Pengendalian Lalat Terampuh dengan Cara Alami & Teknologi

Ditulis oleh: Muhammad Raka Adriansyah, S.Kom — Content & SEO, PT Fumida Pestindo Jaya
Ditinjau oleh: Fauzan Isnanto, Manajer Teknis PT Fumida Pestindo Jaya
Terbit: 24 Januari 2026  ·  Diperbarui: 4 November 2026
Ringkasan

  • Prinsip utamanya satu, dan dinyatakan tegas oleh UC IPM: “penghilangan habitat larva adalah metode yang lebih diutamakan untuk menekan lalat hama” — bukan membunuh lalat dewasa.
  • Alasannya ada pada kecepatan daur hidupnya: pada kondisi musim panas yang optimal, lalat dapat berkembang dari telur sampai dewasa hanya dalam 7 hari, dan satu betina dapat bertelur beberapa kelompok, masing-masing lebih dari 100 butir.
  • Insektisida ditempatkan paling akhir: UC IPM menyarankan “gunakan insektisida hanya sebagai pilihan terakhir” untuk pengendalian segera lalat dewasa, karena bahan kimia umumnya hanya memberi pengendalian jangka pendek — sasarannya lalat dewasa, sementara tempat berkembang biaknya tetap utuh.
  • Resistansi juga nyata: “lalat dapat dengan cepat mengembangkan resistansi terhadap insektisida”, dan lalat rumah kini resistan terhadap banyak produk terdaftar.
  • Pencegahan masuk: tutup celah di sekitar jendela dan pintu, serta gunakan kasa yang terpasang rapat, pintu, dan air curtain sebagai penghalang.
  • Indikator resmi di Indonesia: Permenkes No. 7 Tahun 2019 menetapkan kepadatan lalat maksimal 8 ekor per fly grill (100×100 cm) per 30 menit.

Hentikan penularan penyakit dengan melakukan pengendalian lalat karena hewan ini bisa jadi vektor penular. Lakukan cara alami dan andalkan teknologi agar pembasmian sukses.

Pada kesempatan kali ini kami akan mengajak Anda untuk melihat trik penanganan serangga rumahan yang menjengkelkan ini. Agar lebih jelas, silakan simak sampai selesai.

Pengendalian lalat rumah dan jenis lainnya

Sebagaimana diketahui, ada beragam jenis lalat yang ada di dunia. Kalau di Indonesia, kita sering melihat lalat rumah, limbah, buah, hijau, dan yang lainnya.

 Pengendalian lalat rumah dan jenis lainnya

Dari sekian banyak jenisnya, yang paling sering ditemui dan hampir ada di seluruh daerah adalah lalat rumahan. Hewan ini lebih sering datang berkerumun atau berkoloni. Apalagi saat sedang musimnya, jumlahnya seolah tak terbatas.

Karena lincah, lalat ini tidak bisa dikendalikan dengan mudah. Beragam cara dilakukan tapi tak juga bisa membuat hewan ini pergi.

Lantas, bagaimana solusinya?

Berikut adalah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mulai membasmi mereka secara cepat. Baik yang ada di rumah maupun yang ada di sekitar rumah makan dan tempat-tempat lain yang jadi surganya:

Pengendalian lalat secara alami

Langkah pertama yang biasanya diambil adalah yang minim risiko, ialah cara-cara alami sebagaimana ditulis di bawah ini:

Pengendalian lalat secara alami

Taruh atau tanam tanaman pengusir lalat

Anda bisa memilih cara pertama ini, yakni dengan menggunakan tanaman. Ada beberapa jenis tanaman yang bisa dimanfaatkan. Beberapa tanaman yang mudah didapatkan di Indonesia dan sangat ampuh untuk mengusir serangga terbang ini adalah daun pandan, kemangi, tomat, dan daun salam.

Anda bisa membeli daunnya dan meletakkan di dapur atau area yang sering dihinggapi. Cara lainnya, silakan manfaatkan kebun di sekitar rumah untuk menanam tumbuhan-tumbuhan tersebut.

Ramuan lemon dan cengkeh kering

Bila ada lemon di kulkas, coba iris kemudian tancapkan cengkah di lemon tersebut. Bila sudah, letakkan ramuan ini di sudut-sudut yang jadi pusat kerumunan mereka.

Gantungkan plastik berisi air

Sederhana dan murah, jadi Anda wajib mencobanya. Isilah plastik dengan air kemudian ditali dan digantung di sekitar lokasi yang sering didatangi serangga ini.

Air dalam plastik bisa membuat fokus penglihatan mereka buyar sehingga lama kelamaan akan pergi menjauh. Cara ketiga ini cocok untuk ruangan yang pencahayaannya bagus.

Pakai lilin untuk mengusir lalat

Kalau di warung-warung, Anda sering melihat lilin dinyalakan saat siang hari itu bukan hanya untuk hiasan. Melainkan juga untuk mengusir lalat dan mengendalikan serangga terbang ini supaya tidak hinggap di makanan.

Pakai lem

Salah satu jebakan yang bisa dibeli secara mudah adalah lem. Produk ini juga tergolong bisa dimanfaatkan dengan baik.

Jika Anda memilih cara ini usahakan untuk tetap berhati-hati. Jangan sampai Anda atau putra-putri Anda ikut terkena lem yang seharusnya digunakan untuk menjebak serangga.

Teknologi tepat guna pengendalian lalat

Selain cara alami, Anda juga bisa memilih langkah berbasis teknologi. Langkah-langkah yang ditulis di bawah ini bisa menjadi opsi-opsi yang bisa dicoba langsung di rumah, gedung, atau bangunan lain.

Memasang aplikasi pengusir lalat

Bila Anda pengguna android, coba masuk ke Play Store dan cari aplikasi yang bisa mengusir serangga. Biasanya, aplikasi ini tidak hanya bisa digunakan pada serangga rumahan saja, melainkan juga bisa untuk lalat buah, dan jenis lainnya.

Aplikasi ini bekerja dengan memanfaatkan teknologi gelombang bunyi. Yakni dengan mengeluarkan suara yang bisa didengar oleh serangga tapi tidak didengar oleh manusia. Gelombang ini sangat mengganggu sehingga mereka akan pergi dengan sendirinya.

Memakai produk semprot lalat

Swalayan dan minimarket kini sudah menyediakan berbagai pilihan produk yang bermanfaat untuk mengendalikan hama. Mulai dari nyamuk, kecoa, hingga lalat.

Produk ini bisa dipilih bila Anda menggunakannya tidak di rumah makan, tidak sedang ada anak kecil, atau yang lain.

Intinya, pada saat memakai produk pengendalian lalat, keamanan harus menjadi hal yang selalu diutamakan.

Tersedia banyak varian produk dengan spesifikasi dan aroma yang berbeda-beda. Silakan pilih spesifikasi yang dikehendaki. Kalau bisa sekalian pilih yang multifungsi. Jadi, tidak hanya bisa mengendalikan lalat, tetapi juga serangga secara umum.

Selain itu, pilihlah aroma yang tidak menyesakkan. Yakni aroma-aroma yang nyaman dan bikin tenang. Jadi, ruangan Anda tidak akan terasa menyesakkan dan aman buat indera penciuman.

Cara mengusir lalat agar tidak tertular penyakit yang disebabkan vektor lalat

Sebagaimana diketahui, hewan ini senang sekali dengan area kotor seperti sampah atau makanan-makanan yang sudah busuk. Hal ini membuatnya bisa membawa berbagai kuman yang bisa menularkan penyakit seperti disentri, keracunan, diare, dan yang lainnya.

Teknologi tepat guna pengendalian lalat

Bahkan, ada satu jenis lalat yakni botfly yang bisa menaruh telurnya di dalam tubuh manusia. Telur tersebut bisa berkembang secara langsung dalam tubuh dan menjadi parasit yang membahayakan.

Melihat tingkat bahayanya. Pada akhirnya, Anda harus melakukan penanganan lalat secara serius melalui jasa pembasmi lalat.

Tim dari Fumida akan segera membantu apabila Anda menghubungi kami. Kami adalah pest control berlisensi yang sudah berpengalaman selama puluhan tahun.

Maka dari itu, jika butuh pengendalian lalat dengan cepat dan akurat. Hubungi tim kami di 0822-2661-2661 atau 021-29049130 segera.

Rate this post

Referensi

  1. Gerry, A. C. (2015). Flies. Pest Notes Publication 7457, Statewide Integrated Pest Management Program, University of California. https://ipm.ucanr.edu/legacy_assets/PDF/PESTNOTES/pnflies.pdf
  2. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 7 Tahun 2019 tentang Kesehatan Lingkungan Rumah Sakit, Lampiran I Bab III bagian F.1.a. https://jdih.kemkes.go.id/storage/documents/pdfs/2019permenkes007.pdf
  3. Riyanto, T. (2024, 11 Januari). Waspadai Musim Hujan dan Banjir!!! Leptospirosis Diam-diam Mematikan. Ayo Sehat, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. https://ayosehat.kemkes.go.id/

Cara Mengutip Halaman Ini

Salin format di bawah untuk daftar pustaka makalah, modul ajar, atau skripsi.

Fumida. (2026). Pengendalian Lalat Terampuh dengan Cara Alami & Teknologi. PT Fumida Pestindo Jaya. https://fumida.co.id/pengendalian-lalat/ (diakses [tanggal])

Halaman Terkait

Rate this post
Share your love

Newsletter Updates

Enter your email address below and subscribe to our newsletter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Telp Sekarang 0822-2661-2661