Gambar 2 - Alasan kecoa terbalik

Kecoa Terbalik dan Mati? Ini Alasan dan Cara Membunuhnya

Fakta menyebut bahwa kecoa terbalik merupakan kondisi yang bisa membuat mereka mati. Kita mungkin bisa memanfaatkan ini untuk membasmi kecoak dalam skala kecil. Tapi untuk skala besar, butuh cara yang lebih jitu.

Pada kesempatan kali ini, kami akan memberikan ulasan tentang bahaya kecoa, kondisi yang mengakibatkan mereka terbalik, dan cara membunuhnya yang efektif. Untuk itu, simak ulasan ini sampai habis.

Sekilas tentang bahaya kecoa

Kecoak merupakan hewan menjijikkan bagi sebagian besar orang. Hal ini wajar mengingat habitat mereka memang di tempat yang kotor dan sarang kuman.

Apalagi, menurut studi disebutkan bahwa tubuh kecoa mengandung sekitar 33 jenis bakteri yang sebagian besar berbahaya buat manusia.

Berikut ini adalah beberapa bahaya kecoak yang harus diwaspadai:

Penyakit yang disebabkan oleh kecoak

Berbagai macam penyakit dari ringan hingga berat bisa disebabkan oleh hewan kecil yang warnanya menyerupai kurma ini. Misalnya:

  1. Asma yang diakibatkan oleh reaksi alergi kepada kecoak.
  2. Gatal (bisul, ruam kulit, dll) yang diakibatkan oleh gigitan kecoa, sentuhan dengan tubuh, air liur, dan kotoran mereka.
  3. Tipus yang diakibatkan oleh bakteri salmonella.
  4. Disentri yang diakibatkan oleh bakteri.
  5. Keracunan makanan, dll.

Bau yang mengganggu

Selain unsur kesehatan, kebersihan rumah juga jadi minus akibat kehadiran serangga satu ini. Selain karena memang mereka hidup di tempat yang kotor, hal lain yang lebih mengganggu dari pada itu adalah baunya yang khas.

Kecoak memiliki bau yang sangat menyengat. Bila mereka hadir dan jaraknya cukup dekat dengan Anda, maka bau itu akan merebak seperti memenuhi langit-langit hidung.

Bau ini bahkan bisa berbahaya buat pernafasan bayi atau orang yang memiliki indra penciuman bagus. Sebab bisa jadi menimbulkan reaksi alergi bersin atau yang lainnya.

Gas metana kecoa sangat banyak

Ada yang unik sekaligus menggelikan dari kecoak, yakni fakta bahwa mereka merupakan penyumbang gas metana terbanyak. Hal ini karena hewan ini memiliki hobi kentut.

  Gas metana kecoa sangat banyak

Mereka bisa kentut sekali setiap 15 menit. Artinya, dalam satu jam saja mereka sudah kentut 4 kali. Dalam sehari, mereka kentut 96 kali.

Ini baru satu kecoak dalam satu hari. Karena mereka hidup berkoloni, bagaimana angkanya untuk satu koloni? Tentu akan jauh lebih besar.

Padahal, gas metana inilah yang jadi salah satu penyebab global warming. Secara tidak sadar, tentu ini cukup merugikan buat bumi kita.

Kenapa kecoa tidak bisa mati?

Meskipun bahayanya lumayan besar, tapi ternyata membunuh kecoa tidak mudah. Hal ini karena:

  1. Kecoak bisa bertahan hidup tanpa makan sekitar sebulan.
  2. Mereka juga bisa bertahan hidup tanpa minum sekitar seminggu.
  3. Punya refleks yang bagus untuk menghindar dan bersembunyi.
  4. Dapat berlari dengan cepat.
  5. Tetap hidup meski kepala dan badannya terpisah.

Lantas, bagaimana cara membunuh kecoa?

Fakta kecoa yang tidak bisa mati dengan mudah di atas memang benar. Tapi ada satu kelemahan dan musuh kecoa, yakni dirinya sendiri.

Bila terjadi sesuatu, baik itu alasan internal maupun eksternal yang membuat tubuhnya terbalik, di saat inilah kecoa mati.

Alasan kecoa terbalik

Ada banyak alasan kenapa tubuh kecoa terbalik. Berikut ini adalah faktor penyebab kecoa terbalik:

Alasan kecoa terbalik

Disemprot insektisida

Tentu Anda pernah mencoba menggunakan semprotan anti kecoak untuk membunuh serangga ini, bukan? Jika demikian, Anda tentu tahu bahwa mereka selalu terlihat mati dalam kondisi terbalik setelah terkena semprotan. Kenapa ini terjadi?

Alasannya simpel, gerakan membalik badan merupakan usaha terakhir kecoak untuk mendapatkan oksigen setelah menerima semprotan.

Sayangnya, karena bahan kimia dalam insektisida, otot kaki kecoak menjadi kejang sehingga mereka pun tidak bisa kembali ke posisi semula.

Setelah beberapa waktu dalam kondisi ini, mereka pun akan mati.

Terjatuh

Faktor penyebab berikutnya berasal dari kecoak itu sendiri di mana ada kemungkinan mereka terjatuh saat berlari atau setelah terbang.

Bila kecoa terbalik setelah terjatuh dan tidak ada benda di sekitar yang bisa digunakan untuk membantu membalikkan badannya, maka lama kelamaan pun mereka akan mati.

Salah satu alasannya adalah mereka bisa bertahan hidup maksimal 1 minggu tanpa minum. Bila kondisinya terbalik lebih dari kurun waktu tersebut. Maka jelas, mereka akan kaku dan mati.

Cara membunuh kecoa yang paling aman

Insektisida atau semprotan serangga memang bisa dipakai untuk membunuh atau membasmi kecoa. Tapi apakah ini menjamin rumah Anda akan bebas dari kecoak dalam jangka waktu lama. Sayangnya, menurut pengalaman banyak orang tidak demikian.

Cara membunuh kecoa yang paling aman

Solusi pertama, Anda harus melakukan pembersihan secara rutin di rumah. Mengepel lantai menggunakan pewangi adalah satu hal yang wajib dilakukan untuk mencegah kedatangan mereka.

Solusi kedua yang paling aman adalah memanggil jasa pembasmi kecoa. Tim dari Fumida yang sudah berpengalaman dan berlisensi akan membantu membasmi hewan menyebalkan ini.

Solusi kedua ini bisa diterapkan pada skala kecil dan besar. Artinya Anda bisa memanggil tim kami untuk melakukan penanganan hama di area perumahan, perkantoran, pusat perbelanjaan, rumah makan, dan yang lainnya.

Respons kami cepat. Jadi, jangan ragu untuk menghubungi kami di 0822-1123-1123 atau 021-2904-9130.

Dengan begini, Anda tak perlu menunggui atau membereskan kecoa terbalik lagi. Kecoa mati dan rumah bersih!

Gambar 2 - Ciri-ciri gigitan kecoa dan gambarnya

Gigitan Kecoa: Ciri-Ciri, Akibat, dan Cara Menanganinya

Waspadalah dengan gigitan kecoa. Serangga ini seringnya menyerang saat seseorang sedang tidur lelap. Bahaya bila dibiarkan, bisa mengakibatkan masalah kesehatan.

Untuk menghindarinya, Anda perlu melakukan pembasmian saat melihat atau menjumpai kecoak berkeliaran di dalam rumah.

Meski Anda hanya menemukan satu, tetap harus dibasmi. Pasalnya, hewan nokturnal ini hidup secara berkoloni. Jadi, begitu ada satu yang terlihat. Teman-temannya bisa jadi sedang sembunyi di sarang.

Pada kesempatan kali ini kami akan membahas mengenai gigitan kecoak, ciri-ciri, akibat, dan cara menanganinya. Selamat menyimak.

Apakah benar kecoa menggigit?

Kecoak sudah dikenal sebagai hewan yang sangat menjijikkan. Mereka lebih sering terlihat berkeliaran mencari makanan di dalam rumah, selokan, saluran pembuangan, dekat sampah, dan yang lainnya.

Namun, tak banyak yang tahu kalau serangga satu ini juga bisa menggigit. Meski kondisi ini jarang ditemukan dan tergolong langka, tapi benar bahwa hama ini bisa menggigit manusia dan menimbulkan masalah yang cukup rumit.

Menggigit di malam hari

Sebagaimana disebutkan di atas, hewan ini nokturnal. Mereka lebih banyak beraktivitas di malam hari, sementara siangnya bersembunyi di sarang. Bahkan, fakta kecoa menyebut bahwa sebesar 75% waktu mereka dihabiskan untuk istirahat dan regenerasi.

 Apakah benar kecoa menggigit

Oleh karena itu, bila ada yang melaporkan gigitan kecoa, maka hampir bisa dipastikan hal tersebut terjadi saat malam hari. Yakni ketika manusia sedang tidur terlelap.

Terlebih, hewan ini sifatnya pemalu dan memiliki refleks yang cepat. Saat ada manusia, mereka akan dengan cepat mencari jalan untuk bersembunyi atau menghindar.

Area yang sering digigit

Berikut ini adalah beberapa titik yang umumnya digigit oleh kecoak:

  1. Mulut
  2. Tangan
  3. Jari
  4. Wajah

Area-area di atas hanya titik yang umum. Hewan ini bisa menggigit di area lain pada tubuh manusia.

Ciri-ciri gigitan kecoa dan gambarnya

Agar lebih jelas mengenai ciri-ciri gigitan kecoa, berikut adalah gambar dan ulasan mengenai kondisi yang biasanya terjadi pada kulit yang tergigit:

Ciri-ciri gigitan kecoa dan gambarnya

  1. Berwarna merah cerah.
  2. Lebar lokasi yang merah mencapai 1 sampai 4 mm.
  3. Ukuran gigitannya sedikit lebih besar dari kutu busuk.
  4. Gigitannya acak, tidak membentuk satu garis lurus layaknya kutu busuk. Seringnya malah hanya satu-satu.
  5. Menyebabkan gatal dan bengkak layaknya gigitan serangga lain.
  6. Rasa gatal bisa bertahan hingga satu minggu.

Itulah beberapa ciri gigitan kecoa yang harus Anda tahu. Secara sepintas memang hampir mirip dengan bekas gigitan kutu busuk dan nyamuk. Tapi melihat tata letaknya, perbedaannya bisa dilihat lebih mudah.

Akibat gigitan kecoak

Pada dasarnya gigitan kecoa tak hanya soal gatal. Sebab hewan ini membawa lebih dari 30 bakteri yang berbahaya buat kesehatan manusia. Beberapa jenis bakteri yang membahayakan tersebut ditularkan melalui air liur.

Maka dari itu, pada saat ada gigitan kecoa, beberapa akibat dan gejala di bawah ini bisa jadi dirasakan oleh penderitanya:

Rasa gatal yang menyiksa

Seperti kebanyakan serangga lain yang menggigit dan meninggalkan rasa gatal, kecoak pun demikian.

Ruam kulit dan bentol

Pada bagian kulit yang tergigit umumnya akan berwarna kemerahan dan bentol. Bila digaruk terus menerus lantaran tak tahan dengan rasa gatalnya, bisa jadi akan muncul ruam kulit. Jika dibiarkan, hasilnya akan bertambah buruk.

Penuh kuman

Hal yang perlu diwaspadai berikutnya adalah penularan kuman melalui air liur. Di mana gangguan kesehatan yang bisa jadi disebabkan oleh kecoak adalah alergi, disentri, bisul, hingga tipus.

Pertolongan pertama saat digigit kecoak

Karena akibatnya bisa beruntun, maka perlu penanganan awal yang benar. Berikut ini adalah beberapa tindakan yang perlu dilakukan:

Mencuci bersih area yang digigit

Gunakanlah sabun dan air untuk mencuci area yang terkena gigitan. Hal ini dilakukan untuk menghilangkan kuman dan bakteri yang mungkin ditularkan bersamaan air liur mereka.

Kompres menggunakan air dingin

Agar tidak bentol dan untuk mengurangi rasa gatal, gunakanlah es untuk mengompres. Minimal sediakan handuk dingin.

Jangan digaruk

Meskipun sangat gatal, usahakan untuk tidak menggaruk area yang tergigit. Tahan rasanya dengan segera menyiapkan kompres.

Cara menangani kecoak yang ada di rumah

Penanganan jangka panjang diperlukan manakala Anda mendapati kecoak di lingkungan tempat tinggal. Berikut ini adalah langkah mudah yang bisa dilakukan:

  1. Rajin membersihkan rumah sampai cela terkecil.
  2. Mengepel lantai sangat diperlukan.
  3. Tutup makanan dengan rapat.
  4. Jangan bawa makanan ke dalam kamar saat hendak tidur.
  5. Pakailah sampah tertutup.
  6. Buang sampah pada tempatnya dan keluarkan secara reguler.
  7. Jangan biarkan rumah Anda lembap.

Cara membasmi kecoa yang aman

Untuk penanganan yang aman dan maksimal buat jangka panjang, sebaiknya lakukan pembasmian secara berkala melalui jasa pembasmi kecoa.

Cara membasmi kecoa yang aman

Kami, Fumida, tim anti kecoa berpengalaman yang memberikan garansi layanan untuk melakukan pembasmian hama. Layanan penanganan hama yang kami lakukan sudah mendapatkan feedback baik dari para pelanggan setia.

Feedback ini adalah bentuk tanggung jawab kami untuk terus memberikan layanan terbaik.

Silakan hubungi kami di nomor 0822-1123-1123 atau telepon ke 021-29049130. Dengan pembasmian ini, Anda akan aman dari gigitan kecoa dan tak perlu khawatir lagi dengan masalah kesehatan yang ditimbulkannya.

Gambar 1 - Fakta kecoa yang harus Anda tahu!

19 Fakta Kecoa, Kelemahan, dan Cara Membasminya

Tahu fakta kecoa bisa mempermudah Anda membasminya. Hal ini karena dengan mengenalnya secara detail, Anda pun akan tahu dengan pasti apa kelemahannya.

Untuk itu, bila saat ini Anda mau membasmi atau membunuh serangga bau ini. Silakan baca ulasan ini sampai habis.

Sebab pada kesempatan kali ini kami akan membahas beberapa fakta unik dan menarik yang sudah dipelajari lewat studi- studi terbaru mengenai kecoak. Selamat menyimak.

Fakta kecoa yang harus Anda tahu!

Berikut ini adalah beberapa hal penting yang perlu diketahui seputar kecoa:

Sudah ada sejak ratusan juta tahun lalu

Serangga kecil ini diketahui sudah ada sejak 300-an juta tahun yang lalu. Bahkan, bila dibandingkan dengan dinosaurus, kecoak disinyalir ada lebih dulu.

Tahan terhadap bom nuklir

Selain dikenal sebagai hewan purba, kecoa juga diketahui tahan terhadap bom nuklir. Selama berabad-abad lamanya, mereka sudah berevolusi dan makin tangguh untuk menghadapi seleksi alam.

Bisa makan segala

Hewan satu ini tergolong sebagai salah satu hewan yang hampir bisa memakan segala. Mulai dari sisa makanan yang berasal dari tumbuh-tumbuhan hingga benda mati seperti kardus, dll.

Spesiesnya >4.000

Fakta kecoa berikutnya adalah soal spesiesnya yang ternyata melebihi 4.000. Spesies-spesies ini tersebar di seluruh dunia.

Bisa bertahan hidup tanpa makan selama seminggu

Sesekali cobalah tangkap kecoa. Taruh di wadah khusus dan biarkan mereka selama satu minggu tanpa makan dan minum. Amati yang terjadi.

Serangga ini sangat mampu bertahan hidup. Jadi, kemungkinan besar mereka tetap akan bisa berdiri dan bertingkah seperti biasa.

Masih hidup meskipun kepalanya putus

Jangan tertipu! Meski kepalanya putus, bukan berarti kecoak sudah mati. Mereka justru bisa hidup dalam waktu seminggu tanpa kepala. Hal ini karena peredaran darahnya terbuka.

Artinya, soal bernafas mereka bisa menggunakan lubang kecil dalam setiap segmen yang ada di tubuh.

Mereka bisa mati hanya karena mulutnya sudah terpisah dari badan yang berarti kecoak tidak bisa lagi minum. Pertahanan maksimal mereka tanpa air adalah satu minggu.

Menahan nafas selama 40 menit

Kecoak bisa menahan nafas selama 40 menit. Artinya, meskipun Anda merendamnya selama setengah jam. Kecoak akan baik-baik saja. Sebab serangga ini adalah penyelam yang sangat kondang.

Kecepatan berjalan kecoa sekitar 4 km per jam

Pernah kejar-kejaran dengan kecoa dan kehilangan jejak? Hal ini wajar. Sebab kecoak bisa menempuh 4 km dalam satu jam.

Kecepatan anak kecoa hampir sama dengan dewasa

Tak hanya mereka yang dewasa, kecoak yang masih kecil pun memiliki kecepatan berjalan yang hampir sama.

Bisa bertahan di suhu ekstrem, khususnya dingin

Kecoak menyukai tempat lembap sebab identik dengan dingin dan sejuk. Mereka menyukainya dan bisa bertahan hidup di suhu yang sangat dingin.

Metabolisme tubuh kecoa tetap berjalan seperti biasa meski berada di suhu 0 derajat.

75% waktu kecoa dipakai untuk istirahat

Anda tentu jarang melihat kecoak jalan-jalan. Hal ini karena sekitar 75% waktunya dipakai untuk istirahat. Saat inilah mereka juga melakukan regenerasi kulit.

Menyebabkan diare dan keracunan

Makanan dan lingkungan yang kotor sangat identik dengan hama satu ini. Tak heran bila saat makanan yang ada di rumah terkena kecoak, maka ini akan menyebabkan keracunan dan diare bila sampai termakan oleh manusia.

Picu asma pada anak-anak

Ada banyak penyebab orang memiliki asma, salah satunya adalah reaksi alergi pada benda-benda tertentu. Contoh: tungau, debu, serbuk sari, hingga kotoran kecoak.

Selain kotorannya, fakta kecoa menyebut bahwa bagian lain yang bisa bertindak sebagai alergen adalah air liur dan bagian tubuh lainnya.

Sebabkan ruam pada kulit

Sudah bukan rahasia bila kencing, air liur, dan kotoran kecoa memang menyebabkan masalah bila terkena kulit. Sudah banyak orang yang mengalaminya. Dari anak-anak hingga dewasa.

Maka dari itu, saat Anda merasa terkena atau bersentuhan dengan hewan ini. Segera cuci bersih menggunakan sabun.

Membawa dan menyebarkan 33 jenis bakteri

Dari 33 jenis bakteri yang ditemukan pada fakta kecoa, berikut adalah beberapa yang membahayakan dan cukup populer di telinga kita:

  1. Coli.
  2. Salmonella
  3. Cacing parasit, dll.

Salmonella dan E. Coli adalah dua bakteri yang sering menyebabkan keracunan makanan dan masalah pencernaan.

Memicu penyakit tipus

Salah satu bakteri yang ada dalam hama berbau busuk ini adalah Salmonella typhi. Sebuah bakteri yang bisa menyebabkan penyakit tipus.

Fakta kecoa yang harus Anda tahu!

Menyebabkan disentri

Selain tipus, kecoak juga bisa menyebabkan masalah disentri.

Sebabkan infeksi staph

Infeksi staph memang terdengar asing, tapi tidak dengan bisul, selulitis, keracunan makanan, dan impetigo. Beberapa penyakit ini disebabkan oleh infeksi staph yang bisa ditularkan melalui kecoa.

Ada jenis kecoak betina yang hanya kawin sekali seumur hidup

Meski tidak semua, tapi memang benar bahwa beberapa jenis kecoak betina bisa kawin sekali seumur hidup. Hal ini karena mereka memiliki kemampuan untuk menyimpan sperma dalam tubuh si betina dalam jangka waktu lama.

Kelemahan kecoa

Bisa bertahan tanpa makan dan minum, hidup tanpa kepala, dan makan apa saja. Rasa-rasanya kecoak sangat kuat. Lantas, apa kelemahannya?

Kelemahan Kecoa

Simpel, kecoa bisa mati bila dia dalam posisi telentang. Selain itu, sama halnya dengan fumigan, Anda juga bisa menggunakan semprotan anti kecoa untuk melenyapkan mereka.

Cara membasmi kecoa

Agar usaha pembasmian kecoa makin terjamin, baiknya hubungi jasa pembasmi kecoa.

Gambar Cara Membasmi Kecoa

Hewan ini hidup berkelompok. Jika Anda pernah melihatnya satu saja menyerang rumah. Maka berarti salah satu spot di rumah Anda dimanfaatkan sebagai sarang.

Fumida, jasa anti kecoa terbaik siap menerima panggilan, konsultasi, dan menjadwalkan penanganan cepat untuk seluruh hama di rumah dan perkantoran. Silakan hubungi tim kami yang sudah berpengalaman 10 tahun di nomor 0822-1123-1123 atau 021-29049130.

Seluruh tim kami sudah mengenal dengan baik tentang fakta kecoa dan mengerti trik membasmi mereka.

Bahaya kotoran kecoa

Bentuk Kotoran Kecoa, Bahaya, dan Cara Membasminya

Ketahuilah! Kotoran kecoa merupakan item utama yang bisa digunakan untuk mendeteksi keberadaan mereka di rumah Anda. Jika menemukannya, segera lakukan pembersihan menyeluruh.

Pembersihan ini tergantung pada tingkat serangan mereka di rumah atau bangunan. Bila jumlahnya masih sedikit, mungkin Anda bisa melakukannya sendiri.

Namun, bila serangannya sudah banyak dan menyebar ke seluruh bagian dari rumah. Sebaiknya panggil jasa pembasmi rayap.

Hal ini karena pembasmian perlu dilakukan secepatnya. Bila tidak, kotoran mereka yang mengandung banyak kuman bisa menyebabkan gangguan kesehatan pada penghuni rumah.

Bentuk kotoran kecoa

Untuk melakukan identifikasi terhadap serangan kecoak. Anda bisa cek di bagian lemari, belakang pintu, atau jalur-jalur yang sering mereka lewati. Coba telusuri apakah di jalur tersebut ada kotoran-kotoran yang bisa dijadikan tanda utama keberadaan mereka.

Adapun ciri-ciri kotoran kecoak adalah:

Biasanya berwarna hitam atau coklat kehitaman. Ukurannya tergantung pada ukuran kecoak. Kalau kecoanya kecil atau masih muda, kotorannya juga kecil. Namun, bila kecoanya sudah besar, ukuran kotorannya juga lebih besar.

Bentuknya menyerupai tabung atau silinder seperti fesces pada umumnya dengan sedikit kerutan. Modelnya lonjong dan baunya sangat khas, ala kecoak.

Kalau Anda terbiasa bertemu kecoa, maka membedakan bau kecoak dengan hewan lain akan sangat mudah.

Identifikasi keberadaan kecoak melalui kotorannya ini bisa dilakukan di rumah bahkan mobil. Bila ditemukan di mobil, maka cara mengusir kecoa di mobil harus dipercepat. Untuk menghindari hawa pengap dan bau busuk saat berkendara.

Bahaya kotoran kecoa

Ada beberapa hal yang bisa menjadi bahaya kecoa. Namun, tiga di antaranya diakibatkan oleh kotorannya, yakni:

Bahaya kotoran kecoa

Asma

Menurut Mayo Clinic, partikel dalam kotoran kecoak bisa menyebabkan masalah asma pada anak-anak. Hal ini karena partikelnya memiliki zat yang dapat memicu alergi.

Ciri-ciri dari asma ini adalah sesak nafas, serangan batuk yang parah, dan rasa nyeri di dada.

Penyakit typhus

Kecoak merupakan hewan yang hidup di daerah lembap dan kotor. Tubuhnya bisa jadi terkena kencing dan kotoran manusia saat sedang bergerilya. Mereka juga merupakan hewan pemakan segala. Kotoran manusia pun sangat mungkin mereka makan.

Ditambah lagi, dalam tubuh kecoak terdapat Salmonella typhi yang bisa menyebabkan masalah penyakit tifus. Penyakit ini bisa membuat orang sakit selama 1-2 minggu.

Masalah pencernaan

Terkadang karena saking banyaknya kotoran kecoak di dalam rumah, tanpa sengaja kotoran tersebut tertelan. Jika ini terjadi maka bisa mengakibatkan masalah gangguan pencernaan. Ini merupakan masalah yang umum dan sering terjadi.

Cara membasmi kecoa

Karena bahayanya yang terus mengintai, maka sebaiknya mereka harus dibasmi sesegera mungkin.

Menyapu setiap hari

Menyapu rumah setiap hari itu wajib. Baik pagi maupun sore hari. Bahkan, bila ada remah-remah makanan yang bercecer, Anda harus segera membasminya sebelum menarik bagi para kecoa.

Jangan lupa untuk menyapu di area-area tersembunyi seperti bawah lemari, kolong tempat tidur, bawah meja dan sela-sela terdalam lainnya. Biasanya daerah inilah yang digunakan sebagai jalur lewat para kecoak.

Maka saat membersihkan, hendaknya angkat dulu perabot untuk memastikan bahwa kotorannya ikut tersapu sempurna.

Mengepel rumah secara rutin menggunakan pewangi

Bersihkanlah lantai rumah dengan mengepelnya menggunakan alat dan bahan yang tepat. Hewan ini tidak suka dengan aroma menyengat, carilah aroma harum yang tidak mereka sukai. Misalnya, mint, lavender, serai, dll.

Jasa pembasmi kecoa

Terakhir, lakukan pembersihan secara menyeluruh jika memang serangannya sudah tidak bisa tertangani dengan trik sederhana. Panggillah jasa pembasmi rayap, Fumida.

Tim profesional kami selalu siap untuk menerima konsultasi dan memberikan pelayanan cepat untuk penanganan hama di rumah.

Nomor kami adalah 0822.1177.1166 atau 021.2904.9130. Kami online setiap saat, jadi Anda bisa menjadwalkan pertemuan dengan kami sewaktu-waktu. Kami akan melakukan deteksi dini terhadap kotoran kecoa dengan tepat dan membasminya sampai habis.

Gambar Bahaya Kecoa Buat Kesehatan

Kenali Bahaya Kecoa Secara Lengkap dan Saat Diinjak Mati

Awas! Bahaya kecoa tidak main-main. Segera lakukan penanganan yang tepat. Salah penanganan seperti menginjak sampai mati bisa mengakibatkan dampak buruk yang lebih parah.

Setidaknya, demikianlah kabar yang akhir-akhir ini beredar mengenai seorang lelaki yang menginjak kecoa sampai ususnya keluar. Di mana dalam pencernaan serangga ini terdapat cacing yang katanya bisa menembus pori-pori kulit manusia.

Apakah kabar yang beredar ini benar atau hanya hoaks? Bagaimana cara yang paling tepat untuk membasmi serangga ini supaya bisa ditekan bahayanya?

Bahaya kecoa terinjak sampai ususnya keluar tanpa alas kaki

Baru-baru ini jagat maya digegerkan dengan pesan viral melalui media sosial mengenai seorang lelaki yang kakinya dimasuki cacing setelah menginjak kecoa sampai ususnya keluar tanpa menggunakan alas kaki.

Dikatakan dalam pesan tersebut bahwa hewan yang dapat terbang ini memiliki cacing dalam ususnya yang bila diinjak sampai keluar, cacing tersebut akan mencari tempat tinggal baru. Salah satunya adalah manusia. Sebab bisa masuk melalui pori-pori kulit.

Namun ternyata kabar ini adalah hoaks. Hewan ini memang memiliki cacing dalam tubuhnya, akan tetapi cacing ini belum pernah sekalipun dilaporkan menyerang manusia.

Cacing yang ada di dalam kecoa diberi nama horsehair worm atau Nematomorpha. Nah, jenis cacing ini tidak menyerang manusia.

Cacing yang dilaporkan menyerang manusia adalah cacing tambang. Biasanya penularannya melalui kotoran hewan yang diinjak kaki tak beralas. Tidak pakai sepatu maupun sandal.

Bahaya kecoa buat kesehatan

Kecoa merupakan hewan yang hidup di selokan dan muncul ke rumah-rumah saat butuh makanan. Mereka bisa merangkak biasa di lantai, tapi kadang juga terbang seperti lalat hijau.

Saat hewan ini menyerang satu rumah, maka bisa dipastikan di situ mereka juga membuat sarang. Berkembang biak di salah satu sudut rumah. Apa bahayanya?

Berikut ini adalah beberapa dampak buruk saat mereka ada di dalam rumah:

Gambar Bahaya Kecoa Buat Kesehatan

Mengontaminasi makanan

Hewan ini pemakan segala. Tak hanya benda hidup tetapi juga benda mati. Sebut saja rambut, kertas, kulit, feses, makanan di tempat sampah, dan yang lainnya. Semuanya mereka doyan.

Saat malam hari, mereka biasanya merangkak mencari makanan. Saat ada makanan terbuka dan bersentuhan dengan tubuh mereka, saat inilah kuman dari makanan kotor yang mereka makan sebelumnya bisa menempel dalam makanan baru.

Bakteri dalam usus kecoa

Dalam sebuah studi ditemukan bakteri Pseudomonas aeruginosa yang terdapat dalam ususnya. Bakteri ini bisa keluar bersama air liur saat kecoa mengonsumsi makanan, termasuk makanan di meja makan Anda.

Oleh karena itu, saat melihat hewan ini bersinggungan dengan makanan Anda, baiknya makanan tersebut segera dibuang. Demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Gigitan

Hanya sebagian kecil dari serangga terbang ini yang menggigit. Namun, dari gigitan ini jelas akan membuat sakit pada kulit dan membuatnya terluka.

Keracunan makanan

Dalam sebuah wabah di mana keracunan makanan terjadi, ditemukan bahwa wabah tersebut bisa berhenti setelah hewan bersayap ini pergi.

Alergi

Air liur serangga ini mengandung alergen. Orang yang tidak alergi sebelumnya bisa jadi menderita alergi karena hewan ini.

Asma

Karena mengandung alergen, hal tersebut merupakan kabar buruk buat penderita asma. Di mana penyakit sesak nafasnya akan makin parah dan sering kambuh.

Masuk lubang tubuh? Bisa!

Meski jarang, beberapa kasus yang ditemukan menyebut bahwa lubang tubuh manusia bisa dimasuki oleh hewan berwarna cokelat ini.

Gejala terkena kencing kecoa

Selain 7 bahaya kesehatan di atas, salah satu hal yang sangat terkenal dari hewan ini adalah bahaya air kencingnya. Gejalanya adalah gatal pada kulit, tenggorokan, hidung, dan mata. Lalu, kulit jadi kemerahan dan timbul asma.

Saking bahayanya kecoa, Anda perlu melakukan tindakan pembersihan secara menyeluruh agar mereka tidak menguasai daerah rumah. Kami siap memberikan bantuan dengan cara-cara yang tepat.

Fumida, jasa anti kecoa terbaik yang sudah berpengalaman puluhan tahun mengatasi semua masalah hama dengan efektif dan efisien, termasuk bahaya kecoa. Nomor kami masih sama, 0822.1177.1166 atau 021.2904.9130. Aktif setiap saat. Silakan hubungi jika Anda butuh respons cepat.

FUMIDA sangat bangga dapat menjadi partner dalam menjaga kenyamanan di rumah maupun perusahaan Anda. Jangan ragu mempercayakan Fumida untuk mengendalikan hama pada bangunan Anda karena kami selalu menjaga kepercayaan yang Anda berikan.

PT Fumida Pestindo Jaya

Kirimkan Kami Pesan

    [recaptcha id:1 class:g-recaptcha theme:light]

    Call Now ButtonTelp Sekarang 0822-1123-1123