Hewan Pengganggu Rumah

Tentu merasa kesal jika rumah Anda dihuni oleh banyak hama hewan yang dapat mengganggu kenyamanan. Tidak hanya mengganggu, hama di rumah bisa merugikan penghuninya. Hama yang kotor dan memungkinkan membawa virus atau bakteri dapat menularkannya ke penghuni rumah. Kenali hewan pengganggu rumah yang sering muncul sebagai berikut.

Hewan Yang Sering Mengganggu Rumah

1. Kecoa

Kecoa yang ditemukan di area rumah menandakan tempat tinggal Anda masih kotor dan berlembab. Pasalnya kecoa gemar singgah di tempat yang kotor, berantakan dan suhu ruangan yang hangat serta berlembab. Serangga yang satu ini dianggap menjijikan dan mengganggu sebab biasa hidup di area tempat sampah yang kotor dan jorok.

Sehingga kecoa mampu membawa penyakit ke dalam rumah. Penyakit yang diderita penghuni rumah akibat kecoa seperti hepatitis, diare, tifus, dan gangguan pencernaan. Saat mengusir kecoa, hindari melakukan kontak secara langsung. Jangan diinjak tanpa alas kaki. Pasalnya tubuh kecoa mengandung larva atau bakteri yang dapat masuk lewat pori-pori telapak kaki.

2. Tikus

Jenis hewan pengganggu rumah yang satu ini sering membuat penghuni kerepotan. Pasalnya memiliki gerakan yang lincah, cepat bereproduksi dan jumlahnya banyak. Biasanya hewan ini tinggal di area loteng, kamar mandi, dan area dapur rumah. Keberadaan tikus tidak hanya mengganggu kenyamanan tapi juga merugikan.

Ia tidak hanya memakan makanan yang ada di dapur, namun kerap memakan benda-benda rumah seperti kabel dan meninggalkan bau dari kotoran yang menyengat. Hal ini bisa merugikan pemilik rumah dimana harus memperbaiki benda-benda yang dirusak oleh tikus. Selain itu, tikus dapat menyebarkan penyakit pes (plague) dan mengundang ular sebagai predatornya untuk masuk ke rumah.

3. Nyamuk

Nyamuk adalah serangga yang sering dijumpai pada malam hari. Biasanya nyamuk tertarik menyengat mangsa yang bertemperatur tinggi. Nyamuk menggigit manusia sebagai kebutuhan protein. Akibat dari gigitan hewan pengganggu rumah menyebabkan gatal dan benjolan kecil di area bekas dihisap. Beberapa jenis nyamuk menimbulkan penyakit berbahaya seperti Demam Berdarah Dengue (DBD), Malaria, dan kaki gajah.

4. Lalat

Lalat gemar hinggap di area yang kotor dan bau. Salah satu penyebab banyak lalat di sekitar Anda adalah karena terdapat beberapa ruang yang kotor dan bau. Misalnya tempat sampah di dalam rumah dapat menjadi habitat lalat untuk berkembang dan menghasilkan telur. Apalagi jika tempat sampah di dalam rumah terbuka dan menyebarkan bau.

Para lalat akan mengerubunginya. Segala sesuatu yang kotor dan berbau busuk menjadi makanan favorit lalat. Lalat bisa mentransfer bakteri dari tempat kotor ke makanan. Jika makanan masuk ke dalam perut berpotensi membahayakan pencernaan. Oleh karena itu, Anda harus selalu menjaga kebersihan rumah. Agar hama serangga seperti lalat tidak masuk ke dalam rumah.

5. Rayap

Rayap tidak hanya sebagai hewan pengganggu rumah tapi merugikan penghuni rumah. Serangga ini kerap merusakan fasilitas dan perabotan rumah dari bahan kayu. Perabotan seperti kusen, jendela, lemari, meja, kursi yang terbuat dari kayu menjadi habitat rayap. Selain suka memakan kayu, rayap juga sering makan bahan-bahan seperti karton, sabut kelapa, kertas, dan bahan-bahan tekstil.

Itulah hama hewan yang sering mengganggu kenyamanan rumah Anda. Selain mengganggu, juga merugikan penghuninya seperti merusak perabotan rumah dan menyebarkan penyakit. FUMIDA sebagai penyedia jasa pembasmi hama terbaik, bisa anda andalkan untuk menghempas semua hama di rumah. bahkan mencegah agar hama tidak balik lagi.

Leave Comment

FUMIDA sangat bangga dapat menjadi partner dalam menjaga kenyamanan di rumah maupun perusahaan Anda. Jangan ragu mempercayakan Fumida untuk mengendalikan hama pada bangunan Anda karena kami selalu menjaga kepercayaan yang Anda berikan.

PT Fumida Pestindo Jaya

Kirimkan Kami Pesan

    [recaptcha id:1 class:g-recaptcha theme:light]

    Call Now ButtonTelp Sekarang 0822-1123-1123