Oleh karena itu, penyebab kutu busuk di tempat tidur perlu dihindari, sebab kutu busuk sangat mahir tidak diketahui oleh manusia. Sebagai serangga kecil tanpa sayap dengan tubuh pipih, mereka dapat bersembunyi di ruang sempit dan terpencil yang sering kali tidak terlihat, seperti di belakang sandaran kepala atau jauh di dalam furnitur berlapis kain.

Bagaimana Mengidentifikasi Kutu Busuk

Kutu busuk berbentuk oval dan panjangnya hanya sekitar 3/16 inci. Sebelum diberi makan, warnanya coklat dan pipih. Setelah makan, kutu busuk menjadi lebih merah warnanya, bengkak, dan memanjang. Kutu busuk memiliki 6 kaki dan 2 antena. Meskipun memiliki “bantalan sayap” yang berkurang, kutu busuk tidak memiliki sayap dan tidak dapat terbang.

Kutu busuk dewasa dapat dilihat oleh mata manusia dan dapat dideteksi dengan penglihatan, terutama di dalam lapisan kasur dan pegas kotak. Nimfa kutu busuk lebih sulit diidentifikasi, karena ukurannya lebih kecil dan warnanya lebih pucat. Hal inilah yang menjadikan faktor penyebab kutu busuk di tempat tidur sangat sulit untuk kita temukan sendiri.

Gejala Gigitan Kutu Busuk

Manusia adalah inang yang disukai untuk kutu busuk, dan mereka akan menempel pada kulit yang terbuka saat inang sedang tidur. Meskipun gigitan tidak menimbulkan rasa sakit pada saat serangan, kebanyakan orang mengalami reaksi alergi terhadap air liur yang ditularkan selama gigitan. Inilah yang menyebabkan gigitan menjadi merah, gatal dan bengkak.

Gigitan cenderung ditemukan dalam pola atau dalam kelompok kecil. Ini bisa menjadi indikasi bahwa gigitan berasal dari kutu busuk dan bukan hama yang berbeda.  Namun, beberapa manusia tidak pernah bereaksi terhadap gigitan, sehingga kerumunan kutu busuk sulit diidentifikasi.

Setelah terpapar dalam waktu lama, manusia dapat mencapai titik di mana mereka tidak lagi memiliki reaksi atau reaksinya menjadi lebih parah. Maka dari itulah, beberapa penyebab kutu busuk di tempat tidur yang telah dijelaskan tadi sebaiknya segera dihindari sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Bagaimana Membasmi Kutu Busuk

Kutu busuk adalah makhluk yang sangat sulit ditangkap sehingga bantuan profesional harus dicari saat menangani kemunculannya. Kutu busuk adalah hama yang sangat sulit diobati. Faktanya, 76 persen ahli hama mengatakan mereka adalah serangga yang paling sulit dibasmi menurut survei NPMA baru-baru ini. Jika Anda mencurigai atau menemukan infestasi, hubungi profesional berlisensi untuk mengatasi masalah tersebut.

Anda dapat menghubungi PT Fumida Pestindo Jaya untuk meminta pertolongan pembasmian kutu busuk agar bisa lolos dari penyebab kutu busuk di tempat tidur dengan menghubungi customer service di 0822-1123-1123 atau 021-29049130. Sebab, bantuan ahli pembasmi hama dijamin memiliki peralatan dan metode yang lebih khusus dibandingkan jika harus Anda sendiri yang menangani permasalahan jenis hama seperti kutu busuk tersebut.

Leave Comment

FUMIDA sangat bangga dapat menjadi partner dalam menjaga kenyamanan di rumah maupun perusahaan Anda. Jangan ragu mempercayakan Fumida untuk mengendalikan hama pada bangunan Anda karena kami selalu menjaga kepercayaan yang Anda berikan.

PT Fumida Pestindo Jaya

Kirimkan Kami Pesan

    [recaptcha id:1 class:g-recaptcha theme:light]

    Call Now ButtonTelp Sekarang 0822-1123-1123