Kenali Jenis-jenis Semut yang Sering Kita Jumpai Agar Mudah Mengusirnya dari Rumah
Mungkin Anda pernah mendengar dari kisah dongeng maupun film kartun tentang segerombolan semut. Ada juga yang memiliki kesan bahwa semut merupakan binatang yang kompak, saling gotong royong untuk mencari makanan dan juga rajin setiap saat selalu menyiapkan banyak makanan sebagai persediaan dalam jangka waktu yang cukup lama.
Hal tersebut juga tidak terlepas dari cara hidup semut yang bergerombol dipimpin oleh ratu tunggal yang juga memiliki ratu kelompok. Namun Anda mungkin belum paham beberapa jenis semut yang ada. Anda pastinya sering menjumpai jenis semut dengan ukuran kecil, sedang, bahkan besar tapi Anda tidak mengetahui jenis semut tersebut. Bahkan jenis-jenis semut yang sering kita jumpai di rumah pun tidak diketahui termasuk golongan dan jenis yang mana.
Sebagai bahan pengetahuan dan juga salah satu alternatif untuk mengetahui lebih banyak tentang semut sehingga Anda mampu menanganinya jika menemukan jenis semut tertentu, maka berikut ini akan dibahas jenis-jenis semut yang sering kita jumpai terutama semut yang ada di rumah.
Berdasarkan data, jumlah spesies semut yang ada di Indonesia adalah kisaran 23 spesies yang dapat ditemukan. Namun dari ke sekian banyak spesies tersebut tentu ke semuanya tidak dapat dijumpai di rumah. Beberapa jenis-jenis semut yang sering kita jumpai terutama yang keberadaannya ada di rumah diantaranya:
1. Semut hantu
Semut jenis ini pastinya sudah banyak diketahui oleh orang, bahkan dapat dibilang semua orang pasti tahu dan mengenalnya dengan sebutan semut gula. Sesuai dengan namanya, semut ini senang memakan makanan yang memiliki zat-zat yang rasanya manis dan juga makanan yang berminyak.
Berdasarkan jenis makanan yang disukainya tersebut juga semut ini senang hidup di tempat yang memiliki tingkat kelembaban yang tinggi seperti di bawah kayu yang sudah lama tidak diangkut, disekitaran pot bunga atau diatas tanah pada pot bunga, bahkan biasanya juga ditemui disekitar lemari dapur dan juga di sekitaran kamar mandi. Semut jenis ini mudah berkembang biak dan dengan ciri fisik yang transparan dibagian tubuhnya, panjangnya sekitar 16mm. Nama ilmiah dari semut gula adalah Tapinoma melanoephalum. Untuk mengusir semut ini bisa dengan cara menaburkan bubuk kopi atau garam pada bagian sarang.
2. Semut Tukang Kayu
Banyak orang yang juga mengenali jenis semut yang satu ini yaitu berwarna hitam dan juga ada yang bercampur merah semu hitam. Semut yang satu ini sesuai dengan namanya tukang kayu suka memakan kayu untuk dijadikan tempat tinggal juga. Ukurannya kisaran 17mm. Hindari bagian kayu tertentu di tempat lembab, bersihkan sebagai pencegahan agar tidak menjadi sarang semut tukang kayu.
3. Semut Gila
Sesuai dengan namanya yaitu semut gila, jenis semut yang satu ini susah dikendalikan jika habitatnya merasa terganggu dan pada saat mencari makanan. Semut ini mampu berkembangbiak dengan jumlah yang banyak dan juga berkoloni. Meskipun semut gila tidak menyengat, namun cukup mengganggu dikarenakan mudah untuk mengincar segala jenis makanan meskipun sebenarnya semut gila paling menyukai jenis makanan dengan zat-zat yang manis.
Cara menghindari atau mengusir semut gila adalah dengan membersihkan bagian samping rumah Anda yang berdekatan dengan cabang pohon, serta cara lainnya dengan menutup akses apapun yang masuk ke rumah Anda terutama celah kecil yang dijadikan jalan bagi semut-semut gila.
4. Semut Firaun
Semut yang memiliki nama latin Monomorium pharaonis ini memiliki nama yang cukup mengerikan. Sesuai dengan namanya juga semut ini memiliki keistimewaan dapat bertahan hidup di daerah yang memiliki tingkat kelembaban dan juga hawa hangat yang berimbang, sehingga tidak jarang seringkali kita menemukannya dimana saja bahkan di rumah sakit sekalipun. Selain itu, semut ini juga memiliki koloni yang cukup banyak hingga 300.000 jumlahnya.
Tidak heran jika jenis semut yang satu ini memiliki banyak ratu dalam setiap koloninya, ukurannya pun berbeda-beda karena semakin besar ukurannya maka itulah ratu dari semut tersebut yaitu dari 1,5mm hingga 6mm.
Semut ini juga merupakan salah satu yang mampu berkembang biak dengan banyak, yaitu satu individu semut bisa menghasilkan sekitar 3.500 telur, itulah sebabnya semut ini memiliki banyak koloni. Dengan beragam ciri tersebut maka cara yang mudah untuk membasmi semut firaun adalah dengan menaburkan bubuk kopi atau dengan cara menyemprotkan cairan pembasmi semut sehingga mudah terperangkap dan melumpuhkan semut-semut tersebut.
Beberapa jenis semut tersebut banyak membuat sarang di rumah-rumah terutama untuk rumah yang kurang terjaga kebersihannya dan juga biasanya pada rumah yang cenderung lama tidak ditinggali. Untuk itu sebaiknya lakukan beberapa hal yang bisa Anda jadikan pencegahan agar semut tidak membuat sarang di rumah Anda jika rumah akan ditinggalkan dalam jangka waktu yang cukup lama.
Dengan mengetahui jenis-jenis semut yang sering kita jumpai di rumah, maka hal tersebut dapat menutup kemungkinan untuk Anda mampu mengatasinya dengan cara yang sesuai. Misalnya saja jika di rumah Anda banyak jenis semut hantu atau semut gula maka cara yang dapat Anda lakukan untuk mengatasinya adalah dengan memperhatikan beberapa makanan maupun bahan makanan yang manis sehingga dapat dikemas atau ditutup dengan rapat.
Mengenal Semut: Serangga yang Hidup Berkoloni
Semut adalah serangga sosial. Satu koloni terdiri dari ratu yang bertugas bertelur, semut pekerja yang mencari makan dan merawat sarang, serta semut pejantan. Semut yang terlihat berbaris di meja dapur adalah pekerja, dan jumlahnya hanya sebagian kecil dari koloninya.
Semut berkomunikasi lewat jejak aroma. Ketika satu pekerja menemukan makanan, ia meninggalkan jejak yang diikuti pekerja lain, sehingga dalam waktu singkat muncul barisan panjang menuju sumber makanan yang sama.
Siklus Hidup dan Kenapa Koloni Sulit Dihentikan
Semut melewati empat tahap: telur, larva, pupa, lalu dewasa. Ratu bisa hidup bertahun-tahun dan terus bertelur, sementara pekerja hanya hidup beberapa bulan.
Karena itu, membunuh semut yang terlihat tidak menghentikan apa pun. Selama ratunya hidup, koloni akan terus mengirim pekerja baru lewat jalur yang sama. Pembahasan tahapannya ada di siklus hidup semut.
Kapan Semut Menjadi Hama
- Bersarang di dalam dinding, bawah lantai, atau bingkai pintu
- Mencemari makanan dan peralatan dapur
- Menggigit atau menyengat, seperti pada semut api
- Bersarang di stopkontak dan perangkat elektronik
- Muncul terus walau dapur sudah bersih
Di alam, semut sebenarnya bermanfaat: menggemburkan tanah, menyebarkan biji, dan memangsa serangga kecil lain. Masalahnya baru muncul ketika koloni pindah ke dalam rumah.
Konsultasi Gratis kalau Semut Tidak Hilang Juga
Kalau semut tetap datang setiap hari walau jejaknya sudah dilap dan makanan sudah ditutup, kemungkinan besar sarangnya ada di dalam rumah. Teknisi Fumida menelusuri jalur semut sampai ke titik sarang, lalu menanganinya dengan bahan yang aman dipakai di area dapur. Penanganannya bergaransi satu minggu.
Konsultasinya gratis. Hubungi 0822-7766-7744 atau 021-2904-9130, atau lihat layanan jasa pembasmi semut.
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan Seputar Semut
Semut itu serangga apa?
Semut adalah serangga sosial yang hidup berkoloni dengan pembagian tugas: ratu yang bertelur, semut pekerja yang mencari makan dan merawat sarang, serta semut pejantan. Semut yang terlihat di meja adalah pekerja, dan jumlahnya hanya sebagian kecil dari koloni.
Berapa lama semut hidup?
Semut pekerja umumnya hidup beberapa bulan, sedangkan ratu bisa bertahan bertahun-tahun dan terus bertelur selama hidupnya. Karena itu koloni tidak akan berhenti selama ratunya masih ada.
Apa manfaat semut di alam?
Semut menggemburkan tanah, menyebarkan biji tanaman, dan memangsa serangga kecil lain sehingga ikut menjaga keseimbangan lingkungan. Semut baru menjadi masalah ketika bersarang di dalam rumah dan mencemari makanan.
Kapan semut dianggap hama?
Ketika sudah bersarang di dalam bangunan, mencemari makanan, menggigit atau menyengat penghuni, atau bersarang di perangkat elektronik dan stopkontak.
Bagaimana cara menghilangkan semut sampai ke sarangnya?
Hapus jejak aromanya dengan air sabun, tutup sumber makanan dan air, lalu telusuri jalur semut sampai titik masuknya. Kalau semut tetap datang, sarangnya kemungkinan di dalam dinding atau bawah lantai dan perlu ditangani teknisi.












