Hama Setelah Banjir: Apa yang Muncul dan Urutan Penanganannya

Hama yang biasanya muncul setelah banjir, risikonya bagi kesehatan, urutan penanganan yang aman, dan kapan perlu bantuan profesional.

Setelah banjir surut, pekerjaan tidak berhenti pada membersihkan lumpur. Justru satu sampai dua minggu setelahnya, hama biasanya bertambah banyak karena lingkungannya berubah: sarang terendam, genangan baru bermunculan, dan bangunan jadi lembap.

Hama yang Biasanya Muncul

HamaKenapa bertambahRisiko
TikusSarang di selokan dan lubang tanah terendamLeptospirosis, kabel tergigit
NyamukGenangan sisa banjir jadi tempat bertelurDemam berdarah, chikungunya
KecoaTerdorong keluar dari saluran airKontaminasi makanan
LalatSampah basah dan bahan membusukDiare, keracunan makanan
RayapTanah jenuh air, kayu bangunan lembapKerusakan kusen dan rangka

Urutan yang Paling Aman Setelah Banjir

  1. Lindungi diri saat membersihkan. Gunakan sepatu boot dan sarung tangan, tutup luka terbuka, dan cuci tangan dengan sabun setelah selesai. Ini pencegahan utama leptospirosis.
  2. Buang genangan sisa di ember, pot, ban bekas, dan talang, karena itu tempat nyamuk bertelur.
  3. Buang makanan yang terendam dan kemasan yang sempat terkena air banjir.
  4. Keringkan ruangan dan buka sirkulasi udara supaya kelembapan turun.
  5. Periksa jejak tikus di dapur, gudang, dan plafon: kotoran, bekas gigitan, dan bau pesing.
  6. Periksa kayu bangunan setelah kering, terutama kusen dan kaki lemari yang sempat terendam.

Kenapa Rayap Ikut Jadi Masalah

Tanah yang jenuh air membuat koloni rayap berpindah jalur, dan kayu bangunan yang lembap jauh lebih mudah diserang. Karena itu serangan rayap sering ketahuan beberapa bulan setelah banjir, saat kusen mulai terdengar kopong atau cat menggelembung.

Tanda-tandanya dibahas di artikel pengertian rayap, dan cara memeriksanya di cara mengecek rayap di pondasi rumah.

Kapan Perlu Bantuan Profesional

  • Tikus terlihat lebih dari sekali atau terdengar di plafon
  • Nyamuk bertambah banyak dan ada kasus demam berdarah di lingkungan
  • Kecoa muncul setiap malam dari saluran
  • Ditemukan jalur tanah atau kayu kopong setelah bangunan kering

Fumida menangani hama pascabanjir dengan pemeriksaan menyeluruh lebih dulu, karena biasanya yang muncul lebih dari satu jenis. Penanganan pest control bergaransi satu minggu, kutu busuk dua minggu, dan anti rayap 3 sampai 5 tahun.

Konsultasinya gratis: 0822-2661-2661 atau 021-2904-9130, atau lihat layanan pest control.

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Hama apa yang muncul setelah banjir?

Tikus yang terusir dari selokan dan lubang tanah, nyamuk dari genangan sisa banjir, kecoa dari saluran air, lalat dari sampah basah, serta rayap yang jalurnya berubah karena tanah jenuh air.

Kenapa tikus lebih banyak terlihat setelah banjir?

Karena sarangnya di selokan dan lubang tanah terendam, sehingga tikus pindah ke tempat yang lebih tinggi dan kering, termasuk rumah dan plafon.

Apa risiko kesehatan terbesar setelah banjir?

Leptospirosis, yang menular lewat air kencing tikus yang bercampur genangan dan masuk lewat luka di kulit. Risiko lain adalah diare dan penyakit yang dibawa nyamuk seperti demam berdarah.

Kapan nyamuk mulai bertambah setelah banjir?

Sekitar satu sampai dua minggu setelah air surut, karena genangan sisa banjir menjadi tempat bertelur dan siklus nyamuk hanya butuh 8 sampai 12 hari.

Apa yang perlu diperiksa di rumah setelah banjir?

Kusen, kaki lemari, plafon, dan lantai kayu untuk tanda rayap; wadah dan talang untuk genangan sisa; serta dapur dan gudang untuk jejak tikus dan kecoa.

Baca Juga

Rate this post
Share your love

Newsletter Updates

Enter your email address below and subscribe to our newsletter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Telp Sekarang 0822-2661-2661