Termitisida Adalah: Jenis, Cara Kerja, dan Keamanannya

Termitisida adalah pestisida khusus rayap. Konsultasi gratis 0822-7766-7744. Kenali jenis, cara kerja, cara aplikasi, dan keamanannya di rumah.

Termitisida adalah pestisida yang dibuat khusus untuk mengendalikan rayap. Istilah ini berasal dari kata termite (rayap) dan -cide (pembunuh). Termitisida dipakai untuk membentuk lapisan pelindung di tanah di bawah dan di sekitar bangunan, atau untuk melindungi kayu dari serangan rayap.

Artikel ini membahas jenis-jenis termitisida, cara kerjanya, cara aplikasinya, dan hal yang perlu diperhatikan soal keamanannya.

Apa Itu Termitisida?

Termitisida termasuk golongan pestisida, yaitu bahan yang dipakai untuk mengendalikan hama. Bedanya, termitisida diformulasikan khusus untuk sasaran rayap dan cara hidupnya yang bergerak di dalam tanah dan kayu. Penjelasan umum tentang pestisida bisa Anda baca di artikel pestisida adalah.

Di Indonesia, pestisida yang beredar dan dipakai secara profesional wajib terdaftar resmi. Karena itu, sebelum memakai jasa anti rayap, wajar kalau Anda menanyakan bahan apa yang dipakai dan apakah bahan itu terdaftar.

Jenis Termitisida Berdasarkan Cara Kerjanya

Termitisida repelen (penolak)

Jenis ini bekerja dengan menolak rayap. Rayap yang mendeteksi lapisan termitisida akan menghindar dan tidak menembusnya. Kelemahannya, kalau ada celah pada lapisan pelindung, rayap bisa menemukan jalan memutar.

Termitisida non-repelen

Jenis ini tidak terdeteksi oleh rayap, sehingga rayap tetap melewati lapisan yang sudah diberi termitisida. Rayap yang terpapar kemudian membawa bahan aktifnya kembali ke koloni dan menularkannya ke rayap lain lewat kontak dan kebiasaan saling berbagi makanan. Dampaknya bisa menjangkau anggota koloni yang tidak pernah keluar dari sarang.

Jenis Termitisida Berdasarkan Bentuknya

  • Cair (konsentrat). Diencerkan dengan air sesuai dosis, lalu diaplikasikan ke tanah atau kayu. Ini bentuk yang paling umum dipakai untuk perlindungan bangunan.
  • Serbuk. Ditaburkan atau disemprotkan ke celah dan lorong rayap pada area tertentu.
  • Pengawet kayu. Dioleskan, disemprotkan, atau diresapkan ke kayu supaya kayu tidak dimakan rayap.

Cara Aplikasi Termitisida pada Bangunan

Termitisida bekerja paling baik ketika diaplikasikan ke tempat rayap datang, yaitu tanah di bawah dan di sekeliling bangunan. Fumida mengaplikasikannya dengan tiga metode:

  • Injeksi: lantai dibor di titik-titik tertentu, lalu termitisida disuntikkan ke tanah di bawahnya untuk membentuk penghalang kimia. Ini metode utama untuk rumah yang sudah berdiri. Penjelasannya ada di artikel alasan Fumida mengandalkan metode injeksi.
  • Pipanisasi: termitisida dialirkan lewat jaringan pipa yang ditanam di sekitar fondasi, sehingga bisa diisi ulang tanpa pengeboran baru.
  • Spraying: penyemprotan langsung ke kayu yang terserang, atau ke galian fondasi dan tanah urukan saat bangunan masih tahap fondasi (pra konstruksi).

Pada lantai marmer, pengeboran untuk injeksi dilakukan di nat (sela antar-ubin) supaya permukaan marmernya tetap utuh.

Apakah Termitisida Aman?

Termitisida adalah bahan kimia aktif, jadi keamanannya sangat bergantung pada cara pemakaiannya. Beberapa hal yang membuat aplikasi termitisida aman:

  • Memakai bahan yang terdaftar resmi, dengan dosis sesuai ketentuan pada label.
  • Diaplikasikan oleh teknisi terlatih dengan alat pelindung diri.
  • Diarahkan ke tanah dan kayu sasaran, bukan disemprotkan sembarangan di ruangan.
  • Penghuni, anak-anak, dan hewan peliharaan menjauh dari area kerja sampai pekerjaan selesai dan area kering.

Pembahasan lebih rinci untuk rumah dengan anak kecil ada di artikel apakah obat anti rayap aman untuk bayi dan hewan peliharaan.

Kenapa Termitisida Sebaiknya Diaplikasikan oleh Profesional

Membeli termitisida dan menyemprotkannya sendiri ke rayap yang terlihat jarang menyelesaikan masalah. Rayap yang tampak di permukaan hanya sebagian kecil koloni, sementara sumbernya ada di tanah. Tanpa alat dan pengalaman, sulit membentuk lapisan pelindung yang rapat tanpa celah, dan dosis yang keliru bisa membuat perlindungan tidak bertahan lama atau justru berisiko bagi penghuni.

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Apa itu termitisida?

Termitisida adalah pestisida yang dibuat khusus untuk mengendalikan rayap, biasanya diaplikasikan ke tanah di sekitar bangunan atau ke kayu.

Apa bedanya termitisida repelen dan non-repelen?

Termitisida repelen membuat rayap menghindar, sedangkan non-repelen tidak terdeteksi rayap sehingga bahan aktifnya terbawa dan menyebar ke koloni.

Apakah termitisida berbahaya bagi manusia?

Termitisida adalah bahan kimia aktif, sehingga harus dipakai sesuai dosis dan oleh teknisi terlatih. Penghuni sebaiknya menjauh dari area kerja sampai pekerjaan selesai dan area kering.

Bagaimana termitisida diaplikasikan pada rumah?

Fumida mengaplikasikannya lewat injeksi ke tanah di bawah lantai, pipanisasi di sekitar fondasi, atau spraying pada kayu dan galian fondasi.

Berapa lama termitisida melindungi rumah?

Lamanya bergantung pada bahan, metode, dan kondisi tanah. Treatment anti rayap Fumida bergaransi 3 sampai 5 tahun, dengan supervisi terjadwal setiap 12 bulan selama masa garansi.

Serahkan pada Ahlinya

Pastikan termitisida diaplikasikan dengan dosis dan metode yang tepat. Hubungi tim jasa anti rayap Fumida lewat WhatsApp di 0822-7766-7744 untuk survei gratis.

Rate this post
Share your love

Newsletter Updates

Enter your email address below and subscribe to our newsletter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Telp Sekarang 0822-7766-7744