fbpx
Gambar 1 - Jenis kecoa terbang

Jangan langsung panik saat melihat kecoa terbang. Kenali jenis, penyebab, cara menghadapi, dan mengusirnya biar bisa lebih bebas.

Pada kesempatan kali ini kami akan membahas segala sesuatu tentang kecoak yang bisa terbang. Kondisi ini memang tidak terjadi terus menerus. Tapi Anda tetap harus mengetahuinya agar tidak bingung saat sewaktu-waktu mengalaminya sendiri secara langsung.

Apa benar bisa kecoa terbang?

Ya, kecoak memang bisa terbang. Namun mereka lebih senang merayap saat sedang mencari makan. Maka dari itu, tidak banyak orang yang punya pengalaman menyaksikan secara langsung momen terbangnya kecoa.

Terlebih, tidak semua jenis kecoak bisa terbang, hanya beberapa saja. Kebetulan di Indonesia mayoritas jenisnya adalah yang bisa terbang.

Jenis kecoa terbang

Jumlah spesies kecoak yang ada di dunia kurang lebih 3.000. Dari semua spesies tersebut, berikut ini adalah di antara kecoak yang dibekali dengan sayap dan terbang:

 Jenis kecoa terbang

Blatta oriental atau kecoak oriental

Cirinya adalah memiliki panjang sekitar 20 sampai 25 milimeter, warnanya coklat tua atau hitam. Spesies betina tidak dibekali dengan sayap. Sementara pada spesies jantan, sayapnya menutupi panjang perut.

Kecoak Australia

Versi dewasa dari spesies ini memiliki panjang tubuh mencapai 23 sampai 35 milimeter. Inilah salah satu jenis serangga yang sering ditemukan di daerah tropis. Warna tubuhnya coklat. Ciri khususnya adalah terdapat garis dengan warna kuning pucat pada sayap bagian depan.

Kecoak Amerika

Inilah kecoak yang paling umum ditemui di Indonesia, khususnya di daerah perumahan. Serangga jenis ini memiliki tubuh yang lumayan panjang dibanding jenis lainnya. Panjang tubuhnya sekitar 25 sampai 40 milimeter.

Warnanya coklat dengan kombinasi merah yang mengilat. Hewan ini lincah dan memang sering terlihat terbang.

Smoky brown cockroach (Kecoak bersayap cokelat)

Warnanya cokelat mengilat dengan panjang tubuh mulai 3 sampai 35 milimeter. Senangnya memasuki rumah juga mencemari makanan yang ada di dalamnya. Mereka senang memuntahkan air liur, buang kotoran, dan yang lainnya.

Hewan ini berpotensi besar untuk membahayakan kesehatan karena dalam tubuhnya mengandung banyak bakteri. Sama halnya dengan jenis kecoa lainnya secara umum.

Penyebab kecoa terbang

Ada beberapa kondisi yang menyebabkan kecoak terbang. Tapi secara umum, hal ini adalah bentuk pembelaan diri saat mereka dalam kondisi terpojok.

Agar lebih jelas mengenai penyebab kecoak terbang, berikut ini ulasannya:

Proteksi diri saat terancam

Hal pertama yang menjadi penyebab serangga yang mirip kurma ini terbang adalah saat dirinya merasa terancam dan perlu melakukan perlindungan diri. Misalnya, pada saat dikejar manusia atau pemangsanya.

Sedang berada di tempat yang lebih tinggi

Pada waktu-waktu tertentu saat mereka berada di posisi yang lebih tinggi. Mereka akan turun dengan cara menjatuhkan diri sambil mengepakkan sayap.

Terbang ke tempat yang lebih hangat

Kecoak merupakan hewan berdarah dingin sehingga pada saat suhu udara sedang panas aktivitasnya akan meningkat. Udara panas inilah yang akan jadi pemicu terbangnya kecoak. Karena mereka perlu mencari tempat yang lebih hangat.

Mendapat energi untuk terbang saat panas

Di area perumahan atau di kota besar, kecoa bisa menemukan sumber makanan dengan mudah sehingga jarang sekali menggunakan sayapnya. Cukup dengan merayap, mereka sudah bisa mendapatkan makanan tersebut.

Hal ini membuat otot kecoak jarang dipakai untuk terbang. Namun, apabila suhu panas tiba, mereka akan mendapatkan energi untuk menggerakkan otot tersebut kemudian terbang ke sana ke mari.

Mencari pasangan

Salah satu kondisi lain yang jadi penyebab kecoa terbang adalah untuk mencari pasangan.

Cara menghadapi kecoa terbang

Kecoak terbang tidaklah berbahaya. Terlebih mereka sebenarnya tidak memiliki teknik terbang yang bagus. Hewan ini tidak bisa menyaingi kemampuan kupu-kupu dalam hal terbang.

Cara menghadapi kecoa terbang

Hal ini karena memang pada dasarnya kecoak bukanlah hewan yang benar-benar bisa terbang. Mereka hanya “fall with style” atau jatuh dengan gaya. Bahkan kadang sambil menjatuhkan diri, kecoa terbalik dan mati.

Jadi, selain merayap mereka lebih sering terlihat meluncur sampil mengepakkan sayapnya.

Artinya, untuk menghadapi kecoa yang sedang terbang sebenarnya mudah. Berikut ini adalah langkahnya:

Tidak panik dan tetap tenang

Saat sedang melihat kecoak terbang, jangan dahulukan emosi. Tetap tenang dan jangan panik agar bisa melihat titik terakhir mereka meluncur. Dengan tenang, Anda pun bisa memikirkan cara terbaik untuk menangkap atau mengusirnya.

Gunakan semprotan alami

Karena posisinya terbang dengan kecepatan yang cukup tinggi, maka Anda bisa memanfaatkan semprotan alami. Misalnya, semprotan daun salam, mentimun, dan bahan alami lain yang tidak disukai kecoak.

Jaga kebersihan rumah

Anda juga harus terus menjaga kebersihan rumah agar hewan bersayap ini tidak datang. Tutup makanan dan jangan sampai disinggahi kecoak supaya kesehatan seluruh penghuni rumah tetap terjaga.

Cara mengusir kecoa paling efektif

Kecoak memang serangga, tapi pada akhirnya karena mengganggu kebebasan dan kesehatan, mereka bisa jadi hama yang menjijikkan dan menjengkelkan.

Cara mengusir kecoa paling efektif

Oleh karena itu, Anda butuh bantuan jasa pembasmi kecoa untuk menangani masalah ini secara serius. Kami, tim Fumida siap memberikan layanan pembasmian kecoa dan menangani hama dengan baik.

Tenaga profesional kami sudah berpengalaman menangani segala jenis kecoak termasuk kecoa terbang. Caranya mudah, cukup hubungi kami di 0822-1123-1123 atau 021-29049130.

Leave Comment

FUMIDA sangat bangga dapat menjadi partner dalam menjaga kenyamanan di rumah maupun perusahaan Anda. Jangan ragu untuk memberikan kepercayaan dalam hal mengendalikan hama di tempat Anda, karena kami tidak akan pernah mengecewakan kepercayaan yang Anda berikan.

PT Fumida Pestindo Jaya

Kirimkan Kami Pesan

    [recaptcha id:1 class:g-recaptcha theme:light]

    Call Now ButtonTelp Sekarang 0822-1123-1123